Jumat, 31 Januari 2025

SBNI Murung Raya Kawal Hak Buruh, Desak Disnakertrans Tindak Tegas Perusahaan Nakal



Murung Raya | Elindonews.my.id


Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Nasional Indonesia (SBNI) Kabupaten Murung Raya terus berkomitmen dalam memperjuangkan hak-hak pekerja. Kali ini, mereka mendampingi karyawan PT Putra Anugerah Berjaya (PAB), audiensi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Murung Raya untuk membahas permasalahan ketenagakerjaan yang dihadapi.


Ketua DPC SBNI Murung Raya, Sukerman, yang akrab disapa Bang Kerman, menegaskan pentingnya tindakan tegas terhadap perusahaan yang mengabaikan hak-hak pekerja. "Masih banyak perusahaan yang membayar upah tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Bahkan, sering terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) yang tidak prosedural," ujarnya.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Industrial Disnakertrans Murung Raya, Rolli Ismanto, menyambut baik peran SBNI dalam memperjuangkan hak pekerja. Ia berharap adanya kemitraan antara Disnakertrans dan SBNI untuk menjembatani permasalahan antara pekerja dan perusahaan. 


"Kami ingin semua permasalahan diselesaikan sesuai aturan yang berlaku, sehingga tidak ada proses yang berlarut-larut, mengingat banyaknya kasus yang kami tangani," tegasnya.


Dengan adanya sinergi antara Disnakertrans dan SBNI, diharapkan persoalan ketenagakerjaan di Murung Raya dapat ditangani lebih efektif dan hak-hak pekerja semakin terlindungi.

(Suker)

Bupati Samosir Resmikan Gedung Puskesmas Baru



Samosir | Elindonews.my.id


Sebagai upaya peningkatan layanan akses dan peningkatan kualitas kesehatan bagi masyarakat, Pemkab Samosir mengupayakan pembangunan gedung puskesmas baru dan sudah selesai. Bupati Samosir Vandiko T. Gultom meresmikan secara langsung Gedung Baru Puskesmas Buhit di Desa Pardomuan 1, Kecamatan Pangururan, 31/01/2025. 


Setelah ibadah singkat, peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti dan pengguntingan pita. Turut hadir Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon, Anggota DPRD Marco C. Simbolon, Kasat Binmas Polres Samosir, Sekdakab Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kasi Intel Kajari Samosir Richard N. Simaremare, Kadis Kesehatan Dina Hutapea, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Kadis PUTR Rudimanto Limbong, Kadis PM PTSP Pilipi Simarmata, Direktur RSUD Hadrianus Sinaga Iwan H. Sihaloho dan beberapa pimpinan OPD lainnya. 


Pembangunan Gedung Baru Puskesmas Buhit merupakan hasil sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Samosir dengan  Kementerian Kesehatan RI dengan pagu anggaran DAK (Dana Alokasi Khusus) untuk pembangunan Gedung Baru Puskesmas sebesar Rp 8,2 miliar. 


Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengatakan pembangunan gedung baru guna menunjang pelayanan Puskesmas Buhit Pangururan. Dijelaskan Vandiko, awalnya pembangunan gedung baru puskemas tidak terbayangkan,  betul-betul berangkat dari nol, namun berkat kegigihan dan sinergitas yang terjalin baik dengan Kementerian Kesehatan RI hingga akhirnya bisa terbangun. 


"Ini menjadi puskesmas yang terindah di Samosir. Saya harap  bangunan baru ini berbanding lurus dengan keindahan pelayanan nantinya. Segera dioperasikan dibarengi dengan pelayanan yang ramah, prima kepada masyarakat, kita manfaatkan sebaik mungkin," kata Vandiko 


Lebih lanjut disampaikan, dengan UHC, kesehatan masyarakat sudah terjamin maka perlu peningkatan pelayanan dan Pemkab Samosir banyak mendapat perhatian dari pemerintah pusat.  Menurutnya, akan lebih baik jika Gedung baru puskesmas tersebut diusulkan menjadi unit tersendiri karena melihat  beban puskesmas buhit sudah diluar kapasitas. 


Langkah yang ditempuh Dinas Kesehatan ditekankan menjadi contoh bagi OPD lainnya, untuk lebih bersemangat mencari dana dari pusat maupun provinsi untuk pembangunan. "Harapan saya gedung baru puskesmas ini bisa menjadi unit tersendiri dan semoga dengan pembangunan gedung baru ini dapat meningkatkan pelayanan kesehatan serta meningkatkan roda perekonomian di Desa Pardomuan I," ucap Vandiko. 


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samosir mengapresiasi serta menyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga besar Pomparan Op. Raja Hinoma Naibaho Siagian  yang sudah berbesar hati menyerahkan lahan . Kepedulian Pomparan Op. Raja Hinoma Naibaho Siagian mendukung  pembangunan, kata Vandiko layak untuk dicontoh masyarakat di Kabupaten Samosir, sehingga berbagai pembangunan yang direncanakan pemerintah bisa terwujud. 


Mendukung pengoperasian gedung puskesmas baru, Vandiko menyampaikan  perbaikan jalan akan menjadi konsen utama dan ia berharap kerjasama dengan DPRD Kabupaten Samosir. Untuk itu, Vandiko berharap kerelaan pemilik lahan untuk kembali membebaskan lahan untuk memperluas akses jalan. 


"Masyarakat jangan merasa rugi memberi lahan untuk pembangunan. Sementara setelah ada bangunan harga tanah akan naik. Ini harapan saya kepada masyarakat. Bangunan ini kiranya menjadi motivasi kepada masyarakat Samosir, pemerintah membangun dan didukung pembebasan lahan sehingga keinginan akan pembangunan dapat tercapai," ungkap Vandiko


Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasib Simbolon, mengapresiasi pembangunan gedung baru puskesmas dalam pengembangan layanan kesehatan. Menurutnya pembangunan sarana prasarana layanan kesehatan diseluruh wilayah Samosir harus ditingkatkan, baik polindes, poskesdes dan puskemas. Dalam pengoperasian puskesmas, Nasip meminta agar mengandalkan SDM yang berkualitas.


"Terima kasih kepada Bupati Samosir  yang sudah melobi pemerintah atasan sehingga pembangunan puskesmas ini dapat terwujud. Ini menjadi atensi kita bagaimana mengambil dana dari pusat dan provinsi. Kalau hanya APBD, kebutuhan kita tidak mungkin tercukupi perlu ada lobi ke pemerintah pusat," terang Nasib


Diakuinya, banyak pembangunan terkendala akibat pembebasan lahan, untuk itu Nasib mengucapkan terima kasih kepada Pomparan Op. Raja Hinoma Naibaho Siagian atas kesediaan memberikan lahan.  


Sementara itu, Kadis Kesehatan Dina Hutapea menjelaskan pembangunan pengembangan puskesmas buhit untuk peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat khususnya di Kecamatan Pangururan, mengingat  wilayah yang luas, 174 km persegi dan jumlah penduduk yang cukup padat mencapai 35.000 jiwa lebih. "Rata-rata pasien 100-150 pasien di Puskesmas Buhit yang lama, pengembangan ini guna mencegah menurunnya pelayanan kesehatan mengingat kondisi bangunan dan lahan yang tidak memadai," kata Dina 


Dengan selesainya pembangunan Puskesmas, Dina menambahkan pihaknya akan langsung mengoperasikan dan mengadakan sosialisasi kepada penduduk sekitar sesuai dengan cakupan wilayah. Maka ia meminta perlunya perhatian khusus untuk penanganan  listrik dan jalan menuju puskesmas.  "Perlu perhatian listrik dan perbaikan jalan untuk memaksimalkan fungsi puskemas ini dan semoga kehadiran puskesmas membawa perubahan dan manfaat besar bagi kesehatan masyarakat," tutup Dina Hutapea 


Sebagai bukti dukungan penuh dan keikhlasan pembebasan lahan, Pomparan Op. Raja Hinoma Naibaho Siagian memberikan sertifikat tanah puskesmas baru secara langsung kepada Bupati Samosir.  Mewakili Pomparan, A. Rikki Naibaho berharap agar bangunan puskesmas dapat dipergunakan dengan baik. "Keluarga Pomparan Op. Raja Hinoma Naibaho Siagian memberikan lahan sebagai hibah, kami iklas, kiranya dapat dipergunakan dengan baik untuk melayani masyarakat," kata A. Rikki Naibaho.

( SL Bendra WS )

Inovasi Ini Bikin Putra Bojonegoro Jadi Hero


Dokumentasi: Ilustrasi Panel Surya dengan teknologi Perovskite yang lebih ramah lingkungan (Sumber Freepik)


Bojonegoro | Elindonews.my.id


Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur kini memiliki potensi besar untuk pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) berbasis sinar surya, dengan rata-rata intensitas cahaya 4,8 kWh/m² per hari dan luas wilayah 2.307 km². 


Selain mendukung target nasional bauran EBT 17-19% pada 2025, pengembangan ini dapat memberikan akses energi bersih yang terjangkau, terutama di wilayah terpencil. Namun produksi sel surya masih melibatkan bahan kimia berbahaya seperti silicon tetrachloride dan timbal, yang berisiko mencemari lingkungan.


Alumni Teknik Kimia Universitas Pertamina (UPER) adalah salah satu putra daerah Bojonegoro, Muhammad Mustofa Bisri, memiliki visi memanfaatkan potensi energi surya di kampung halamannya. 


Melalui teknologi Perovskit Halida, ia menggunakan gamma-valerolactone (GVL) sebagai pelarut ramah lingkungan dari biomassa, seperti limbah tebu dan singkong. Inovasi tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi panel surya sekaligus mengurangi biaya dan dampak lingkungan teknologi konvensional.


“Dari berbagai jenis pengembangan energi terbarukan, energi surya merupakan energi yang paling mudah diaplikasikan terutama untuk sektor rumah tangga. Sayangnya ukuran panel surya cukup besar juga harganya yang mahal, menjadi alasan orang ragu untuk mengadopsinya. Melalui teknologi Perovskit Halida, pembuatan panel surya jadi lebih terjangkau dan ramah lingkungan,” tutur Bisri.


Perovskit Halida adalah teknologi panel surya berbentuk lembaran tipis yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan. Teknologi ini juga lebih ramah lingkungan dibandingkan panel surya konvensional.


Dalam produksinya, Perovskit Halida menggunakan gamma-valerolakton (GVL) sebagai pelarut, yang berasal dari bahan alami seperti asam levulinat dan isopropil alkohol. Asam levulinat dibuat dari limbah tumbuhan, seperti batang tebu, singkong, hingga limbah tahu. Sementara isopropil alkohol adalah cairan alkohol senyawa organik, Jumat (31/1/2025) 


“Di wilayah saya, pengembangan energi surya sudah mulai diterapkan, terutama di perkantoran.  Harapan saya, dengan inovasi pembuatan panel surya yang lebih terjangkau, efisien, juga ramah lingkungan, pemanfaatan energi bersih akan semakin meningkat,” tambah Bisri.


Dengan dukungan dosen Teknik Kimia Universitas Pertamina (UPER), Gede W.P. Adhyaksa, Ph.D., dan Ika D. Widharyanti, Bisri berhasil mengembangkan penelitian berbasis simulasi menggunakan perangkat lunak ASPEN Plus.


Penelitian menunjukkan Perovskite Halida mampu menangkap energi cahaya dengan stabil, mencapai efisiensi konversi daya 26%, setara dengan monokristalin silikon. Temuan inovatif ini bahkan berhasil dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi Energy Technology, yang terindeks Scopus, menegaskan kontribusi pengembangan energi yang bersih.


Sebagai kampus yang berorientasi pada bisnis dan energi serta tumbuh di lingkungan industri, rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir MS., IPU., mengapresiasi hasil penelitian kolaborasi antara mahasiswa dan dosen. 


“UPER secara konsisten mendukung pengembangan energi bersih sebagai bagian dari komitmen terhadap inovasi berkelanjutan dan solusi atas tantangan global. Dukungan ini diwujudkan melalui berbagai penelitian berkualitas tinggi yang melibatkan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa, sebagai bukti nyata peran UPER dalam kontribusi signifikan bagi perkembangan ilmu pengetahuan. 


Kami juga bangga bahwa UPER berhasil meraih penghargaan Anugerah Diktiristek 2024 sebagai Institusi Klaster Madya dengan Skor Publikasi Ilmiah Tertinggi sepanjang 2023 dan 2024, yang menegaskan posisi kami sebagai institusi unggul dalam riset dan inovasi,” tutup Prof. Wawan.

 (JBR/15)

Pemprov Sumut Dukung Pelatihan Fundamental Perkoperasian KPI



Medan | Elindonews.my.id


Di tengah semangat dalam membangun koperasi yang kuat serta berkelanjutan, Koperasi Jasa Keluarga Pers Indonesia (KPI) mendapatkan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui Kepala Dinas Koperasi UKM Sumut, Naslindo Sirait. Dukungan ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi komitmen nyata untuk mendorong KPI tumbuh dan berkembang.


Hal itu ditegaskan Naslindo Sirait saat menerima audiensi Ketua KPI Devis Abuimau Karmoy bersama Kepala Divisi Komunikasi dan Informasi KPI Yoseph Pencawan, di ruang kerjanya. 


Pada kesempatan itu, Naslindo tidak hanya menyatakan dukungan, tetapi juga bersedia menjadi pemateri dalam pelatihan Fundamental Perkoperasian yang akan digelar pada 5 Februari 2025 di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Dinas Koperasi dan UKM Sumut di Kompleks PRSU, Medan.


"Naslindo yang akan membawakan materi tentang Fundamental Koperasi, yang tentu sangat penting bagi koperasi kita yang masih merintis," ujar Devis, Jumat (31/1/2025) 


Baginya, dukungan ini adalah angin segar yang memberi harapan besar bagi koperasi dan seluruh anggotanya. Sebagai koperasi yang baru dan akan menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) pertamanya pada Maret 2025, KPI menyadari pentingnya pengetahuan bagi pengurus, pengawas, serta anggota.


Pelatihan ini bukan sekadar agenda formal, tetapi kesempatan berharga untuk membangun koperasi yang sehat dan profesional.


"Kami berharap pelatihan ini bisa menjadi jembatan untuk berbagi ilmu dan keterampilan, baik bagi pengurus, pengawas, anggota, maupun calon anggota yang ingin bergabung," sambung Devis.


Tak hanya dari Dinas Koperasi UKM Sumut, pelatihan ini juga akan diisi oleh Tim Pejabat Fungsional Pengawas Koperasi dari Dinas Koperasi UKM dan Perindag Kota Medan. Mereka akan membawakan materi tentang tata kelola, manajemen risiko, kinerja keuangan dan permodalan koperasi.


Begitu juga topik-topik lain yang sangat relevan bagi koperasi yang ingin berkembang. Menariknya, pelatihan ini juga terbuka untuk komunitas pers dan wartawan di Sumut. 


"Kami ingin memberikan pemahaman lebih dalam tentang koperasi kepada rekan-rekan pers, karena koperasi milik bersama dan keberhasilannya juga bergantung pada pemahaman yang baik dari para anggotanya," imbuhnya.

 (JBR/15)

Pewarta Polrestabes Medan Rutin Gelar Jumat Barokah



MEDAN | Elindonews.my.id


Persatuan wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan menggelar Jumat Barokah di Sekretariat Jalan Bromo Lorong Langgar, Kecamatan Medan Area, Jumat (31/1/2025).


Jumat barokah yang rutin digelar setiap Jumat ini bersama pengurus dan anggota Pewarta Polrestabes Medan.


Dalam kegiatan itu, Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH memberikan Sembako berupa beras kepada pengurus dan anggota yang hadir di sekretariat.


Dalam pertemuan itu juga pengurus dan anggota yang hadir berdiskusi dengan Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH  untuk kemajuan paguyuban ini.


Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH menyampaikan, dirinya belum bisa aktif bekerja bersama anggota karena masih dalam pemulihan.


Namun dirinya mengaku tetap memantau kemajuan Pewarta Polrestabes Medan ini. "Doakan saya cepat sembuh, agar bisa aktif kembali  memimpin paguyuban Pewarta Polrestabes Medan, sehingga makin maju ke depannya", pungkas pria berjiwa sosial ini.


Dia juga mengungkapkan, bahwa melalui kegiatan seperti inilah bisa berkumpul dengan pengurus dan anggota. "Saya berharap tetap jalin silaturahmi, agar Pewarta Polrestabes Medan tetap eksis di tengah-tengah masyarakat", ujar Chairum Lubis,SH.


Para pengurus dan anggota yang hadir mengatakan, selalu mendoakan Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis,SH cepat sembuh sehingga bisa memimpin kembali paguyuban ini. "Karena selama ini kami  menilai seperti kehilangan induk", ucap Iwan Susilo. 

(Roi)

Wisuda Purna Bhakti Kabag Ren Polres Samosir Berlangsung Hikmat



Samosir | Elindonews.my.id


Suasana haru dan penuh penghormatan menyelimuti Lapangan Mako Polres Samosir pada Jumat (31/01/2025) pagi. Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung Upacara Pelepasan Wisuda Purna Bhakti Kabag Ren Polres Samosir, AKBP Kristian Sianturi, S.Sos., M.H. Acara ini dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Samosir, Kapolsek jajaran, Personel Polres Samosir, Personel Polsek jajaran, Bhayangkari Cabang Samosir, PNS serta PHL Polres Samosir.


Dalam upacara tersebut, AKBP Kristian Sianturi resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai anggota Polri setelah mengabdi selama 58 tahun, termasuk 2 tahun 2 bulan 8 hari di Polres Samosir. Purna tugas ini berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumut Nomor: KEP/768/XII/2024 tanggal 27 Desember 2024 dan Surat Telegram Kapolres Samosir Nomor: ST/05/I/KEP./2025 tanggal 28 Januari 2025.


Dalam amanatnya, Kapolres Samosir menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian AKBP Kristian Sianturi selama bertugas di Kepolisian Republik Indonesia, khususnya di Polres Samosir.


"Acara pelepasan ini adalah bentuk apresiasi Polri bagi anggota yang memasuki masa pensiun. Masa Purna Bhakti bukan akhir dari pengabdian seorang Bhayangkara, melainkan awal dari pengabdian dalam bentuk lain di tengah masyarakat. Saya berharap hubungan para Purnawirawan dengan personel Polri tetap terjalin erat. Selamat atas wisuda Purna Bhakti ini, semoga kesuksesan selalu menyertai dalam setiap langkah ke depan," ujar AKBP Yogie Hardiman.


Sementara itu, AKBP Kristian Sianturi dalam kesan dan pesannya mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh personel Polres Samosir atas dukungan selama bertugas. "Saya bersyukur selama bertugas di Polres Samosir, tidak ada personel yang terkena kasus ataupun dipecat. Saya berharap seluruh personel tetap solid, semangat, dan terus menjaga disiplin dalam bertugas," tuturnya.


Setelah upacara resmi, rangkaian acara dilanjutkan dengan syukuran, pemberian cenderamata dari Kapolres Samosir dan jajaran, serta prosesi Gerbang Pora sebagai bentuk penghormatan terakhir. Momen haru semakin terasa saat AKBP Kristian Sianturi menerima pengalungan bunga sebelum meninggalkan Polres Samosir dengan kendaraan pribadinya.


Upacara pelepasan yang berlangsung hingga pukul 09.40 WIB ini menjadi simbol penghormatan bagi seorang Bhayangkara yang telah mengabdikan hidupnya demi institusi Polri dan Masyarakat serta Wisatawan terkhusus di Kabupaten Samosir.

( Nanang S ).


Nurmalia Apresiasi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan Yang Respon Cepat Proses Laporannya



MEDAN | Elindonews.my.id


Nurmalia mengapresiasi respon cepat  kepemimpinan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan SIK, SH terkait laporannya di SPKT Polrestabes Medan mengenai Penganiayaan yang dialaminya dan juga anaknya.


"Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan SIK, SH yang merespon dan menanggapi laporan saya di Polrestabes Medan," ucap Nurmalia sambil memeluk Kapolrestabes Medan, Jumat (31/1/2025) tengah malam.


Tak hanya itu, kata Nurmalia Kapolrestabes Medan juga prihatin dan mengucapkan turut berdukacita atas meninggalnya anaknya atas peristiwa penganiayaan tersebut.


"Saya sangat senang atas jiwa sosial tinggi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan yang turut berduka atas meninggal dunia anak saya", imbuhnya.


Dalam hal ini, lanjut Nurmalia Kapolrestabes Medan juga berpesan akan memproses semaksimal mungkin aduan tersebut. Guna mendapatkan keadilan dalam peristiwa meninggalnya anaknya yang diduga atas penganiayaan tersebut.


"Bapak Kapolrestabes Medan berpesan kepada kami akan memproses aduan itu dengan semaksimal mungkin", sebut Nurmalia.


Atas keprihatinan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan SIK, SH terhadap keluarga Nurmalia, ia mengucapkan terimakasih tak terhingga.


"Terimakasih banyak buat bapak Kapolrestabes Medan, semoga bapak sehat selalu, diberikan umur yang panjang dan sukses selalu dalam karirnya sebagai pengayom, pelindung dan melayani masyarakat. Begitu juga buat keluarga bapak Kapolrestabes Medan saya mendoakan semoga sehat selalu dan panjang umur, amin", pinta Nurmalia dalam doanya. 

(Roi)

Sidak SPKT Tengah Malam, Kapolrestabes Medan Pastikan Pelayanan Maksimal



MEDAN | Elindonews.my.id


Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polrestabes Medan, Jumat (31/1/2025) tengah malam.


Melalui sidak ini, Kapolrestabes memastikan petugas telah memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, dalam bentuk penerimaan dan penanganan pertama laporan atau pengaduan dengan baik dan maksimal.


Kapolrestabes menekankan pentingnya pelayanan prima kepada masyarakat. Orang nomor satu di Polrestabes Medan ini juga mengingatkan bahwa polisi adalah pelayan masyarakat dan harus selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik.


“Saya ingin memastikan bahwa setiap masyarakat yang datang ke Polrestabes Medan ini mendapatkan pelayanan yang baik dan cepat. Ini adalah tugas dan tanggung jawab kita sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” ujar Kapolrestabes Medan.


Saat sidak, Kapolrestabes Medan bertemu dengan seorang ibu yang anaknya menjadi korban penganiayaan. Kepada ibu tersebut, Kapolrestabes Medan berjanji akan akan memproses laporannya dengan semaksimal mungkin.


"Saya bertemu dengan salah seorang ibu yang anaknya menjadi korban penganiayaan. Kami menerima aduan tersebut dan akan memprosesnya dengan semaksimal mungkin," ujar Kapolrestabes.


Kepada ibu tersebut, mantan Kapolres Metro Bekasi dan Kapolres Metro Jakarta Utara itu juga memohon dukungan dan doa agar personel Polrestabes Medan selalu dipermudah dalam menegakkan keadilan.


"Ibu dukung dan doakan kami agar langkah kaki kami ini selalu dipermudah dalam menegakkan keadilan," pinta Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan. 

(Roi)

Komisi X DPR RI Siap Kawal Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026



MEDAN | Elindonews.my.id


Komisi X DPR-RI akan mengawal dan mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS). 


Dukungan itu disampaikan langsung Wakil Ketua Komisi X DPR-RI, Lalu Hadrian, saat kunjungan kerja spesifik Komisi X DPR-RI Bidang Kerja Badan Pusat Statistik ke Kantor BPS Sumatra Utara di Medan, Kamis (30/1/2025).


Lalu menegaskan, Komisi X akan memastikan setiap tahapan persiapan sensus berjalan dengan lancar, baik di tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.


"Sensus ini kan amanat undang-undang. Karena amanat undang-undang yang dilaksanakan sekali dalam 10 tahun, maka tentu kami akan betul-betul mendukung, mengawasi pelaksanaannya dan tentu segelas kekurangan yang dibutuhkan oleh persiapan dari sensus ini nanti, kami akan mencari jalan keluar bersama dengan BPS," sebut Lalu.


Komisi X dan BPS, lanjut Lalu, akan terus berkoordinasi agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini berjalan lancar. Karena Sensus Ekonomi ini penting untuk bisa mengetahui ukuran pertumbuhan ekonomi kita baik secara mikro maupun makro. 


"Kita juga perlu pemetaan dan perkembangan terhadap industri dan UMKM kita di Indonesia. Sehingga ke depan, dengan tantangan yang ada, kita bisa mengambil kebijakan ekonomi yang lebih efektif dan tepat sasaran," jelasnya. 


Anggota Komisi X DPR-RI, Sofyan Tan, mengatakan BPS perlu memikirkan langkah strategis agar proses Sensus Ekonomi dapat berjalan secara baik dan menghasilkan data yang akurat. 


Legislator asal daerah pemilihan Sumatra Utara-1 itu mengaku data yang diterima BPS dari masyarakat khususnya pelaku usaha, selama ini kurang menggambarkan kondisi sebenarnya. Itu karena banyak pelaku usaha yang tidak jujur dalam memberikan data saat disurvei, khususnya terkait data pendapatan mereka. 


"Saya sebelum menjadi anggota DPR-RI kerap diminta BPS untuk mengimbau para pengusaha agar mau disensus. Tapi ada kekhawatiran di mereka kalau Sensus Ekonomi ini terkait pada perpajakan, yang akhirnya membuat mereka memberikan data secara tidak jujur. Ini perlu disiasati," kata Sofyan. 


Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono, memberikan apresiasi penuh atas dukungan yang diberikan Komisi X DPR-RI untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurut Ateng, mereka saat ini tengah mempersiapkan segala sesuatu untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi tersebut.


"Kita masih persiapan secara menyeluruh. Mulai dari petugas sensus, sistemnya serta sarana dan prasana yang lain. Termasuk mencari solusi dan mitigasi atas persoalan-persoalan yang mungkin muncul saat proses sensus berjalan," kata Ateng. 


Kepala BPS Sumatra Utara, Asim Saputra, menyebut saat ini mereka sedang menggalang dukungan dari stakeholder terutama para pengusaha, dengan terus membangun komunikasi aktif diantaranya melalui diskusi kelompok Terarah (FGD) baik dengan pelaku usaha, perusahaan maupun komunikasi melalui asosiasi perusahaan. 


"Salah satu yang kami bangun adalah membangun bridging and jugdement dengan pelaku usaha. Terutama para pengusaha baik skala lokal maupun skala nasional. Kita akan melakukan pendekatan dari hati ke hati dengan pelaku usaha. Karena bagaimana pun data Sensus Ekonomi ini akan bermanfaatkan bagi mereka. Terutama dalam pengembangan usaha mereka di masa depan," sebut Asim.  


"Yang dikeluhkan mereka itu selama ini kan kalau data itu tidak akurat. Makanya dukungan dari pelaku usaha ini yang justru untuk mendorong akurasi data tersebut," tambahnya. 


Asim menjelaskan, dalam pelaksanaan sensus nantinya mereka menggunakan 2 pendekatan. Pendekatan pertama dengan pengisian mandiri secara online. Sementara pendekatan kedua adalah dengan mengerahkan petugas secara door-to-door ke masyarakat untuk mendata dengan menggunakan aplikasi yang telah disiapkan. 


"Kami menggunakan teknologi informasi, sehingga nantinya pelaku usaha bisa kami data, mencakup sepenuhnya pada saat Sensus Ekonomi 2026," terangnya.  


Untuk jumlah personel yang akan melakukan sensus secara door-to-door, kata Asim, jumlahnya ribuan. Namun angkanya belum bisa dipastikan, karena saat ini mereka sedang menghitung kebutuhan terkait dengan populasi jumlah usaha terlebih dahulu. Setelah itu baru mereka bisa mengalokasikan berapa petugas yang dibutuhkan.


Menurut Asim, mereka memang sempat kesulitan merekrut petugas Lapangan. Namun saat ini BPS justru menjadi sumber lapangan usaha baru bagi pencari kerja. Sehingga banyak tenaga kerja yang sudah mendaftar untuk menjadi petugas sensus lewat aplikasi Sobat. 


"Kami lakukan seleksi kemudian kami cocokkan dengan kebutuhan saat Sensus ekonomi 2026. Sejauh ini petugas yang sudah kami persiapkan untuk direkrut di tahun depan itu sudah melalui proses seleksi yang cukup berjenjang. Di antaranya adalah para petgua lapangan yang selama ini akfit membantu kita di berbagai kegiatan survei maupun pendataan yang lain. Ini yang akan kita utamakan," tukasnya. 


Dibanding sensus sebelumnya di tahun 2016 lalu. pada sensus kali ini BPS telah memperbaiki model komunikasi publik mereka. BPS terus berupaya mendekati pelaku usaha diberbagai sektor, baik di sektor industri, perdagangan dan sektor usaha lainnya. 


Model komunikasi publik ini diperbaiki untuk terus membangun kepercayaan (trust) kepada pelaku usaha yang menjadi objek sensus. Kepercayaan ini penting, agar pelaku usaha mau memberikan data yang akurat saat disensus. 


"Kemudian yang terakhir, kami tentu menjaga kerahasiaan. Ini yang harus kita bangun bersama, bahwa komitmen BPS sesuai dengan Undang-Undang Statistik nomor 16 tahun 1997, itu menjaga kerahasiaan data responden sebagai bagian dari ruh perjuangan BPS. Jadi tidak ada hubungannya dengan pajak, seperti yang banyak ditakutkan pelaku usaha," tandasnya.

(Taulim PM/rel)

KPPU Sidak Pasar Tradisional Medan



Medan | Elindonews.my.id


KPPU Kanwil I bersama Dinas Perdagangan Perindustrian, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Provinsi Sumut melakukan monitoring harga komoditas pangan ke sejumlah pasar tradisional di Kota Medan, 30/01/25.


Sidak pertama dilaksanakan di Pasar Kemiri di Simpang Limun Medan, selanjutnya sidak ke Pasar Halat dan yang terakhir ke Pusat Pasar (Pasar Sentral). Ridho Pamungkas selaku kepala KPPU Kanwil I bersama Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag ESDM, Charles TH Situmorang memimpin tim sidak gabungan dari dua instansi tersebut.


Dari hasil survey di pasar harga sejumlah komoditas cenderung stabil, meskipun beberapa masih relatif stabil tinggi. Beras premium Rp. 156.000/10Kg, sedangkan beras SPHP Rp. 65.000/5Kg. Sementara minyakita rata-rata Rp. 17.000/L, atau masih diatas harga HET yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp. 15.700. 


Untuk Daging ayam, sapi dan telur cenderung turun dibandingkan dengan awal tahun. Daging sapi Rp. 120.000/Kg,  daging ayam Rp. 29.000/Kg, telur ayam Rp. 1.500-2.000/butir.


Walaupun harga minyakita masih relatif tinggi namun tidak ditemuan kecurangan seperti perilaku bundling atau menjual paketan beberapa produk dalam satu kemasan. “KPPU akan terus melakukan pengawasan terkait harga komoditas di pasaran khususnya mendekati hari besar Idul Fitri nanti” ujar Ridho. 


Terkait harga komoditi hortikultura seperti tomat, cabai, bawang, dan sayuran mengalami kenaikan karena terpengaruh oleh kondisi cuaca.  Pasokan cabai merah yang sebagian besar dipasok dari Tanah Karo dihargai Rp.65.000/kg oleh pedagang. 


Charles TH Situmorang mengatakan pemerintah akan terus mengupayakan agar harga sembako tetap stabil dan pasokan tetap aman khususnya menjelang Ramadhan nanti. Selain itu pemerintah juga akan membuat pasar murah disejumlah daerah untuk memastikan harga tetap stabil.

(Taulim PM/rel)

Kamis, 30 Januari 2025

Personel Polsek Harian Ditemukan Meninggal Dunia



Samosir | Elindonews.my.id


Seorang anggota kepolisian yang bertugas di Polsek Harian, Brigadir Polisi (BrigPol) JFS, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung di pintu ruang SIUM Mako Polsek Harian, Kabupaten Samosir, pada Senin malam (27/1/2025). Kejadian ini langsung mendapat perhatian dari Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman, S.H., S.I.K., M.H., yang segera menuju lokasi bersama Sat Reskrim dan tim Inafis Polres Samosir untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (30/01/2025).


Menurut informasi yang dihimpun dari Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Edward Sidauruk, S.E., M.M., kejadian bermula ketika istri korban, FM, mencoba menghubungi suaminya melalui telepon sekitar pukul 22.30 WIB. Namun, panggilan tersebut tidak dijawab, dan pesan yang dikirimkan juga tidak mendapat balasan. Merasa khawatir, FM kemudian menuju Mako Polsek Harian dan mendapati sepeda motor dinas milik korban masih terparkir di depan kantor polisi tersebut.


Saat masuk ke dalam Mako Polsek, FM menemukan suaminya dalam keadaan tergantung di Tiang Kusen pintu ruang SIUM. Ia sempat mencoba memanggil korban, tetapi tidak ada respons. FM kemudian meminta bantuan anggota Polsek lainnya. Kapolsek Harian, Ipda Rahmat Kurniawan, yang datang ke lokasi, segera melaporkan kejadian ini kepada Kapolres Samosir.


Kapolres Samosir bersama Tim Inafis yang melakukan olah TKP menemukan BrigPol JFS tergantung menggunakan ikatan bendera merah putih. Untuk mencegah kerumunan warga yang mulai berdatangan, petugas memasang spanduk di sekitar lokasi kejadian. 


Setelah pemeriksaan awal, jasad korban kemudian diturunkan dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk diautopsi, dengan persetujuan pihak keluarga. Sebelum keberangkatan ke Medan, Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman, S.H., S.I.K., M.H menyampaikan kepada FM Istri Almarhum BrigPol JFS "agar ibu tetap kuat, percayakan polres Samosir akan mengungkap kejadian ini."


Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk bendera merah putih yang tergantung dileher korban dan terikat ke tiang kusen pintu ruangan SIUM, sebuah kursi hitam, handphone merek Vivo berwarna biru langit, pakaian dinas Polri, dompet korban, sandal hitam, serta beberapa batang rokok dan pemantik api.


Tim Innafis Polres Samosir yang melakukan pemeriksaan awal menyatakan bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia saat ditemukan. Hasil pemeriksaan luar tidak didapati luka yang mencurigakan dibadan korban namun Beberapa tanda khas ditemukan, seperti alat kelamin korban yang mengeluarkan cairan dan adanya kotoran yang keluar dari anus tubuhnya. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Medan.


Kasat Reskrim Polres Samosir menyampaikan bahwa saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Kami masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian BrigPol JFS. Kami meminta kepada keluarga untuk mempercayakan proses penyelidikan kepada pihak kepolisian,” ujar AKP Edward Sidauruk.


Setelah proses autopsi selesai pada Rabu (29/1/2025), jenazah BrigPol JFS dibawa ke rumah duka di Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan. Prosesi pemakaman dilakukan pada Kamis (30/1/2025) yang berakhir pukul 14.30 WIB, dengan dihadiri oleh personel Polres Samosir yang turut memberikan penghormatan terakhir.


Sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Harian mengungkapkan rasa duka mendalam atas meninggalnya BrigPol JFS. L. Sihotang, salah satu tokoh masyarakat setempat, menyebut bahwa almarhum dikenal sebagai sosok yang baik dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial. “Beliau sering membantu warga, dekat dengan anak-anak, termasuk dalam kegiatan pertanian dan memberikan imbauan soal ketahanan pangan. Terakhir, beliau bahkan membantu kami menjaga ladang padi dari hama burung,” kenang keluarga Erik Boru Manihuruk


“BrigPol JFS selalu ringan tangan dalam membantu sesama. Pernah suatu siang, ia datang ke ladang kami dan tanpa ragu membantu menyemprot racun rumput liar "Ini udah Siang, Sinilah Kubantu" ucapnya kepada kami. Kepergiannya sangat mengejutkan dan meninggalkan duka bagi kami semua,” ungkap keluarga Winri Sihotang, salah satu warga yang mengenal almarhum dengan baik.


Pejabat Sementara Kasi Humas Polres Samosir menyamapaikan, "Saat Almarhum BrigPol JFS ditemukan tergantung di Tiang Kusen Pintu Ruangan Sium Mako Polsek Harian, Almarhum BrigPol JFS tidak dalam keadaan dinas/tidak dalam bertugas. Pada saat penemuan mayat BrigPol JFS bahwa Kapolsek Harian,  Personel Polsek Harian sedang dalam tugas Pengamanan dan Pelayanan Wisatawan yang sangat ramai di wilayah hukum Polsek Harian yakni di Simpang Tiga Tele, Menara Pandang Tele dan Bukit Sibeabea." Pungkas Bripka Vandu P Marpaung


Dengan masih berlangsungnya penyelidikan, Polres Samosir memastikan bahwa proses investigasi akan dilakukan secara transparan untuk mengungkap fakta di balik kejadian tragis ini.

( Nanang S ).



Ketua PN Balige Lantik Pimpinan DPRD Samosir



Samosir | Elindonews.my.id


Ketua Pengadilan Negeri Balige Dr. Makmur Pakpahan, SH, MH mengambil Sumpah sekaligus melantik pimpinan DPRD Kabupaten Samosir masa jabatan 2024-2029 dalam Rapat Paripurna pengucapan Sumpah/ Janji pimpinan DPRD Kabupaten Samosir di Gedung DPRD, 30/01.


Turut hadir Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Kejari Samosir Karya Graham Hutagaol, Wakapolres Samosir ST. Panggabean, Pabung 0210 TU G. Sebayang,  Sekdakab Samosir Marudut Tua Sitinjak , para Asisten Sekdakab Samosir, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang dan pimpinan OPD lainnya, Bupati Samosir periode 2016-2021  Rapidin Simbolon, Wabup Samosir periode 2016-2021 Juang Sinaga, Mantan DPRD Kabupaten Samosir Rismawati Simarmata, Jonner Simbolon, Pantas M. Sinaga, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pengurus parpol, ormas/OKP. 


Berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/84/KPTS/2025 tentang peresmian/ pengangkatan pimpinan DPRD Kabupaten Samosir masa jabatan 2024-2029  tanggal 22 Januari 2025 ditetapkan sebagai  Ketua DPRD Samosir Nasib Simbolon dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), beserta Wakil Ketua Osvaldo Simbolon dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Sarhockel Martopolo Tamba dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) masa jabatan 2024-2029.


Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan ucapan selamat kepada pimpinan DPRD Kabupaten Samosir yang baru dilantik. Diharapkan dengan penetapan ini, pimpinan DPRD yang baru dilantik dapat melaksanakan tugas dengan sepenuh hati dan berpegang pada pilar-pilar utama kebangsaan, UUD 1945, NKRI dan prinsip mulia Bhinneka Tunggal Ika. Sebagai pimpinan yang sama dipilih rakyat, Vandiko mengajak pimpinan dan anggota DPRD untuk bekerja untuk rakyat, melayani dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan bermartabat secara ekonomi, kesehatan dan pendidikan.


"Kita sama-sama dipilih rakyat, mari bekerja untuk rakyat, rapatkan barisan menjawab kebutuhan masyarakat, kita tingkatkan pembangunan dan pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat," kata Vandiko 


Tambah Vandiko, bahwa jabatan sebagai pimpinan DPRD bukan sekedar jabatan tetapi merupakan amanah untuk merealisasikan daerah yang maju dan lebih martabat. Melaksanakan tugas mulia dengan tulus dan mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi.  Institusi DPRD menjadi simbol cita-cita bangsa Indonesia yang ideal, hadir ditengah masyarakat dan menyuarakan aspirasi rakyat. "Ditangan wakil rakyat, amanat rakyat diemban, maka harus mampu menampung dan memberikan solusi atas keinginan masyarakat yang semakin berkembang dan kompleks," terang Vandiko


Lebih lanjut disampaikan, pimpinan dan Anggota DPRD untuk memperkuat fungsi dasar yaitu legislasi, pengawasan dan anggaran. Ketiga fungsi ini harus berjalan seimbang sehingga dengan kelengkapan Dewan dapat melahirkan produk legislasi yang relevan dengan kepentingan jangka panjang daerah, melakukan pengawasan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta memastikan alokasi anggaran yang mampu mendorong kesejahteraan serta berkeadilan. "Selamat dan Sukses kepada Pimpinan DPRD yang baru dilantik. Sebagai mitra, kita harus saling mengingatkan memberikan solusi terhadap isu strategis yang dihadapi pemerintah dan masyarakat," ucap Vandiko menutup.


Ketua DPRD Samosir masa jabatan 2024-2029 Nasib Simbolon mengatakan bahwa kedepan akan banyak tugas kelembagaan dan kemasyarakatan yang harus dilaksanakan, untuk itu ia meminta seluruh anggota DPRD dan pemerintah  dapat saling koordinasi dan bersinergi mengemban tugas dan tanggung jawab, menjalankan tugas sesuai aspirasi masyarakat dan mendukung derap langkah pembangunan daerah. "Saya harap kita dapat membangun hubungan yang harmonis, pengambilan keputusan tidak dengan ego pimpinan melainkan keputusan dari seluruh anggota DPRD. Pimpinan dan anggota  harus bisa saling mengisi dan menghargai untuk menyelenggarakan peran yang dinamis," ucap Nasib


Nasib juga mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat sehingga dirinya bisa menduduki pimpinan DPRD. Ia berharap DPRD dan pemerintah dapat meningkatkan sinergitas untuk meningkatkan pembangunan kedepan. Nasib mengharapkan dukungan masyarakat, pemerhati dan seluruh stakeholder memberikan kritik dan saran membangun. "Semoga amanah ini dapat kami jalankan untuk kesejahteraan masyarakat. Kami DPRD  tidak anti kritik, kami harapkan kritikan atau masukan yang membangun demi kemajuan masyarakat Samosir. Lembaga DPRD  dan gedung DPRD merupakan  rumah rakyat yang akan selalu terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi," ungkap Nasib.

( SL Bendra WS ).


Rabu, 29 Januari 2025

Diduga Oknum Polsek Medan Tembung Tawari Korban Penganiayaan Oleh Oknum Pensiunan TNI Berdamai



Medan | Elindonews.my.id


Usai viral dibeberapa Media soal penganiayaan yang mengakibatkan kematian korban oleh terduga oknum pensiunan TNI AD, beberapa oknum diduga polisi, datangi keluarga korban ke rumah korban pelapor.


Nurmalia (korban) mengaku didatangi pihak Polsek Medan Tembung berjumlah 5 orang kerumahnya, Rabu (29/1/2025) sore. Kedatangan pihak Polsek Medan Tembung kerumah Nurmalia menanyakan tempat almarhum Ardiansyah dimakamkan dan menawarkan untuk berdamai dengan pelaku (terlapor).


"Sore tadi pihak Polsek Medan Tembung datang kerumah saya berjumlah 5 orang, mereka menanyakan pemakaman anak saya almarhum Ardiansyah yang dipukul LS (terlapor) menggunakan Helm.


Kalau memang mau dilakukan otopsi terhadap almarhum kami keluarga setuju dan mendukung pihak kepolisian," sebut Nurmalia kepada wartawan, Rabu (29/1/2025).


Tak hanya itu, lanjut Nurmalia kedatangan pihak Polsek Medan Tembung kerumahnya juga menawarkannya untuk berdamai dengan LS (terlapor).


"Mereka (pihak Polsek Medan Tembung) juga menawarkan kepada saya untuk berdamai dengan terlapor LS. Iya saya menjawab saya mau berdamai, tapi LS beserta Istri dan anaknya ditangkap dulu", ujarnya.


Ia juga berharap pihak Polsek Medan Tembung segera menangkap para terlapor yakni LS dan istrinya beserta anaknya.


Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Gidion, sudah berjanji akan menanya Ka. Polsek Medan Tembung tentang proses laporan pengaduan korban.


Belum diketahui secara pasti, apakah kedatangan oknum polisi ke rumah korban setelah ada atensi dari Kapolrestabes Medan.

(Roi)


Kapolrestabes Medan Berjanji Akan Chek Laporan Keluarga Korban Penganiayaan Oleh Oknum Pensiunan TNI



MEDAN | Elindonews.my.id


Viral dibeberapa media online terkait pemberitaan pelaku penganiayaan terhadap Nurmalia dan dua anaknya. Salah seorang korban meninggal dunia dan para pelaku tak kunjung ditangkap pihak Polsek Medan Tembung. Dalam hal ini Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan SIK, SH menanggapi dan menegaskan akan cek laporannya.


"Terimakasih infonya, kami cek ya", tegas Kombes Pol Gidion lewat pesan WhatsAppnya kepada wartawan, Selasa (28/1/2025) malam.


Sementara, Nurmalia (korban) mengaku didatangi pihak Polsek Medan Tembung berjumlah 5 orang kerumahnya, Rabu (29/1/2025) sore. Kedatangan pihak Polsek Medan Tembung kerumah Nurmalia menanyakan tempat almarhum Ardiansyah dimakamkan dan menawarkan untuk berdamai dengan pelaku (terlapor).


"Sore tadi pihak Polsek Medan Tembung datang kerumah saya berjumlah 5 orang, mereka menanyakan pemakaman anak saya almarhum Ardiansyah yang dipukul LS (terlapor) menggunakan Helm. Kalau memang mau dilakukan otopsi terhadap almarhum kami keluarga setuju dan mendukung pihak kepolisian," sebut Nurmalia kepada wartawan, Rabu (29/1/2025).


Tak hanya itu, lanjut Nurmalia kedatangan pihak Polsek Medan Tembung kerumahnya juga menawarkannya untuk berdamai dengan LS (terlapor).


"Mereka (pihak Polsek Medan Tembung) juga menawarkan kepada saya untuk berdamai dengan terlapor LS. Iya saya menjawab saya mau berdamai, tapi LS beserta Istri dan anaknya ditangkap dulu", ujarnya.


Ia juga berharap pihak Polsek Medan Tembung segera menangkap para terlapor yakni LS dan istrinya beserta anaknya.


Sementara itu, Kapolsek Medan Tembung Kompol Jhonson Sitompul SH, MH saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (29/1/2025) terkait proses perkembangan laporan tersebut yang sudah berlangsung 5 bulan, mengatakan sedang diproses.


"Sedang diproses ya, kasusnya saling melapor," jawab Kompol Jhonson Sitompul singkat.

 (Roi)

Pantau Kepadatan Wisatawan Dengan Aplikasi SOT, Polres Samosir Urai Kemacetan



Samosir | Elindonews.my.id


Libur Tahun Baru Imlek 2025 kembali menjadikan Kabupaten Samosir sebagai destinasi favorit wisatawan. Arus kendaraan yang masuk dan keluar wilayah ini, baik melalui jalur darat maupun penyeberangan Danau Toba, terpantau padat. Rabu, 29/01/2025.


Mengantisipasi lonjakan ini, Polres Samosir memanfaatkan aplikasi SOT Polri untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time. Jika aplikasi mendeteksi titik kepadatan dengan indikator merah, operator segera berkoordinasi dengan personel di lapangan dan Tim Urai untuk mengatur lalu lintas dan mengurai kemacetan. Aplikasi ini tidak hanya dipantau oleh Polres Samosir, tetapi juga oleh Polda Sumut dan Mabes Polri.



Kasat Lantas Polres Samosir, AKP Natanail Surbakti, S.H., M.H, mengungkapkan bahwa hingga pukul 16.00 WIB, lalu lintas di jalur darat Tele masih ramai, terutama di sekitar Menara Pandang Tele dan Bukit Sibeabea.


Sementara itu, Kapolsek Simanindo, Iptu Ramadan Siregar, S.H., M.H, melaporkan bahwa tiket online Kapal Feri Simanindo dan Ambarita telah habis terjual. Antrean panjang juga terjadi di Pelabuhan Feri Tao Toba Tomok menuju Ajibata, yang diperkirakan berlangsung hingga Kamis dini hari, 30 Januari 2025.


Di Pangururan, Kapolsek Pangururan AKP B. Dalimunthe menyebutkan bahwa kepadatan kendaraan terjadi di Desa Pardomuan I dan Kelurahan Pasar Pangururan, terutama saat wisatawan menikmati makan siang. Arus lalu lintas diprediksi tetap padat hingga malam, karena banyak wisatawan menghadiri pertunjukan Air Menari di Water Front City Pangururan yang dimulai pukul 19.00 WIB. Destinasi wisata lain, seperti Pantai Pasir Putih Parbaba, juga masih ramai dikunjungi dan dilokasi Jembatan Tano Ponggol.


Dari sisi pengamanan jalur air, Kasat Polairud Polres Samosir, AKP Sulaiman Pangaribuan, S.H., melaporkan bahwa hingga pukul 16.00 WIB, wisatawan yang menyeberang dari Parapat ke Tomok menggunakan kapal motor pariwisata masih membludak. Pihaknya mengimbau para nakhoda untuk selalu waspada terhadap cuaca dan memastikan seluruh penumpang mengenakan life jacket.


Kasi Humas Polres Samosir, Bripka Vandu P. Marpaung, menegaskan bahwa jumlah kendaraan pengunjung masih tinggi. Sebagai langkah antisipasi, objek wisata Menara Pandang Tele akan ditutup pukul 18.00 WIB karena minimnya penerangan di jalur tersebut yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. 


Mulai pukul 18.00 WIB, Polres Samosir bersama Polsek Pangururan dan Tim Urai akan menerapkan sistem one way di titik-titik rawan kemacetan, termasuk Kelurahan Pasar Pangururan, Desa Pardomuan I dan Jembatan Tano Ponggol. Langkah ini bertujuan untuk menghindari kepadatan kendaraan, terutama di sekitar lokasi pertunjukan Air Menari.


Polres Samosir memprediksi kepadatan wisatawan akan terus berlanjut hingga Minggu, 2 Februari 2025. Seluruh personel akan tetap siaga untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta kenyamanan wisatawan selama libur dengan pemantauan Arus Lalu Lintas menggunakan Aplikasi SOT Polri.

( Nanang S ).


Melawan Lupa !!! Sejarah Marga Matondang, Pomparan Op. Lancat Kumpul Awal Tahun 2025



Medan | Elindonews.my.id


Untuk tidak sampai lupa pada asal usul atau silsilah sejarah marga Matondang, khususnya dari pomparan Op. Lancat (anak dan boru), DR Sofiyan Matondang telah membuka pintu selebar-lebarnya untuk kumpul dirumahnya di Pancur Batu, Senin 27/01/25.


Pertemuan karena "sihol" atau kerinduan bersaudara yang disebut acara Bona Taon atau dalam rangka mengawali tahun 2025, disambut baik oleh keturunan Noak/Op. Lancat, generasi ke 9 dari Op. Raja Matondang yang berdomisili di kota Medan sekitarnya.



Untuk selanjutnya, mohon silsilah diisi nama-nama keturunan, baik anak  dan boru

Rudi Matondang (pak Yona), generasi ke 14 atau anak dari Alm Lodewyk Matondang, atau keturunan dari op. Samuel (gen 10) menjelaskan bahwa pertemuan ini adalah yang ketiga kalinya dalam kurun waktu dua tahun, yang digagas secara informal. Begitupun, Rudi berharap agar pertemuan seperti ini harus dilanjutkan, agar generasi berikutnya bisa akrab saling kenal, dan tahu akan silsilah atau tarombonya.


Sementara DR Sofiyan Matondang, generasi ke 13 atau cucu dari op. Samuel (generasi 10) menjelaskan bahwa sejarah silsilah atau tarombo Raja Matondang ini dikutip dari tarombo yang disusun/dilengkapi marga Matondang, termasuk Alm. Ir Sahat Matondang dan Sorta Matondang.


Omong-omong, pikiran sudah ke buah kelapa, pisang dan ubi, ???


Lebih lanjut Sofiyan menuturkan bahwa, Op. Raja Matondang/br Hasibuan dideteksi marhuta atau bermukim didaerah Doloksanggul. Sedangkan Op. Lancat adalah keturunan dari Op. Badia Porhas (anak kedua dari Raja Batak), atau urutannya sebagai berikut :

Op. Raja Batak anaknya 4

1. Op. Mingor

2. Op. Badia Porhas.

3. Op. Tuan Somarisi

4. Op. Hutamas.


Sebenarnya, keturunan Op. Lancat ini sudah banyak dan tersebar diberbagai daerah Nusantara. Sedangkan yang hadir saat ini masih dari keturunan generasi 10 yaitu dari Op. Samuel, Op. Frederich dan Op. Wilhelm yaitu Ramot Matondang yang ada di Medan, kata Sofiyan.


Untuk itu, Sofiyan berharap agar setidak-tidaknya keturunan Op. Lancat dimanapun berada, bisa saling kenal atau saling sapa melalui nomor kontak dan gabung di group pomparan Op. Lancat. Pomparan Raja Matondang (anak dan boru) tidak ada membedakan Agama dan Kepercayaan. Yang penting dia adalah keturunan Raja Matondang.


Mengakhiri penjelasannya, Sofiyan mengajak yang hadir untuk berencana ziarah ke makam Op. Lancat di Tarutung dan menelusuri tempat bermukim Op. Raja Matondang di Doloksanggul.



Acara gembira ria penuh keakraban persaudaraan itu tetap tidak lupa dengan makan siang, buka sejarah marga Matondang dan berebut petik hasil bumi yang ada. Pertemuan berikutnya direncanakan di rumah Letda TNI AD (Purn) Daniel Matondang.

(E_01)





Selasa, 28 Januari 2025

Meski Ada Korban Meniggal Dunia Pelaku Penganiayaan Tak Kunjung Ditangkap




MEDAN | Elindonews.my.id


Pelaku penganiayaan terhadap Nurmalia (60) warga Jalan Pusaka Dusun XVIII-Jambe, Percut Sei Tuan, Deliserdang dan dua anaknya hingga kini belum belum mendapatkan keadilan. Bahkan, diduga pelaku masih bebas berkeliaran dan tak kunjung ditangkap. 


Seperti diketahui, laporannya sudah berlangsung 5 bulan di Polsek Medan Tembung dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/1250/VIII/2024/SPKT/POLSEK MEDAN TEMBUNG/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA tanggal 23 Agustus 2024.


Pasalnya, apakah karena pelaku berinisial LS diduga pensiunan TNI, sehingga polisi enggan memproses laporan pengaduan itu.? Sebagaimana dilaporkan bahwa terduga menganiaya korban dengan menggunakan Airsoftgun dan Helm. Tak hanya itu, istri dan anaknya juga terlibat menganiaya korban.


Sadisnya, salah satu korban bernama Ardiansyah sampai meninggal dunia akibat penganiayaan yang dilakukan LS dengan menggunakan Helm.


Hal itu, diungkapkan Nurmalia (korban) kepada wartawan, Selasa (28/1/2025) sore.


"Laporan kami sudah berlangsung 5 bulan pak. Namun, hingga kini kami belum juga mendapatkan keadilan hukum yang pasti dari pihak Polsek Medan Tembung. Satu anak saya bernama Ardiansyah meninggal dunia karena dipukul LS (terlapor) pakai helm, saya dan satu lagi anak saya dipukul dengan menggunakan Airsoftgun tepat pada bagian kepala," ucap Nurmalia menangis mengingat anaknya yang sudah meninggal dunia atas penganiayaan tersebut.


Ia berharap para pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum yang berlaku di Indonesia.


"Tolong kami bapak Kapolri, Kapolda Sumut, Kapolrestabes dan Kapolsek Medan Tembung. Kami ini korban pak, kami hanya ingin mendapat keadilan hukum pak," ujarnya.


"Kami ini orang susah pak, orang tak punya. Anak saya meninggal dunia karena dipukul LS (terlapor) tepat pada kepala bagian belakang dengan mengunakan Helm," pungkasnya.


Dalam hal ini, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, SIK, SH dan Dirkrimum Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono SIK saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (28/1/2025) hingga berita ini diterbitkan belum berkomentar. 

(Roi)

Kapolres Samosir Perhatikan Kesejahteraan Personel Demi Kenyamanan Wisatawan




Samosir | Elindonews.my.id


Untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan wisatawan selama musim liburan, Polres Samosir menurunkan seluruh personel di berbagai titik strategis. Titik-titik tersebut mencakup lokasi rawan kemacetan, area ramai kendaraan dan objek wisata utama seperti Simpang Tiga Tele, Menara Pandang Tele, Bukit Sibeabea, hingga Water Front Pangururan. (28/01/2025)


Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman, S.H., S.I.K., M.H., menunjukkan perhatian besar terhadap kesejahteraan personel yang bertugas di lapangan. Salah satu bentuk dukungannya adalah dengan mendistribusikan makanan dan minuman secara langsung melalui personel Si Keu Polres Samosir. Sebanyak 125 personel, termasuk anggota dari Polsek jajaran, mendapatkan dukungan logistik berupa makan siang dan makan malam di lokasi tugas mereka.


Distribusi dilakukan dua kali sehari, yakni siang dan malam, di berbagai titik strategis seperti Jalan Lintas Tele, Bukit Sibeabea, Pangururan, dan area wisata Water Front Pangururan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa personel tidak perlu meninggalkan lokasi tugas demi menjaga pelayanan yang optimal.


"Penyediaan makan dan minum ini merupakan inisiatif Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman. Beliau memahami bahwa personel di lapangan tidak memiliki kesempatan untuk meninggalkan lokasi kerja, yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari. Dengan langkah ini, pelayanan terhadap arus lalu lintas, pengamanan, dan kenyamanan wisatawan dapat berjalan maksimal," ujar Pejabat Sementara Kasi Humas Polres Samosir, Bripka Vandu P. Marpaung.


Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena menunjukkan perhatian Kapolres Samosir terhadap kesejahteraan personel sekaligus komitmennya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Samosir selama musim liburan.

( Nanang S ).


Senin, 27 Januari 2025

IOH dan AIonOS Bersinergi Dorong Transformasi AI di Indonesia



New Delhi | Elindonews.my.id


Menandai tonggak penting hubungan bilateral antara Indonesia dan India, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) dan AIonOS saat ini telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk mentransformasi ekosistem kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia. 


Kolaborasi ini merupakan kemitraan berskala besar pertama antara kedua negara yang berfokus pada pengembangan AI, yang menggarisbawahi komitmen bersama guna mendorong inovasi, pertumbuhan ekonomi, dan transformasi sosial budaya melalui teknologi AI.

 

AIonOS—sebuah joint venture antara InterGlobe dan Assago Group yang berkomitmen untuk mentransformasi bisnis dengan teknologi AI, sementara Indosat adalah penyedia telekomunikasi terkemuka yang memiliki tujuan besar untuk memberdayakan masyarakat Indonesia. Melalui kolaborasi ini, tercipta inisiatif AI³ (AI untuk Indonesia dan India yang didukung oleh Indosat dan AIonOS). 


Inisiatif ini bertujuan untuk menggabungkan keahlian Indosat dalam memahami kebutuhan domestik Indonesia dengan teknologi inovatif AIonOS. AI³ difokuskan sebagai pengembangan solusi berbasis AI di tiga sektor utama: pariwisata, ekonomi berbasis pengetahuan, dan ketahanan pangan berkelanjutan.

 

Tiga Pilar Strategis AI³:

Transformasi Bidang Pariwisata: AI³ dirancang untuk meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB Indonesia. Inisiatif ini akan mendukung konektivitas yang lebih baik, mempromosikan keanekaragaman budaya lokal, serta menciptakan peluang pendapatan baru bagi usaha kecil dan menengah (UMKM). Dengan memanfaatkan teknologi AI, AI³ juga bertujuan untuk mengintegrasikan kekayaan warisan budaya Indonesia ke jaringan pariwisata global secara berkelanjutan.

 

Membangun Ekonomi Berbasis Pengetahuan: Sebagai upaya menyiapkan tenaga kerja yang kompeten di era ekonomi digital, AI³ menggandeng institusi pendidikan terkemuka di Indonesia dan India untuk mengembangkan program pelatihan berbasis AI. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keahlian SDM, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin ekonomi berbasis pengetahuan di tingkat global, Senin (27/1/2025) 

 

Meningkatkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan: AI³ akan memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan. Dengan solusi inovatif dan berkelanjutan, petani lokal dapat mengakses teknologi yang inovatif guna menghadapi tantangan perubahan iklim dan meningkatkan hasil panen.

 

C.P. Gurnani, Chief Executive Officer, AIonOS mengatakan, “Kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi India sekaligus momen krusial dalam mewujudkan ekosistem ‘AI-for-all’. Menggabungkan layanan unggulan Indosat dan inovasi AI dari AIonoS, inisiatif ini bertujuan memberdayakan Indonesia dengan keterampilan AI, mendorong pertumbuhan di sektor pariwisata dan pertanian berkelanjutan, serta memperkuat SDM untuk transformasi digital nasional. Kolaborasi ini juga memperkokoh posisi India sebagai pemimpin pengembangan platform AI berskala besar dan penerapannya di industri global.”

 

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan, “AI³ adalah manifestasi komitmen kami untuk mendorong inovasi teknologi dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk mentransformasi sektor strategis seperti pariwisata, ketahanan pangan, dan pengembangan talenta, tetapi juga mendukung terwujudnya visi besar Indonesia Emas 2045. Kolaborasi ini menandai era baru hubungan antara Indonesia dan India, menciptakan peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi pusat pengembangan AI di kawasan Asia Tenggara."

 

Vikram juga menambahkan bahwa kerja sama ini akan menghasilkan solusi inovatif yang bermanfaat bagi jutaan masyarakat di Indonesia, sekaligus mempererat hubungan diplomasi teknologi antara kedua negara.

 

Nota Kesepahaman ini adalah bukti nyata bagaimana kerja sama antarnegara dapat mendorong inovasi teknologi yang memberikan manfaat luas. Dengan fokus pada pariwisata, pengembangan talenta, dan ketahanan pangan, AI³ menjadi katalisator dalam menghadirkan solusi berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. 

 

Kolaborasi antara AIonOS dan Indosat ini juga diharapkan dapat membuka era baru dalam sinergi teknologi antara Indonesia dan India, menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kedua negara. 

(JBR/15)

Polres Samosir Tanam 10 Kg Bibit Jagung Untuk Program Ketahanan Pangan



Samosir | Elindonews.my.id


Dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Polres Samosir bersama masyarakat Desa Janji Martahan Kecamatan Harian Kabupaten Samosir,№ melaksanakan penanaman jagung serentak sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan.


Kegiatan ini berlangsung di lahan seluas 2 hektar di Dusun III Desa Janji Martahan. Dipimpin oleh Aiptu M.J. Pasaribu dan Brigadir A. Butar Butar, personel Polsek Harian bersama masyarakat membagi tugas dalam proses penanaman. Personel bertugas melubangi lahan, sementara masyarakat memasukkan bibit jagung dan menutupnya dengan tanah.


Hingga saat ini, 10 kilogram bibit jagung telah berhasil ditanam di area seluas 7.600 meter persegi. "Saat ini kami terus memantau perkembangan tanaman jagung. Dengan curah hujan yang mendukung, kami optimis bibit jagung akan tumbuh dengan baik," ujar Aiptu M.J. Pasaribu saat pengecekan dan turut penanaman pada 21 Januari 2025.


Bripka Vandu P. Marpaung, Pejabat Sementara Kasi Humas Polres Samosir, menambahkan bahwa Polres Samosir telah menyiapkan total 30 kilogram bibit jagung untuk ditanam. "Hingga kini, sebanyak 10 kilogram bibit telah berhasil ditanam. Penanaman akan terus dilanjutkan hingga seluruh bibit tertanam. Program ini diharapkan tidak hanya mendukung swasembada pangan tetapi juga memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat," jelasnya, 27/01/25.


Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Samosir dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menginspirasi masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri di bidang pangan.

( Nanang S ).