Selasa, 30 Juni 2026

SAH!! Yan Patmos Plt Kepala Lapas Narkotika Langkat Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum

Plt Kalapas Narkotika Langkat Yan Patmos. (Foto/ist).


JAMBI  |  Elindonews.my.id

Sebuah pencapaian akademis tertinggi berhasil diukir oleh Yan Patmos. Setelah melalui perjuangan panjang dan mempertahankan disertasi ilmiahnya di hadapan Dewan Penguji,


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas Narkotika Langkat, Yan Patmos secara resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum (Dr.) dengan predikat Cumlaude (Sangat Memuaskan) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,89. Sidang Terbuka Promosi Doktor yang berlangsung khidmat di Aula Fakultas Hukum Universitas Jambi pada Senin (29/6) menjadi saksi kokohnya argumen hukum yang dibangun oleh Yan Patmos.


Sidang Terbuka dihadiri langsung oleh Ketua Sidang Dekan Fakultas Hukum Universitas Jambi, Dr. Hartati, S.H., M.H., Penguji Eksternal Bidang Konsentrasi Prof. Dr. Pujiyono, S.H., M.Hum. Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Diponegoro; Sekretaris Sidang Ketua Program Studi Doktor Ilmu Hukum Dr. Akbar Kurnia Putra, S.H., M.H. ; Promotor, Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H. ; Co-Promotor, Prof. Dr. Sahuri Lasmadi, S.H., M.Hum ; Tim Penguji, Prof. Dr. Usman, S.H., M.H. dan Dr. Elizabeth Siregar, S.H., M.H.


Dalam sidangnya, ia memaparkan disertasi berjudul ” Perjanjian Penghentian Penuntutan terhadap Korporasi dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang dengan Pidana Asal Korupsi untuk mewujudkan kemanfaatan Hukum ".


Penelitian tersebut berfokus pada Penghentian Penuntutan terhadap Korporasi dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang dengan Pidana Asal Korupsi, yang dinilai oleh para penguji memberikan kontribusi nyata, baik bagi perkembangan khazanah ilmu hukum maupun implementasi kebijakan di lapangan maupun di Instansi.


Ketua Dewan Penguji, Dr. Hartati, S.H., M.H., saat membacakan putusan sidang menyatakan bahwa Yan Patmos dinyatakan lulus dan sah menjadi Doktor Ilmu Hukum ke-147 dari Universitas Jambi.


"Saudara Yan Patmos telah menunjukkan kualifikasi akademis yang mumpuni, ketajaman analisis, serta integritas ilmiah selama mempertahankan disertasinya. Mulai hari ini, sah menyandang gelar Doktor," ujar Ketua Penguji yang disambut gemuruh tepuk tangan dari para hadirin.


Dalam sambutannya yang penuh haru, Dr. Yan Patmos, A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada tim penguji, promotor, co-promotor, keluarga besar, dan seluruh rekan serta pimpinan kemenimipas yang selalu memberikan dukungan moral dan meteril selama proses studi S3 berlangsung.


"Gelar Doktor ini bukan akhir dari proses belajar, melainkan sebuah amanah baru untuk terus berkontribusi terhadap kemajuan organisasi serta penegakan hukum dan keadilan di Indonesia. Semoga ilmu yang saya dapatkan bisa bermanfaat bagi masyarakat luas," ungkap beliau penuh syukur.


Acara sidang promosi doktor ini ditutup dengan sesi foto bersama serta pemberian ucapan selamat dari para penguji, kolega, sahabat, dan keluarga yang hadir memadati ruang sidang. Dengan raihan ini, Dr. Yan Patmos, A.Md.IP., S.H., M.H., diharapkan dapat terus melahirkan pemikiran-pemikiran hukum yang progresif dan solutif di masa depan. (F_01/r)


#kemenimipas #ditjenpas #pemasyarakatan #pemasyarakatansumut #guardandguide #infoimipas #lapasnarkotikalangkat #lpnlangkat #lpnlangkatidaman #pastikalangkat #imipasprima

Senin, 29 Juni 2026

Polres Dairi Dinilai Tidak Mampu Berantas Judi Togel




MEDAN | Elindonews.my.id


Bertahun-tahun lamanya aktivitas perjudian Toto Gelap (Togel) di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, tak tersentuh hukum. Dalam hal ini, pihak kepolisian yakni Polres Dairi dinilai tidak mampu memberantas bisnis haram di wilayah tersebut.


Pasalnya, judi togel itu disebut-sebut diduga dikelola oleh seorang oknum APH  bermarga 'Simarmata' dan beroperasi secara terang-terangan disetiap warung maupun kedai kopi yang ada di Kabupaten Dairi.


"Sudah sekian tahun judi togel di Kabupaten Dairi beroperasi bang, belum pernah diberantas Polisi. Judi togel ini diduga di kelola bermarga 'SIMARMATA'. Kalau tidak salah ada tiga permainan judi togel setiap hari yang di kelola oknum tersebut yakni, Singapore, Sidney dan Hongkong," ungkap warga Dairi bermarga Angkat kepada wartawan di Medan, Senin (29/6/2026).


Lebih lanjut dijelaskannya, aktivitas judi togel di Kabupaten Dairi tidak sulit untuk ditemukan. Karena di setiap warung kopi pasti ada aktivitas tersebut dan tersedia buku tafsir mimpi (erek-erek) serta buku rekap keluaran nomor milik para juru tulis (jurtul) togel.


"Kalau Polisi memang ada niat untuk memberantas judi togel di Dairi, saya kira tidak sulit untuk menemukannya. Cukup mendatangi setiap warung-warung kopi karena di lokasi itu pasti ada perpanjangan tangan bandarnya yaitu juru tulis nomor togel. Karena sistem permainannya cukup memberikan tebakan angka nomor ke juru tulis dan juru tulis akan mencatatkan angka yang kita tembak ke buku rekap dan memberikan selembar kupon sesuai angka yang kita tembak," jelasnya.


Masyarakat hanya bisa berdiam diri meskipun sudah sangat resah dengan bebasnya judi togel tersebut serta berharap pihak Polda Sumatera Utara yang turun langsung melakukan penindakan tegas dan menangkap para pengelola serta bandar judinya.


"Warga berharap Polda Sumut yang turun langsung melakukan penindakan judi togel di Kabupaten Dairi ini. Karena, Polres Dairi dinilai tidak mampu untuk memberantasnya," harap warga.


Terpisah, Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Wilson Manahan Panjaitan saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp terkait perjudian togel bebas beroperasi di Kabupaten Dairi mengatakan akan melakukan penyelidikan.


"Terima kasih infonya pak, nanti saya suruh Kanit Pidum dan anggota opsnal utk lakukan penyelidikan," tegas Wilson. 

=Roi=

Sabtu, 27 Juni 2026

Resmi Dilantik, Faisal Amry Nahkodai Desa Suka Raya Periode 2026–2034

Kepala Desa Suka Raya Faisal Amry. (Foto/ist).


Suka Raya  |  Elindonews.my.id

Tonggak baru perjalanan pembangunan Desa Suka Raya resmi dimulai. Setelah memperoleh mandat dan kepercayaan penuh dari masyarakat melalui proses demokrasi desa, Faisal Amry kini resmi dilantik sebagai Kepala Desa Suka Raya untuk masa jabatan 2026–2034 pada Kamis, 25 Juni 2026.


Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Suka Raya yang menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang lebih maju, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.


Sebagai sosok yang dikenal dekat dengan warga serta memiliki semangat pengabdian yang kuat, Faisal Amry diharapkan mampu membawa energi baru dalam mempercepat pembangunan desa, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor strategis.


Ucapan selamat atas pelantikan tersebut datang dari berbagai kalangan masyarakat salah satunya Andika Permana, yang merupakan Tokoh Pemuda Desa sekaligus Aktivis Pemuda Muhammadiyah yang menyambut optimisme hadirnya kepemimpinan baru di Desa Suka Raya.


"Selamat dan sukses atas pelantikan Saudara Faisal Amry sebagai Kepala Desa Suka Raya periode 2026–2034. Semoga amanah yang diberikan oleh masyarakat dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi dalam mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera," ujar Andika. 


Menurutnya, Kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada Faisal Amry merupakan cerminan harapan besar akan lahirnya berbagai terobosan dan inovasi pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mendorong kemajuan desa secara berkelanjutan.


Di tengah berbagai tantangan pembangunan desa saat ini, kepemimpinan yang adaptif, visioner, dan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat menjadi salah satu modal penting dalam menciptakan perubahan yang nyata. Oleh karena itu, masyarakat berharap kepemimpinan Faisal Amry dapat memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan partisipasi masyarakat dalam setiap proses pembangunan desa.


Selain fokus pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik, masyarakat juga berharap pemerintahan desa di bawah kepemimpinan Faisal Amry mampu menghadirkan program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga, pemberdayaan generasi muda, penguatan ekonomi masyarakat, serta pengelolaan potensi desa yang lebih optimal, tambahnya. 


Pelantikan ini bukan sekadar seremonial pergantian kepemimpinan, melainkan awal dari sebuah tanggung jawab besar untuk membawa Desa Suka Raya menuju masa depan yang lebih baik. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, diharapkan berbagai program pembangunan yang direncanakan dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat yang nyata bagi warga.


Masyarakat Desa Suka Raya pun menyambut masa kepemimpinan baru ini dengan penuh optimisme. Besar harapan agar Faisal Amry dapat menjadi pemimpin yang amanah, mampu menjaga kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan berbagai capaian pembangunan yang membanggakan selama masa jabatan 2026–2034.


Selamat atas pelantikan Faisal Amry sebagai Kepala Desa Suka Raya. Semoga kepemimpinan yang diemban senantiasa membawa kemajuan, kesejahteraan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Desa Suka Raya. (F_01/r)

Jumat, 26 Juni 2026

Polsek Medan Kota Kembali Gempur Sarang Narkoba di Gang Nasional, Seorang Perempuan Diamankan




MEDAN | Elindonews.my.id


Menindaklanjuti aduan masyarakat, Unit Reskrim Polsek Medan Kota kembali menggempur sarang peredaran narkoba di Jalan B. Katamso, Gang Nasional, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, Kamis (25/6/2026) sekira pukul 12.00 Wib.


Di lokasi, seorang perempuan diduga  pengedar sabu bernama, Mariska (39) warga Jalan B. Katamso, Gang Perwira, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun berhasil diamankan petugas. Selain itu, petugas juga membumihanguskan dengan membakar semua barak-barak narkoba yang dijadikan sebagai tempat transaksi.


Dari tangan tersangka pengedar sabu tersebut, petugas menemukan barang bukti berupa, 2 bungkus plastik klip berisikan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 0,16 gram dan 0,13 gram serta uang tunai sejumlah Rp. 105.000.


Demikian disampaikan, Kapolsek Medan Kota, AKP Feriawan, SH, MH melalui Kanit Reskrimnya, Iptu Poltak M. Tambunan, SH, MH kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).


Poltak menjelaskan, berdasarkan aduan dari masyarakat bahwa adanya dugaan transaksi peredaran narkoba jenis sabu-sabu yang sudah meresahkan warga tepatnya di Jalan B. Katamso, Gang Nasional, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun.


Mendapat informasi tersebut, dengan cepat Unit Reskrim Polsek Medan Kota menindaklanjuti dengan melakukan under cover by sebagai pembeli kepada penjual atau pengedar sabu tersebut.


"Pada saat paket narkotika jenis sabu diberikan kepada personil, tim langsung mengamankan pelaku kemudian dilakukan pemeriksaan dan ditemukan 2 bungkus paket berisikan sabu-sabu. Selanjutnya, tersangka berikut barang bukti diamankan dan diboyong ke Mako Polsek Medan Kota guna pemeriksaan lebih lanjut," tegas Poltak.


Dari hasil interogasi, tersangka (Mariska) menerangkan bahwa benar menjual narkotika jenis sabu-sabu dan barang haram tersebut di beli dari seorang laki-laki bernama Alex.


"Saat kita interogasi, tersangka mengaku membeli barang haram tersebut dari seorang laki-laki bernama Alex seharga Rp. 150.000 kemudian dijual kembali oleh tersangka," tandasnya.

=roi

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Sergai Hidupkan Kegiatan Kearifan Lokal Lewat Gelar Festival Layang-Layang "Semarak Langit"



Serdang Bedagai  |  Elindonews.my.id

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Serdang Bedagai (Sergai) menggelar Festival Layang-Layang bertajuk "Semarak Langit" sebagai bentuk pelestarian kearifan lokal sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.


Kegiatan yang berlangsung selama empat hari di Lapangan Terbuka Afdeling III Benih Desa Adolina, Kecamatan Perbaungan, Kamis (25/6/2026), berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu, S.I.K., M.H., Wakapolres Kompol Anak Rimpun, S.H., anggota DPRD Sergai Darma Sutra, Camat Perbaungan Elmiati, S.AP., Camat Pegajahan Sukma Pramana, S.E., M.Si., Kapolsek Perbaungan AKP Jepri Simamora, S.H., M.H., serta Danramil Perbaungan Kapten Inf. B.E. Sinaga.


Dalam sambutannya, Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang edukatif, menghibur, dan bernilai budaya.


"Kami ingin menyemarakkan peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Layang-layang merupakan permainan tradisional yang dapat menyatukan berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Selain itu, kegiatan ini juga turut menggerakkan pelaku UMKM di sekitar Kecamatan Perbaungan," ujar Kapolres.


Ratusan layang-layang dengan berbagai bentuk, ukuran, dan warna tampak menghiasi langit Perbaungan. Para peserta terlihat antusias mengikuti perlombaan sekaligus menampilkan kreativitas mereka dalam membuat layang-layang.


Sementara itu, Camat Perbaungan Elmiati mengapresiasi inisiatif Polres Sergai dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya melestarikan budaya lokal, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku usaha kecil.


"Kegiatan ini sangat positif karena menjadi sarana hiburan yang sehat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan warga. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda rutin di masa mendatang," ujarnya.


Melalui Festival Layang-Layang "Semarak Langit", Polres Sergai berharap semangat kebersamaan, pelestarian budaya, dan sinergi antara Polri dengan masyarakat semakin kuat dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-80. (F_01/r)

Korban Menanti Keadilan, Propam Dalami Dugaan Tangkap Lepas di Polsek Medan Baru

Dongan Nauli Siagian S.H.,M.H dan Bayu Subronto SH dari Law Office Pelita Konstitusi saat mendampingi korban di Propam Poldasu. (Foto/ist)

Medan  |  Elindonews.my.id

Harapan untuk memperoleh keadilan membawa korban dugaan pelanggaran prosedur penanganan perkara yang terjadi di Polsek Medan Baru bersama Tim Penasehat  hukumnya memenuhi panggilan pemeriksaan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumatera Utara. Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan laporan dugaan pelanggaran prosedur penanganan perkara yang terjadi di Polsek Medan Baru, termasuk dugaan tangkap lepas terhadap pihak yang sebelumnya telah diamankan.


Didampingi kuasa hukum, korban Dongan Nauli Siagian S.H.,M.H dan Bayu Subronto SH dari Law Office Pelita Konstitusi memberikan keterangan secara rinci mengenai kronologi peristiwa yang dialami serta proses penanganan perkara yang dinilai menimbulkan sejumlah pertanyaan. Informasi dan data yang dimiliki korban turut disampaikan kepada pemeriksa Propam sebagai bagian dari upaya mengungkap fakta yang sebenarnya.


Penasehat hukum korban menyatakan bahwa kliennya datang dengan itikad baik untuk mendukung proses pemeriksaan yang sedang dilakukan Propam Polda Sumut. Menurutnya, masyarakat berhak memperoleh kepastian hukum atas setiap laporan yang disampaikan kepada aparat penegak hukum.


"Kami menghormati proses pemeriksaan yang sedang berjalan. Namun di sisi lain, korban juga berhak mengetahui alasan dan dasar dari setiap tindakan yang dilakukan dalam penanganan perkara ini. Karena itu kami berharap Propam dapat bekerja secara objektif, profesional, dan transparan," ujar Dongan N Siagian Penasehat hukum korban.


Laporan yang disampaikan kepada Propam berangkat dari adanya dugaan bahwa terduga pelaku yang sempat diamankan kemudian dilepaskan kembali dalam waktu yang relatif singkat. Selain itu, terdapat pula pertanyaan terkait penanganan barang bukti dan langkah-langkah penyidikan yang dilakukan setelah kejadian.


Penasehat hukum menegaskan bahwa pengaduan tersebut tidak ditujukan untuk mendiskreditkan institusi Kepolisian. Sebaliknya, laporan itu merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendorong penegakan hukum yang profesional dan akuntabel.


Menurutnya, kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum hanya dapat terjaga apabila setiap dugaan pelanggaran diperiksa secara terbuka dan tidak dibiarkan tanpa evaluasi.


"Akuntabilitas merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian. Ketika muncul dugaan tangkap lepas dalam suatu perkara, maka menjadi penting bagi pengawas internal untuk mengungkap fakta secara terang dan memberikan jawaban yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik," tegasnya.


Saat ini korban dan keluarga masih menantikan hasil pemeriksaan Propam Polda Sumut. Mereka berharap proses tersebut dapat memberikan kejelasan atas berbagai pertanyaan yang muncul sekaligus memastikan bahwa prinsip keadilan dan kepastian hukum benar-benar ditegakkan. Kami meminta Kabid Propam untuk menempatkan Kapolsek Medan Baru, Kanit Reskrim dan Penyidik Bripka SR untuk di tempatkan di tempat khusus serta meminta Kapolda Sumut untuk mencopot dari jabatannya Kapolsek dan Kanit Reskrim.


"Korban tidak meminta perlakuan khusus. Korban hanya meminta agar hukum ditegakkan secara adil, profesional, dan tanpa pandang bulu, Ungkap Dongan N Siagian. (F_01/r)

Kamis, 25 Juni 2026

Bank Indonesia Sumut Dorong Transformasi Ekonomi melalui Penguatan UMKM Digital dan Ekosistem Syariah


Wahyu Ega Nugraha

Medan | Elindonews.my.id


Dalam Webinar UMKM yang diselenggarakan oleh Ikatan Profesional Pensiunan Indonesia (IPPI) dan didukung oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara pada Kamis (25/6/2026), berbagai strategi percepatan transformasi ekonomi melalui penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi fokus utama pembahasan.


Pada kesempatan tersebut, Wahyu Ega Nugraha selaku Deputi Kepala Divisi Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEKDA) Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara memaparkan materi mengenai akselerasi transformasi ekonomi melalui penguatan UMKM serta pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.


Dalam pemaparannya, Wahyu menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis sebagai tulang punggung perekonomian daerah maupun nasional. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu terus beradaptasi terhadap perubahan lanskap ekonomi yang semakin dinamis dan berbasis teknologi.


Salah satu fokus yang disampaikan adalah pentingnya memperkuat ekosistem halal dan ekonomi syariah guna meningkatkan daya saing produk lokal. Menurutnya, peningkatan literasi serta Implementasi ekonomi syariah yang terintegrasi dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM.


Selain itu, Bank Indonesia juga terus mendorong keuangan inklusif melalui berbagai program stimulus dan kemudahan akses pembiayaan untuk mendukung peningkatan kapasitas usaha dan keberlanjutan bisnis UMKM.


Dalam sesi yang sama, Wahyu turut mengulas potensi besar UMKM digital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Digitalisasi dinilai mampu membuka akses pasar yang lebih luas, meningkatkan efisiensi usaha, serta memperkuat ketahanan UMKM.


Sebagai pembicara utama dari pihak Bank Indonesia, poin-poin tambahan yang ia sampaikan meliputi:

1. Potensi UMKM Digital & Ekonomi NasionalOptimalisasi Digitalisasi: Memetakan peluang pasar baru bagi UMKM yang beralih ke ekosistem digital untuk memperluas jangkauan produk. Kontribusi Makro: Menjelaskan bagaimana ketahanan UMKM digital menjadi pilar penting yang menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

2. Akses Permodalan & PembiayaanStrategi Pendanaan: Memberikan panduan praktis bagi pelaku UMKM dalam mengakses berbagai instrumen permodalan formal.Peningkatan Daya Saing: Cara mengelola modal kerja agar UMKM di Sumatera Utara memiliki daya saing yang kuat menghadapi kompetisi pasar.


Peningkatan Daya Saing: Cara mengelola modal kerja agar UMKM khususnya di Sumatera Utara.


Suriadi Kusna Putra

Sementara itu, Suriadi Kusna Putra, SH., MH selaku Praktisi & Advokat menyampaikan materi penting mengenai aspek legalitas bisnis dan strategi pencegahan risiko hukum bagi pelaku UMKM.


Penyampaian materi berfokus pada dua poin utama, yaitu:

1. Legalitas dan Formalitas UMKMKepengurusan Dokumen Dasar: Pentingnya memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sebagai identitas resmi usaha.Perizinan dan Badan Usaha: Panduan mengenai pengurusan izin edar/usaha serta penentuan bentuk badan usaha yang tepat sesuai dengan skala bisnis UMKM.

2. Pencegahan Risiko Hukum BisnisPerlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI): Strategi mengamankan merek dagang dan menjaga rahasia dagang agar tidak disalahgunakan oleh pihak lain.


Hubungan Kerja Sama: Mitigasi risiko hukum melalui penyusunan kontrak atau perjanjian kerja sama yang kuat dengan mitra bisnis.Perlindungan Konsumen: Edukasi hak dan kewajiban pelaku usaha guna menghindari sengketa hukum dengan konsumen di kemudian hari.


Materi hukum ini dipaparkan agar produk UMKM tidak sekadar jago kandang, tetapi memiliki fondasi hukum yang kuat untuk menembus pasar ekspor dengan aman.


Webinar ini, dilaksanakan secara Nasional yang diikuti oleh para pelaku usaha, pensiunan, mahasiswa dan kalangan lain.


Untuk memperoleh rekaman webinar ini, panitia menyediakan kepada peserta yang sudah berbayar, atau siapa saja yang berminat dengan menghubungi panitia.

=tpm=


#UMKM #BankIndonesia #BISumut #EkonomiSyariah #DigitalisasiUMKM #UMKMNaikKelas #IPPI #SumateraUtara #EkonomiIndonesia #UMKMDigital









Rabu, 24 Juni 2026

Sofyan Tan Salurkan Bantuan PIP di Sekolah Nasrani 2 Medan, Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Anak Bangsa

Sofyan Tan bersama Ketua PPNM Chandra Silalahi, TM Napitupulu, Adelina Silaen, Edward Silaen, dan Kepsek SD, SMP dan SMA saat mengabadikan momen foto bersama. (Foto/dok).


‎Medan  |  Elindonews.my.id

Anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Komisi X, Sofyan Tan mengunjungi langsung Sekolah Nasrani 2 di Jalan Pendidikan, Kecamatan Medan Perjuangan, untuk memberikan bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada siswa/i SD, SMP dan SMA. 

‎

‎Pada arahan dan bimbingannya Sofyan Tan menceritakan sekelumit perjalanan kehidupannya yang dulunya penuh keterbatasan. Bahkan untuk membayar uang sekolah orangtuanya tidak memiliki kemampuan dan belajar dirumah pada tempo itu masih menggunakan lampu teplok, namun berkat kegigihan dan  semangatnya untuk belajar dan meneruskan pendidikan tetap menggelora akhirnya sofiyan tan berhasil mencapai cita-citanya. 

‎

‎Sofyan Tan menanamkan prinsip bahwa kemiskinan tidak boleh membatasi seseorang untuk terus belajar dan menggapai harapan. 

‎

‎Melalui yayasan yang dibangunnya Sofyan Tan yang juga lebih dikenal sebagai tokoh pendidikan ini secara berkelanjutan memberikan bantuan kepada siswa-siswa yang ada di Sumatera Utara. Bantuan yang diberikan kepada siswa tidak hanya bermaanfaat kepada siswa saja tetapi juga menjaga keharmonisan rumah tangga dari orang tua siswa yang mendapatkan bantuan. 

‎

‎Melalui berbagai  program sejak 12 tahun lalu, sudah ada sebanyak 729.000 siswa-siswa dengan jumlah sekolah sebanyak 3.700 sekolah  telah mendapatkan maanfaat bantuan pendidikan dari Sofyan Tan. 

‎

‎"Sampai hari ini, pada periode ketiga saya sebagai anggota DPR RI, anak-anak yang berhasil dibantu sekitar 729 ribu orang. Mereka berasal dari sekitar 3.700 sekolah, baik yang berada di daerah pemilihan saya maupun di berbagai daerah lain di Indonesia,” ujar Sofyan Tan.

‎

‎“Perhatian yang saya berikan bukan hanya untuk daerah pemilihan saya sendiri. Bantuan juga menjangkau wilayah seperti Labuhanbatu, Nias, Toba, Samosir, bahkan hingga Lampung, Bengkulu, dan Manado,” katanya.

‎

‎Sofyan Tan yang sudah selama tiga periode menjabat sebagai anggota DPR-RI ini berharap bantuan tersebut bermaanfaat guna, apalagi pada saat ini kondisi ekonomi sedang susah. Dalam kesempatan itu Sofyan menegaskan bahwa selama ada dia maka bantuan ini akan berkelanjutan didistribusikan kepada siswa-siswi yang membutuhkan. 

‎

‎Komitmen itu, disampaikan Sofyan Tan dihadapan para Guru, Orang tua Murid dan Ketua PPNM. Rabu, (24/6/2026).

‎

‎Menurut Sofyan Tan, upaya memperluas akses pendidikan merupakan salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memajukan bangsa.

‎

‎Ia berharap semakin banyak anak Indonesia dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sehingga angka partisipasi pendidikan nasional terus meningkat, khususnya pada tingkat perguruan tinggi.

‎

‎Ketua Perkumpulan Perguruan  Nasrani Medan (PPNM) Drs Chandra Silalahi, MSi menyampaikan terimakasih kepada Sofyan Tan yang telah memberikan bantuannya kepada peserta didik terutama bagi anak-anak yang sedang menjalani proses belajar di sekolah  Nasrani ini. 

‎

‎"Harapan kita semua, bantuan ini bisa berlanjut dan bantuan yang diberikan dapat  digunakan untuk meningkatkan kwalitas anak didik," ungkapnya. 

‎

‎Turut hadir pada acara tersebut Sekretaris PPNM Ir. TM. Napitupulu, Bendahara Dra. Adelina Silaen, M.Pd, Seksi Pembangunan dan Aset Edward Silaen ST, Kepala Sekolah SD Lisbeth Erina Sibagariang, S.Pd, Kepsek SMP Hesty Panjaitan S.Pd, Kepsek SMA  Drs. Saroha Sinaga. (F_01)

Selasa, 23 Juni 2026

Abdu Dwiky Raih Gelar Magister Hukum dari UMSU ‎

Abdu Dwiky, SH. MH, bersama Wakil Rektor Satu Prof. Dr. Muhammad Arifin Gultom, S.H., M.Hum. (Foto/dok).


‎Medan  |  Elindonews.my.id

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Abdu Dwiky, S.H. yang berhasil menyelesaikan pendidikan pascasarjana dan meraih gelar Magister Hukum (M.H.) dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

‎

‎Gelar tersebut resmi disandang setelah mengikuti prosesi wisuda yang dipimpin oleh Rektor Prof. Dr. Akrim, M.Pd, dan Wakil Rektor Satu Prof. Dr. Muhammad Arifin Gultom, S.H., M.Hum, pada Selasa, 23 Juni 2026.

‎

‎Keberhasilan Abdu Dwiky dalam menyelesaikan studi Magister Hukum ini menjadi bukti kerja keras, ketekunan, dan dedikasi yang tinggi dalam menempuh pendidikan. Capaian tersebut juga tidak terlepas dari dukungan serta doa kedua orang tua tercinta, yakni Pardomuan Oloan, S.T., S.H. dan Kiki Damayanty, S.Pd., yang senantiasa memberikan motivasi dan semangat selama proses pendidikan berlangsung.

‎

‎Keluarga besar turut menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas pencapaian tersebut. Diharapkan gelar yang diraih dapat menjadi bekal untuk terus berkarya, mengabdi kepada masyarakat, serta memberikan kontribusi positif dalam bidang hukum dan pembangunan bangsa.

‎

‎Selamat dan sukses kepada Abdu Dwiky, S.H., M.H. atas pencapaian yang membanggakan ini. Semoga ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi langkah awal menuju kesuksesan yang lebih besar di masa mendatang. (F_01)

Syukuran Ulang Tahun Anak Tercinta, Wujud Rasa Syukur dan Kebahagiaan Keluarga ‎

Dongan Nauli Siagian, SH., MH, Rifdah Yanti bersama anak Nur Aqmalia Namora Siagian dan Annasya Shabira Namora Siagian saat mengadakan acara syukuran ulang tahun. (Foto/dok).


‎Medan  |  Elindonews.my.id

Keluarga besar Dongan Nauli Siagian, SH., MH., dan Rifdah Yanti menggelar acara syukuran ulang tahun putri tercinta sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas pertambahan usia dan kesehatan yang diberikan kepada buah hati mereka.

‎

‎Acara syukuran tersebut diselenggarakan dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan bersama keluarga, kerabat, serta para sahabat yang turut hadir memberikan doa dan ucapan selamat.

‎

‎Pada kesempatan tersebut, keluarga mengucapkan syukur atas bertambahnya usia Nur Aqmalia Namora Siagian yang genap berusia 8 tahun pada 22 Juni 2026, serta Annasya Shabira Namora Siagian yang genap berusia 6 tahun pada 1 April 2026.

‎

‎Dongan Nauli Siagian dan Rifdah Yanti berharap kedua putri mereka senantiasa diberikan kesehatan, kecerdasan, kebahagiaan, serta menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, berguna bagi agama, bangsa, dan negara.

‎

‎"Semoga anak-anak kami tumbuh menjadi pribadi yang baik, rajin belajar, berakhlak mulia, dan selalu berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa," ujar keluarga dalam acara syukuran tersebut.

‎

‎Momentum syukuran ulang tahun ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar keluarga dan kerabat, sekaligus berbagi kebahagiaan atas anugerah yang telah diberikan kepada keluarga besar Siagian.

‎

‎Selamat ulang tahun kepada Nur Aqmalia Namora Siagian dan Annasya Shabira Namora Siagian. Semoga panjang umur, sehat selalu, dan sukses meraih cita-cita di masa depan. (F_01)

Dari Ruang Sidang ke Ruang Wisuda, Advokat Dongan Nauli Siagian Raih Gelar Magister Hukum di UMSU

Dongan Nauli Siagian, SH. MH. (Foto/dok).


Medan  |  Elindonews.my.id

Advokat Dongan Nauli Siagian, S.H. berhasil meraih gelar Magister Hukum (M.H.) dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) yang di Wisuda oleh Rektor Umsu Prof Dr Akrim, Mpd  selasa 23 Juni 2026

 Sebuah pencapaian yang mencerminkan komitmennya terhadap pengembangan kompetensi akademik dan profesional di bidang hukum.


Keberhasilan ini juga menjadi bentuk penghormatan dan rasa syukur kepada kedua orang tuanya, Alm. T. Siagian dan Ibu Maryam, serta dukungan penuh dari istri tercinta yang senantiasa memberikan semangat dan doa selama proses pendidikan hingga penyelesaian studi.


Selama menempuh pendidikan Pascasarjana Fakultas Hukum UMSU, Dongan Nauli Siagian menjalankan berbagai tanggung jawab profesional, mulai dari menghadiri persidangan, memberikan pendampingan hukum, hingga melayani masyarakat pencari keadilan. Di tengah padatnya aktivitas tersebut, ia tetap mampu menyelesaikan studi dengan baik dan meraih gelar Magister Hukum.


Menurutnya, pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas seorang advokat. Di tengah dinamika perkembangan hukum yang terus berlangsung, praktisi hukum dituntut untuk senantiasa memperluas wawasan, memperdalam pemahaman akademik, serta meningkatkan kompetensi guna memberikan layanan hukum yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada keadilan.


“Gelar Magister Hukum ini bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga merupakan tanggung jawab untuk terus mengembangkan kapasitas diri serta memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat dan penegakan hukum di Indonesia. Saya juga mempersembahkan pencapaian ini kepada Alm. T. Siagian, Ibu Maryam, serta istri saya Rifdah Yanti SH boru saya Nur Aqmalia Namora Siagian dan Annasya Shabira Namora Siagian yang selalu mendukung setiap langkah perjuangan ini,” bahkan dukungan yang besar juga hadir dari sahabat-sahabat di Law Firm Pelita Konstitusi dan juga dari Abang saya Muniruddin Ritonga, S.Hi.,M.Ag Ketua Lembaga Perlindungan Anak Sumatera Utara yang juga merupakan Anggota DPRD Sumut dari Partai Kebangkitan Bangsa ujar Dongan Nauli Siagian usai mengikuti prosesi wisuda.


Pencapaian tersebut menjadi contoh bahwa pengembangan diri melalui pendidikan dapat dilakukan di tengah tuntutan profesi yang tinggi. Perjalanan Dongan Nauli Siagian, dari ruang sidang hingga ruang wisuda, menunjukkan bahwa dedikasi, disiplin, dan komitmen yang kuat merupakan faktor penting dalam meraih keberhasilan akademik maupun profesional.


Momentum wisuda ini sekaligus menjadi langkah lanjutan bagi Dongan Nauli Siagian untuk terus mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang dimilikinya dalam mendukung terwujudnya kepastian hukum, keadilan, serta perlindungan hak-hak masyarakat.


Dari ruang sidang ke ruang wisuda, komitmen terhadap pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat terus menjadi landasan dalam menjalankan profesi hukum. (F_01)

Sidak Pasar, Pimwil Bulog Sumut Budi Cahyanto Pastikan Minyakita dan Beras SPHP Aman, Harga Sesuai Ketentuan

Pimwil Bulog Sumut Budi Cahyanto sidak ke pasar Pastikan Minyakita dan Beras SPHP Aman, Harga Sesuai Ketentuan. (Foto/ist).


Medan  |  Elindonews.my.id

Pemimpin Wilayah (Pimwil) Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara, Budi Cahyanto, didampingi Manager Pemasaran Hafizsyah serta Pemimpin Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Medan Lutfillah Barus, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Sukaramai Medan guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga komoditas pangan strategis, khususnya Minyakita dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Selasa (23/06/2026).


Dalam sidak tersebut, rombongan Bulog meninjau sejumlah kios pedagang, berdialog langsung dengan masyarakat dan pedagang, serta melakukan pengecekan terhadap stok maupun harga jual komoditas pangan yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.


Budi Cahyanto mengatakan, peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari tugas Bulog dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.


"Hari ini kami mengecek langsung pasokan dan harga di lapangan. Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan kondisi yang sebenarnya. Dan hari ini kita sama-sama melihat bahwa pasokan lancar, stok tersedia, serta Minyakita dijual sesuai dengan ketentuan pemerintah, yakni Rp15.700 per liter," ujar Budi.


Dari hasil pemantauan di lapangan, pasokan Minyakita dan beras SPHP terpantau lancar.


Minyakita dijual pedagang pada kisaran Rp15.500 hingga Rp15.700 per liter, sedangkan beras SPHP dijual sekitar Rp62.500 per kemasan 5 kilogram, masih berada di bawah harga maksimal yang ditetapkan pemerintah.


Menurut Budi, Bulog tidak hanya menyalurkan Minyakita dan beras SPHP melalui pasar SP2KP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), tetapi juga menjangkau berbagai pasar tradisional lainnya melalui jaringan pengecer resmi Bulog.


"Bulog tidak hanya ada di pasar SP2KP. Di pasar-pasar tradisional lainnya juga kami pastikan terdapat pengecer resmi Bulog yang menjual Minyakita dan beras SPHP sesuai ketentuan pemerintah. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir," katanya.


Saat berdialog dengan para pedagang, Budi mengaku belum menerima keluhan terkait ketersediaan barang. Namun, terdapat masukan dari pedagang mengenai kendala uang kembalian karena harga Minyakita ditetapkan maksimal Rp15.700 per liter.


"Sementara ini belum ada keluhan mengenai stok. Yang ada hanya persoalan teknis terkait uang kembalian karena harga jualnya Rp15.700. Namun secara umum distribusi berjalan lancar," ujarnya.


Para pedagang juga menyampaikan apresiasi kepada Bulog atas kelancaran pasokan yang mereka terima selama ini.


Mereka mengaku stok Minyakita dan beras SPHP tersedia dalam jumlah cukup sehingga memudahkan mereka melayani kebutuhan masyarakat.


"Kami berterima kasih kepada Bulog karena pasokan Minyakita dan beras SPHP lancar. Barang selalu tersedia dan harga juga stabil sehingga masyarakat mudah mendapatkannya," ujar Pak Naibaho, salah seorang pedagang.


Budi kemudian mengimbau masyarakat agar lebih cermat saat membeli kebutuhan pokok di pasar rakyat maupun pasar tradisional.


"Saya mengimbau masyarakat, ketika datang ke pasar tradisional, pastikan membeli Minyakita dengan harga Rp15.700 per liter.


Jika menemukan harga yang melebihi ketentuan tersebut, sebaiknya jangan dibeli. Tanyakan terlebih dahulu apakah pedagang tersebut merupakan pengecer Bulog. Jika pengecer resmi Bulog, maka pasti menjual sesuai ketentuan pemerintah," tegasnya.


Terkait isu kelangkaan beras SPHP yang sempat beredar, Budi menegaskan bahwa kondisi di lapangan menunjukkan sebaliknya. Berdasarkan hasil pengecekan langsung, stok tersedia dan distribusi berjalan normal.


"Kalau untuk SPHP, teman-teman bisa melihat sendiri. Semua pedagang yang bermitra dengan Bulog memiliki stok. Jadi isu kelangkaan itu mudah-mudahan hari ini terbantahkan karena beras tersedia dan distribusinya lancar. Wartawan juga bisa mengecek langsung ke lapangan," katanya.


Ia menjelaskan bahwa tugas Bulog bukan hanya menjaga stabilitas harga melalui program SPHP, tetapi juga menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan.


"Bulog memiliki tugas menjaga harga dan ketersediaan pangan masyarakat. Selain SPHP, kami juga menjalankan program bantuan pangan berupa beras dan Minyakita yang disalurkan langsung kepada masyarakat penerima manfaat melalui kelurahan-kelurahan.


Namun untuk intervensi pasar secara langsung, salah satunya melalui program SPHP yang saat ini berjalan lancar," jelasnya.


Budi memastikan stok pangan yang dikelola Bulog Sumatera Utara dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


"Untuk stok saat ini sangat aman. Beras yang tersedia sekitar 56 ribu ton, sedangkan Minyakita mencapai sekitar 700 ribu liter. Pasokan dari produsen juga lancar dan terus kami distribusikan kepada para pengecer. Jadi tidak ada masalah baik untuk beras maupun Minyakita," pungkasnya.


Melalui sidak tersebut, Bulog Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, sekaligus mendukung program pemerintah dalam pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan nasional. (F_01/r)

Senin, 22 Juni 2026

HMI Cabang Medan Soroti Pemanfaatan Lahan di Aset PT KAI Divre I Sumut



MEDAN | Elindonews.my.id


Ketua Bidang Politik dan Demokrasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan Ilham Panggabean menegaskan, bahwa PT KAI Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara harus segera memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat terkait diduga polemik pemanfaatan lahan yang saat ini menjadi sorotan publik, yang terletak di jalan HM Yamin SH, HM Said dan jalan Sena Medan.


Sebagai pengelola aset negara, PT KAI Divre I Sumatera Utara tidak boleh bersikap tertutup terhadap setiap aktivitas yang dilakukan di atas aset milik negara. Hingga saat ini, publik belum memperoleh informasi yang jelas mengenai dasar pemanfaatan lahan, mekanisme kerja sama, serta legalitas pembangunan yang sedang berlangsung. 


Ketertutupan tersebut menimbulkan pertanyaan serius dan memunculkan dugaan adanya persoalan dalam tata kelola aset negara yang harus segera dijelaskan kepada publik.


HMI Cabang Medan juga menyoroti dugaan ketidaksesuaian antara izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dengan kondisi bangunan yang berdiri di lokasi tersebut. Berdasarkan informasi yang beredar, izin yang dimiliki hanya untuk satu bangunan, namun di lapangan terdapat dua unit bangunan yang berdiri. 


"Jika dugaan ini benar, maka terdapat persoalan administrasi yang tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. HMI Cabang Medan meminta pemerintah daerah dan instansi terkait untuk membuka seluruh dokumen perizinan kepada publik serta melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap dugaan ketidaksesuaian tersebut," tegas Ilham Panggabean, Senin (22/6/2026).


Selain itu, HMI Cabang Medan mempertanyakan tindak lanjut atas himbauan yang sebelumnya telah disampaikan oleh pihak Kelurahan dan Kecamatan Medan Timur kepada pengembang. Himbauan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah setempat telah melihat adanya persoalan yang memerlukan perhatian serius. 


Namun apabila himbauan tersebut tidak dijalankan atau justru diabaikan, maka patut dipertanyakan sejauh mana kepatuhan pihak pengembang terhadap aturan dan pengawasan pemerintah. Negara tidak boleh kalah oleh kepentingan apa pun yang berpotensi mengabaikan aturan dan melemahkan fungsi pengawasan pemerintah daerah.


HMI Cabang Medan juga menilai tidak adanya rapat koordinasi maupun sosialisasi kepada masyarakat Kota Medan terkait pemanfaatan lahan tersebut merupakan bentuk pengabaian terhadap prinsip keterbukaan dan partisipasi publik. 


Masyarakat memiliki hak untuk mengetahui setiap aktivitas yang dilakukan di atas aset negara, terlebih jika aktivitas tersebut berpotensi menimbulkan dampak sosial maupun tata ruang di lingkungan sekitar. Pengelolaan aset negara tidak boleh dilakukan secara tertutup tanpa melibatkan masyarakat sebagai bagian dari pengawasan publik terhadap aset yang sejatinya merupakan milik rakyat.


Lebih jauh, HMI Cabang Medan mendesak PT KAI Divre I Sumatera Utara untuk menjelaskan secara terbuka apakah pemanfaatan lahan tersebut telah memperoleh persetujuan atau izin dari kementerian terkait, mengingat lahan tersebut merupakan aset negara yang berada di bawah pengelolaan BUMN. Kejelasan mengenai legalitas tersebut menjadi sangat penting untuk memastikan tidak adanya pelanggaran prosedur dalam pemanfaatan aset negara. 


Oleh karena itu, HMI Cabang Medan mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kejaksaan Negeri Medan, Polda Sumatera Utara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar segera melakukan pengusutan dan pendalaman secara menyeluruh terhadap dugaan persoalan ini. 


Apabila PT KAI Divre I Sumatera Utara tidak mampu menunjukkan transparansi kepada publik dan aparat penegak hukum tidak segera mengambil langkah konkret untuk mengusut dugaan kejanggalan tersebut, maka HMI Cabang Medan akan turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk kontrol sosial dan komitmen mengawal dugaan kasus ini hingga tuntas demi tegaknya hukum, transparansi, dan penyelamatan aset negara. 

(Roi)

Kasus Pengeroyokan Libatkan Oknum DPRD Medan Berlanjut, Polisi Segera Panggil Terlapor




MEDAN | Elindonews.my.id


Penanganan kasus dugaan pengeroyokan dan penganiayaan yang melibatkan anggota DPRD Kota Medan berinisial AT bersama sejumlah anggota keluarganya masih terus berlanjut di Polrestabes Medan.


Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap pelapor yang juga korban serta sejumlah saksi guna mendalami peristiwa yang dilaporkan.


"Jadi perkaranya berlanjut dengan pemeriksaan korban dan saksi oleh tim penyidik," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon WhatsApp, Senin (22/6/2026).


Adrian menjelaskan, penyidik dalam waktu dekat juga akan memanggil AT untuk dimintai keterangan dan klarifikasi terkait laporan yang telah diterima polisi.


Menurutnya, setelah pemeriksaan terhadap terlapor selesai dilakukan, penyidik akan melaksanakan gelar perkara guna menentukan langkah hukum selanjutnya.


"Nah, setelah gelar perkara selesai, tahap berikutnya adalah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Jaksa Penuntut Umum di Kejaksaan Negeri Medan," ujarnya.


Sebelumnya, Robin Marojahan Silalahi melaporkan AT yang merupakan anggota DPRD Kota Medan bersama sejumlah anggota keluarganya atas dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan.


Laporan tersebut tercatat dengan nomor STTLP/B/2424/VI/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA pada tanggal 7 Juni 2026.


Dalam laporan itu disebutkan bahwa AT bersama sejumlah anggota keluarganya diduga melakukan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 466 UU Nomor 1 Tahun 2023.


Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Jalan Tapanuli, Kota Medan, pada Jumat (5/6/2026).


Kepada wartawan, Robin berharap mendapat perlindungan hukum dan keadilan atas kasus yang dialaminya.


Ia menilai dugaan tindakan kekerasan yang dilaporkan tersebut melibatkan seorang wakil rakyat yang seharusnya mengayomi dan melayani masyarakat.


Hingga berita ini ditulis, AT belum memberikan keterangan resmi terkait laporan yang dilayangkan terhadap dirinya.


Desak Badan Kehormatan (BK) DPRD dan NasDem Bertindak


Di sisi lain, Aliansi Masyarakat Tolak Pejabat Bermental Preman (ATOMAN) sebelumnya menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Kota Medan. Massa mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Medan segera memanggil dan memproses dugaan pelanggaran etik yang diduga dilakukan AT.


Dalam aksi tersebut, Koordinator Lapangan ATOMAN, Ari Saputra, menyampaikan tuntutan kepada Ketua BK DPRD Medan Lailatul Badri serta anggota BK Robi Barus dan Edi Saputra agar segera memanggil AT untuk memberikan klarifikasi.


Mereka juga meminta Partai NasDem mengambil langkah tegas terhadap kadernya apabila terbukti terlibat dalam peristiwa tersebut.


Menanggapi tuntutan itu, Lailatul Badri menyatakan pihaknya akan segera memanggil AT untuk dimintai penjelasan.


"Kami akan segera melakukan pemanggilan guna meminta klarifikasi terhadap AT. Dasar pemanggilan ini karena kami juga menerima surat laporan dari pihak yang diduga menjadi korban penganiayaan," kata Lailatul.


Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Kota Medan yang juga Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Medan, Afif Abdillah, mengatakan partainya juga akan memanggil AT untuk meminta penjelasan terkait laporan yang telah masuk ke Polrestabes Medan.


Afif menyatakan pihaknya menyayangkan apabila dugaan kekerasan tersebut benar terjadi dan terbukti dilakukan oleh kader Partai NasDem.


"Jika peristiwa itu benar terjadi dan terbukti, tentu sangat kami sesalkan," pungkasnya. (Roi)

Ratusan Warga Murung Raya Desak Pemda Segera Audit Kinerja BPD di Seluruh Desa



Puruk Cahu | Elindonews.my.id


Ratusan warga Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya mendesak Pemerintah Daerah untuk segera melakukan audit kinerja terhadap seluruh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang ada di desa-desa se-Kabupaten Murung Raya.


Desakan tersebut disampaikan warga kepada Kabiro Elindonews Murung Raya, menyusul banyaknya laporan masyarakat terkait lemahnya fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi yang dilakukan oleh BPD di tingkat desa.


Kami sebagai warga minta agar Pemda segera audit kinerja BPD. Karena ada BPD yang tidak pernah rapat, tidak tahu fungsi dan tugas pokoknya, bahkan ada yang diduga hanya menjadi 'stempel' kepala desa. Ini berbahaya bagi demokrasi di tingkat desa,” ungkap salah seorang warga yang belum mau disebut jatidirinya, Minggu,21 Juni 2026.


Menurutnya, BPD memiliki peran strategis sesuai UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. BPD berfungsi membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, serta melakukan pengawasan terhadap kinerja Kepala Desa.


“Faktanya di lapangan, banyak BPD yang vakum. Musyawarah Desa tidak jalan, APBDes disepakati tanpa pembahasan kritis, dan pengawasan terhadap penggunaan Dana Desa lemah. Kalau dibiarkan, potensi penyimpangan makin besar,” tegasnya.


*Tuntutan warga masyarakat kepada Pemda Murung Raya:*

1. *Audit Kinerja BPD*: Dinas PMD dan Inspektorat diminta turun langsung mengecek keaktifan BPD, mulai dari administrasi rapat, produk Perdes, hingga serapan aspirasi warga.

2. *Bimtek Ulang*: Berikan pembekalan dan bimbingan teknis kepada anggota BPD yang belum paham tupoksi.

3. *Evaluasi dan Sanksi*: Jika terbukti BPD tidak menjalankan fungsi sebagaimana mestinya, harus ada evaluasi bahkan PAW sesuai mekanisme.

4. *Buka Kanal Pengaduan*: Sediakan saluran khusus bagi warga untuk melaporkan BPD yang tidak bekerja.


“Kinerja BPD yang baik akan menciptakan pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel. Kami dari Elindonews akan terus mengawal isu ini sebagai fungsi kontrol sosial. Pemda harus bergerak cepat sebelum masyarakat kehilangan kepercayaan,” tutur warga.


Warga mengatakan pihaknya menyatakan siap menyerahkan data dan hasil investigasi lapangan kepada Pemda Murung Raya sebagai bahan audit dan evaluasi, dan agar Elindonews turut mengawal tuntutan ini.

Kerman Mura

Minggu, 21 Juni 2026

Pentas Seni Methodist 9: Kolaborasi Seni, Karakter, dan Prestasi Siswa

SD dan SMP Methodist 9 Gelar Pentas Seni. (Foto/dok).


‎Medan  |  Elindonews.my.id

Suasana penuh sukacita dan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan Pentas Seni yang diselenggarakan oleh SD dan SMP Methodist 9. Kegiatan yang dihadiri siswa, guru, orang tua, serta undangan tersebut menjadi ajang untuk menampilkan kreativitas, bakat, dan prestasi peserta didik sekaligus mempererat tali silaturahmi keluarga besar sekolah. Jumat, (19/06/2026).

‎

‎Acara diawali dengan ibadah yang berlangsung khidmat dan penuh penghayatan. Lantunan musik rohani mengiringi jalannya ibadah, menciptakan suasana yang hangat dan penuh rasa syukur. Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Desi Parwanto, S.Th, yang mengajak seluruh siswa untuk terus mengembangkan talenta yang telah diberikan Tuhan serta menggunakannya sebagai sarana untuk berkarya dan menjadi berkat bagi sesama.

‎

‎Ketua Panitia Pentas Seni, K. Situmeang, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi dukungan seluruh pihak, mulai dari yayasan, guru, orang tua, hingga para siswa yang telah bekerja keras mempersiapkan berbagai penampilan yang akan ditampilkan.

‎

‎“Pentas seni ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan kemampuan, membangun rasa percaya diri, serta mengembangkan kreativitas yang dimiliki,” ujarnya.

‎

‎Kepala Sekolah SD Methodist 9, R. Marpaung, S.Pd, mengatakan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik semata, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, mengembangkan bakat, serta menumbuhkan nilai-nilai positif dalam diri peserta didik.

‎

‎Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Methodist 9, Drs. J.S. Sitohang, menegaskan bahwa sekolah memiliki komitmen untuk terus memberikan ruang kepada siswa agar dapat berkembang secara optimal, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.

‎

‎“Melalui kegiatan seperti ini, siswa diajak untuk berani tampil, berkreasi, bekerja sama, dan menghargai setiap proses yang mereka jalani. Ini merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda yang unggul,” katanya.

‎

‎Sambutan juga disampaikan oleh perwakilan PKY, Drs. T. Tampubolon, yang memberikan apresiasi atas dedikasi para tenaga pendidik dalam membimbing siswa hingga mampu menunjukkan berbagai prestasi dan kemampuan terbaiknya.

‎

‎Salah satu orang tua murid, Ayub Sinaga, mengapresiasi SD dan SMP Methodist 9 atas terselenggaranya Pentas Seni yang dinilai mampu mengembangkan bakat, kreativitas, dan rasa percaya diri siswa.

‎

‎"Kegiatan ini sangat positif bagi perkembangan anak-anak. Kami berharap terus dilaksanakan," ujar Ayub Sinaga.

‎

‎Puncak acara diisi dengan berbagai penampilan seni yang memukau dari siswa-siswi SD dan SMP Methodist 9. Beragam tarian tradisional maupun kreasi modern ditampilkan dengan penuh semangat dan percaya diri, mengundang decak kagum serta tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.

‎

‎Tidak hanya menampilkan kreativitas seni, sekolah juga memberikan penghargaan kepada para siswa yang berhasil meraih prestasi akademik terbaik. Pengumuman ranking kelas dan pemberian hadiah kepada para peraih Ranking 1 menjadi momen yang paling dinantikan. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, disiplin, dan semangat belajar para siswa selama satu tahun ajaran.

‎

‎Kegiatan Pentas Seni ini menjadi bukti nyata komitmen SD dan SMP Methodist 9 dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang seimbang antara pengembangan intelektual, karakter, dan kreativitas. Diharapkan melalui kegiatan ini lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kreativitas yang tinggi, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (F_01)

PPNM Gelar Pembagian Rapor dan Penghargaan Siswa Berprestasi Secara Serentak, Perkuat Sinergi Sekolah dan Orang Tua

PPNM Gelar Pembagian Rapor Serentak di seluruh Seluruh Kompleks Sekolah. (Foto/dok).


Medan  |  Elindonews.my.id

‎Sekolah-sekolah di bawah naungan PPNM (Perkumpulan Perguruan Nasrani Medan) melaksanakan kegiatan pembagian rapor serentak sekaligus pemberian penghargaan kepada siswa-siswi yang meraih juara kelas I, II, dan III. Kegiatan diawali dengan ibadah singkat yang berlangsung khidmat, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para siswa berprestasi. Sabtu, (20/06/2026).

‎

‎Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus, kepala sekolah, guru, orang tua/wali murid, serta para siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

‎

‎Bendahara PPNM sekaligus Pembina Kompleks Sehati, Dra. Adelina Silaen, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa pembagian rapor bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan momen evaluasi hasil belajar selama satu tahun ajaran. Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi dalam mendidik siswa serta mengucapkan selamat kepada peserta didik berprestasi.

‎

‎Kepada siswa lainnya, ia berpesan agar terus berusaha karena setiap anak memiliki potensi untuk berhasil sesuai bakat masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, orang tua, dan siswa dalam mendukung keberhasilan pendidikan.

‎

‎Sementara itu, Kepala SD Nasrani 2, Lisbeth Erina Sibagariang, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian belajar sekaligus bentuk apresiasi atas kerja keras semua pihak. Ia mengucapkan terima kasih kepada guru atas dedikasi dalam mengajar serta kepada orang tua/wali murid atas dukungan yang diberikan.

‎

‎Ia juga memberikan selamat kepada siswa berprestasi serta memotivasi siswa lainnya agar tidak berkecil hati, karena setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang.

‎

‎Drs. Chandra Silalahi, M.Si, yang berada di Kompleks Turi, turut menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah, orang tua, dan peserta didik.

‎

‎Dengan mengusung motto “Smart and Good Morality”, PPNM berkomitmen memberikan pendidikan terbaik, baik dalam aspek akademik maupun pembentukan karakter. Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung proses pendidikan anak di rumah, termasuk pengawasan dan pemberian motivasi.

‎

‎Selain itu, ia mengingatkan agar setiap anak tidak dibandingkan satu sama lain, melainkan didorong untuk berkembang sesuai potensi masing-masing. 

‎

‎Selain itu, ia menambahkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh sekolah PPNM, yakni Kompleks Nasrani 1 di Jalan S. Parman yang dipimpin oleh Sekretaris Ir. TM Napitupulu, Kompleks Nasrani 2 di Jalan Sehati dipimpin oleh Dra. Adelina Silaen, M.Pd, Kompleks Nasrani 3 di Jalan Turi saya sendiri, serta Kompleks Nasrani 4 di Jalan Pengayoman dipimpin oleh Edward Silaen,ST, selaku seksi pembangunan dan aset. Setiap kompleks melaksanakan kegiatan pembagian rapor dan apresiasi siswa secara tertib dan khidmat sesuai dengan jadwal masing-masing.

‎

‎Di akhir sambutannya, ia berharap kegiatan ini dapat mempererat komunikasi antara sekolah dan orang tua sebagai mitra pendidikan demi mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

‎Syalom.

‎

‎Salah seorang siswa SMA Nasrani, Michael, mengaku sangat senang dan bangga bersekolah di Perguruan Nasrani Medan. Menurutnya, penghargaan yang diterimanya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi di masa mendatang. “Saya sangat senang bersekolah di Nasrani. Saya juga merasa bangga ketika menerima penghargaan dan dipanggil ke depan di hadapan orang tua saya. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk belajar lebih giat lagi,” ungkap Michael.

‎

‎Apresiasi juga disampaikan oleh salah seorang orang tua murid dan juga alumni Nasrani Medan, Reymond Siburian. Ia menilai berbagai program dan terobosan yang dilakukan Ketua PPNM, Drs. Chandra Silalahi, M.Si, telah memberikan manfaat nyata bagi perkembangan peserta didik di Perguruan Nasrani Medan.

‎

‎“Saya sangat mengapresiasi kepemimpinan Bapak Drs. Chandra Silalahi, M.Si, selaku Ketua PPNM. Banyak terobosan yang telah dilakukan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh para orang tua maupun siswa. Karena itu, saya mengajak para orang tua yang memiliki anak usia TK, SD, SMP, hingga SMA agar tidak ragu menyekolahkan putra-putrinya di Nasrani Medan. Selain mendapatkan pendidikan akademik yang baik, anak-anak juga dibentuk dalam karakter, etika, dan moral yang sangat penting untuk masa depan mereka,” ujar Reymond. (F_01)

GKPI JK Sentosa Rayakan HUT ke-61 dengan Penuh Syukur dan Sukacita ‎

Pdt. Hotma Panggabean bersama jemaat GKPI Sentosa saat merayakan Hut Ke-61 Gereja GKPI JK Sentosa. (Foto/dok).


‎Medan  |  Elindonews.my.id

Jemaat GKPI JK Sentosa menggelar acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 gereja dengan penuh khidmat dan sukacita. Kegiatan yang dihadiri jemaat dari berbagai kalangan ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan, menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan serta meningkatkan keimanan kepada Tuhan. Sabtu, (20/06/2026).

‎

‎Acara diawali dengan ibadah yang diiringi lantunan musik pujian dan penyembahan yang membawa jemaat masuk dalam suasana penuh penghayatan. Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Hotma R.R.H Panggabean, S.Th. yang mengambil nats dari Habakuk 2:1-5. Dalam khotbahnya, beliau mengajak seluruh jemaat untuk tetap teguh dalam iman, sabar menantikan pertolongan Tuhan, serta terus hidup dalam kebenaran di tengah berbagai tantangan kehidupan.

‎

‎Pdt. Hotma. Panggabean, S.Th. dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas penyertaan Tuhan kepada GKPI JK Sentosa yang telah memasuki usia ke-61 tahun.

‎

‎"Hari ini merupakan anugerah yang luar biasa bagi kita semua. Selama 61 tahun, Tuhan telah memimpin, memelihara, dan memberkati GKPI JK Sentosa dalam setiap perjalanan pelayanannya. Karena itu, marilah kita senantiasa mengucap syukur dan tetap setia dalam iman kepada Tuhan," ujarnya.

‎

‎Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga persatuan, mempererat kasih persaudaraan, dan meningkatkan semangat pelayanan di tengah kehidupan bergereja maupun bermasyarakat.

‎

‎"Usia ke-61 tahun bukan hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga saat untuk melakukan refleksi diri. Mari kita terus bertumbuh dalam iman, hidup dalam kasih, dan menjadi terang bagi sesama. Dengan kebersamaan dan pertolongan Tuhan, saya percaya GKPI JK Sentosa akan semakin maju dan menjadi berkat bagi banyak orang," kata Pdt. Hotma. Panggabean.

‎

‎Menutup sambutannya, ia berharap seluruh jemaat tetap mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan serta terus mendukung berbagai program pelayanan gereja demi kemuliaan nama Tuhan.

‎

‎Pada kesempatan tersebut, Ny. Panggabean br. Sitohang menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan yang terus dirasakan oleh jemaat selama 61 tahun perjalanan GKPI JK Sentosa.

‎"Kiranya iman kita semakin kuat, semakin teguh, dan semakin bertambah sukacita. Terima kasih kepada seluruh jemaat yang terus setia melayani dan mendukung pertumbuhan gereja," ujarnya.

‎

‎Sementara itu, Pnt. E. Pasaribu mengajak seluruh jemaat untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

‎

‎"Kiranya kita semakin dekat dengan Tuhan dan terus berbagi kasih kepada sesama sebagai wujud nyata pelayanan Kristen," katanya.

‎

‎Hal senada disampaikan Ny. Matondang br. Tobing yang berharap sukacita HUT ke-61 GKPI JK Sentosa menjadi berkat bagi seluruh jemaat.

‎

‎"Semoga sukacita ini terus bertambah dan kasih Tuhan senantiasa menyertai kita semua dalam setiap langkah kehidupan," ungkapnya.

‎

‎Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan perayaan ulang tahun dan pemotongan kue sebagai simbol rasa syukur. Pemberian kue ulang tahun dilakukan kepada para penatua, jemaat yang berulang tahun pada bulan Juni, serta sejumlah jemaat lainnya sebagai bentuk kebersamaan dan perhatian gereja terhadap seluruh anggota jemaat.

‎

‎Suasana semakin meriah dengan penampilan persembahan tor-tor dari Seksi Perempuan GKPI JK Sentosa yang mendapat sambutan hangat dari seluruh jemaat yang hadir.

‎

‎Acara syukuran HUT ke-61 GKPI JK Sentosa ditutup dengan makan bersama yang berlangsung penuh keakraban. Melalui perayaan ini, diharapkan seluruh jemaat semakin bertumbuh dalam iman, kasih, dan pelayanan, serta terus menjadi terang dan berkat bagi masyarakat di sekitarnya. (F_01)

‎

Pimwil Bulog Sumut Tinjau Hari Terakhir Pengangkutan Bantuan Pangan untuk Warga Kota Medan



Medan  |  Elindonews.my.id

Pemimpin Wilayah (Pimwil) Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, melakukan peninjauan langsung terhadap proses pengangkutan bantuan pangan pemerintah di Gudang Bulog Jalan Mustafa, Medan, Sabtu (20/6).


Dalam kegiatan tersebut, Budi Cahyanto didampingi oleh Pimpinan Cabang (Pinca) Bulog Medan Lutfilah Barus, Manager Operasional (Opp) Bulog Sumut Husni, serta Kepala Gudang Bulog Mustafa Putra Siregar.


Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses distribusi bantuan pangan berjalan lancar, tepat jumlah, dan tepat sasaran kepada masyarakat penerima manfaat.


Hari ini merupakan pengangkutan terakhir bantuan pangan yang sebelumnya telah didistribusikan secara bertahap ke 21 kecamatan se-Kota Medan.


Pada pengiriman terakhir ini, bantuan pangan diberangkatkan menuju tiga kecamatan, yakni Medan Polonia, Medan Perjuangan, dan Medan Barat, sebagai penutup rangkaian distribusi bantuan pangan pemerintah di wilayah Kota Medan.


Budi Cahyanto menyampaikan bahwa Bulog sebagai pelaksana penyaluran bantuan pangan memiliki tanggung jawab memastikan komoditas bantuan sampai kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan pemerintah.


“Bulog bertugas menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng. Setiap keluarga penerima manfaat memperoleh bantuan sebanyak satu karung beras seberat 10 kilogram dan minyak goreng sebanyak 2 liter,” ujarnya saat meninjau kegiatan pengangkutan.


Ia menambahkan, keberhasilan penyaluran bantuan hingga menjangkau seluruh kecamatan di Kota Medan menjadi wujud komitmen Bulog dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan dan membantu meringankan kebutuhan masyarakat.


Proses pengangkutan dari Gudang Bulog Jalan Mustafa berlangsung tertib dengan pengawasan petugas, sehingga bantuan yang dikirim dapat diterima masyarakat dalam kondisi baik, tepat waktu, dan sesuai data penerima manfaat. (F_01/r)

Sabtu, 20 Juni 2026

Robin Silalahi Korban Pengeroyokan Oknum Anggota DPRD Medan Berharap, AT dan Keluarganya Segera Ditangkap



MEDAN | Elindonews.my.id


Robin Silalahi korban pengeroyokan Oknum anggota DPRD Kota Medan inisial AT bersama istri dan anaknya, minta polisi segera mrnangkap dan ptoses hukum. AT kompak melakukan pengeroyokan terhadap warga satu lingkungannya yakni Robin Marojahan Silalahi (52). Insiden brutal itu terjadi di Jalan Tapanuli, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat pada Jumat lalu (5/6/2026) sekira pukul 10.00 Wib.


Atas peristiwa pengeroyokan itu, korban mengaku alami trauma mendalam dan saat ini kondisinya masih dalam pemulihan.


"AT beserta istri dan anaknya mengeroyok saya dan memaki-maki. Istrinya mencakar wajah saya hingga berbekas. Untuk kondisi saya saat ini sudah mulai membaik (pemulihan)," ungkap Robin pada wartawan, Jumat (19/6/2026).


Robin menilai perbuatan brutal yang dilakukan AT terhadap dirinya melebihi mental preman dan sangat arogan kepada masyarakat.


"Perbuatan AT ini tidak mencerminkan sebagai pejabat ataupun anggota dewan (wakil rakyat) melainkan mental preman yang arogan kepada masyarakat," sebutnya.


"Memang di lingkungan kami, beliau (AT) terkenal sangat arogan kepada warga," lanjutnya.


Lebih lanjut, Robin menegaskan bahwa pemberitaan di beberapa media online menyatakan pihaknya sudah berdamai dengan terlapor AT tidaklah benar (pembohongan).


"Semua yang diungkapkan AT kepada media yang menyatakan saya sudah berdamai dengan mereka tidak benar alias pembohongan. Sampai detik ini AT belum ada menemui saya ataupun minta maaf atas peristiwa tersebut. Sekali lagi saya tegaskan pernyataan AT sudah berdamai itu tidak ada, semua itu bohong," tegasnya.


Ia berharap pihak kepolisian Polrestabes Medan segera mengungkap kasus ini secara transparan dan menangkap terlapor.


"Harapan saya terlapor yang merupakan satu keluarga segera ditangkap dan di proses secara hukum. Tolong saya pak Kapolrestabes Medan, Kasat Reskrim tangkap AT beserta istri dan anaknya, berikan saya keadilan hukum yang pasti pak," harapnya mengakhiri.


Terpisah, AT ketika dihubungi awak media via seluler terkait dilaporkan di Polrestabes Medan atas dugaan kasus tindak pidana pengeroyokan terhadap seorang warga, mengatakan akan melakukan perdamaian dengan korban.


"Kita sudah mau berdamai, nanti saya akan konferensi pers," jawab AT singkat.


Berita sebelumnya

Citra wakil rakyat kembali tercoreng. Seorang oknum anggota Dewan berinisial AT bersama istri dan anaknya, dilaporkan ke Polrestabes Medan. Satu keluarga ini diduga kompak melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap tetangga mereka sendiri, Robin Marojahan Silalahi.


​Insiden memilukan tersebut terjadi di Jalan Karya Rakyat, Gang Tapanuli, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, pada Jumat (5/6/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Ironisnya, permasalahan ini dipicu masalah Sepele di Jalan.


Atas peristiwa tersebut, korban pun menempuh jalur hukum dengan membuat laporan polisi yang tertuang di nomor : LP/B/2424/VI/2026/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.


​Menurut penuturan Robin, aksi brutal oknum wakil rakyat tersebut dipicu oleh hal sepele yang terjadi di jalanan saat dirinya hendak pulang ke rumah menggunakan mobil.


​"Waktu mau belok di tikungan, mobil saya berpapasan dengan dia yang lagi jalan kaki. Karena ada mobil lain di sebelah kanan, saya agak menepi ke kiri. Kebetulan di situ ada gundukan polisi tidur, jadi mobil saya agak tergas sedikit. Rupanya dia tersinggung dan sensi," ungkap Robin, Selasa (9/6/2026).


​Tak terima, oknum anggota Dewan tersebut langsung mengejar mobil Robin dan menggedor kaca jendela. Merasa ada yang tidak beres, Robin menghentikan mobilnya di depan rumah pelaku untuk meminta penjelasan. Namun, respons yang didapat justru makian dan kekerasan fisik. Oknum Dewan tersebut langsung memukul Robin sembari melontarkan kata-kata kotor. Tak lama berselang, anak pelaku datang dan ikut melayangkan pukulan secara membabi buta.


​"Saya terjepit di dalam mobil. Akhirnya saya putuskan untuk langsung membawa mobil masuk ke rumah," cerita Robin.


​Bukannya mereda, aksi arogan keluarga ini justru berlanjut. Istri oknum Dewan tersebut bersama anaknya mendatangi rumah korban.

​

"Sampai di dalam rumah, saya masih diserang. Istrinya bahkan mencakar saya. Mereka satu keluarga kompak mengeroyok saya," tambahnya lagi.


Akibat kejadian itu, Robin mengaku mengalami trauma dan luka fisik di bagian kepala serta badan.


​"Saya menuntut keadilan. Seharusnya jadi teladan, bukan Arogan, karena dia sebagai anggota dewan supaya jangan suka-sukanya ke depan sebagai wakil rakyat. Seharusnya dia mencari contoh dan menjadi teladan di tengah-tengah masyarakat, bukan menjadi membuat citra buruk," harapnya. 


​Merasa dipermalukan di depan warga sekampung, Robin akhirnya resmi menyeret oknum anggota Dewan beserta anak dan istrinya ke jalur hukum dengan melaporkan tiga orang tersebut ke Polrestabes Medan.


​"Harga diri saya sudah terinjak-injak, satu kampung ini tahu. Saya sangat malu. Saya menuntut keadilan agar tindakan arogan seperti ini diproses hukum," pungkasnya 

=roi=