Senin, 27 Juli 2026

Rony Parulian Artis Asal Medan Getarkan Pentas KKSU di Deli Park Mall Medan




video...... 

Medan | Elindonews.my.id


Penyanyi Rony Parulian tampil sebagai bintang tamu utama (guest star) pada malam penutupan (Closing Ceremony) Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 yang berlangsung malam ini, Minggu, 26 Juli 2026.


Rony tampil memukai dan membuat para pengagumnya histeris dengan lagu-lagu diiringi musik aliran "Pop Rock".


Rony Parulian Nainggolan atau yang lebih dikenal dengan Rony Parulian kelahiran Pematang Siantar tahun 2001 ini, keluar sebagai posisi ketiga dalam ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim kedua belas, yang disiarkan secara langsung di stasiun televisi RCTI pada 2022—2023.


Lokasi Utama: Panggung acara berpusat di Terra Atrium, Delipark Mall Medan.Waktu Tampil: Dijadwalkan pada Minggu malam, 26 Juli 2026, sebagai sesi hiburan puncak penutup seluruh rangkaian festival. Rangkaian dan Kemeriahan Acara Daya Tarik Utama: 


Kehadiran Rony menjadi magnet yang membuat area Delipark Mall dipadati oleh para pengunjung dan penggemarnya di Medan, dan menandai berakhirnya pameran 12 hari yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.


Kolaborasi Seni: Panggung hiburan ini melengkapi penutupan program besar lain seperti festival kopi Sumatra Coffee Journey serta peragaan busana Pesona Wastra Sumatera Utara x Medan Fashion Trend.

=red=


Rony Parulian Nainggolan atau yang lebih dikenal dengan Rony Parulian kelahiran Pematang Siantar tahun 2001 ini, keluar sebagai posisi ketiga dalam ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim kedua belas, yang disiarkan secara langsung di stasiun televisi RCTI pada 2022—2023.











Minggu, 26 Juli 2026

KPPU Tinjau Implementasi Koperasi Desa Merah Putih di Desa Marindal II



Deli Serdang | Elindonews.my.id


Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melalui Komisioner KPPU, Rhido Jusmadi, didampingi Kepala Kantor Wilayah I KPPU Ridho Pamungkas beserta jajaran, melakukan kunjungan ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, 25/07/26. Kunjungan ini bertujuan melihat secara langsung implementasi program Koperasi Desa Merah Putih sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya.


Rombongan KPPU diterima oleh Kepala Desa Marindal II, Jufri Antono, didampingi Wakil Ketua Bidang Usaha S. Anum. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Desa memaparkan perkembangan KDMP yang resmi berdiri pada Agustus 2025. Pengurus koperasi dipilih melalui mekanisme musyawarah desa, dengan Hasrulah terpilih sebagai Ketua Koperasi.


Pada tahap awal operasional, KDMP menjalankan kegiatan usaha dengan memanfaatkan tempat yang disewa menggunakan modal yang berasal dari para anggota koperasi. Fokus usaha koperasi adalah penjualan kebutuhan pokok bersubsidi, seperti beras SPHP, Minyakita, dan LPG 3 kilogram.


Menurut pengurus koperasi, pada periode Januari hingga Maret 2026, kegiatan usaha KDMP berjalan cukup baik dengan keuntungan rata-rata sekitar Rp3 juta per bulan. Namun, sejak April 2026, koperasi tidak lagi memperoleh pasokan barang dari Bulog maupun ID FOOD, sehingga aktivitas usaha menjadi sangat terbatas dan hingga kini relatif vakum.


Selain itu, Kepala Desa Marindal II menyampaikan bahwa saat ini sedang dibangun gedung khusus untuk operasional KDMP dengan progres pembangunan sekitar 70 persen. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah, sementara Pemerintah Desa tidak terlibat dalam pelaksanaan pembangunan fisiknya.


Dalam diskusi bersama pemerintah desa dan pengurus koperasi, Komisioner KPPU Rhido Jusmadi menekankan pentingnya mengantisipasi potensi dampak keberadaan Koperasi Desa Merah Putih terhadap pelaku usaha ritel tradisional di sekitarnya. Menurutnya, implementasi kebijakan perlu tetap memperhatikan prinsip persaingan usaha yang sehat agar tujuan memperkuat ekonomi masyarakat dapat berjalan selaras dengan terciptanya iklim usaha yang adil bagi seluruh pelaku usaha.


"KPPU mendukung upaya pemerintah memperkuat ekonomi desa melalui Koperasi Desa Merah Putih. Namun implementasinya perlu dirancang secara cermat agar kehadiran koperasi tidak justru menjadi ancaman bagi pelaku UMKM dan ritel tradisional yang selama ini telah melayani kebutuhan masyarakat. Koperasi seharusnya menjadi penggerak ekosistem ekonomi desa melalui kemitraan dan kolaborasi, bukan menggantikan atau mematikan usaha yang sudah ada," ujar Komisioner KPPU Rhido Jusmadi.


Sementara itu, Kepala Kanwil I KPPU Ridho Pamungkas menyoroti pentingnya membangun kemandirian koperasi dalam jangka panjang. Menurutnya, pengalaman KDMP Marindal II menunjukkan bahwa ketergantungan yang tinggi terhadap pasokan dari pemerintah berpotensi memengaruhi keberlangsungan usaha koperasi apabila rantai pasok tersebut terhenti. Oleh karena itu, koperasi perlu didorong untuk mengembangkan model bisnis yang lebih mandiri melalui diversifikasi sumber pasokan, penguatan jaringan kemitraan, serta pengembangan unit usaha yang berkelanjutan.


Melalui kunjungan ini, KPPU berharap implementasi Koperasi Desa Merah Putih dapat terus diperkuat sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, tanpa mengabaikan prinsip-prinsip persaingan usaha yang sehat, adil, dan berkelanjutan.

=red/r=

BI dan Pemprov Sumut Perkuat Sinergi, KKSU 2026 Dorong UMKM Naik Kelas ke Pasar Global



Medan | Elindonews.my.id


Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat sinergi dalam mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu naik kelas hingga menembus pasar internasional.


Komitmen tersebut ditegaskan melalui penyelenggaraan Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 yang resmi dibuka di Medan, Sabtu (25/7/2026).

 

Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono mengatakan, KKSU merupakan wujud nyata kolaborasi Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem UMKM, ekonomi dan keuangan syariah, investasi, pariwisata, serta digitalisasi ekonomi.

 

"KKSU merupakan bentuk nyata sinergi Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta berbagai stakeholder dalam memperkuat ekosistem UMKM, ekonomi dan keuangan syariah, investasi, pariwisata, serta digitalisasi ekonomi," ujarnya.

 

Mengusung tema "Dari Lokal ke Global: Mendorong UMKM yang Inovatif, Inklusif, Berkelanjutan, dan Berdaya Saing Internasional", KKSU 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat daya saing UMKM Sumatera Utara sehingga mampu berkembang dari pasar lokal menuju rantai nilai global. 

 

Menurut Thomas, tema tersebut mencerminkan komitmen seluruh pihak dalam membangun ekosistem UMKM yang semakin kuat, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.

 

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyambut baik sinergi yang terus dibangun bersama Bank Indonesia.

 

Menurutnya, KKSU telah berkembang menjadi wadah strategis yang mempertemukan pelaku UMKM dengan investor, dunia usaha, lembaga pembiayaan, serta calon mitra bisnis sehingga membuka peluang usaha yang lebih luas.Bobby berharap partisipasi pelaku UMKM dalam KKSU terus meningkat setiap tahun. 

 

Ia meyakini semakin banyak UMKM yang terlibat, semakin besar pula peluang terciptanya kolaborasi bisnis yang mampu mendorong peningkatan kapasitas usaha dan memperkuat daya saing produk lokal.

 

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Amariza M. Moesa mengatakan rangkaian KKSU 2026 secara keseluruhan melibatkan sekitar 600 pelaku UMKM dengan dukungan 48 mitra strategis.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah promosi, edukasi, sekaligus pengembangan kapasitas UMKM agar mampu bersaing di pasar nasional maupun global. 

 

Rangkaian KKSU 2026 berlangsung pada 15–26 Juli dengan menghadirkan sejumlah agenda utama, antara lain Sumatra Coffee Journey, Medan Fashion Trend, Edukasi dan Literasi, serta Bazar Produk UMKM dan Kuliner Khas Daerah. 

 

Berbagai kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat jejaring usaha sekaligus mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli, investor, dan mitra strategis.

 

Thomas berharap kolaborasi yang terus diperkuat antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan mampu melahirkan semakin banyak UMKM yang berdaya saing, memperluas akses pasar, serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.


Dijelaskan bahwa hari Minggu tanggal 26 Juli 2026 adalah hari terakhir stan UMKM di Deli Park Medan.

=red=


‎PSI Medan Tembung Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Jalan Pertiwi ‎

Sekretaris, Bendahara DPC PSI Medan Tembung Lila Eva Yanti dan Bendahara Reymond Siburian saat menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di jalan Pertiwi. (Foto/dok)


‎Medan  |  Elindonews.my.id

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kecamatan Medan Tembung menyalurkan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Jalan Pertiwi No. 37, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung.

‎

‎Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga yang terdampak musibah kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah, salah satunya milik Agung.

‎

‎Ketua DPC PSI Medan Tembung, Rico Silitonga, mengatakan kehadiran PSI di tengah masyarakat merupakan wujud solidaritas dan empati terhadap warga yang sedang mengalami musibah.

‎

‎"Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga korban. Semoga mereka diberikan kekuatan, ketabahan, dan dapat segera bangkit untuk memulai kembali kehidupan mereka," ujar Rico.

‎

‎Penyaluran bantuan turut dihadiri Ketua, Sekretaris, Bendahara DPC PSI Medan Tembung Lila Eva Yanti dan Bendahara Reymond Siburian. Bantuan diserahkan langsung kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril.

‎

‎Sementara itu, Agung (Waka DPRT Medan tembung) salah seorang korban kebakaran, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan jajaran DPC PSI Medan Tembung.

‎

‎"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua DPC PSI Medan Tembung Bapak Rico Silitonga beserta pengurus yang telah datang memberikan bantuan dan perhatian kepada keluarga kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang tertimpa musibah. Semoga kebaikan Bapak dan Ibu dibalas Tuhan Yang Maha Esa," ujar Agung.

‎

‎PSI Medan Tembung berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban korban sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi warga yang sedang mengalami musibah. (F_01)

Oknum Notaris Simalungun Penista Agama Resmi Dilaporkan Ke Polda Sumut


ilustrasi

Medan | Elindonews.my.id


DPP dan LBH PBBD (Perserikatan Bangso Batak Sedunia) resmi akan melaporkan OV, oknum notaris yang bertugas di Simalungun, ke Polda Sumut dengan dugaan penistaan Agama.


Hal itu disampaikan pengurus DPP dan LBH PBBD, Taulim didampingi Ubat Riady Pasaribu SH, MH kepada wartawan, 25/07/26.


Sebagaimana pernah diberitakan, OV dalam melakukan pernikahan dan atau selama bersama-sama dengan mantan suaminya inisial Bin, diduga telah menista atau mempermainkan Agama.


Awalnya, menurut pengakuan Bin, bahwa sebelum menikah antara dia dengan OV, Bin pemeluk Agama Nasrani sedangkan OV pemeluk Agama Islam.


Selanjutnya, sekira tahun 2007 disebut kalau mereka menikah secara Agama Islam di Pangkalan Susu, tanpa Kadhi Nikah dan Ijab Qabul.


Menurut Bin yang sempat Curhat tentang masa berumahtangganya, bahwa setelah mereka menikah yang disebut secara Agama Islam di Pangkalansusu, kemudian mereka menikah secara Agama Kristen di Gereja YangLim di YangLim Plaza Medan. Namun surat nikahnya hilang dan gereja pun sudah tutup.


Tanpa diketahui Bin, ternyata OV telah memecah KK atau memisahkan diri dari Bin dan mencatatkan Akte pernikahan secara Kristen di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan, pada tanggal 8 Pebruari tahun 2012 betdasarkan surat nikah di Gereja GBDI Kasih Karunia, oleh Pdt. Salomo Nainggolan STh. MTh di jalan Simpang Selayang no.80 Medan  (ada buktinya).


Diduga, Akte Nikah catatan sipil ini dipergunakan OV untuk menikah dengan pria lain tanpa setahu atau ijin Bin.


Tak hanya sampai disitu, pada tahun 2021 OV menggugat cerai Bin di Pengadilan Agama Klas I A Medan, dan putus sesuai Surat PA Medan dengan Akte Cerai no.1855/AC/2021/PA Mdn atau Putusan PA no.1177/Pdt.G/2021/PA.Mdn tanggal 30 Agustus 2021 (ada buktinya).


Dasar inilah, PBBD menilai bahwa OV telah melakukan penistaan Agama dan layak diproses hukum.


Untuk itu, DPP PBBD dan LBH PBBD akan segara mengirimkan surat (Dumas) ke Poldasu, serta Menteri Agama, Kapolri, Komisi III DPR RI dan Mahkamah Agung, disertai bukti-bukti lengkap, Senin 27/7/26.


Artinya, PBBD yang didalamnya bergabung dari semua Agama dan Kepercayaan, tidak bisa mentolerir oknum-oknum seperti OV di NKRI.


PBBD berharap agar Poldasu segera menindaklanjuti Pengaduan ini, dan memproses OV sesuai hukum yang berlaku di NKRI, tutup Ubat.

=red=








Di Balik Gubuk Reot, Harapan Itu Kembali Menyala: GRIB Jaya Kota Medan Antar Dua Anak Kembali Bersekolah



Medan  |  Elindonews.my.id

Kisah haru menyelimuti kediaman Junaidi, warga bantaran Sungai Deli yang sempat viral karena hidup dalam keterbatasan.


Rumah kardus yang bocor, mesin kompresor tambal ban yang hilang, hingga dua anak yang terancam putus sekolah karena tidak mampu membayar biaya pendidikan, akhirnya menjadi titik awal hadirnya kepedulian.


Atas arahan Pembina DPC GRIB Jaya Kota Medan Ferdy Sanjaya Sembiring, Ketua Rudi Ginting, Bendahara Rio Siahaan, Sekcab Drs. Toyib Marbun, serta dipimpin Ketua OKK Dudi Efni Pasaribu bersama jajaran pengurus dan tim GRIB Grab Aley, rombongan kemarin turun langsung mengunjungi rumah Junaidi.


Mereka tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga mengantar kedua anak Junaidi mendaftar kembali ke sekolah, melunasi biaya pendidikan hingga tamat kelas 6 SD, melengkapi seluruh kebutuhan sekolah, serta memberikan mesin kompresor baru agar Junaidi dapat kembali mencari nafkah.


Kehadiran rombongan yang disambut Camat, Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat kelurahan, dan masyarakat menjadi bukti bahwa kepedulian nyata mampu menghidupkan kembali harapan.


Di balik kesederhanaan sebuah aksi sosial, tersimpan pesan bahwa ketika tangan-tangan kemanusiaan saling bergandengan, tidak ada keluarga yang seharusnya kehilangan harapan untuk hidup dan masa depan anak-anaknya. (F_01/r)

Motor Karyawati PNM Mekaar Raib dari Halaman Kantor


Kantor PNM Mekar

Tangerang | Elindonews.my.id


Seorang karyawati PNM Mekaar, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang, harus kehilangan sepeda motornya akibat aksi pencurian yang terjadi di area parkir kantor, Sabtu siang.


Korban bernama Lutfia Sungkar (18) diketahui baru saja menyelesaikan tugas penagihan kepada nasabah. Setelah tiba di kantor sekitar pukul 15.00 WIB, ia mendapati kendaraan roda duanya, Honda Beat Street bernomor polisi A 6887 VAZ, telah raib dari tempat parkir.


Jakaria, ayah korban, menjelaskan bahwa putrinya sebelumnya menggunakan motor tersebut untuk keperluan operasional keliling mendatangi nasabah. "Sekembalinya dari tugas, sepeda motor itu sudah tidak ada di lokasi parkir," ujarnya.


Kerugian tidak hanya berupa kendaraan, melainkan juga dokumen penting, karena surat tanda nomor kendaraan (STNK) asli yang disimpan di dalam jok turut terbawa pelaku.


Upaya awal untuk menelusuri kejadian terkendala oleh kondisi kamera pengawas (CCTV) di lingkungan kantor PNM Mekaar Mekar Baru yang diduga tidak berfungsi, sehingga tidak ada rekaman yang dapat dijadikan bahan pelacakan sementara.


Pihak keluarga berharap manajemen perusahaan tidak tinggal diam dan memberikan dukungan dalam proses penyelidikan. "Saya berharap PNM Mekaar mau memfasilitasi pelacakan," tegas Jakaria. Menurutnya, karena peristiwa terjadi di area kantor, maka manajemen wajib berkoordinasi aktif dengan kepolisian. "Kasus ini harus diusut tuntas, dan pihak PNM Mekaar diminta bekerja sama dengan polisi mengingat lokasi kejadian berada di lingkungan kerja," imbuhnya.


Rencananya, laporan resmi terkait pencurian ini akan segera disampaikan ke Polsek Kronjo guna ditindaklanjuti dengan proses penyelidikan dan penegakan hukum.

=Reporter: Mohammad Siman=