Senin, 29 September 2025

APBN Sumut Hingga 31 Agustus 2025 Belanja Pemerintah Pusat Capai Rp.10,95 T



Medan | Elindonews.my.id


Hingga 31 Agustus 2025, realisasi belanja pemerintah pusat di Sumatera Utara telah mencapai Rp10,95 triliun. Belanja Pegawai mencatat realisasi sebesar Rp7,10 triliun atau 69,11% dari pagu. Anggaran ini digunakan untuk membiayai gaji dan tunjangan kinerja, pembayaran THR, serta gaji ke-13 tahun 2025 bagi aparatur negara. 


29 September 2025 — Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sumatera Utara, Nofiansyah, Senin 29/09/25 kepada awak media di Medan.


Nofiansyah, yang juga menjabat sebagai Kepala Kanwil Ditjen Kekayaan Negara (DJKN) Sumatera Utara, hadir bersama Indra Soeparjanto (Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Utara), Sugeng Apriyanto (Kepala Kanwil DJBC Sumatera Utara), Arridel Mindra (Kepala Kanwil DJP Sumatera Utara I), serta Anton Budhi Setiawan (Kepala Kanwil DJP Sumatera Utara II). 


Masing-masing menyampaikan hasil kerja dan sinergi yang telah dibangun dalam mengawal pelaksanaan APBN secara transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat Sumatera Utara.


Sementara Belanja Barang terealisasi Rp3,25 triliun atau 46,53% dari pagu. Penggunaan dana ini tersebar pada program infrastruktur konektivitas, pelayanan kesehatan dan JKN di Kemenkes, program pendidikan tinggi di bawah Kemdiktisaintek, serta penegakan dan pelayanan hukum oleh Kemenimimpas. 


POLRI menjadi satuan kerja dengan realisasi tertinggi sebesar Rp583,36 miliar, diikuti oleh Kemenkes dan Kemenag.Belanja Bantuan Sosial telah terealisasi sebesar Rp47,15 miliar atau 67,94% dari pagu. Seluruh dana ini terserap oleh satuan kerja di bawah Kementerian Agama, seperti Kanwil Kemenag Sumut, IAKN Tarutung, STAIN Mandailing Natal, UIN Padangsidimpuan, dan UIN Sumut.


Sedangkan Belanja Modal menunjukkan capaian dengan realisasi Rp555,04 miliar atau 19,93% dari pagu. Dana ini digunakan untuk program infrastruktur konektivitas, ketahanan sumber daya air, pendidikan tinggi serta modernisasi almatsus dan sarana prasarana Polri. 


Kementerian PUPR mencatat realisasi tertinggi sebesar Rp242,55 miliar, terutama untuk pembangunan jalan dan jembatan.


Transfer ke daerah rp.28,52 T


Hingga 31 Agustus 2025, penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) di Provinsi Sumatera Utara telah mencapai Rp28,52 triliun atau 62,93% dari pagu, mengalami penurunan dibanding capaian periode yang sama tahun 2024 (65,09%). Dana Alokasi Umum (DAU) masih menjadi komponen terbesar dengan realisasi mencapai Rp18,89 triliun dari pagu atau 68,85 persen dari pagu. Dana Alokasi Khusus Non-Fisik, yang digunakan antara lain untuk mendukung layanan pendidikan dan kesehatan seperti BOS dan BOK, telah terealisasi Rp5,39 triliun. Dana Desa telah disalurkan sebesarRp2,66 triliun. Dana Bagi Hasil (DBH) disalurkan sebesar Rp1,26 triliun, sementara Insentif Fiskal direalisasikan sebesar Rp108,57 miliar. Sedangkan DAK Fisik baru terealisasi sebesar Rp213,68 miliar atau 10,82% dari pagu.


Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Sumatera Utara hingga Agustus 2025 menunjukkan tren yang positif dalam mendukung permodalan pelaku UMKM. Total penyaluran KUR tercatat sebesar Rp10,12 triliun kepada 171.786 debitur, yang mewakili sekitar 14,81% dari total UMKM di Sumatera Utara. 


Sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan menjadi penerima KUR terbesar dengan realisasi Rp4,88 triliun kepada 88.398 debitur. Diikuti oleh sektor perdagangan besar dan eceran dengan nilai Rp3,58 triliun dan 56.681debitur. Sebaliknya, sektor dengan penyaluran terkecil adalah pertambangan dan penggalian, yang hanya mencakup 9 debitur dengan total pembiayaan Rp2,25 miliar.


Sementara itu, penyaluran pembiayaan Ultra Mikro (UMi) telah mencapai Rp548,51miliar kepada 95.457 debitur. Sektor perdagangan besar dan eceran kembali menjadi yang dominan, menerima Rp534,79 miliar atau sekitar 97,5% dari total penyaluran, dengan jumlah debitur mencapai 93.352 orang. Sebaliknya, sektor dengan penyaluran terkecil adalah jasa pendidikan sebanyak 8 debitur sejumlah Rp29,80 juta. 


Bantuan Sosial di Sumut dibayar langsung oleh Pemerintah Pusat di Sumut sebesar Rp2,58 triliun untuk 4,20 juta penerima manfaat. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bantuan pangan kepada KPM per bulan melalui mekanisme akun elektronik utk. membeli pangan di e-Warong KUBE PKH / pedagang bekerjasama Bank HIMBARA, s.d. Agustus telah direalisasikan 


Pemerintah Pusat sebesar Rp1,56 triliun untuk2.844.665 penerima manfaat. Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), program bantuan sosial bersyarat kepada KPM yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH s.d. Agustus telah direalisasikan Pemerintah Pusat sebesar Rp972,63 miliar untuk 1.280.464 keluarga penerima manfaat. 


Selanjutnya Bantuan Atensi Yatim Piatu (YAPI) Bantuan untuk mendukung kehidupan anak yatim piatu yang rentan secara sosial ekonomi. Dengan bantuan sebesar Rp200.000 per bulan, s.d. Agustus telah direalisasikan Pemerintah Pusat sebesar Rp42,13 miliar untuk 78.962 penerima manfaat.


Selanjutnya untuk realisasi Makan Bregizi Gratis (MBG) di Sumut telah terealisasi Rp1,26 triliun dengan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebanyak 256 yang diberikan kepada 771.416 Penerima Manfaat, dengan petugas SPPG sebanyak 8.799 orang, serta bekerja sama dengan supplier MBG sebanyak 176.


Penerimaan Pajak Masih rp.12,7 T dari target rp.32,57 T


Hingga akhir Agustus 2025, penerimaan pajak di Sumatera Utara telah mencapai Rp12,7 triliun, atau sekitar 39,08% dari target tahunan sebesar Rp32,57 triliun. Angka tersebut merupakan gabungan penerimaan dari Kanwil DJP Sumut I dan Kanwil DJP Sumut II. Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan yang stabil dari bulan ke bulan, dengan laju akumulasi yang meningkat dari 4,4% pada Januari 2025 menjadi 32,4% pada Agustus 2025.


Hingga akhir Agustus 2025, penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai di Provinsi Sumatera Utara tercatat sebesar Rp2,13 triliun, atau telah mencapai 93,81% dari target APBN. Realisasi Bea Masuk mencapai Rp493,71 miliar. 


Penerimaan Bea Masuk ini dipengaruhi oleh penurunan volume impor komoditas pangan (beras dan gula). Penerimaan Bea Keluar mencapai Rp1,17 triliun, atau 443,85% dari target. Tingginya Penerimaan Bea Keluar yang utama disumbang dari ekspor produk sawit Rp1,17 triliun.


Kinerja ini dipicu oleh kenaikan harga referensi CPO dan produk turunannya pada Agustus 2025 yang mencapai USD910,91 per metrik ton—lebih tinggi dari Agustus 2024—serta peningkatan volume ekspor CPO dan produk turunannya pada bulan Agustus 2025 sebesar 24% dibandingkan Juli. 


Hingga Agustus 2025, penerimaan cukai mencapai Rp332,81 miliar dengan capaian 57,57% dari target APBN. Capaian ini disebabkan oleh menurunnya penerimaan Cukai Hasil Tembakau (HT) sebesar 45% akibat turunnya produksi dan permintaan pasar cukai


Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) mengalami penurunan sebesar 13%. Penurunan ini mencerminkan melemahnya konsumsi barang-barang kena cukai dan menunjukkan tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas penerimaan negara dari sektor ini.


Sedangkan kinerja Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) di wilayah Sumatera Utara menunjukkan capaian yang positif dan terjaga baik. Realisasi PNBP tercatat sebesar Rp2,2 triliun, atau telah mencapai 90,23% dari target APBN sebesar Rp2,24 triliun. Capaian ini mencerminkan kinerja yang stabil dan tumbuh dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan dua komponen utama PNBP, yakni PNBP Lainnya dan pendapatan Badan Layanan Umum (BLU). 


Realisasi PNBP Lainnya mencapai Rp973,12 miliar, atau setara 137,38% dari target, terkontraksi sebesar 6,20% secara tahunan (YoY). Di sisi lain, pendapatan BLU mengalami peningkatan yang signifikan, mencapai Rp1.047,45 miliar, atau 68,41% dari target dan tumbuh 12,87% dibanding tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan perbaikan layanan dan tata kelola keuangan padaunit-unit BLU, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun layanan teknis lainnya.


PNBP Surplus Capai 131,2 Persen


Hingga 31 Agustus 2025, realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor aset, piutang, dan lelang di wilayah Sumatera Utara tercatat sebesar Rp77,8miliar, atau setara dengan 131,2% dari total target PNBP sebesar Rp92,72 miliar. Capaian ini menunjukkan kinerja yang cukup baik di tengah dinamika pemanfaatan aset negara dan aktivitas lelang yang terus berkembang. Secara rinci, realisasi PNBP dari aset mencapai Rp36,7 miliar. Peningkatan ini terutama berasal dari kegiatan sewa, penjualan barang rampasan/tegahan, serta pemanfaatan aset dalam bentuk sewa tanah atau bangunan. Pendapatan ini juga didukung oleh kontribusi dari sektor Badan Layanan Umum (BLU).


Sementara itu, PNBP dari piutang negara mencatat realisasi sebesar Rp117 juta. Adapun PNBP dari sektor lelang menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi sebesar Rp38,37 miliar. Kinerja ini mengalami pertumbuhan signifikan dibanding tahun sebelumnya, didorong oleh pelaksanaan berbagai jenis lelang, baik lelang eksekusi hak tanggungan, lelang barang rampasan, maupun lelang harta pailit. PNBP lelang berasal dari komponen Bea Lelang baik dari pihak penjual maupun pembeli. Capaian ini mencerminkan tingginya minat dan efektivitas pelaksanaan lelang oleh Kanwil DJKN Sumatera Utara dalam mengelola aset dan piutang negara secara optimal.

(E_01)






TikTok Didenda Rp.15 Miliar Karena Telat Laporkan Akuisisi Tokopedia



Jakarta | Elindonews.my.id


Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp15 miliar kepada TikTok Nusantara (SG) Pte. Ltd. terkait keterlambatan pemberitahuan akuisisi mayoritas saham PT Tokopedia. Putusan ini dibacakan dalam sidang Majelis Komisi yang dipimpin Rhido Jusmadi bersama dua anggota, M. Fanshurullah Asa dan M. Noor Rofieq yang dilaksanakan hariini (29/9) di Kantor Pusat KPPU Jakarta.


Sebagaimana diketahui, transaksi pengambilalihan saham melibatkan Tokopedia, perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan elektronik (marketplace dan e-commerce), dan TikTok, perusahaan yang didirikan dengan tujuan khusus untuk transaksi akusisi ini. 


Tujuan utama akuisisi ini antara lain untuk memasuki kembali pasar e-commerce di Indonesia dengan cara bermitra dengan Tokopedia dan memungkinkan pemisahan antara sistem media sosial dan e-commerce. Akuisisi tersebut membuat TikTok menguasai 75,01 persen saham Tokopedia, sementara 24,99 persen sisanya tetap dimiliki PT GoToGojek Tokopedia Tbk. Transaksi ini efektif secara hukum sejak 31 Januari 2024, sehingga batas waktu penyampaian notifikasi ke KPPU seharusnya paling lambat 19 Maret 2024.


Dalam sidang, TikTok Nusantara (SG) Pte. Ltd.mengakui keterlambatan, tidak menolak temuan KPPU, bersikap kooperatif sepanjang pemeriksaan, dan tidak memiliki riwayat pelanggaran sebelumnya. 


Faktor-faktor tersebut menjadi pertimbangan yang meringankan. Berdasarkan pertimbangan tersebut, KPPU menjatuhkan denda Rp15 miliar atas TikTok Nusantara (SG) Pte. Ltd.,yang wajib disetorkan ke kas negara dalam waktu 30 hari setelah putusan berkekuatan hukum tetap.

(E_01/rel)

KPPU Dorong Pemahaman Praktik Persaingan Sehat dalam Waralaba.



Medan | Elindonews.my.id


Universitas Sumatera Utara (USU) bekerja sama dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menggelar FGD Internasional Community Service Program 2025 dengan tema “Enhancing Understanding of Anti-Competitive Practices in Franchise Models: A Comparative Case Study of Indonesia and Hongkong”. 


Kegiatan ini berlangsung di Ruang DPF Fakultas Hukum USU, Medan, dengan menghadirkan akademisi, pelaku usaha, UMKM, dan mahasiswa.


Kegiatan FGD yang dilakukan secara luring dan zoom meeting ini dibuka oleh Dekan Fakultas Hukum USU, Dr. Mahmul Siregar, S.H., M.H., dan menghadirkan dua keynote speaker, yakni Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, SH, M.LI. (Guru Besar FH USU) dan Ridho Pamungkas (Kepala Kantor Wilayah I KPPU), serta dipandu oleh Dr. Robert, S.H., MH sebagai moderator. 


Dalam paparannya, Prof. Ningrum menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara perlindungan UMKM dan penerapan prinsip pasar bebas. Menurutnya, Indonesia menghadapi tantangan dalam menyusun kebijakan ritel modern agar tetap berpihak pada ekonomi lokal, namun tidak menyalahi prinsip-prinsip persaingan sehat.


Sementara itu, Ridho Pamungkas menjelaskan kondisi industri ritel modern berjaringan di Indonesia, termasuk potensi praktik anti-persaingan dalam model waralaba. Ia menyoroti fenomena ekspansi minimarket, moratorium gerai baru di beberapa daerah, hingga praktik “franchise terselubung” yang bisa menimbulkan persaingan semu.


“Kehadiran ritel modern perlu diterima sebagai bagian dari dinamika pasar. Namun, yang terpenting adalah memastikan persaingan tetap sehat, UMKM mendapat akses pasar, dan konsumen tetap memperoleh harga yang kompetitif dengan pilihan produk yang beragam,” jelas Ridho.


Diskusi juga menyoroti perbandingan dengan Hong Kong, di mana regulasi ritel lebih menekankan keterbukaan pasar. Hong Kong Competition Commission (HCC) berperan aktif mengawasi dan menindak praktik anti-persaingan, sehingga pasar tetap dinamis dan efisien.


Lebih dari seratus peserta mengikuti kegiatan ini, baik secara langsung maupun daring, yang terdiri dari pelaku UMKM, mahasiswa, akademisi, hingga perwakilan pemerintah daerah antara lain civitas akademisi dari FH  Universitas Medan Area (UMA), dan FH Universitas Samudra Langsa (UNSAM), Bappeda Tapanuli Selatan dan DPMPTSP Mandailing Natal.  Forum ini menjadi ruang bertukar gagasan dan pengalaman lintas negara mengenai regulasi ritel modern.


Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir gagasan yang konstruktif dalam merumuskan regulasi ritel modern yang adil, mendorong kolaborasi ritel besar dengan UMKM, serta menjaga keseimbangan antara efisiensi ekonomi, keadilan sosial, dan kepentingan konsumen. Selain itu, KPPU juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terciptanya iklim persaingan usaha yang sehat di sektor ritel modern, sekaligus memastikan agar keberadaan ritel berjaringan tidak menyingkirkan pelaku usaha kecil dan menengah.

(E_01/rel)

Kapolres Samosir Bakti Sosial Untuk Korban Kebakaran 8 Unit Rumah di Desa Simarmata



Samosir | Elindonews.my.id


Kepolisian Resor (Polres) Samosir yang dipimpin langsung oleh Kapolres Samosir, AKBP Rina Frillya, S.I.K, melaksanakan bakti sosial kepada masyarakat korban kebakaran yang menghanguskan 8 unit rumah di Sidaji, Dusun III, Desa Simarmata, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir (29/9/25).


Kapolres Samosir didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Samosir serta Camat Simanindo, Hans Ricardo Sidabutar. Mereka menyerahkan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok kepada delapan kepala keluarga terdampak, yakni Naolo Boru Sialoho, Eljon Sagala, Kelemen Simarmata, Sarma Simarmata, Febrianti Simarmata, Tamaria Butar Butar, Menti Sidabutar, dan Elianto Sihombing.


Kapolres Samosir terlebih dahulu menyapa dan memberikan penghiburan kepada para korban.


“Atas nama keluarga besar Polres Samosir, kami turut prihatin dan menyampaikan duka mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa bapak/ibu sekalian. Kami memahami betapa berat cobaan ini, namun kiranya tetap diberikan ketabahan dan semangat untuk bangkit kembali. Kehadiran kami di sini adalah bentuk kepedulian Polri untuk sedikit meringankan beban bapak/ibu,” ujar AKBP Rina Frillya.


PLT Kasi Humas Polres Samosir menambahkan bahwa bakti sosial ini merupakan bentuk empati sekaligus wujud nyata kepedulian Polres Samosir terhadap masyarakat.


“Tujuan kegiatan ini adalah meringankan beban korban, memberikan dukungan moral, serta membangun solidaritas dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Polri hadir tidak hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga dalam aspek sosial,” jelasnya.


Sekitar pukul 09.30 WIB, kegiatan bakti sosial selesai dilaksanakan. Selama kegiatan berlangsung, suasana berjalan aman, tertib, dan kondusif.

=Singa Laut BW Simatupang=

Minggu, 28 September 2025

RAMBO, Gerakan Rakyat Kawal Pemerintahan Prabowo Subianto Resmi Terbentuk



Bekasi | Elindonews.my.id


Sebuah momentum penting lahir pada Minggu (28/9/2025) di Bekasi. Dengan semangat kebersamaan dan tekad kuat, rakyat dari berbagai kalangan resmi mendirikan organisasi Relawan Rakyat Membela Prabowo (RAMBO). Kehadiran organisasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah wujud nyata partisipasi rakyat dalam menjaga keberlanjutan pemerintahan Presiden H. Prabowo Subianto.


Rapat pembentukan menetapkan H. Haetami Abdullah sebagai Ketua Umum. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan tegas sekaligus menggelorakan semangat perjuangan.


RAMBO lahir dari tekad rakyat untuk menjaga keberlanjutan kepemimpinan Presiden H. Prabowo Subianto. Kami berdiri tegak sebagai benteng rakyat, untuk menghadapi segala bentuk ancaman, baik langsung maupun tidak langsung, baik dalam ranah politik maupun aspek lain yang dapat mengganggu stabilitas pemerintahan.


Kami ingin memastikan program pembangunan nasional benar-benar berjalan demi kepentingan rakyat. Dari desa hingga kota, dari akar rumput hingga pusat, RAMBO akan hadir sebagai kekuatan rakyat yang solid, mandiri, dan berdaulat. Kami bukan hanya mendukung, tetapi juga mengawal. Karena bagi kami, menjaga pemerintahan berarti menjaga masa depan bangsa.”


Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan riuh peserta rapat. Bagi mereka, kata-kata Haetami bukan sekadar retorika, melainkan amanah perjuangan yang harus diwujudkan bersama.


Dalam struktur awal, Mulyadi ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal, sementara Hasan dipercaya sebagai Bendahara Umum. Keduanya memiliki latar belakang aktivis sosial dan komitmen dalam memperkuat peran rakyat di tingkat akar rumput.


Struktur ini dipandang cukup untuk memulai langkah pertama RAMBO. Selanjutnya, organisasi berkomitmen membentuk kepengurusan di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa dan kelurahan. Dengan begitu, RAMBO dapat benar-benar hadir di tengah rakyat dan memastikan program pembangunan nasional menjangkau semua lapisan masyarakat.


Visi dan Misi RAMBO

Sebagai organisasi rakyat, RAMBO berdiri di atas landasan Pancasila dan UUD 1945. Visi RAMBO jelas: mewujudkan gerakan rakyat yang solid, mandiri, dan berdaulat dalam mendukung kepemimpinan nasional Prabowo Subianto demi Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat.


Adapun misi RAMBO meliputi:

1. Menghimpun kekuatan rakyat untuk mendukung program-program pembangunan nasional.

2. Melaksanakan kegiatan sosial, ekonomi, politik, dan budaya yang bermanfaat bagi masyarakat.

3. Menjadi wadah aspirasi rakyat dalam menjaga keutuhan NKRI.

4. Mengawal Terciptanya pemerintahan yang kuat, bersih, dan berpihak pada kepentingan rakyat.


Dari Rakyat untuk Rakyat

Dalam perjalanan bangsa, organisasi rakyat kerap lahir sebagai bentuk kesadaran kolektif. RAMBO menegaskan dirinya bukan sekadar pendukung, melainkan pengawal. Ia hadir untuk memastikan bahwa kepemimpinan Prabowo Subianto tetap berada di jalur perjuangan rakyat.


Haetami Abdullah menekankan, “Dari desa kita kuatkan, dari rakyat kita kokohkan. RAMBO akan hadir di setiap jengkal tanah air untuk memastikan program pro-rakyat Presiden Prabowo benar-benar sampai kepada rakyat.”


Harapan Besar dari Bekasi untuk Indonesia.

Bekasi ini menjadi titik awal. Dari sini, semangat RAMBO digadang akan menyebar ke seluruh pelosok negeri. Bekasi menjadi saksi bahwa rakyat mampu berinisiatif, bersatu, dan bergerak demi memastikan masa depan bangsa tetap kokoh.


Bagi para pendiri, RAMBO bukan sekadar singkatan. Ia adalah simbol keteguhan hati rakyat, simbol kebersamaan, sekaligus simbol perlawanan terhadap segala bentuk ancaman yang bisa mengganggu stabilitas pemerintahan.


Dengan deklarasi resmi ini, RAMBO menegaskan diri sebagai gerakan rakyat yang siap mendukung dan membela Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan amanat konstitusi. Dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat, itulah napas perjuangan RAMBO. 

(Fen)










Sabtu, 27 September 2025

Sambut Hari Wisata Sedunia: UPER Dorong Keberlanjutan Halal di Desa Alamendah



Bandung | Elindonews.my.id


Industri pariwisata kian ditantang untuk bertumbuh tanpa merusak lingkungan, menjaga budaya, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat lokal. 


Sebagai tema “Pariwisata dan Transformasi Berkelanjutan” menjadi pengingat pentingnya investasi hijau, inklusif, dan digitalisasi destinasi.


Hal tersebut sebagai Salah satu wujud transformasi pariwisata halal, yang tidak hanya memastikan layanan sesuai syariah, tetapi juga mendorong konsumsi bertanggung jawab, dengan pemanfaatan produk lokal, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurut Global Muslim Travel Index (GMTI), pasar wisatawan Muslim diproyeksikan mencapai lebih dari 230 juta wisatawan pada 2028, menciptakan peluang besar bagi desa wisata untuk menjadikannya pembeda dari destinasi lain. 


Namun, fasilitas halal, homestay syariah, dan layanan digital di banyak destinasi Indonesia masih terbatas sehingga potensi pasar ini belum tergarap optimal, Sabtu (27/9/2025) 


Sebagai jawaban bagi Universitas Pertamina (UPER) menggelar Pelatihan Pengelolaan Website juga Digitalisasi Layanan Pariwisata Halal di Desa Wisata Alamendah (Dawala), Rancabali, Kabupaten Bandung. 


Program ini dipimpin oleh Resista Vikaliana, Ph.D., dengan dukungan Yelita Anggiane Iskandar, S.T., M.T. dan Ade Irawan, Ph.D., dengan melibatkan mahasiswa. Acara tersebut merupakan bagian dari PkM HIBAH DIKTI 2025 bertajuk “Peningkatan Kapasitas Masyarakat melalui Transformasi Digital dalam Perintisan Wisata Halal Berbasis Rantai Pasok Hijau.”


“Pariwisata halal dan berkelanjutan saling melengkapi: halal memastikan layanan yang etis dan tayyib, sementara keberlanjutan menjamin layanan ramah lingkungan dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga berterima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas dukungan melalui Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025,” tutur Resista Vikaliana, Ph.D., Ketua Tim PkM.


Pelatihan memperkenalkan konsep rantai pasok hijau, yang menanamkan prinsip keberlanjutan di setiap tahap wisata: dari pemilihan bahan baku lokal seperti stroberi, kopi, dan madu, produksi kuliner higienis dan minim limbah, transportasi rendah emisi, hingga pengelolaan limbah organik menjadi kompos. Homestay di Dawala juga telah diarahkan untuk menggunakan lampu LED, panel surya sederhana, larangan plastik sekali pakai, dan pengelolaan air yang efisien.


Sebagai peserta pelatihan yang berkesempatan mengunggah foto homestay ke website desa, merancang paket Wisata Gastronomi Halal, dan menyusun narasi promosi yang mengajak pengunjung memetik stroberi, mengikuti kelas memasak halal sehat, hingga berjalan kaki di jalur trekking kebun kopi. 


“Dengan website ini, produk selai stroberi dan kegiatan wisata kami bisa dikenal lebih luas, pendapatan masyarakat bertambah, dan Desa Wisata Alamendah semakin dikenal sebagai destinasi wisata halal-hijau yang membanggakan,” ucap Wendiansyah, Pengelola Desa Wisata Alamendah.


Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU., menegaskan pentingnya memanfaatkan momentum Hari Pariwisata Sedunia untuk mendorong transformasi desa wisata.


“Mengangkat tema ‘Pariwisata dan Transformasi Berkelanjutan’, Hari Pariwisata Sedunia mengingatkan bahwa pariwisata bukan sekadar bisnis hiburan, tetapi sarana menciptakan transformasi sosial dan lingkungan. Melalui sinergi akademisi, pemerintah desa, dan UMKM, kami berharap Dawala menjadi pionir desa wisata halal-hijau berbasis digital yang siap bersaing di pasar global,” tutup Prof. Wawan. (JBR/15)

Deteksi Dini, Tim Pengamanan Rutan Kelas I Medan Laksanakan Pemeliharaan dan Rolling Gembok


Medan  |  Elindonews.my.id

Dalam rangka menjaga sistem keamanan yang optimal, Rutan Kelas I Medan secara rutin melaksanakan kegiatan perawatan dan pemeliharaan gembok serta anak kunci yang digunakan di seluruh area pengamanan. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya preventif untuk memastikan seluruh perangkat pengamanan berfungsi dengan baik dan tidak mengalami kerusakan yang dapat membahayakan stabilitas keamanan di dalam rutan. Sabtu (27/9).


Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR), Harun bersama dengan tim pengamanan melakukan pemeriksaan berkala terhadap kondisi fisik gembok dan anak kunci yang digunakan di pintu-pintu sel, blok hunian, dan area-area vital lainnya. Pemeriksaan mencakup pengecekan kelancaran mekanisme kunci, pelumasan bagian-bagian penting untuk mencegah karat atau keausan, serta penggantian gembok atau kunci yang menunjukkan tanda-tanda kerusakan.


Perawatan ini dilakukan dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat, guna memastikan tidak ada gembok yang aus, longgar, atau berpotensi mudah dirusak. Selain itu, pencatatan dan pengendalian administrasi terhadap nomor seri gembok dan kunci juga dilakukan dengan sistematis untuk mencegah kehilangan atau penyalahgunaan.


Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemeliharaan sarana pengamanan secara menyeluruh, sejalan dengan komitmen untuk menciptakan lingkungan rutan yang aman, tertib, dan profesional. Ujarnya.


Dengan dilakukannya perawatan dan pemeliharaan berkala terhadap gembok dan anak kunci, Rutan Kelas I Medan berupaya mencegah potensi gangguan keamanan sedini mungkin, serta meningkatkan keandalan sistem pengamanan demi kelancaran operasional dan ketertiban kehidupan narapidana serta tahanan di dalam rutan. (F_01/r) 

Jumat, 26 September 2025

Bawaslu Sumut Pantau Pemutakhiran Data Pemilih di Humbahas



Humbahas | Elindonews.my.id


Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatera Utara (Sumut), Suhadi Sukendar Situmorang, melakukan uji petik pengawasan Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan. 


Kegiatan yang bertujuan memastikan validitas dan akurasi data pemilih menjelang Pemilu 2029.


Melalui uji petik tersebut, Suhadi didampingi Ketua Bawaslu Humbahas Henri W Pasaribu, serta anggota Efrida Purba dan Eduard B Sianturi. Mereka mencocokkan data kependudukan dengan hasil PDPB dari KPU Humbahas.


Suhadi menjelaskan, pengawasan PDPB ini sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2025 dan Perbawaslu Nomor 1 Tahun 2025. Ia menekankan pentingnya data pemilih yang akurat sebagai fondasi utama penyelenggaraan pemilu, Jumat (26/9/2025) 


Meskipun terdapat kendala teknis seperti kondisi geografis dan akses jalan yang sulit di beberapa titik, Suhadi memastikan pengawasan tetap berjalan efektif. Ia berharap Bawaslu Humbahas dapat memberikan rekomendasi perbaikan hasil PDPB kepada KPU setempat dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan.


Uji petik ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap proses pemilu yang bersih, transparan, dan berkualitas. 

(JBR)

Polsek Medan Baru Tangkap Wanita Larikan HP Milik Driver Ojek Online



Medan | Elindonews.my.id


Seorang wanita membawa kabur handphone milik drive ojek online (ojol), wanita tersebut berinisial Sy, 31, warga Jl. STM Suka Tabah, Kecamatan Medan Johor diringkus Reskrim Polsek Medan Baru. 


Kapolsek Medan Baru, Kompol Hendrik Aritonang melalui Kanit Reskrim, Iptu Poltak Tambunan mengatakan kepada wartawan, bahwa aksi penggelapan handphone milik korban Sugito, (59), warga Jl. Starban Gang Bilal Kelurahan Polonia, Medan Polonia berawal saat korban yang berprofesi sebagai driver ojol bertemu dengan pelaku di Jl. AH Nasution pada, Kamis (25/9) sekira pukul 02.00 WIB.


“Pelaku saat itu meminta korban untuk diantarkan ke Simpang Titi Kuning Jl. Brigjend A Hamid dengan alasan hendak ke rumah kakaknya meminta uang token listrik, Korban yang tak menaruh curiga langsung menuruti permintaan pelaku,” ucap Kanit Reskrim.


Sebelum sampai di Simpang Titi Kuning, pelaku mengatakan kepada korban agar jangan ke Titi Kuning lantaran, namun dia beralasan lupa arah rumah kakaknya. Pelaku kemudian meminjam uang kepada korban senilai Rp30.000 dengan alasan untuk membeli token listrik dan akan diganti setelah sampai di rumah, Jumat (26/9/2025) 


“Setelah diberi uang pinjaman, wanita itu meminta korban untuk diantarkan ke Jl. Karang Sari Gang Bengkok, Polonia. Korbanpun mengantar pelaku ke lokasi dan minta diberhentikan di depan rumah warga,” lanjut Kanit Reskrim.


Ditambahkan Kanit Reskrim, saat itu pelaku meminjam HP korban dengan alasan hendak menelfon kakaknya, dan driver ojol tersebut memberikannya. Namun pelaku perlahan-lahan meninggalkan korban di lokasi dengan membawa handphonenya.


“Korban tiba-tiba tersadar bahwa dia menjadi korban penipuan dan penggelepan. Sugito berupaya mencari pelaku di seputaran lokasi, namun tidak menemukannya. Korban lantas menghubungi rekan-rekannya sesama driver ojol dengan menceritakan kejadian yang dialaminya,” ungkapnya.


Selanjutnya, sekira pukul 05.00 WIB, Tim Opsnal Polsek Medan Baru yang dipimpin Kanit Reskrim, Iptu Poltak Tambunan sedang melaksanakan patroli bersama anggotanya di seputaran Jl. Karang Sari.


“Petugas melihat sejumlah driver ojol sedang berkumpul di pinggir jalan. Saya dan anggota langsung menghampiri mereka juga menanyakan apa yang terjadi. Setelah mendengar laporan penipuan juga penggelapan HP, saya bersama anggota serta korban langsung mencari keberadaan pelaku,” tuturnya. 


Tak lama berselang, tambah Poltak, pihaknya mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada di rumah seorang warga, Raja di kawasan Jalan Karang Sari. Petugas langsung mendatangi rumah tersebut dan mengamankan pelaku.


“Saat diinterogasi, pelaku berdalih jika HP milik korban sedang dipinjam oleh Vije. Selanjutnya wanita tersebut kita boyong ke Mako untuk di lakukan proses lebih lanjut serta pengembangan. Korban juga sudah membuat laporan terkait kejadian ini,” imbuhnha, sembari menambahkan pelaku dijerat Kasus Penipuan dan Penggelepan sesuai Pasal 372/378 KHUPidana. 

(JBR/15)

Polsek Medan Baru Ringkus Pelaku Jambret Handphone



MEDAN | Elindonews.my.id


Seorang pelaku spesialis jambret Handphone di Jalan Sampul, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah berhasil diringkus unit Reskrim Polsek Medan Baru.


Diketahui pelaku itu bernama, Malikul Mulki Als Oki (26) warga Jalan Kiwi, Gang Dua, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal.


Kapolsek Medan Baru Kompol Hendrik F Aritonang SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Poltak Tambunan SH,MH menjelaskan, pada hari Kamis tanggal 25 September 2025 sekira pukul 19.00 Wib, korban berada di Jalan  Sampul, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah sedang berjalan kaki tepatnya di dekat kost korban. 


Sewaktu korban mau pulang ke kost selesai pulang kuliah sambil memegang handphone, adapun saat itu datang dari arah belakang dengan menggunakan sepeda motor dua orang laki - laki langsung merampas handphone korban kemudian langsung melarikan diri.


Atas kejadian tersebut, korban membuat laporan polisi di Polsek Medan Baru dengan nomor : LP/B/777/IX/2025/SPKT/POLSEK MEDAN BARU/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.


"Mendapat informasi tentang kejadian tersebut unit Reskrim Polsek Medan Baru langsung melakukan cek TKP dan Pulbaket di lapangan. Dan diketahui siapa pelakunya melalui informasi dari informan. Kemudian, kita menerima informasi bahwa pelaku masih berada di seputaran Jalan Sampul, mendapat informasi di hari kejadian itu juga sekira pukul 21.00 WIB, tim langsung ke TKP dan langsung melakukan penangkapan kepada tersangka berikut barang bukti", jelas Iptu Poltak Tambunan kepada wartawan, Kamis (25/9/2025).


Pelaku saat diinterogasi petugas mengaku melakukan jambret Handphone tersebut bersama dengan temannya bernama Alung dengan menggunakan sepeda motor dimana peran tersangka merampas handphone korban.


"Tersangka mengaku berperan merampas handphone korban dan temannya Alung (DPO) mengemudi sepeda motor", ungkapnya.


Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan.


"Pelaku berikut barang bukti 1 Unit Hand Phone Merk Samsung A16 Warna Hitam dibawa ke Polsek Medan Baru guna proses lebih lanjut", pungkasnya.

 (Roi)

Kamis, 25 September 2025

Srikandi PalmCo Raih Juara Pertama Lomba Puisi Nasional Balai Pustaka



Jakarta  |  Elindonews.my.id

 Kiprah perempuan di dunia BUMN kembali menunjukkan tajinya, kali ini melalui seni sastra. Dini Sriwati, karyawan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional I PalmCo, berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Baca Puisi Antar Insan Danantara Indonesia 2025 yang diselenggarakan oleh PT Balai Pustaka (Persero).


Dalam ajang yang digelar di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Selasa (23/9), Dini tampil membacakan puisi berjudul Percakapan di Sebuah Jembatan karya Dewi Lestari. Penampilannya yang penuh penghayatan berhasil memikat dewan juri dan audiens, menjadikannya peserta terbaik di antara perwakilan berbagai instansi, komunitas literasi, pelajar, hingga sesama insan BUMN.


Direktur Utama PT Balai Pustaka, Achmad Fahrodji, menyampaikan apresiasi atas kualitas para peserta yang disebutnya mencerminkan semangat literasi yang tumbuh di berbagai kalangan.


“Kami menyaksikan semangat luar biasa dari para peserta, terutama dari PTPN IV PalmCo. Kemenangan ini menunjukkan bahwa sastra adalah ruang inklusif yang dapat menjadi wahana membangun karakter dan mempererat jejaring antarinsan budaya,”* ujarnya.


Talenta di Balik Dunia Perkebunan


Kemenangan Dini Sriwati mendapat sambutan positif dari lingkungan kerja. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyebut pencapaian tersebut mencerminkan bahwa karyawan PalmCo selain berfokus pada core business, tetapi juga memiliki talenta yang dapat berkembang di luar ranah profesionalnya.


“Prestasi Ibu Dini adalah bagian dari wajah PalmCo yang lebih luas: perusahaan yang memberi ruang bagi pengembangan potensi diri, termasuk dalam seni dan budaya,”* kata Jatmiko.


Ia menambahkan, penguatan karakter melalui seni dan literasi menjadi bagian dari pembangunan budaya perusahaan yang holistik.


Ruang untuk Berkarya


Dini menyebut dukungan perusahaan dan komunitas internal PalmCo sebagai energi utama yang mendorongnya tampil maksimal. Ia berharap pencapaiannya bisa menjadi pemantik semangat bagi rekan-rekan kerja lainnya.


“Bisa mengharumkan nama PalmCo di tingkat nasional adalah kebanggaan tersendiri. Semoga ini bisa jadi inspirasi agar lebih banyak karyawan berani menyalurkan bakatnya masing-masing,”* ujarnya.


Di tengah kesibukannya sebagai pekerja di sektor perkebunan, Dini mengaku tetap menyempatkan diri berlatih dan menjaga kedekatannya dengan karya sastra. Baginya, puisi adalah medium untuk memahami dan meresapi kehidupan.


Sastra sebagai Pilar Karakter


Kompetisi baca puisi yang digelar Balai Pustaka setiap tahun ini bertujuan merawat keberlanjutan sastra Indonesia sekaligus membangun ekosistem budaya lintas sektor, termasuk BUMN. Bagi PalmCo, partisipasi dan kemenangan dalam ajang tersebut menjadi simbol penting: bahwa perusahaan mendukung pembentukan insan yang utuh—berdaya saing, namun juga berkarakter dan berbudaya.


“PalmCo akan terus membuka ruang pengembangan talenta di berbagai bidang. Seni, budaya, dan literasi kami pandang sebagai bagian penting dalam membentuk insan perusahaan yang adaptif dan berintegritas,”ujar Jatmiko. (F_01/r) 

Rabu, 24 September 2025

Selamatkan Pesisir Mundam-Dumai, Riau, UPER Galang Kolaborasi dengan Industri dan Pemda



Jakarta | Elindonews.my.id


Abrasi pesisir di Provinsi Riau kian mengkhawatirkan. Hampir seperempat dari total garis pantai sepanjang 2.090 kilometer telah terkikis (DLHK Riau, 2024). 


Survei yang berkelanjutan Universitas Pertamina (UPER), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU II Dumai, juga Pemerintah Kota (Pemko) Dumai menemukan penyusutan dramatis di Kelurahan Mundam: jarak antara pemukiman warga dan garis pantai yang semula sekitar 250 meter kini hanya tersisa lima meter. Warga hidup dalam kecemasan setiap kali gelombang pasang datang, khawatir rumah dan lahan mereka tersapu air laut.


Kondisi di wilayah Riau yang mencerminkan tantangan  lebih luas secara nasional. Peta Mangrove Nasional 2023 mencatat Indonesia memiliki 3,4 juta hektare hutan mangrove—terluas di dunia—namun sekitar 1 juta hektare telah hilang dalam dua abad terakhir, setara 13 kali luas Singapura (Ilman, 2016), Rabu (24/9/2025).


Kehilangan memperparah risiko abrasi yang juga menimbulkan kerugian ekonomi miliaran rupiah dari sektor perikanan dan pariwisata.


Untuk menjawab situasi kritis ini, UPER yang berkolaborasi dengan KPI RU II Dumai dan Pemerintah Kota Dumai menginisiasi Gerakan Penanaman Mangrove di sepanjang pesisir Mundam. Program ini melibatkan warga, mahasiswa, dan pelajar setempat, sekaligus memperkuat partisipasi publik dalam menjaga ekosistem.


Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam gerakan tersebut.


“Inisiatif ini bukan hanya menjaga lingkungan, tetapi juga membentuk karakter generasi peduli. Kolaborasi sektor pendidikan, industri, dan pemerintah diharapkan menciptakan pesisir yang tangguh dan berkelanjutan,” ungkapnya. 


Sebagai wujud nyata pendidikan berkelanjutan, UPER melibatkan dosen dari program studi Manajemen, Teknik Sipil, dan Kimia untuk merancang materi edukasi tentang abrasi dan pemeliharaan mangrove. Kegiatan edukasi ini diikuti warga Mundam, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Dumai, dan siswa SMP Negeri 20 Mundam.


Namun, tantangan masih besar. Selain memicu abrasi, gelombang ombak terus menggerus pesisir dan memengaruhi kesehatan ekosistem mangrove. Di beberapa titik bekas penanaman, pohon mangrove tak mampu bertahan karena kondisi tanah yang masih terlalu berlumpur dan terus diterpa gelombang.


KPI RU II Dumai, melalui tim Agent of Change (AOC) KPI RU II Dumai sebagai pelaksana kegiatan, menjelaskan langkah inovatif untuk menjawab masalah abrasi.


“Gelombang harus diredam lebih dulu sehingga bibit mangrove punya kesempatan tumbuh optimal. Untuk itu, kami merancang pemecah ombak dari limbah ban mobil sebagai upaya mendukung keberhasilan rehabilitasi kawasan,” papar Syahril Aditya Ginanjar, Ketua Tim Pelaksana AOC KPI RU II Dumai.


Puncak kegiatan ditandai dengan penanaman ratusan bibit mangrove secara serentak di sepanjang lima kilometer pesisir Mundam. Dalam momentum ini, masyarakat, mahasiswa, dan siswa bekerja bahu-membahu menanam bibit secara bersama-sama, menciptakan pemandangan kolaborasi lintas generasi yang sarat makna. 


Aksi kolektif ini menjadi simbol kebersamaan dalam memperkuat garis pantai sekaligus memulihkan ekosistem.


Ketua pelaksana sekaligus dosen Manajemen UPER, Arif Murti Rozamuri, Ph.D., menekankan bahwa gerakan ini bukan hanya kegiatan seremonial.


“Mangrove adalah benteng alami yang melindungi warga dari abrasi sekaligus menopang ekonomi lokal. Dengan pendekatan lintas disiplin, kami memastikan kontribusi UPER berlanjut melalui pendidikan, penelitian, yang juga pendampingan masyarakat,” tambahnya. 


Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU, menambahkan bahwa kegiatan yang merupakan implementasi nyata misi kampus dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.


“Universitas Pertamina berkomitmen menjadi bagian dari solusi bagi tantangan bangsa, termasuk krisis lingkungan. Melalui kolaborasi seperti ini, kami ingin menyiapkan generasi muda yang bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan bumi,” tutur Prof. Wawan. 

(JBR/15)

UPER–PertaMC Luncurkan STRIVE, Cetak Talenta Hijau Dukung Transisi Energi



Jakarta | Elindonews.my.id


Indonesia menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 31,89 persen secara mandiri dan 43,20 persen dengan dukungan internasional pada 2030, sebagaimana tertuang dalam dokumen kontribusi yang ditetapkan secara nasional (NDC) 2022. 


Sejalan dengan komitmen itu, Kementerian PPN/Bappenas memproyeksikan kebutuhan tenaga kerja hijau meningkat dari 56 juta orang pada 2025 menjadi 72 juta orang pada 2029. Namun saat ini, tenaga kerja yang memiliki keterampilan hijau (“green skills”) baru mencapai sekitar 3,7 juta orang atau sekitar 2,6 persen dari total angkatan kerja. 


Menjawab tantangan tersebut, Universitas Pertamina (UPER) bekerja sama dengan PT Pertamina Maintenance and Construction (PertaMC) meluncurkan program pemagangan STRIVE (Sustainability Talent Readiness through Innovative & Valuable Experience). 


Program ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan keterampilan tenaga kerja hijau sekaligus memperkuat orientasi UPER sebagai kampus energi yang berkelanjutan.


STRIVE menjadi program magang unggulan yang memadukan teori dan praktik untuk melatih mahasiswa menghadapi transformasi energi. Program ini diluncurkan melalui seremoni penandatanganan kerja sama di Graha PertaMC, Jakarta, pada 4 Sepetmber 2025 lalu, yang dihadiri oleh pimpinan kedua institusi, termasuk Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UPER, Prof. Dr. Ir. Rudy Sayoga Gautama, IPU, serta Plt. Direktur Utama PertaMC dan Direktur Layanan Usaha


“Program STRIVE adalah wujud kolaborasi ideal antara industri dan institusi pendidikan untuk menyiapkan talenta muda yang siap terjun ke dunia kerja. Mahasiswa tidak hanya dibekali keunggulan akademik, tetapi juga pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan industri energi,” tutur Prof. Rudy, Rabu (24/9/2025) 


Ia menambahkan, program STRIVE dirancang dengan kombinasi pembelajaran teknis dan nonteknis. Dalam aspek teknis, mahasiswa mempelajari pengembangan infrastruktur energi fosil dan energi baru terbarukan. 


Sementara itu, pada aspek nonteknis, peserta akan memperkuat keterampilan komunikasi, kepemimpinan, dan kerja tim agar siap menghadapi tantangan di dunia kerja.


Urgensi penguatan keterampilan ini diperkuat oleh data dengan menunjukkan bahwa sekitar 35 persen perusahaan di Indonesia mengeluhkan keterampilan nonteknis (soft skills) pelamar kerja yang belum memadai. 


Pasar pelatihan soft skills di Indonesia bahkan diperkirakan mencapai USD 431,34 juta pada 2024 dan diproyeksikan tumbuh dua kali lipat pada 2033 (IMARC Group, 2024). Tak hanya itu, aspek self-management siswa SMK hanya berada di level 70,27 persen, terendah dibandingkan aspek interpersonal juga kepemimpinan (Anwar et al., 2020).


Plt. Direktur Utama PertaMC, Agus Sujono, menegaskan bahwa STRIVE merupakan investasi jangka panjang PertaMC untuk mendukung agenda transisi energi nasional. 


“Bersama Universitas Pertamina, kami berkomitmen melahirkan generasi muda yang berintegritas, inovatif, dan mampu mendorong transformasi energi berkelanjutan sesuai strategi Pertamina Group dan Asta Cita Pemerintah,” pungkasnya. 


Ia menambahkan, kebutuhan tenaga kerja hijau terus meningkat seiring proyek dengan dekarbonisasi Pertamina, mulai dari konversi kilang menuju green refinery, pengembangan carbon capture storage, hingga perluasan energi terbarukan. Keterlibatan mahasiswa melalui STRIVE dipandang penting untuk mencetak talenta yang siap memimpin transformasi energi di masa depan.


Sebanyak 10 mahasiswa terbaik Universitas Pertamina (UPER) terpilih mengikuti program STRIVE dengan pendampingan intensif dari mentor industri. Seleksi dilakukan ketat dengan mempertimbangkan IPK minimal 3,00, keaktifan dalam organisasi, serta pengalaman akademik maupun non-akademik. (JBR/15)

Kecewa Dengan SP2HP Keluarga Korban Kebakaran Di Desa Lawe Bekung Aceh Tenggara Lapor Ke Polda



Medan | Elindonews.my.id


Merasa kecewa atas SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) dengan Nomor: B/273/IX/Res.1.13./2025 tanggal 19 September 2025 yang diberikan Ka. Polres Aceh Tenggara, Tigor Datubara SH salah seorang anak korban kebakaran di Desa Lawe Bekung Kec. Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, tanggal 23 September 2025 telah mengirim Surat Dumas (Pengaduan Masyarakat) kepada Ka. Polda Aceh.


Menurut Tigor, Ka. Polres Agara terlalu dini menerbitkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) dengan Nomor: B/273/IX/Res.1.13./2025 tanggal 19 September 2025 yang isinya, penyelidikan dihentikan dengan alasan tidak cukup bukti.


Kepada awak media, lebih lanjut Tigor menegaskan bahwa dia, sebagai Pelapor sangat keberatan atas tindakan Polres Aceh Tenggara yang terlalu dini melakukan penghentian penyelidikan atas laporannya tersebut dengan alasan tidak memiliki cukup bukti.


Saya sebagai Pelapor, kenapa tidak diundang dalam Gelar Perkara yang dilakukan pada 18 September 2025 sebagaimana yang dimaksud dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan  Hasil Penyelidikan (SP2HP) dengan Nomor: B/273/IX/Res.1.13./2025 tanggal 19 September 2025.


Saya juga sangat keberatan dengan tidak jadinya diperiksa saudara Smsn  yang telah dibuat surat panggilan tetapi tidak diperiksa dan tidak ditindaklanjuti. Karena Smsn diduga sebagai orang yang paling mengetahui terjadinya kebakaran, ucap Tigor.


Bahwa untuk menyediakan bukti yang cukup, seharusnya penyidik tidak hanya berfokus pada hasil Labfor Polda Sumatera Utara. Dan juga harus melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap Smsn yang tidak menghadiri panggilan dari penyelidik yang merupakan orang yang diduga keras terlibat dalam kejadian yang dialami oleh korban Almh Albine Boru Sihombing. 


Bahwa saya sebagai Pelapor, menduga keras Smsn adalah Pelaku yang mengakibatkan meninggalnya korban Albine Boru Sihombing pada hari Jumat tanggal 28 Mei 2025 sekira pukul 01.15 WIB didesa Lawe Bekung Kec. Badar Kab. Aceh Tenggara, dan  sejak kejadian tersebut, Smsn telah melarikan diri serta hingga saat ini tidak menghadiri surat panggilan dan tidak ditindaklanjuti oleh penyelidik, tegas Tigor.


Lanjut dikatakannya, bahwa saya sebagai Pelapor merasa adanya tindakan kesewenangan penyelidik POLRI dalam penyelidikan dan bertentangan dengan pasal 1 angka 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981  tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana yaitu, mencari dan menemukan suatu peristiwa yang diduga memiliki unsur pidana, guna menentukan dapat atau tidaknya  dilakukan penyidikan.


Selain itu, pihak Kepolisian Resor Aceh Tenggara juga belum melakukan pemeriksaan lanjutan kepada korban Albine Sihombing atas pemeriksaan Otopsi atau Bedah Mayat untuk  memastikan sebab meninggalnya secara langsung.


Bahwa sampai dengan surat DUMAS ini saya sampaikan, saya tidak ada mendapatkan kepastian secara nyata bahwa tidak adanya cukup bukti dari pihak Kepolisian Resor Aceh Tenggara, tutur Tigor sambil menyebut tembusan Dumas dikirim kepada, KOMNAS HAM RI di Jakarta, KOMPOLNAS RI di Jakarta, Kapolda Aceh, Kepala Itwasda Polda Aceh dan Kepala Divisi Propam Polda Aceh;6. Bapak Direktur Reskrimum.

(E_01)




Selasa, 23 September 2025

Narasi Video Viral Debtcollektor Tahan Mobil di Depan Medan Mall Hoax, Keluarga LS Akan Tempuh Jalur Hukum



MEDAN | Elindonews.my.id


Terkait viralnya postingan video dari salah satu media sosial Tiktok pada Jumat (12/9/2025), keluarga LS merasa keberatan. Pasalnya narasi yang disampaikan tidak benar (Hoax) sehingga membuat malu keluarga dan merasa tidak nyaman. 


Oleh karena itu, keluarga LS berharap pemilik akun untuk segera menghapus berita tersebut agar tidak lanjut ke ranah hukum. 


"Terkait dengan video viral tersebut, banyak yang menjelek-jelekkan LS sehingga membuat tidak nyaman dan membuat malu keluarga besar," ujar keluarga LS, NM kepada wartawan, Selasa (23/9/2025). 


NM menjelaskan bahwa saat itu keluarganya LS membeli oleh-oleh dengan menggunakan mobil Toyota Alya warna Silver ke Medan Mall. Namun usai membeli oleh-oleh dilokasi, saat hendak pulang, tiba-tiba sekumpulan OTK mengaku debtcollektor menghadang mobil LS. 


"Saat itu keluarga kita (LS) hendak berangkat ke Bandung, sebelum berangkat belanja oleh-oleh dengan menggunakan mobil adiknya. Namun saat pulang, tiba-tiba dicegat dan kunci mobil dirampas debtcollektor tersebut," terangnya. 


Mengetahui hal tersebut, adik LS datang ke lokasi dan menjelaskan status mobil tersebut, sehingga antara kedua belah pihak telah berdamai. 


"Itu bukan mobil bodong dan itu bukan mobil LS, itu mobil adiknya. Dan kedua belah telah berdamai," tegas NM. 


NM berharap agar masyarakat tidak terprovokasi atau terhasut terkait viralnya video tersebut. 


"Kami minta agar video viral tersebut untuk segera dihapus. Jika tidak, kemungkinan kita akan menempuh jalur hukum. Kami minta agar video tersebut untuk dihapus," harapnya mengakhiri. 

(Roi)

Bupati Samosir Bersama Gubsu Uji Coba Transportasi Pesawat Amfibi



Samosir | Elindonews.my.id


Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhamamd Bobby Afif Nasution bersama Bupati Samosir Vandiko T Gultom dan Bupati Pakpak Barat Frans Bernard Tumanggor mencoba ujicoba penerbangan perdana pesawat Amfibi dari Bandara Silangit, menuju Pelabuhan Mariana Resort Tuktuk Siadong, Kec. Simanindo (22/9).


Transportasi baru di Danau Toba ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah, pariwisata dan pelayanan publik terutama daerah kepulauan dan pesisir. Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumut, Bobby Nasution usai melakukan Demo Flight Pesawat Amfibi (Seaplane) di Pelabuhan Mariana Resort, Kecamatan Simanindo.


"Ini salah satu pendekatan transportasi menuju Danau Toba, khusus Pulau Samosir. Disini ada penginapan yang kita tahu bintang lima, yang menjadi pendaratan untuk pesawat amfibi," ujarnya.


Pemerintah Provinsi Sumut bersama Pemerintah Kabupaten Samosir serta instansi terkait akan melanjutkan ke Kementerian Perhubungan untuk mengurus semua izin yang berkaitan karena meskipun mendarat di air namun tidak boleh sembarangan.


"Tadi kita sudah mencoba demo flight dari Bandara Silangit. Demo flight adalah salah satu syarat dimana tempat pendaratan dan rasanya enak," ungkap Bobby.


Bobby berharap, dengan bertambahnya moda transportasi yang ada di Provinsi Sumut, khususnya Kawasan Danau Toba maka akan ada pertumbuhan kunjungan wisatawan di kawasan danau Toba khususnya Samosir.


Seaplane sendiri ditargetkan bisa beroperasional di kawasan Danau Toba, secara komersil paling lambat tahun 2026. Pemprov Sumut nantinya juga mencoba untuk mengajak maskapai lainnya untuk berkolaborasi, agar para pengunjung Danau Toba bisa menggunakan seaplane atau pesawat amfibi tersebut. 


Dalam sambutannya Bupati Samosir Vandiko T Gultom menyampaikan bahwa test flight pesawat Amfibi ini merupakan tindak lanjut hasil pertemuan dengan kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu terkait upaya menambah konektifitas ke Danau Toba khususnya Samosir, juga sebagai bentuk komitmen Bupati Samosir dengan Gubsu dalam mendukung sektor pariwisata Danau Toba, khususnya Kabupaten Samosir. 


"Puji Tuhan, hari ini bisa landing untuk pertama kalinya. Kedepan semoga dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Samosir. Pengalaman pertama kali dengan Gubsu naik pesawat amfibi, kami sangat antusias dengan landingnya di Samosir tentu perasaan saya cukup senang, membawa pariwisata Samosir ada ciri khas tersendiri," ucap Vandiko.


Setelah demo/ test flight ini, Bupati Samosir mengatakan akan memberikan laporan ke Kemenhub dan berharap Kemenhub dapat merekomendasikan jadwal atau ijin penerbangan, sehingga dapat mendongkrak sektor pariwisata. "Dengan pesawat amfibi bisa landing langsung di Danau Toba, tentu akan memberi pengalaman atau experience baru bagi wisatawan. Hal ini akan menjadi era baru bagi pariwisata Kabupaten Samosir dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan," terang Vandiko. 


Untuk demo flight, Bupati Samosir menerangkan bahwa pesawat amfibi masih dengan sistim carter dari pihak swasta  dengan kapasitas sebanyak  11 orang termasuk pilot dan crew. Untuk landasan telah diusulkan beberapa spot ke Kemenhub dan salah satunya di Tuktuk Siadong Kecamatan Simanindo. 


"Kalau Negara lain seperti Thailand, Malaysia dan Singapura ada seaplane maka di Samosir akan ada pesawat mendarat di Danau. Kita harapkan bisa menjadi penerbangan berjadwal. Samosir adalah sebuah pulau maka konektivitas akan dibuka selebar-lebarnya,  ada jalur darat, danau dan jalur udara. Jika nantinya bandara pesawat amfibi ada di Samosir bisa diusulkan mendapat penerbangan internasional. Pasarnya ada dan potensinya ada di Danau Toba," kata Vandiko Gultom.


Sementara itu Direktur Utama (Dirut) PT Parna Raya Group Charles A Simbolon mengatakan, kehadiran pesawat amfibi ini diharapkan bisa memberikan kemudahan akses bagi wisatawan serta mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata. 


"Mudah-mudahan pengunjung pariwisata di kawasan Danau Toba semakin bertambah. Apalagi Badan Otoritas Danau Toba telah menargetkan kunjungan wisatawan dari 700.000 jiwa menjadi 1 juta wisatawan," ujarnya.


Diketahui bahwa PT Parna Raya Group merupakan salah satu investor penerbangan pesawat amfibi di Danau Toba. Pesawat yang digunakan saat demo flight di perairan Danau Toba adalah pesawat model baru buatan tahun 2023. Ini merupakan penerbangan pesawat Amfibi perdana yang mendarat di Danau Toba.


"Ini inisiatif Gubernur Sumut bersama Bupati Samosir dan Samosir. Kalau semua lancar, paling lambat tahun depan sudah bisa digunakan masyarakat. Mengenai rute dan harga, nanti akan dilakukan pembahasan setelah ini," pungkasnya.

=Singa Laut BW Simatupang=

Senin, 22 September 2025

Pemkab Samosir Sampaikan Ungkapan Duka Terhadap Korban Tenggelam



Samosir | Elindonews.my.id


Tim Basarnas berhasil menemukan 2 (dua) korban tenggelam di Alur Jembatan Tano Ponggol, Danau Toba, Kabupaten Samosir, 22/10. Kedua korban atas nama Owen Siregar (24) penduduk Desa Garoga, Tapanuli Utara dan Jendri Pardede (25) penduduk Desa Lumban Julu Kabupaten Toba. 


Seperti diketahui bahwa korban tenggelam pada hari Sabtu (20/10) sekitar pukul 17.00 wib saat berenang di Tano Ponggol. Sejak kejadian, Pemkab. Samosir melalui BPBD, Kecamatan dan Kelurahan bekerjasama dengan pihak kepolisian, TNI langsung melakukan upaya pencarian dengan peralatan seadanya dibantu masyarakat sekitar. Untuk memaksimalkan pencarian, BPBD Kabupaten  Samosir melakukan koordinasi dengan Basarnas untuk menurunkan personil.


Proses pencarian korban sudah dilaksanakan oleh Tim dari Basarnas sejak hari Sabtu (20/9/25) dengan mengunakan peralatan yang dimiliki, pada hari Senin 22/9/225 sekitar pukul 09.30 Wib, tim Basarnas berhasil menemukan posisi Owen Siregar serta dapat dievakuasi dari kedalaman lebih kurang 4 meter. Tidak berselang lama, korban atas nama Jendri Pardede juga ditemukan sekitar pukul 09.50 wib disekitaran penemuan korban pertama. 


Kepala BPBD Kabupaten Samosir Sarimpol Simanihuruk yang turun kelapangan bersama Koordinator Basarnas Danau Toba, Erikson Gultom, menyampaikan kedua korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Hadrianus Sinaga Pangururan sebelum diserah terimakan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka masing-masing. Pemerintah Kabupaten Samosir menyampaikan ucapan bela sungkawa yang mendalam atas kejadian tersebut.


 “Pemkab. Samosir turut berdukacita atas kejadian ini, semoga keluarga dapat iklas dan tabah. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Basarnas, Kepolisian, TNI dan seluruh lapisan masyarakat yang turut membantu pencarian," kata Sarimpol Simanihuruk.


Kepala Tim Basarnas Danau Toba Erikson Gultom menjelaskan pencarian dilakukan dengan peralatan sonar, Aqua eye dan menurunkan 6 orang tim selam. Dengan ditemukannya korban, Erikson menyampaikan bahwa proses pencarian ditutup dan seluruh personil akan ditarik kembali ke pos masing-masing. 


Sementara itu, salah satu penyelam Holmes Hutapea menjelaskan, arus di terusan tano ponggol tidak ada, kendala pencarian korban diakibatkan visibilitas minim dengan  jarak pandang hanya 1 m. "Semalam sudah dilakukan penyelaman ditempat yang sama dan kemungkinan korban tertutup sedimen lumpur, dan tadi sudah mulai naik kemungkinan karena sudah ada proses pembusukan dan disitu kita temukan. Jarak korban pertama dengan korban kedua sekitar 5-7 meter" ungkapnya.

=Singa Laut BW Simatupang=


Nenek Korban Penganiayaan Anak Kecewa, Terlapor Tak Kunjung Ditangkap Polrestabes Medan



MEDAN | Elindonews.my.id


Seorang nenek bernama Siti Nurbaya Siregar (76) korban penganiayaan yang dilakukan oleh anak kandungnya mengaku kecewa terkait laporannya di Polrestabes Medan. Yang mana laporan polisi tersebut sudah berlangsung setahun hingga kini belum ada tindak lanjut yang serius dari pihak Polrestabes Medan.


Pasalnya, anak kandungnya itu berinisial FA (terlapor) yang berprofesi sebagai Dosen di salah satu universitas di Kota Medan.


"Saya sangat kecewa terhadap kinerja Sat Reskrim Polrestabes Medan. Laporan saya sudah berlangsung setahun namun sampai saat ini belum ada kejelasannya. Terlapor tak kunjung ditangkap", ujar Siti Nurbaya Siregar kepada wartawan, Senin (22/9/2025).


"Hanya anak durhaka yang tega menganiaya ibu kandungnya. Jadi (FA) itu anak durhaka, anak yang tak tau diri. Inilah balasannya kepada ibu kandungnya", sambungnya.


Ia pun berharap pihak Polrestabes Medan agar segera menindaklanjuti laporannya dengan serius serta menangkap FA (terlapor) guna mendapatkan keadilan hukum yang pasti.


"Tolong lah bapak Kapolrestabes Medan dan Kasat Reskrim Polrestabes Medan tangkaplah anak saya (FA) biar ada efek jera. Selain saya dianiaya, saya juga dimaki-maki dan diancam dengan menggunakan cangkol", harapnya.


Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto SIK saat dikonfirmasi awak media, Senin (22/9/2025) terkait penganiayaan terhadap seorang nenek yang mana LP sudah berlangsung setahun sampai saat ini belum ada tindaklanjuti yang serius. Hingga berita ini diterbitkan belum memberikan berkomentar.


Berita sebelumnya, Selasa (22/10/2024) lalu, seketika warga Jalan Pendowo, Saentis, Percut Seituan dihebohkan dengan aksi penganiayaan yang dilakukan seorang anak, FA terhadap ibunya Siti Nurbaya Siregar (75). Ironisnya, pelaku juga tega mengancam ibunya dengan cangkol. 

(Roi)

Dua Korban Tenggelam di Alur Tano Ponggol Pangururan Ditemukan Tim SAR dan Polres Samosir



Samosir | Elindonews.my.id


Setelah tiga hari melakukan pencarian, Tim Pos SAR Parapat bersama Polres Samosir akhirnya berhasil menemukan dua korban tenggelam di perairan Danau Toba, Alur Tano Ponggol, Pangururan, Kabupaten Samosir, Senin (22/9/25).


Pencarian dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan menggunakan kapal Cepat Sat Polairud Polres Samosir, Kapal SAR, Sonar pendeteksi tubuh manusia, drone termal, serta peralatan penyelaman. Pada pukul 09.15 WIB, korban pertama bernama Owen Dreiman Siregar (23) ditemukan pada kedalaman sekitar empat meter di lokasi tenggelam. Selang 40 menit kemudian, korban kedua, Jandri Pardede (25), juga berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan pertama.


Kedua korban kemudian dievakuasi ke RS Hadrianus Sinaga, Pangururan, sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga. Dalam proses serah terima, keluarga korban menandatangani surat penolakan autopsi.


Identitas korban diketahui sebagai berikut yakni Jandri Pardede (25), wiraswasta, warga Lumban Julu, Kabupaten Toba dan Owen Dreiman Siregar (23), wiraswasta, warga Desa Parinsoran, Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara.


Plt. Kasi Humas Polres Samosir, Brigpol Gunawan Situmorang, menjelaskan bahwa peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (20/9/25) sekitar pukul 17.30 WIB. Kedua korban disebut kelelahan saat berenang dan mengalami kram kaki, sehingga tidak mampu menyelamatkan diri.


“Upaya pencarian telah dilakukan sejak hari kejadian oleh Personel Polres Samosir bersama Tim Pos SAR Parapat. Namun, korban baru berhasil ditemukan pada hari ketiga pencarian, Senin (22/9/25),” ujar Brigpol Gunawan.


Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas mandi maupun berenang di Danau Toba. Warga diingatkan untuk tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh sedang lelah, serta melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum berenang untuk menghindari kram otot yang bisa membahayakan keselamatan.

=Singa Laut BW Simatupang=


Minggu, 21 September 2025

Kapolrestabes Medan Hadiri Bakti Kesehatan dan Bazar Menyambut Hut TNI Ke-80 Tahun



‎Medan  |  Elindonews.my.id

Plt. Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Parhorian Lumban Gaol, S.H., S.I.K., M.Han menghadiri undangan Pangdam I/Bukit Barisan dalam rangka Bakti Kesehatan dan Bazar menyambut HUT TNI ke-80 Tahun yang diselenggarakan pada Minggu, 21 September 2025 di Lapangan Benteng Medan.

‎

‎Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun TNI yang ke-80.

‎

‎Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah dan pusat, antara lain:

‎

‎- Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Ferdianto selaku tuan rumah

‎- Dankodaeral I Laksana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P

‎- Ketua DPRD Prov. Sumut  a.n. Erni Yanti, S.H., M.Kn

‎- Kajati Sumut Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum

‎- Wakil Gubernur Sumatera Utara a.n. H. Surya B.Sc

‎- Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P

‎-  Irdam I/BB Brigjen TNI Josafath M. Robert Duka, S.I.P

‎- Kabinda Sumut Brigjen TNI M. Nasrullah Nst, S.Sos

‎- Dandim 0201/Mdn Kolonel Inf. Muhammad Radhi Rusin, S.I.P

‎- Dansat Brimob Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.Han

‎- Ketua DPRD Kota Medan Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B

‎

‎Turut hadir pula PJU Kodam I/BB, jajaran Dandim Pangdam I/BB, PJU Kodim 0201/Medan, Forkopimda Sumut, serta para tamu undangan lainnya.

‎

‎Kehadiran Plt. Kapolrestabes Medan dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga sinergitas TNI-Polri, khususnya di wilayah Sumatera Utara. Kolaborasi ini sangat penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan di daerah.

‎

‎Bakti kesehatan yang diselenggarakan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat, sementara bazar menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat dalam rangka memperingati HUT TNI ke-80 tahun.

‎

‎Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan yang harmonis antara TNI, Polri, dan masyarakat dapat terus terjaga dan semakin menguat. Plt. Kapolrestabes Medan menegaskan komitmen Polrestabes Medan untuk terus mendukung setiap program yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa. (F_01/r) 

‎‎Law Office Pelita Konstitusi Rayakan HUT ke-6, Teguhkan Peran sebagai Mitra Keadilan

Pelita konstitusi bersama para advokat, mitra kerja, akademisi, hingga tokoh masyarakat. (Foto/dok). 


‎Medan  |  Elindonews.my.id

Genap enam tahun sudah Law Office Pelita Konstitusi hadir dan melayani masyarakat dalam bidang hukum. Momentum HUT ke-6 yang diperingati pada tanggal 20 September 2025 menjadi ajang refleksi sekaligus komitmen baru bagi seluruh jajaran untuk terus menyalakan “pelita keadilan” di tengah masyarakat.

‎

‎Perayaan sederhana namun penuh makna ini dihadiri para advokat, mitra kerja, akademisi, hingga tokoh masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan Law Office Pelita Konstitusi. Dengan Mengusung Tema "Merajut Kebersamaan Kita Capai Keadilan Masyarakat untuk Tumbuh Kembang Bersama" menjadikan perayaan tersebut sebagai momentum Membangkitkan kebersamaan terasa kental, ditandai dengan potong kue, doa syukur bersama serta berbagai rangkaian acara yang menguatkan tekad seluruh tim dalam mengabdi kepada penegakan hukum.

‎

‎Direktur Law Office Pelita Konstitusi, Dongan Nauli Siagian SH didampingi Haris Dermawan SH,MH, Bayu Subronto SH, dan Satria Adiguna SH, mengatakan kepada awak media bahwa enam tahun perjalanan ini bukanlah waktu yang singkat. “Sejak awal berdiri pada tahun 2019, kami sadar profesi advokat bukan hanya tentang ruang sidang, tetapi tentang menghadirkan kepastian dan rasa keadilan bagi masyarakat. Ulang tahun ke-6 ini menjadi momentum bagi kami untuk semakin profesional, berintegritas, dan bermanfaat,” ujarnya dalam sambutan.

‎

‎Tak hanya bersyukur, peringatan HUT ke-6 juga diisi dengan kegiatan sosial seperti pemberian santunan anak yatim/piatu, sebagai wujud nyata kepedulian kepada sesama.

‎

‎Law Office Pelita Konstitusi yang berdiri sejak tahun ? telah menangani berbagai perkara, baik litigasi maupun non-litigasi, mulai dari perkara pidana, perdata, hingga konstitusi. Reputasinya tumbuh seiring komitmen memberikan layanan hukum yang transparan, solutif, dan humanis.

‎

‎“Di usia yang keenam ini, kami berharap Law Office Pelita Konstitusi semakin dipercaya, bukan hanya sebagai konsultan hukum, tetapi juga sebagai mitra keadilan bagi masyarakat luas,” tutur Dongan, menutup rangkaian acara.

‎

‎Perayaan HUT ditutup penampilan anak-anak binaan Kantor Hukum Pelita Konstitusi dengan menampilkan puisi dan tari-tarian Daerah, serta semangat baru untuk menghadapi tantangan ke depan. (F_01) 


Sabtu, 20 September 2025

Rutan Kelas I Medan Terima Kunjungan Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Ditjen PAS



Medan | Elindonews.my.id


Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan menerima kunjungan kerja dari Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Dr. Adhayani.


Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) terhadap berbagai layanan di Rutan Kelas I Medan, khususnya di bidang pelayanan kesehatan dan program rehabilitasi warga binaan, Sabtu (20/9/2025) 


Pada kesempatan tersebut, Dr. Adhayani meninjau langsung fasilitas klinik, sebagai sarana prasarana kesehatan, pelaksanaan program rehabilitasi yang telah berjalan di Rutan Kelas I Medan, seperti di Paviliun Fatmawati.


“Arahan dan masukan  layanan kesehatan serta rehabilitasi yang terus ditingkatkan, baik dari segi kualitas tenaga medis, ketersediaan obat-obatan, maupun keberlanjutan program pembinaan yang berbasis pemulihan.” tutur Dr. Adhayani. 


Dirwatkeshab juga berkesempatan melihat langsung Program Kemandirian Bimbingan Kegiatan Kerja (Bimker) Rutan seperti tempat pembuatan roti, pembuatan tempe, pelatihan kemandirian UMKM yakni pembuatan olahan ikan teri kemasan dan keripik.


Kepala Rutan Kelas I, Andi Surya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta perhatian dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Menurutnya, monitoring dan evaluasi  menjadi dorongan bagi jajaran Rutan untuk terus memberikan pelayanan terbaik, khususnya pemenuhan hak kesehatan warga binaan serta pelaksanaan rehabilitasi yang terarah dan berkesinambungan.


Kunjungan ini juga menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang lebih humanis, sehat, dan berfokus pada pemulihan, sesuai prinsip pembinaan dan reintegrasi sosial bagi warga binaan. 

(JBR/15)