Kamis, 30 April 2026

Kabar Gembira! CPNS Sumut 2026 Dibuka, 9.759 Formasi Tersedia

Temu Pers bersama Badan Kepegawaian Provinsi Sumatera Utara, Kegiatan ini difasilitasi Dinas Kominfo Sumut yang berlangsung di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponengoro Nomor 30 Medan, Kamis (30/4/2026). Foto/ist.


Medan  |  Elindonews.my.id


Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) akan membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2026. Hingga saat ini, sebanyak 21 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah mengusulkan kebutuhan CPNS dengan total 9.759 formasi.


“Untuk tahun 2026 ini, Pemprov Sumut akan membuka penerimaan CPNS. Hingga saat ini sudah ada 21 OPD yang mengusulkan CPNS sebanyak 9.759 orang,” ujar Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (Bapeg) Sumut, Muhammad Taufik Tarigan, dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro 30 Medan, Kamis (30/4/2026).


Taufik menjelaskan, penerimaan CPNS tahun 2026 merujuk pada Surat Edaran Menteri PANRB Nomor B/1553/M.SM.01.00/2026 tertanggal 12 Maret 2026 tentang kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN).


“Penerimaan CPNS ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mewujudkan birokrasi yang bersih, efektif dan akuntabel, serta mengurangi pengangguran dan memperkuat stabilitas nasional,” katanya.


Ia menambahkan, tahapan yang telah dilakukan Bapeg Sumut antara lain pendataan kebutuhan ASN ke seluruh OPD melalui Surat Sekda Nomor 800.1.2.2/001/III/2026 tertanggal 17 Maret 2026.


Dari total usulan, formasi terbanyak berasal dari Dinas Pendidikan Sumut dengan kebutuhan 5.060 guru. Disusul UPTD Rumah Sakit Haji sebanyak 1.100 tenaga kesehatan, serta Dinas Perhubungan dengan 693 tenaga teknis.


Sementara itu, per 8 April 2026, jumlah ASN di lingkungan Pemprov Sumut tercatat sebanyak 35.838 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.268 ASN telah mengikuti penilaian kompetensi (Penkom) melalui Assessment Center atau profiling ASN. Rinciannya meliputi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama 42 orang, pejabat administrator 331 orang, pejabat pengawas 618 orang, Jabatan Fungsional (JF) Ahli Madya 251 orang, JF Ahli Muda 527 orang, JF Ahli Pertama 396 orang, JF Mahir 30 orang, dan pelaksana 73 orang.


Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Bapeg Sumut, Muhammad Yusuf Siregar, menambahkan pihaknya telah menyurati Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut terkait ketersediaan anggaran belanja pegawai untuk CPNS baru.


“Hingga tahun 2026, belanja pegawai Pemprov Sumut belum mencapai 30% dari APBD Sumut. Namun, saat ini Bapeg masih menunggu jawaban dari BKAD. Setelah itu, baru kita sampaikan usulan formasi CPNS ke Menpan RB,” ujar Yusuf. 

(F_01/r).

Kesiapan Akhir Jelang May Day 2026, Polres Samosir Gelar Simulasi Sispam Kota




Samosir | Elindonews.my.id


Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Polres Samosir menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya aksi unjuk rasa.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (30/4/26) sekitar pukul 09.00 WIB di Tanah Lapang Pangururan, Kelurahan Pasar Pangururan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. Simulasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Samosir, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya, di antaranya perwakilan Bupati Samosir yang diwakili Kadishub Laspayer Sipayung, perwakilan Kejari Samosir Frans G. Barimbing, Pabung Kodim 0210/TU Mayor Inf T. Siringo-ringo, Ketua Bawaslu Samosir R. Simarmata, serta pimpinan OPD, tokoh masyarakat, dan jajaran Polres Samosir.


Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel, dilanjutkan laporan komandan apel kepada pimpinan apel serta amanat dari Kapolres Samosir.


Dalam sambutannya, Kapolres Samosir menegaskan bahwa simulasi ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sekaligus menguji kesiapsiagaan personel dalam menangani aksi unjuk rasa.


“Simulasi ini memberikan gambaran kepada seluruh pihak terkait mekanisme dan kemampuan Polres Samosir dalam menangani aksi unjuk rasa secara profesional dan sesuai prosedur. Kami juga mengharapkan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar AKBP Rina.


Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan setiap tahapan penanganan aksi dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur.


Simulasi Sispamkota tersebut mengusung skenario yang dilatarbelakangi oleh penyesuaian harga BBM bersubsidi yang berdampak pada kelangkaan BBM di wilayah Kabupaten Samosir, sehingga memicu keresahan masyarakat dan potensi aksi unjuk rasa.


Pada tahap pertama, disimulasikan situasi keributan di SPBU Pangururan akibat antrean panjang dan stok BBM yang terbatas. Kondisi tersebut memicu emosi masyarakat hingga terjadi kericuhan dengan petugas SPBU, yang kemudian ditangani oleh personel Polres Samosir bersama tim negosiator.


Selanjutnya, pada tahap kedua, massa aksi bergerak menuju Kantor DPRD Kabupaten Samosir untuk menyampaikan aspirasi terkait kenaikan harga BBM, pajak, serta bahan pokok penting (bapokting). Awalnya aksi berlangsung tertib, namun situasi berkembang menjadi tidak kondusif akibat provokasi, hingga terjadi aksi anarkis seperti pembakaran ban, pelemparan, dan perusakan fasilitas.


Dalam simulasi tersebut, personel Dalmas melakukan tahapan pengendalian massa, mulai dari Tim Negosiasi, Dalmas awal hingga Dalmas lanjut. Kapolres Samosir juga turun langsung memimpin pengendalian dan memberikan imbauan kepada massa. 


Ketika situasi dinyatakan tidak terkendali, dilakukan tindakan tegas dan terukur seperti penggunaan water cannon (AWC) dan gas air mata, hingga massa berhasil dibubarkan.


Tim Reskrim juga melakukan penangkapan terhadap provokator, sementara tim Raimas melakukan penyisiran lokasi. Selain itu, tim kesehatan turut menangani korban terdampak, dilanjutkan dengan apel konsolidasi dan pembersihan lokasi hingga situasi kembali kondusif.


Kasi Humas Polres Samosir, AKP Radiaman Simarmata, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif dalam menghadapi potensi situasi kontinjensi di wilayah hukum Polres Samosir.


“Simulasi ini bertujuan untuk mempersiapkan personel dalam pengamanan aksi unjuk rasa, khususnya yang berkaitan dengan isu kenaikan harga BBM, pajak, dan bahan pokok penting,” jelasnya.


Ia juga menegaskan bahwa Polres Samosir siap memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan, khususnya dalam menghadapi momentum May Day 2026.


“Polres Samosir siap menghadapi peringatan Hari Buruh Internasional Tahun 2026 dengan memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.

=Singa laut =



Edarkan Sabu di Lingkungan Rumah, Residivis di Medan Diciduk Polisi

Petugas Satresnarkoba Polrestabes Medan menangkap residivis pengedar sabu di Jalan Brigjen Katamso Gang Lampu 1, Kecamatan Medan Maimun. Dari tangan pelaku, polisi menyita sabu seberat 7,04 gram, Rabu (29/4/2026). Foto/ist.


Medan  |  Elindonews.my.id

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan kembali menangkap seorang residivis kasus narkoba yang diduga kembali mengedarkan sabu di kawasan Jalan Brigjen Katamso Gang Lampu 1, Kecamatan Medan Maimun. Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti sabu seberat 7,04 gram.

‎

‎Pelaku berinisial MK (44), warga Jalan Brigjen Katamso Gang Lampu 1, Kecamatan Medan Maimun, diamankan petugas tidak jauh dari rumahnya pada Selasa (28/4/2026) siang, setelah diduga sedang menjalankan transaksi narkotika jenis sabu.

‎

‎Saat proses penangkapan, MK sempat melakukan perlawanan sehingga petugas harus menggendongnya untuk membawanya ke mobil polisi.

‎Dari tangan pelaku, petugas menemukan satu paket besar sabu dengan berat bruto 7,04 gram.

‎

‎Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa MK merupakan residivis kasus narkoba yang pernah diproses hukum pada tahun 2024.

‎

‎“Pelaku ini merupakan residivis kasus narkoba. Setelah bebas, ia kembali mengedarkan sabu di sekitar lingkungan tempat tinggalnya,” ujar Rafli didampingi Kanit 1 Satresnarkoba Polrestabes Medan, AKP Ruspian, kepada wartawan, Rabu (29/4/2026).

‎

‎Menurut Rafli, pelaku kembali terjun ke bisnis haram tersebut karena tergiur keuntungan. Dalam setiap gram sabu yang dijual, MK disebut memperoleh keuntungan sekitar Rp100 ribu.

‎

‎Saat ini, Satresnarkoba Polrestabes Medan masih melakukan pengembangan untuk memburu jaringan lain, termasuk pemasok barang haram tersebut.

‎

‎“Kami sedang mengejar pemasok narkoba kepada pelaku yang identitasnya sudah kami kantongi. Kami pastikan tidak ada tempat bagi pelaku narkoba di wilayah hukum Polrestabes Medan,” tegas Rafli. (F_01)

Rabu, 29 April 2026

Teror Brutal di Labuhan Deli, IRT Lapor Polisi Usai Rumah dan Mobil Dirusak

Korban saat menunjukkan mobil yang dirusak. (Foto/dok).


‎Medan  |  Elindonews.my.id

Seorang ibu rumah tangga bernama Kawida (49), warga Jalan Bambu, Dusun VIII, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, mendatangi Polsek Medan Labuhan untuk membuat laporan resmi terkait dugaan pengrusakan rumah dan mobil miliknya, Selasa (28/4/2026).

‎

‎Kawida datang didampingi kuasa hukumnya, Dongan N. Siagian, SH, dari Kantor Hukum Pelita Konstitusi. Kepada penyidik, ia menyampaikan kronologis kejadian yang dialami keluarganya.

‎

‎Usai memberikan keterangan, Kawida bersama kuasa hukumnya menunjukkan bukti laporan polisi dengan Nomor: STPLP/B/435/IV/2026/SPKT UNIT RESKRIM/POLSEK MEDAN LABUHAN/POLRES PELABUHAN BELAWAN/POLDASU.

‎

‎Kepada awak media, Kawida menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin malam, 27 April 2026, sekitar pukul 21.00 WIB.

‎

‎“Saat itu saya bersama anak-anak sedang berada di dalam rumah. Tidak lama kemudian terdengar suara ribut dari luar. Dari dalam rumah, kami melihat dua orang pelaku melakukan pengrusakan terhadap pintu pagar dan mobil yang terparkir,” ujar Kawida.

‎

‎Ia mengaku tidak berani keluar rumah karena takut para pelaku melempari batu dan diduga membawa senjata tajam.

‎“Melihat tindakan brutal para pelaku, saya berteriak meminta tolong hingga warga sekitar berdatangan. Mengetahui warga mulai ramai, kedua pelaku langsung melarikan diri,” lanjutnya.

‎

‎Setelah situasi dinilai aman, Kawida bersama anak-anak keluar rumah dan melihat kondisi kendaraan milik anaknya, Toyota Agya Type G warna abu-abu metalik tahun 2024 BK 1493 AFG, serta pagar rumah yang telah dirusak.

‎

‎Atas kejadian tersebut, korban melalui kuasa hukumnya berharap pihak kepolisian segera menangkap para pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.

‎

‎Selain itu, Kawida juga memohon perhatian Kapolda Sumatera Utara dan Kapolres Pelabuhan Belawan agar kasus tersebut segera ditindaklanjuti. (F_01)

Selasa, 28 April 2026

Besok Sore, Polrestabes Medan Rekayasa Arus Lalulintas di 18 Wilayah Titik




Medan | Elindonews.my.id


Satuan Lalulintas (Satlantas) Polrestabes Medan besok akan berlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Kota Medan, Rabu (29/4) sore.


Pengaturan arus kendaraan ini menyusul adanya sosialisasi kegiatan Sistem Pengamanan Kota (SISPAMKOTA) juga peringatan hari Buruh atau May Day yang akan dilaksanakan Jumat 1 Mei 2026 di Lapangan Astaka Jl. Pancing.


Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sri Lestari Widodo, mengimbau seluruh masyarakat Kota Medan untuk mengambil jalan alternatif guna menghindari kepadatan dan keterlambatan perjalanan sekaligus melakukan kesiapsiagaan personil dalam pelayanan unjuk rasa.


Rekayasa lalu lintas tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 17.00 WIB.


"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk menghindari ruas jalan yang terkena rekayasa sesuai waktu yang ditentukan. Gunakan jalur alternatif dan ikuti arahan petugas demi kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan bersama," ucap AKBP Sri Lestari, Selasa (28/4/2026) 


AKBP Sri Lestari Widodo menyebutkan ada 18 titik penutupan dan pengalihan arus akan dilakukan. Berikut rinciannya:


1. Penutupan menuju Lapangan Benteng, arus kendaraan diluruskan menuju Jl. Putri Hijau.

2. Penutupan di Jl. Mayor, kendaraan diluruskan menuju Lapangan Merdeka.

3. Penutupan menuju Jl. Ahmad Yani - Jl. Pulau Pinang, diluruskan ke Jl. Putri Hijau.

4. Penutupan di Jl. Kejaksaan, dialihkan ke Jl. Imam Bonjol.

5. Penutupan di Jl. Zainul Arifin, dialihkan ke Jl. Sudirman.

6. Penutupan dari Jl. Diponegoro (depan Kantor Gubernur) menuju Lapangan Benteng, dialihkan ke Jl. S. Parman.

7. Penutupan arus menuju Wisma Benteng, dialihkan ke Jl. Kejaksaan.

8. Penutupan arus dari arah Kejaksaan, dialihkan ke Jl. Teuku Umar.

9. Penutupan menuju Jl. Candi Biara, dialihkan ke Jl. S. Parman.

10. Penutupan di Jl. Maulana Lubis, dialihkan ke Jl. Candi Borobudur.

11. Penutupan arus menuju Lapangan Merdeka, dialihkan ke Jl. Kejaksaan dan Jl. Imam Bonjol melewati Jl. Pengadilan melalui sistem contraflow.

12. Penutupan arus menuju Jl. Imam Bonjol, dialihkan melalui Jl. Pengadilan (sistem contraflow) menuju Jl. Sudirman.

13. Penutupan arus menuju Jl. Cut Nyak Dien, diluruskan menuju Jl. Sudirman.

14. Penutupan di simpang Jl. Diponegoro - Kartini, dialihkan menuju Jl. Imam Bonjol.

15. Penutupan di Jl. Cut Mutia - Imam Bonjol menuju Jl. Diponegoro.

16. Penutupan di Jl. Imam Bonjol - Teuku Daud menuju Jl. Diponegoro.

17. Penutupan di Jalan Diponegoro - Teuku Daud menuju Jl. Imam Bonjol.

18. Penutupan di Jl. Imam Bonjol - Cut Mutia, diluruskan menuju Jl. Sudirman.


"Masyarakat yang hendak beraktivitas di sekitar lokasi penutupan agar merencanakan perjalanan lebih awal atau menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan," imbau Widodo seraya menambahkan, petugas akan ditempatkan di setiap titik pengalihan untuk membantu mengatur kelancaran lalu lintas", tutupnya. 

(JBR/66)

Sambut HBP ke-62, Rutan Kelas I Medan Wujudkan Pelayanan Prima




Medan | Elindonews.my.id


Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara (Sumut) turut serta berpartisipasi dalam peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026 melalui tema "Pemasyarakatan Kerja Nyata Pelayanan Prima".


Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual pada Senin (27/4) diikuti jajaran Rutan Kelas I Medan dari Aula Sahardjo.


Selain itu, juga dihadiri oleh sejumlah undangan dari instansi eksternal, di antaranya perwakilan Kejaksaan Negeri Medan, BNN Provinsi Sumut, BRI Unit Iskandar Muda, serta Perwakilan Kapolsek Medan Helvetia, sebut Kahumas Rutan Kelas I Medan. 


Disampaikan Dia, ini sebagai bentuk apresiasi, Rutan Kelas I Medan memberikan piagam penghargaan kepada mitra kerja yang telah berkontribusi aktif dalam pembinaan warga binaan, Rabu (28/4/2026).


Mitra kerja yang menerima penghargaan meliputi Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Deli Serdang, Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, BPJS Ketenagakerjaan Tanjung Morawa, Yayasan Anugerah Insan Residivis, LBH Trisila Sumut, Gereja Kristen Perjanjian Baru Cahaya Pengharapan Medan, serta Yayasan Pendidikan Insentif Agama Islam.


Penghargaan juga diberikan kepada pegawai berprestasi, yakni dr Sherly Saragih atas keberhasilannya membawa Klinik Pratama Rutan Kelas I Medan meraih predikat paripurna sebagai bentuk inovasi dan peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan.


Selain itu, Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, juga menerima penghargaan sebagai pegawai berinovasi di tingkat Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara.


Usai kegiatan utama, Rutan Kelas I Medan melakukan kegiatan aksi sosial berupa pemberian bantuan gerobak usaha kepada keluarga warga binaan yang membutuhkan dan pemberian bantuan sosial sebanyak 50 sembako kepada masyarakat sekitar Rutan, sebagai wujud kepedulian sosial  serta komitmen pemasyarakatan yang berdampak langsung bagi lingkungan sekitar.


Sementara itu melalui keterangannya, Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen jajaran dalam mendukung tema HBP.


"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar. Penyerahan gerobak usaha ini merupakan bentuk nyata maupun dukungan kami agar masyarakat dapat lebih meningkatkan taraf hidupnya," terang Andi Surya.


Rangkaian acara yang ditutup dengan prosesi pemotongan nasi tumpeng sebagai simbol rasa syukur terselenggaranya peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 yang berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh makna, sebutnya.

 (JBR/66)

Bupati Samosir Dengan Dandim 0210/TU Launching 30 Sumur Bor Bantuan KASAD




Samosir | Elindonews.my.id


Suasana penuh harapan menyelimuti Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Pangururan, Selasa (28/4/26). Di tengah perbukitan yang selama ini kerap menghadapi kesulitan air bersih, dentang gong yang dipukul Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menandai dimulainya pembangunan 30 sumur bor bantuan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jend. TNI Maruli Simanjuntak melalui program Karya Bhakti TNI.


Launching dilakukan bersama Dandim 0210/TU Ronald Tampubolon dan disaksikan unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga setempat. Dari total 50 titik bantuan yang dialokasikan di wilayah Kodim 0210/TU, sebanyak 30 titik diperuntukkan bagi Kabupaten Samosir. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai dalam dua bulan ke depan. Bagi masyarakat Pardomuan Nauli, program ini bukan sekadar pembangunan sumur bor, melainkan jawaban atas kebutuhan dasar yang telah lama dinantikan. 


Bupati Vandiko menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat meski di tengah keterbatasan anggaran. Menurutnya, pelayanan publik, pembangunan harus tetap berjalan melalui semangat kolaborasi dan sinergi lintas sektor.


“Kami ingin seluruh kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Jika kemampuan anggaran terbatas, maka sinergi menjadi jalan keluar. Yang terpenting, masyarakat merasakan manfaat pembangunan,” ujar Vandiko.


Komitmen tersebut menjadi ciri kepemimpinan Vandiko T. Gultom yang dikenal aktif membangun jejaring sinergitas anggaran dengan pemerintah pusat, provinsi, TNI, BUMN, hingga berbagai lembaga lainnya. Dengan pendekatan kolaboratif, berbagai program strategis dapat dihadirkan untuk mempercepat pembangunan di Samosir.


Bupati  Samosir menjelaskan sebelumnya telah membangun sarana pompa air di Kecamatan Onan Runggu melalui dukungan pemerintah provinsi. Tahun ini, empat titik tambahan juga direncanakan melalui APBD, bantuan Pemprov Sumatera Utara dan kedutaan Inggris. "Dengan tambahan 30 sumur bor dari KASAD, maka total 34 titik sumber air baru akan hadir untuk masyarakat," tegas Vandiko 


Bupati Samosir menjelaskan bahwa kehadiran bantuan sumur bor tersebut bukan datang begitu saja, melainkan melalui berbagai upaya dan lobi ke pemerintah pusat, termasuk kepada Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan.


Vandiko menyebut, beberapa waktu lalu dirinya menyampaikan kebutuhan air bersih masyarakat kepada Luhut Binsar Panjaitan. Permohonan tersebut kemudian mendapat persetujuan dan ditindaklanjuti melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dengan bantuan pembangunan sumur bor.


"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir dan masyarakat mengucapkan terima kasih atas perhatian KASAD TNI yang telah membawa program TNI Manunggal Air ke Samosir. Kami bersyukur di tahun 2026 ini, di bawah komando Bapak Maruli Simanjuntak, program ini bisa kembali hadir untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Bupati Samosir.


Dandim 0210/TU, Ronald Tampubolon menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya penyediaan air bersih. Ia juga menegaskan pentingnya dukungan masyarakat agar seluruh proses pembangunan berjalan lancar.


“Ini adalah bukti sinergi TNI bersama pemerintah daerah untuk menjawab kesulitan masyarakat. Kami optimistis seluruh titik dapat selesai tepat waktu dalam dua bulan kedepan,” kata Ronald.


Penyediaan air bersih merupakan fondasi utama peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran 30 sumur bor di Samosir menunjukkan bahwa pembangunan yang baik adalah pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.


Langkah ini sekaligus memperlihatkan bahwa kepemimpinan yang responsif tidak selalu diukur dari besarnya anggaran, tetapi dari kemampuan menghadirkan solusi melalui kerja sama dan keberpihakan kepada masyarakat.


Warga Pardomuan Nauli pun menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut. Mereka berharap sumur bor yang dibangun dapat mengalirkan air hingga ke permukiman warga dan menjadi berkah bagi generasi mendatang. “Selama ini air sangat susah. Terima kasih atas program Bapak KASAD, kami sangat membutuhkan kantong-kantong air,” ujar Pangondian Simarmata 


Dengan semangat gotong royong, kolaborasi dan kepemimpinan yang dekat dengan rakyat, Kabupaten Samosir terus bergerak menuju daerah yang maju, sejahtera dan berkelanjutan.

=Singa laut =


Nekat Jual Ekstasi, Mahasiswa USU Diciduk Polisi di Medan ‎

 

Mahasiswa USU saat diciduk Polisi. (Foto/ist)


‎Medan  |  Elindonews.my.id

Seorang mahasiswa berinisial TFA (20), warga Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Glugur Kota, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, ditangkap personel Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara karena diduga mengedarkan narkotika jenis ekstasi.

‎

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, TFA diketahui merupakan mahasiswa Fakultas Teknik Mesin Universitas Sumatera Utara (USU).

‎

‎Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumut, AKBP Hendro Wibowo, mengatakan dari tangan tersangka petugas mengamankan barang bukti sebanyak 10 butir pil ekstasi.

‎

‎“Kami mengamankan seorang mahasiswa dengan barang bukti 10 butir pil ekstasi,” ujar AKBP Hendro Wibowo, Selasa (28/4/2026).

‎

‎Ia menjelaskan, penangkapan dilakukan pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, tepatnya di depan sebuah minimarket.

‎

‎Penangkapan bermula dari informasi masyarakat terkait adanya dugaan peredaran narkoba di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, petugas kemudian melakukan penyamaran sebagai pembeli ekstasi.

‎

‎Saat tersangka datang dan menyerahkan barang haram tersebut, petugas langsung melakukan penangkapan.

‎Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku telah empat hingga lima kali mengedarkan ekstasi. Barang tersebut disebut diperoleh dari seseorang berinisial DD.

‎

‎Polisi kini masih mendalami jaringan peredaran narkoba tersebut, termasuk menelusuri lokasi peredaran dan memburu pemasok lainnya.

‎

‎Menurut Hendro, motif tersangka nekat mengedarkan narkoba diduga karena alasan ekonomi.

‎

‎“Kebutuhan ekonomi. Ada satu pelaku lagi berinisial B yang masih kami kejar,” pungkasnya. (F_01)

Peluncuran QResto, Kota Medan Jadi Pelopor Inovasi QRIS untuk Pembayaran Pajak Restoran



Medan | Elindonews.my.id


Pemerintah Kota Medan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara dan PT Bank Sumut terus memperkuat sinergi dalam pengembangan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah melalui inovasi berbasis QRIS yang diberi nama QResto (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization).


Peluncuran QResto yang dilaksanakan pada Selasa (27/4/2026) menjadi tonggak penting dalam transformasi digital. Kota Medan kini tampil sebagai pelopor dalam perluasan penggunaan QRIS untuk mempermudah pembayaran pajak restoran secara otomatis, praktis, dan transparan.


Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan tata kelola pajak daerah yang akuntabel, sekaligus memberikan kemudahan berusaha bagi pelaku industri kuliner.


Selama ini, proses administrasi pajak restoran masih menghadapi berbagai tantangan. Pelaku usaha harus mencatat omzet harian, melakukan rekapitulasi di akhir bulan, lalu menginput data ke sistem Medan Smartax. Proses tersebut dinilai memakan waktu, berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan, serta berpotensi menyebabkan keterlambatan pembayaran dan ketidakakuratan data.




Selain itu, proses administrasi manual juga membuat penerimaan pajak restoran ke rekening pemerintah daerah menjadi lebih lambat.


Melalui QResto, seluruh proses kini menjadi jauh lebih efisien. Penerimaan pajak restoran dapat langsung masuk ke rekening pemerintah daerah pada hari yang sama.


Setiap transaksi yang dilakukan pelanggan melalui QResto akan langsung tercatat, kewajiban pajak otomatis terpenuhi sesuai ketentuan, dan dana pajak tersalurkan secara real time.


Konsep ini dirangkum dalam slogan sederhana: “Scan, Bayar, Pajak Beres.”


Dengan sistem ini, pelaku usaha restoran akan merasakan berbagai manfaat nyata. Proses pencatatan dan pelaporan tidak lagi dilakukan secara manual, sehingga lebih hemat waktu dan tenaga. Risiko kesalahan perhitungan maupun keterlambatan pembayaran dapat diminimalkan.


Selain itu, transparansi transaksi yang tercatat secara otomatis memungkinkan pelaku usaha lebih fokus dalam mengembangkan bisnis dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.


Pengembangan QResto sendiri bukanlah hal yang sepenuhnya baru. Sebelumnya, mekanisme serupa telah diterapkan oleh Bank Sumut dalam mendukung pembayaran opsen pajak kendaraan bermotor, seiring implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

=tpm=











KPPU Dan Kejaksaan Agung Perkuat Eksekusi Putusan, Negara Pulihkan Rp43,9 Miliar




Medan | Elindonews.my.id


Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersama Kejaksaan Agung RI menunjukkan hasil nyata dalam penegakan hukum persaingan usaha. Melalui kolaborasi kedua lembaga, negara berhasil memulihkan keuangan sebesar Rp43,9 miliar dari pelaku usaha yang tidak patuh terhadap putusan berkekuatan hukum tetap.


Capaian tersebut berasal dari 11 putusan KPPU periode 2010–2018 yang melibatkan 11 pelaku usaha. Eksekusi dilakukan melalui sinergi KPPU dengan Jaksa Pengacara Negara (JPN) di lingkungan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDATUN).


Hasil tersebut disampaikan dalam kegiatan “Kolaborasi KPPU–Kejaksaan Agung dalam Eksekusi Putusan serta Pemberian Penghargaan” yang digelar di Gedung KPPU, Jakarta, Senin (27/4/2026).


Wakil Ketua KPPU, Aru Armando, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen nyata dalam menindak pelaku usaha yang membandel.


“Ini adalah bukti keseriusan KPPU dan Kejaksaan Agung dalam mengeksekusi pelaksanaan putusan serta memulihkan keuangan negara. Sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku usaha agar mematuhi putusan lembaga negara yang telah berkekuatan hukum tetap,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, KPPU juga memberikan penghargaan kepada 12 anggota Tim JPN sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam proses penagihan denda kepada pelaku usaha.


Kerja sama antara KPPU dan Kejaksaan Agung sendiri telah terjalin secara formal sejak 2021, khususnya melalui perjanjian dengan JAMDATUN. Kolaborasi ini mencakup pemberian bantuan hukum oleh JPN dalam rangka menyelamatkan dan memulihkan keuangan negara.


Direktur Perdata JAMDATUN Kejaksaan Agung, Ikhwan Nul Hakim, menyebut pemulihan keuangan negara menjadi prioritas strategis yang terus diperkuat.


Menurutnya, sinergi yang telah berjalan dalam dua tahun terakhir terbukti efektif dan memberi kontribusi nyata bagi pelaksanaan tugas kedua lembaga. “Ke depan, kerja sama ini diharapkan semakin memperkuat peran KPPU dalam penegakan persaingan usaha, termasuk menghadapi potensi irisan dengan aspek pidana dan sengketa,” katanya.


KPPU menilai keberhasilan ini menjadi sinyal kuat bahwa pelanggaran persaingan usaha memiliki konsekuensi hukum yang tegas. Peran JPN dinilai strategis, terutama dalam pendekatan persuasif agar pelaku usaha bersedia memenuhi kewajiban mereka kepada negara.


Ke depan, KPPU dan Kejaksaan Agung berkomitmen memperkuat koordinasi guna memastikan seluruh putusan yang telah berkekuatan hukum tetap dapat dijalankan secara efektif, sekaligus menjaga kepentingan negara tetap terlindungi.

=tpm/rel=






Polsek Medan Kota Kembali Ungkap Kasus Curanmor, 2 Pelaku Ditangkap



MEDAN | Elindonews.my.id


Unit Reskrim Polsek Medan Kota kembali mengungkap kasus tindak pidana pencurian sepeda motor (curanmor) di Jalan Mahkamah, Kelurahan Mesjid, Kecamatan Medan Kota. Dua orang laki-laki (pelaku) berhasil ditangkap.


Kedua pelaku itu masing-masing, Andri Anwar alias Andre (47) warga Jalan B Katamso, Gang Pante Burung Lorong II, Kelurahan AUR, Kecamatan Medan Maimun dan Edward Nababan (48) warga Jalan Bromo, Gang Sederhana, Kecamatan Medan Area.


Kapolsek Medan Kota, AKP Feriawan, SH melalui Kanit Reskrimnya Iptu Poltak M.Tambunan, SH, MH, mengatakan penangkapan kedua pelaku curanmor itu berdasarkan laporan Edi Saritua Simanjuntak (korban) dengan laporan polisi nomor : LP/191/IV/2026/Polsek Medan Kota/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.


"Pelaku bernama Andri kita amankan di Jalan Multatuli, Keluhan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun. Kemudian tim melakukan pengembangan terhadap teman pelaku bernama Edward dan berhasil ditangkap di seputaran Jalan Denai," sebut Iptu Poltak M.Tambunan kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).


Lanjut, dijelaskannya kronologis kejadian pada hari Kamis tanggal 09 April 2026 sekira pukul 06.30 Wib, korban melintas di Jalan Mahkamah. Kemudian korban berhenti di Pinggir Jalan untuk mengambil makanan sisa di tempat sampah dan posisi sepeda motor masih dalam keadaan hidup. Korban membelakangi sepeda motor berjarak 1 (satu) meter, selang beberapa menit datang pelaku mengambil sepeda motornya. Korban sempat mengejar pelaku namun tidak berhasil di tangkap.


Dari hasil interogasi petugas, Andri (pelaku) mengaku benar melakukan pencurian sepeda motor bersama temannya Edward. Pada saat melakukan aksi pencurian itu menggunakan becak mesin milik Edward. Setelah berhasil, kedua pelaku menjual sepeda motor tersebut ke Jalan Jermal 15 seharga Rp 1.200.000. Pelaku Andri mendapatkan bagian sebesar Rp 700.000 dan Edward Rp 500.000.


"Pelaku Andri merupakan residivis spesialis, curat, curas dan curanmor (3C). Selanjutnya kedua pelaku di bawa ke Polsek Medan Kota guna pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya. (Roi)

Minggu, 26 April 2026

Apel Akbar Sabuk Kamtibmas Polda Sumatera Utara Gelar Simulasi


⁷

Apel Akbar dan Deklarasi Sabuk Kamtibmas dihadiri pejabat Polda Sumut, Dandim 0201/ Medan, Ketua PN Medan, Kajari Medan, Walikota dan tokoh masyarakat


Medan | Elindonews.my.id


Apel Akbar Sabuk Kamtibmas Polda Sumatera Utara di Lapangan Belakang Mapolda Sumut, Jumat (24/4/2026)  adakan simulasi sispamkota yang digelar oleh personel kepolisian menampilkan berbagai skenario kontinjensi, mulai dari penanganan unjuk rasa massa hingga teknik penguraian massa (Raimas) dan pengamanan benda vital.


Pada Apel Akbar Sabuk Kamtibmas Polda Sumatera Utara itu dihadiri para pejabat utama Polda Sumut, Kapolres se-Sumatera Utara, termasuk Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan Mardison yang diwakili Gustap PM Marpaung, SH, MH, Dandim 0201/ Medan, Kajari Medan, Walikota Medan dan segenap tokoh masyarakat.


Dalam amanatnya, Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Whisnu Hermawan Februanto, menegaskan komitmennya dalam anggota kejahatan jalanan dan peredaran narkoba di wilayah Sumut tanpa kompromi.


Kapolda menyoroti maraknya kejahatan jalanan seperti tawuran, kenakalan remaja, aksi begal, hingga balap liar yang dinilai semakin meresahkan masyarakat. “Saya perintahkan kepada seluruh jajaran untuk bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan, khususnya begal, tanpa kompromi,” tegasnya.


Selain itu, Kapolda juga memberikan perhatian serius terhadap peredaran gelap narkoba yang masih menjadi ancaman besar di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan musuh bersama yang harus diberantas secara masif dan berkelanjutan. 


Tak hanya itu, Kapolda juga turut mengingatkan potensi konflik sosial yang dipicu oleh penyebaran hoaks, provokasi, dan opini yang berserakan. Menurutnya, hal tersebut dapat memecah belah persatuan masyarakat jika tidak diantisipasi dengan baik.


Kapolda juga menekankan bahwa stabilitas keamanan tidak dapat terwujud hanya oleh aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. “Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kita harus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan langkah nyata dan tegas,” ujarnya.


Poto bersama, Kajari Medan dengan Gustap Marpaung


Apel Akbar Sabuk Kamtibmas itu menjadi momentum konsolidasi seluruh unsur, baik Polri, pemerintah daerah, maupun masyarakat dalam menghadapi dinamika kamtibmas yang semakin kompleks. Selama berlangsungnya kegiatan itu disaksikan Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan, Wali Kota Medan Rico Waas, kapolres jajaran serta pejabat utama Polda Sumut.



Usai Apel dan Deklarasi Sabuk Kamtibmas, kegiatan dilanjutkan dengan Simulasi Sispam Kota yang diprakarsai oleh Polrestabes Medan. Berbagai tahapan disimulasikan melalui tahapan yang mencakup peran Fungsi Intelijen, Binmas, Bhabinkamtibmas, hingga Simulasi Eskalasi Situasi dari kondisi Hijau, Kuning, Merah, termasuk Penanganan Penjarahan.


Gustap Marpaung bersama Walikota Medan  Rico Waas disela-sela acara Sabuk Kamtibmas


Sementara itu Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan Mardison yang diwakili Gustap PM Marpaung, SH, MH kepada Elindonews mengatakan sangat mengapresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polda Sumut. Menurutnya, agenda Sabuk Kamtibmas merupakan simbol kekuatan kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat.
=redaksi=







Cek Lokasi Pasar 7, Polisi Tidak Temukan Aktivitas Perjudian




MEDAN | Elindonews.my.id


Maraknya informasi yang ditayangkan media online dan media sosial (medsos) terkait aktivitas perjudian, Polres Pelabuhan Belawan melakukan pengecekan ke lokasi Pasar 7, Dusun IX, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Sabtu (25/04/2026).


Pantauan di lapangan, petugas Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan didampingi Kepala Dusun IX tidak menemukan aktivitas judi online maupun judi dadu yang sempat viral di berbagai kanal medsos maupun media online.


Polisi tiba di lokasi bersama Kepala Dusun IX Desa Manunggal M. Sofyan, masuk ke gudang pintu berwarna hijau yang sudah lama tidak difungsikan dalam kondisi terkunci rapat. Setelah pagar dibuka, terlihat pula sampah-sampah bertaburan juga rumput ilalang semak belukar, tidak ada aktivitas apapun. 


"Sore ini, saya diundang oleh petugas kepolisian Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan untuk melakukan pengecekan terhadap gudang yang diduga melakukan kegiatan ilegal perjudian maupun judi online," ungkap Sofyan. 


Menurutnya, saat dilakukan pengecekan, terlihat gudang tersebut sudah terlantar dan tidak ada kegiatan apapun. Setelah berkoordinasi dengan penjaga gudang, akhirnya pintu gudang dibuka dan pihaknya melihat bahwa gudang tersebut sudah lama tidak ada kegiatan. 


"Kondisi gudang itu sudah lama tidak difungsikan, jadi pemberitaan yang ada selama ini tidak benar adanya kegiatan ilegal perjudian," tegas Sofyan. 


Ia menegaskan bahwa tidak ada kegiatan ilegal perjudian maupun judi online di wilayahnya. Harapannya. informasi yang tidak benar sesuai fakta terlebih dahulu dilakukan cek dan ricek sebelum mempublikasikan informasi.


"Kita mendukung pemberitaan sebagai kontrol sosial, tapi sebaiknya berita yang disampaikan akurat dengan datang dan mengecek ke lokasi, hari ini sudah kita lihat langsung dengan mata kepala saya sendiri bersama polisi, tidak ada ditemukan aktivitas apapun," pungkasnya.


Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo, menegaskan pihaknya turun ke lapangan untuk memastikan adanya informasi lokasi judi di Pasar 7, setelah dilakukan pengecekan di lokasi ternyata gudang tersebut tidak ada kegiatan.


"Kita telah menindaklanjuti pemberitaan media online yang marak belakangan ini atas informasi dugaan kegiatan ilegal perjudian maupun judi online. Setelah dilakukan pengecekan bersama perangkat Desa Manunggal tidak ada kegiatan apapun di gudang itu," pungkasnya. 

(Roi)

Petugas Kebersihan Pusat Kebugaran Tertangkap Tangan Curi Uang



MEDAN | Elindonews.my.id


Tertangkap tangan mencuri uang milik member (pelanggan) salah satu pusat kebugaran (fitness center) di Kota Medan petugas kebersihan (cleaning service) diamankan Satreskrim Polrestabes Medan. Modus tersangka IAS (22) yang kini sedang menjalani masa persidangan di PN Medan meminjam kunci master loker khusus wanita kepada resepsionis. 


"Aksi pelaku, IAS terbongkar setelah para member sering kehilangan uang di dalam loker khusus wanita. Member kemudian berupaya untuk menjebak pelaku dengan cara mendokumentasikan (foto) uang miliknya sebesar Rp 600 ribu di dalam loker pada, Jumat  2 Januari 2026 sekira pukul 14.00 WIB sebelum melaksanakan latihan. 


Setelah 1 jam melaksanakan latihan sekira pukul 15.00 WIB salah seorang member kembali lagi ke loker dan mendapati uang tersebut telah hilang, kemudian mendokumentasikan kondisi loker," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis didampingi, Kasi Propam Kompol Raymond Hutagalung dan Kasi Humas, AKP Nover Gultom kepada wartawan, Sabtu (25/4/2026) di Mapolrestabes Medan.


Loker, sambung Kasat Reskrim, hanya bisa dibuka dengan 2 (dua) kunci yaitu kunci yang di pegang oleh member dan master key yang di simpan di resepsionis. Berdasarkan keterangan tersangka, jumlah korban pencurian mencapai 10 (sepuluh) orang dengan total kerugian mencapai Rp 16 juta. 


Tersangka IAS (22), kata Kasat, diketahui sudah setahun bekerja di pusat kebugaran tersebut. Aksi pencurian tersebut, sambung Kasat, berlangsung sekitar Oktober sampai Desember 2025. 


"Untuk motifnya ekonomi dan gaya hidup. Pencurian yang dilakukan pelaku berlangsung sejak Oktober sampai Desember 2025 dengan total kerugian mencapai sekitar Rp 15 sampai Rp 16 juta," ungkap Kasat. 


Dalam perkembangan penyidikan di Mapolrestabes Medan, tersangka IAS (22) mengaku mengalami perbuatan asusila oleh oknum penyidik Resmob. 


"Untuk informasi tersebut kini sedang dilakukan audit investigasi di Wabprof Bidpropam Poldasu. Dan salah seorang oknum penyidik juga sudah dilakukan penempatan khusus (Patsus) di ruang Patsus Dit Tahti Poldasu," ungkap Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol Raymond Hutagalung. 


Sementara salah seorang pengelolah pusat kebugaran, Andre menambahkan, terungkapnya kasus pencurian uang milik member ini, bermula adanya laporan dari beberapa member yang sering kehilangan uang. Puncaknya saat salah seorang member kami menangkap tangan pelaku, IAS (22) saat mencuri uang di loker salah satu member.


"Saat tertangkap tangan kita langsung interogasi dan buat surat pernyataan bahwa dia memang melakukan perbuatan tersebut. Pelaku juga mengakui pernah mencuri uang para member lainnya dengan total kerugian mencapai Rp 16 juta," urai Andri.

(Roi)

Sabtu, 25 April 2026

Kapolsek Medan Timur Pilih Bungkam Saat Dikonfirmasi Judol Di Jalan Rakyat




MEDAN | Elindonews.my.id


Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus Manimbul Butarbutar bungkam dan tidak berani memberikan jawaban pada wartawan terkait praktik perjudian online (judol) berkedok warnet diduga eksis beroperasi di wilayah hukumnya (wilkum) dan disebut-sebut beromset jutaan rupiah perhari.


Bisnis ilegal itu tepatnya berada di Jalan Rakyat, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan di dalam ruko berwana putih.


Amatan awak media dilokasi, Jumat (24/4/2026) sore praktik perjudian online tersebut beroperasi secara terang-terangan tanpa hambatan. Kuat dugaan bahwa pihak Polsek Medan Timur ada pembiaran dengan aktivitas ilegal tersebut.


Sementara itu, seorang warga sekitar, kepada wartawan mengaku dengan keberadaan aktivitas judi online tersebut sangat mengkhawatirkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).


"Dengan keberadaan aktivitas ilegal (judol) itu bang, sangat mengkhawatirkan keamanan warga sekitar dan yang paling kita takutkan anak-anak kami jadi terpengaruh," ujar warga sekitar berinisial FH pada wartawan, Jumat (24/4/2026).


Ia berharap pihak kepolisian yakni Polsek Medan Timur - Polrestabes Medan segera menggerebek dan menutup lokasi judol tersebut secara permanen, guna situasi Kamtibmas aman dan kondusif.


"Kita berharap pihak kepolisian segera menindak tegas lokasi judol berkedok warnet itu, supaya Kamtibmas aman dan nyaman," harapnya mengakhiri.


Hingga berita ini diterbitkan belum ada jawaban resmi dari pihak Polsek Medan Timur. 

(Roi)



Jumat, 24 April 2026

Pasar Tradisional Dijadikan Tempat Edar Sabu, Polisi Tangkap Pelaku di Medan

‎Diduga berjualan narkotika di tengah aktivitas pasar tradisional, seorang pengedar sabu disergap Satresnarkoba Polrestabes Medan. (Foto/ist).


‎Medan  |  Elindonews.my.id

Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan membongkar praktik peredaran narkoba yang menjadikan pasar tradisional sebagai lokasi transaksi. Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Rabu (22/4/2026) sore, petugas menangkap seorang pria yang diduga kerap memanfaatkan keramaian pasar untuk mengedarkan sabu agar aksinya tidak terdeteksi.

‎

‎Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, kepada wartawan, Jumat (24/4/2026), mengatakan tersangka yang diamankan berinisial NS (38), warga Jalan Pelita V, Kecamatan Medan Timur.

‎

‎Menurut Rafli, dalam sebulan terakhir tersangka diduga aktif menjual narkotika jenis sabu di kawasan pasar tradisional Jalan Selamat, Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur.

‎

‎“Penangkapan pelaku ini juga berkat peran serta masyarakat. Lokasi penangkapan merupakan wilayah yang ikut dalam program Kentongan Kamtibmas Polrestabes Medan, yang kembali menghidupkan siskamling. Informasi dari warga langsung kami tindak lanjuti, dan Alhamdulillah pelaku berhasil kami tangkap berikut barang bukti paket sabu siap edar serta sejumlah uang tunai,” ujar Rafli.

‎

‎Ia menambahkan, tersangka sengaja memilih area pasar tradisional sebagai tempat berjualan narkoba karena padatnya aktivitas masyarakat, sehingga transaksi dengan pembeli lebih mudah dilakukan tanpa menarik perhatian petugas.

‎

‎Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh keuntungan sekitar Rp100 ribu dari setiap gram sabu yang berhasil dijual.

‎

‎“Pelaku sengaja memanfaatkan keramaian pasar tradisional agar transaksi tidak terlihat. Saat ini kami masih memburu pemasok narkoba kepada tersangka. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” pungkas Rafli. (F_01)


Polsek Perbaungan Bekuk Dua Maling Motor, Hasil Kejahatan Dipakai Belanja Pakaian

Dua pelaku Curat saat diamankan Polsek Perbaungan. (Foto/ist).


Serdang Bedagai  |  Elindonews.my.id

Personel Polsek Perbaungan Polres Serdang Bedagai berhasil menangkap dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang beraksi di Jalan Perdamaian Lingkungan Tempel, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.


Kedua pelaku yang diamankan masing-masing IRWANSYAH alias IWAN (45) dan BENY AFDI alias BENY (39), warga Kecamatan Perbaungan.


Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan atas laporan korban Suratni (59), seorang ibu rumah tangga yang kehilangan sepeda motor miliknya.


Kapolsek Perbaungan AKP Japri Binsar H. Simamora, SH., MH kepada awak media,Jumat (24/4/2026) menjelaskan, pencurian terjadi pada Selasa, 17 Maret 2026. 


Saat itu korban meninggalkan rumah sejak pagi hari untuk berjualan menggunakan becak motor. 


Ketika pulang sekitar pukul 22.40 WIB, korban mendapati pintu dapur rumah telah terbuka dan sepeda motor Honda Scoopy miliknya bersama dua dokumen BPKB yang disimpan di dalam lemari sudah hilang.


Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi, diketahui pelaku masuk ke rumah melalui pintu belakang dengan cara mencongkel gembok menggunakan obeng saat rumah dalam keadaan kosong.


Kerugian korban diperkirakan mencapai Rp15 juta.

Tim Opsnal Polsek Perbaungan kemudian melakukan penyelidikan intensif hingga berhasil menangkap tersangka Irwansyah pada Senin, 21 April 2026 sekitar pukul 21.30 WIB di sebuah warung kopi di Jalan Deli Pajak Lama Perbaungan.


Saat diinterogasi, pelaku mengakui melakukan pencurian bersama rekannya Beny.


Petugas langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Beny pada Selasa, 22 April 2026 sekitar pukul 11.00 WIB saat mengendarai becak motor di Jalan Deli Perbaungan. 


Ketika dilakukan penggeledahan, polisi menemukan satu paket kecil narkotika jenis sabu dari tangan tersangka.


Kepada polisi, kedua pelaku mengaku sepeda motor hasil curian diserahkan kepada seorang rekannya bernama Misbah yang kini masih dalam pengejaran untuk dijual ke Kota Medan seharga Rp7 juta.


Uang hasil penjualan kemudian dibagi dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari serta membeli pakaian.


Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian yang dibeli dari hasil kejahatan, satu buah obeng yang digunakan mencongkel pintu rumah korban, satu paket sabu, serta satu unit becak motor Suzuki Thunder BK 2858 OT.


Saat ini kedua tersangka telah diamankan di Polsek Perbaungan Polres Serdang Bedagai guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. 


Polisi masih melakukan pengembangan untuk menangkap satu pelaku lain yang diduga terlibat sebagai penadah sepeda motor hasil curian. (F_01/r)

Kamis, 23 April 2026

Pemprovsu Dan BI Kirim 1,05 Ton Cabai Merah Keriting Dari Karo Ke Palangka Raya




Medan | Elindonews.my.id


Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Wakil Bupati Tanah Karo, didampingi Kadis Perindag ESDM Sumut Dedi J.P Harahap melepas pengiriman 1.050 ton cabai merah dari Kabupaten Karo ke Palangkaraya di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (22/4/2026).


Pengiriman ini merupakan bagian dari Kerja Sama Bank Indonesia Sumut dan Pemerintah Provinsi Sumut untuk giat Kejasama Antar daerah (KAD) untuk menjaga keseimbangan pasokan antara daerah surplus dan defisit, sekaligus menekan inflasi, menstabilkan harga, serta memperluas pasar bagi petani. Pemprov Sumut menargetkan KAD terlaksana di 12 kabupaten/kota pada tahun ini.


Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan menyebut pengiriman ini merupakan tahap ketiga, dengan total distribusi mencapai 1.050 ton. Program tersebut turut mendongkrak harga cabai di tingkat petani dari Rp9.000/kg menjadi Rp25.000/kg.


Sebagai salah satu sentra produksi cabai merah di Sumut dengan luas lahan sekitar 4.000 hektare, Kabupaten Karo dinilai mampu menjaga pasokan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui sinergi antardaerah.


Gubernur Silumateea Utara, Bobby Nasution menyampaikan bahwa kerja sama antar daerah (KAD) diharapkan dapat menjadi salah satu program unggulan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan.


“Kerja sama antar daerah ini perlu terus diperkuat dan menjadi program unggulan. Daerah yang telah menjalin komitmen agar dapat diprioritaskan dalam pengembangannya,” ujar Gubernur.


Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan pelaksanaan KAD di 12 kabupaten/kota pada tahun ini. Program ini diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.


Selain itu, Gubernur menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap petani, khususnya petani cabai di Kabupaten Karo.


“Langkah ini merupakan upaya konkret untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui penguatan distribusi dan akses pasar,” katanya.


Gubernur juga memastikan bahwa pengiriman cabai merah ke luar daerah tidak akan mengurangi pasokan di Sumatera Utara, mengingat ketersediaan masih mencukupi, terutama setelah periode hari besar keagamaan.


Sementara itu, Wakil Bupati Karo menyampaikan bahwa kerja sama antar daerah ini memberikan dampak positif bagi petani, khususnya dalam menjaga stabilitas harga di tingkat petani.


Kabupaten Karo merupakan salah satu sentra produksi cabai merah di Sumatera Utara dengan luas lahan sekitar 4.000 hektare. Selain ke Palangka Raya, distribusi cabai merah dari daerah ini juga menjangkau wilayah Sumatera Barat dan Riau.


Ketua Gapoktan Terpuk Sisiwa, Pedoman Ginting, menilai sinergi antar daerah menjadi solusi efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani.



Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Rudy Brando Hutabarat, menegaskan bahwa Bank Indonesia terus berkomitmen memperkuat sinergi pengendalian inflasi melalui pendekatan hulu hingga hilir. Implementasi Kerja Sama Antar Daerah merupakan salah satu strategi utama yang secara konsisten didorong oleh Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna memperkuat keseimbangan pasokan dan permintaan antarwilayah serta memitigasi gejolak harga.


Ke depan, TPID Provinsi Sumatera Utara akan terus mendorong penguatan ekosistem pangan daerah yang tidak hanya berfokus pada aspek distribusi, namun juga mencakup peningkatan produktivitas, perbaikan efisiensi rantai pasok, serta pemanfaatan digitalisasi sistem informasi pangan. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya pengendalian inflasi yang lebih adaptif, terintegrasi, dan berkelanjutan, guna menjaga stabilitas ekonomi daerah dan mendukung kesejahteraan masyarakat, sebutnya.

=tpm=

Seminar Inspiratif PPNM: Strategi Meningkatkan Daya Saing dan Daya Tarik Sekolah Nasrani di Mata Masyarakat ‎




Medan  |  Elindonews.my.id

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan serta memperkuat kepercayaan masyarakat, telah dilaksanakan seminar bertema “Strategi Meningkatkan Daya Tarik Sekolah Nasrani di Mata Masyarakat” pada Rabu (22/04/2026) di Kompleks Perguruan Nasrani 1, Jalan Kapten Pattimura No. 16, Medan. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan dihadiri oleh para kepala sekolah, guru, pengurus yayasan, tokoh masyarakat, serta pemerhati pendidikan.

‎

‎Acara diawali dengan ibadah singkat sebagai ungkapan syukur dan memohon penyertaan Tuhan agar kegiatan berjalan lancar serta membawa manfaat bagi dunia pendidikan. Suasana khidmat dan penuh pengharapan mewarnai pembukaan acara tersebut.

‎

‎Selanjutnya, Ketua Perkumpulan Perguruan Nasrani Medan (PPNM), Drs. Chandra Silalahi. MSi, didampingi Sekretaris Ir. TM Napitupulu, dan  Bendaharanya Dra. Adelina Silaen, M.Pd, menyampaikan kata sambutan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan menegaskan pentingnya kolaborasi antar sekolah Nasrani dalam menghadapi tantangan pendidikan saat ini.

‎

‎Beliau juga menekankan bahwa sekolah-sekolah Nasrani harus terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat karakter peserta didik, serta menjaga nilai-nilai Kristiani sebagai fondasi utama dalam mendidik generasi muda. Selain itu, beliau berharap seminar ini menjadi wadah berbagi pengalaman, ide, dan strategi nyata demi kemajuan sekolah-sekolah Nasrani di Kota Medan dan sekitarnya.

‎

‎Seminar menghadirkan narasumber Muhammad Ramli, ST., M.Si., CH., CHt., LMNLP., CHA., CBHA., PACMC. Dalam pemaparannya, narasumber membahas berbagai langkah strategis agar sekolah-sekolah Nasrani semakin diminati masyarakat di tengah persaingan dunia pendidikan yang semakin ketat.

‎

‎Beliau menekankan pentingnya peningkatan mutu akademik, pembinaan karakter siswa, serta pelayanan pendidikan yang profesional dan berintegritas. Menurutnya, kepercayaan masyarakat akan tumbuh apabila sekolah mampu menunjukkan kualitas nyata melalui prestasi, disiplin, dan pelayanan terbaik.

‎

‎Selain itu, sekolah Nasrani dinilai memiliki keunggulan dalam membangun nilai-nilai moral, disiplin, kasih, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi orang tua yang menginginkan pendidikan holistik bagi anak-anak mereka.

‎

‎Para peserta seminar juga diajak memahami pentingnya inovasi dalam pembelajaran, pemanfaatan teknologi digital, promosi sekolah yang kreatif, serta membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. Menurut narasumber, citra positif sekolah harus dibangun melalui prestasi siswa, kegiatan sosial, dan komunikasi yang baik dengan orang tua.

‎

‎Suasana seminar berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Banyak peserta menyampaikan pengalaman serta tantangan yang dihadapi sekolah masing-masing dalam menarik minat calon peserta didik baru.

‎

‎Di akhir acara, Drs. Chandra Silalahi memberikan cindera mata berupa ulos kepada Muhammad Ramli sebagai bentuk penghargaan dan ungkapan terima kasih atas ilmu, motivasi, serta inspirasi yang telah dibagikan kepada seluruh peserta seminar. Penyerahan cindera mata tersebut berlangsung penuh kehangatan dan mendapat apresiasi dari para hadirin.

‎

‎Melalui seminar ini, diharapkan sekolah-sekolah Nasrani mampu terus berbenah, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendidik generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan beriman.

‎

‎Turut hadir Ketua PW GUKI Sumatera Utara (Guru Kristen Indonesia), Drs. Saroha Sinaga, yang memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan serta pengembangan sekolah-sekolah Nasrani di Sumatera Utara. (F_01).

Tingkatkan Sinergi Pembangunan, Bupati Samosir Hadiri Musrenbang RKPD Provinsi Sumut 2027



Samosir | Elindonews.my.id


Bupati Samosir Vandiko T Gultom didampingi Sekretaris Daerah Marudut Tua Sitinjak, Kaban Bapperida Rajoki Simarmata, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumut tahun 2027 yang berlangsung di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan, Rabu (22/4/26). 


Turut hadir Kadis Ketapang, Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom, Plt. Kadis Sosial Dumocsh Pandiangan, Kadis P3APPKB Friska Situmorang, Kadis Pariwisata Tetty Naibaho, Kadis Kesehatan Dina Hutapea, Plt. Kadis PUTR Rudimanto Limbong, Kadis Kopnaker Rista Sitanggang dan Kadis Perhubungan Laspayer Sipayung.


Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian dan Forkopimda Sumut serta seluruh Bupati dan Walikota se-Provinsi Sumut.


Musrenbang tahun ini mengusung tema Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Peningkatan Produktivitas, Investasi, dan Industrialisasi Berbasis Potensi Daerah” untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif, Berkelanjutan, dan Berdaya Saing.


Dalam sambutannya Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution memfokuskan arah pembangunan daerah pada enam basis utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Sumut tahun 2027. 


Enam basis tersebut meliputi akselerasi pertumbuhan berkualitas, peningkatan produktivitas, peningkatan investasi, pengembangan industri berbasis potensi daerah, penguatan daya saing daerah, serta pemulihan pascabencana.




Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menilai indikator pembangunan Sumut menunjukkan tren positif, meskipun pemerataan masih perlu ditingkatkan. Ia juga menyoroti capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumut yang berada di atas rata-rata nasional.


"IPM menunjukkan kualitas masyarakat di Sumut, pendidikan, kesehatan dan lain lain, IPM Sumut ini tinggi 76,47, lebih tinggi daripada angka IPM nasional, 75,90, artinya kualitas SDM Sumut relatif bagus dibanding nasional,” kata Tito.


Dalam forum tersebut, Vandiko menegaskan komitmennya untuk mengawal usulan prioritas Kabupaten Samosir agar terakomodasi dalam rencana kerja provinsi. Fokus utama usulan yang disampaikan Kabupaten Samosir meliputi peningkatan SDM, pengembangan sektor pertanian, hingga optimalisasi potensi pariwisata daerah.


"Musrenbang RKPD adalah rancangan awal pembangunan daerah. Jadi, harus ada sinkronisasi antara kebijakan pusat, provinsi, dan daerah. Artinya, setiap usulan prioritas untuk Kabupaten Samosir harus berjalan selaras agar pembangunan dapat dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat Samosir," ujar Bupati.


Lebih lanjut, Vandiko berharap kehadiran unsur pimpinan dari Kementerian Dalam Negeri RI dapat memberikan dukungan strategis, baik dari sisi regulasi maupun penguatan anggaran serta menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan ekonomi.

=Singa laut=


KPPU Temui Jokowi Di Solo, Dorong Amandemen UU Persaingan Usaha




SOLO | Elindonews.my.id 


Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersama jajaran Anggota KPPU melakukan audiensi dengan Presiden RI ke-7 Joko Widodo di Solo, Rabu, 22 April 2026, untuk menyampaikan apresiasi atas terbitnya Peraturan Presiden Nomor 100 Tahun 2024 sekaligus meminta dukungan percepatan amandemen Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 serta penguatan kelembagaan KPPU guna meningkatkan daya saing sektor strategis.


Deswin Nur, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KPPU menyebutkan dalam siaran persnya diterima melalui Kepala Kanwil I KPPU Ridho Pamungkas Rabu (22/4/2026


Audiensi yang berlangsung sekitar satu jam tersebut menjadi momentum bagi KPPU untuk menegaskan urgensi reformasi regulasi persaingan usaha di tengah dinamika ekonomi, termasuk di sektor gas bumi dan konstruksi.


Dalam pertemuan itu, KPPU juga bertukar pandangan terkait strategi peningkatan efektivitas persaingan usaha yang berdampak langsung pada efisiensi ekonomi dan perlindungan konsumen.




Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua KPPU M. Fanshurullah Asa, Anggota KPPU Gopprera Panggabean, Anggota KPPU Eugenia Mardanugraha, serta jajaran pejabat struktural KPPU.


Ketua KPPU menyampaikan apresiasi atas Peraturan Presiden Nomor 100 Tahun 2024 yang ditandatangani Jokowi pada pada 10 September 2024, yang dinilai menjadi langkah awal transformasi kepegawaian Sekretariat KPPU.


Kebijakan tersebut diharapkan memperkuat kapasitas kelembagaan dalam menjalankan fungsi pengawasan persaingan usaha secara lebih efektif dan adaptif.


Dalam kesempatan tersebut, Joko Widodo menekankan pentingnya peran KPPU dalam menjaga iklim persaingan usaha yang sehat, khususnya dalam menghadapi pelaku usaha besar di sektor strategis. 


Keberadaan KPPU itu penting dalam mengingatkan pelaku-pelaku usaha besar untuk mengutamakan efisiensi dalam berbisnis.


"KPPU harus selalu berani, karena yang dihadapi adalah pelaku usaha besar yang kadang dilindungi oleh regulasi atau kebijakan,” ujarnya.


Lebih lanjut, Joko Widodo menyatakan dukungannya terhadap perubahan ketiga atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 agar mampu menjawab tantangan ekonomi modern, termasuk perkembangan ekonomi digital. Penguatan kelembagaan KPPU sebagai otoritas persaingan dinilai sejalan dengan praktik internasional.


Ketua KPPU menyampaikan bahwa penguatan kewenangan dan peran KPPU diperlukan, termasuk dalam memberikan saran dan pertimbangan kepada pemerintah, khususnya terkait kebijakan yang berdampak pada efisiensi nasional dan penguatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN


“KPPU saat ini berupaya memperkuat aspek pencegahan dengan mendorong pemerintah menghadirkan kebijakan yang mendukung persaingan usaha. Langkah ini penting untuk menciptakan efisiensi ekonomi dan memberikan manfaat optimal bagi konsumen,” jelasnya.


Pertemuan ini menegaskan konsistensi KPPU untuk terus mendorong terciptanya persaingan usaha yang sehat sebagai fondasi peningkatan daya saing nasional dan kesejahteraan masyarakat. 

=tpm/rel=