Rabu, 31 Desember 2025

Antisipasi Kejahatan Menjelang Pergantian Tahun, Polsek Sunggal Gencar Patroli Dini Hari


Medan  |  Elindonews.my.id

Patroli Presisi Polsek Sunggal melaksanakan patroli cipta kondisi dalam rangka menjaga Harkamtibmas dan mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, seperti 3C, balap liar, pergerakan geng motor yang mengarah pada aksi begal, perkelahian kelompok, diwilayah hukum Polsek Sunggal Polrestabes Medan, Rabu dini hari (31/12/2025).


Patroli tersebut menyisir sejumlah ruas jalan dan titik rawan di wilayah Polsek Sunggal yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya para pemuda pada malam hingga dini hari.


Kapolsek Sunggal Kompol Bambang G.Hutabarat, S.H, M.H, mengatakan bahwa kegiatan patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya menjelang pergantian tahun sesuai dengan Commander Wish Kapolrestabes Medan "Harkamtibmas Yang Humanis Dengan Keikhlasan"


“Petugas di lapangan juga memberikan imbauan secara humanis kepada para pemuda yang masih berkumpul di malam hari agar segera kembali ke rumah masing-masing demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Kompol Bambang Hutabarat


Menjelang malam pergantian tahun, Kompol Bambang Hutabarat turut mengimbau masyarakat agar tidak merayakan tahun baru secara berlebihan atau dengan euforia yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.


Selain itu, pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aksi hura - hura sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap kondisi saudara - saudara kita dibeberapa wilayah Indonesia yang saat ini tengah dilanda musibah bencana alam.


“Terutama saudara - saudara kita di wilayah Sumatera yang masih berduka akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor,” tambahnya.


Polsek Sunggal memastikan kegiatan patroli dan pengamanan akan terus ditingkatkan guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Polsek Sunggal. (F_01/r) 

Selasa, 30 Desember 2025

PT Dieselindo Utama Nusa dan PT Rolls Royce Solution Indonesia Didenda 2,5 Miliar



Jakarta | Elindonews.my.id


Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp1 miliar kepada Terlapor I yakni PT Dieselindo Utama Nusa dan Rp1,5 miliar kepada Terlapor II PT Rolls Royce Solution Indonesia. Putusan ini dibacakan dalam sidang Majelis Komisi yang dipimpin Mohammad Reza bersama dua anggota, Hilman Pujana dan Eugenia Mardanugraha yang dilaksanakan hariini (29/12) di Kantor Pusat KPPU Jakarta.


Sebagaimana diketahui, Perkara diawali dengan adanya tender pemeliharaan mesin induk MTU Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Tipe A Tanjung Balai Karimun dan pemeliharaan mesin induk MTU Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Tipe B Batam. Sebagai informasi, MTU (Motoren- und Turbinen-Union atau gabungan motor mesin dan turbin) merupakan mesin disel injeksi bahan bakar elektronik tugas berat yang umumnya digunakan untuk berbagai aplikasi, termasuk kapal laut, kereta api, pembangkit listrik, dan kendaraan militer. 


Kedua tender tersebut dimenangkan oleh Terlapor I yang mendapat dukungan dari Terlapor II. Terlapor I memenangkan Tender dengan nilai penawaran Rp42.893.834.340 untuk Tipe A dan Rp11.186.326.564,80 untuk Tipe B. 


Dalam sidang, diketahui bahwa Terlapor I dan Terlapor II terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 mengenai Larangan Persekongkolan dalam Tender. Berdasarkan pertimbangan tersebut, KPPU menjatuhkan denda Rp1 miliar kepada PT Dieselindo Utama Nusa (Terlapor I) dan Rp1,5 miliar kepada PT Rolls Royce Solution Indonesia (Terlapor II), yang wajib disetorkan ke kas negara dalam waktu 30 hari setelah putusan berkekuatan hukum tetap.


Siaran pers resmi akan disampaikan kemudian. Bila dibutuhkan kutipan resmi atau wawancara lanjutan, kami siap membantu. Kami berharap informasi ini dapat menjadi bagian dari pemberitaan untuk menyebarluaskan upaya penegakan hukum persaingan usaha di Indonesia.

Reporter : tpm/rel



Senin, 29 Desember 2025

Kinerja APBN Sumatera Utara hingga 30 November 2025: Belanja Negara Rp16,05 Triliun, TKD Tembus Rp39,20 Triliun


Penerimaan Pajak Capai Rp20,6 Triliun, Penyaluran KUR dan UMi Dorong UMKM di Sumut


Medan | Elindonews.my.id


Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sumatera Utara menyampaikan perkembangan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 30 November 2025. Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sumatera Utara menyampaikan perkembangan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 30 November 2025. 


Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sumatera Utara, Nofiansyah, didampingi para Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) di lingkungan Kementerian Keuangan Sumut, memaparkan capaian kinerja dan sinergi dalam mengawal pelaksanaan APBN agar tetap transparan, akuntabel, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sumatera Utara, Senin (29/12/2025).


Hingga 30 November 2025, realisasi belanja pemerintah pusat di Provinsi Sumatera Utara mencapai Rp16,05 triliun. Belanja Pegawai terealisasi sebesar Rp9,69 triliun atau 93,22 persen dari pagu anggaran. Realisasi ini digunakan untuk pembayaran gaji dan tunjangan kinerja aparatur negara, termasuk Tunjangan Hari Raya (THR) serta gaji ke-13 Tahun 2025.


Sementara itu, Belanja Barang tercatat terealisasi sebesar Rp5,08 triliun atau 69,54 persen dari pagu. Anggaran ini dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program strategis, antara lain pembangunan infrastruktur konektivitas, pelayanan kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh Kementerian Kesehatan, program pendidikan tinggi di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), pelayanan dan penegakan hukum oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta program peningkatan ketersediaan, akses, dan konsumsi pangan berkualitas.


Dari sisi Transfer ke Daerah (TKD), realisasi di Provinsi Sumatera Utara telah mencapai Rp39,20 triliun atau 90,55 persen dari pagu. Dana Alokasi Umum (DAU) menjadi komponen terbesar dengan realisasi sebesar Rp25,27 triliun atau 95,38 persen. Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik terealisasi Rp7,69 triliun atau 90,58 persen, yang dimanfaatkan antara lain untuk pendanaan BOS dan BOK di sektor pendidikan dan kesehatan.


Adapun Dana Desa telah disalurkan sebesar Rp3,42 triliun atau 74,68 persen, Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp2,02 triliun atau 76,04 persen, Insentif Fiskal sebesar Rp213,67 miliar atau 92,05 persen, sedangkan DAK Fisik baru terealisasi Rp599,86 miliar atau 70,41 persen dari pagu.


Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Sumatera Utara hingga November 2025 menunjukkan tren positif. Total penyaluran KUR mencapai Rp13,88 triliun kepada 233.579 debitur, atau sekitar 20,14 persen dari total UMKM di Sumut. Sementara pembiayaan UMi telah disalurkan sebesar Rp785,40 miliar kepada 130.862 debitur, memperkuat akses permodalan bagi pelaku usaha ultra mikro.


Dari sisi penerimaan, realisasi penerimaan pajak di Sumatera Utara mencapai Rp20,6 triliun, yang merupakan akumulasi dari Kanwil DJP Sumut I dan Kanwil DJP Sumut II. Penerimaan ini didominasi oleh PPh Non Migas sebesar Rp10,9 triliun serta PPN dan PPnBM sebesar Rp8,8 triliun.


Selanjutnya, penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai tercatat sebesar Rp3,22 triliun atau 141,36 persen dari target APBN. Realisasi Bea Masuk mencapai Rp550,52 miliar, yang dipengaruhi oleh penurunan impor komoditas kebutuhan pokok seperti beras dan gula. 


Sementara Bea Keluar terealisasi Rp2,16 triliun atau 607,95 persen dari target, didorong kenaikan harga referensi CPO dan produk turunannya pada November 2025 yang mencapai USD963,75 per metrik ton, meskipun volume ekspor turun sekitar 17 persen dibanding Oktober 2025.


Hingga November 2025, penerimaan cukai mencapai Rp506,33 miliar atau 99,95 persen dari target. Penurunan penerimaan terutama berasal dari Cukai Hasil Tembakau yang turun 29 persen serta Cukai Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) yang menurun 6 persen, seiring melemahnya produksi dan konsumsi barang kena cukai.


Sementara itu, kinerja Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Sumatera Utara menunjukkan capaian yang positif. Realisasi PNBP mencapai Rp3,00 triliun atau 129,99 persen dari target APBN. Peningkatan ini didorong oleh PNBP Lainnya sebesar Rp1,49 triliun (193,91 persen dari target) serta pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) sebesar Rp1,52 triliun atau 98,28 persen dari target.


Selain itu, PNBP dari sektor aset, piutang, dan lelang tercatat sebesar Rp104,5 miliar atau 112,70 persen dari target. Realisasi ini berasal dari pemanfaatan aset negara, piutang negara, serta kegiatan lelang yang dikelola Kanwil DJKN Sumatera Utara, mencerminkan optimalisasi pengelolaan aset dan keuangan negara di daerah.

Reporter: tpm/rel









Sabtu, 27 Desember 2025

Ketum PBBD Desak Polda Sumut Tutup dan Tangkap Pemilik Judi Tembak Ikan "Pipit" di Belawan



MEDAN | Elindonews.my.id


Ketua Umum Perserikatan Bangso Batak Sedunia (PBBD) Taulim P. Matondang mendesak Polda Sumut dan Polres Pelabuhan Belawan agar segera menindak tegas judi tembak ikan diduga milik "Pipit" yang sangat meresahkan masyarakat.


Selain itu, Taulim juga minta agar Kapoldasu menutup dan menangkap pemilik judi dan menyatakan akan segera melakukan aksi demo di Polda Sumut atas maraknya praktik perjudian tembak ikan milik "Pipit" di Wilayah Hukum (wilkum) Polres Pelabuhan Belawan.


Hal itu, disampaikan langsung Taulim P. Matondang kepada awak media di Medan, Sabtu (27/12/2025).


"Saya minta Polda Sumut agar segera menggerebek judi tembak ikan milik "Pipit" yang sudah menjamur di wilkum Polres Pelabuhan Belawan dan menangkapnya. Kalau dalam Minggu ini juga belum digerebek, kita akan melakukan aksi demo di Polda Sumut dan Polres Pelabuhan Belawan," tegas Taulim.


Karena, lanjut Taulim, masyarakat Medan Utara sudah sangat resah dengan kebebasan praktik perjudian tembak ikan tersebut.


Ia menilai pihak Polres Pelabuhan Belawan diduga melindungi serta memberikan izin atas aktivitas haram tersebut. Sehingga pemilik atau pengelola judinya kebal hukum dan mengabaikan keresahan daripada masyarakat sekitar.


"Kuat dugaan kita bahwa Polres Pelabuhan Belawan seperti memberikan izin tidak tertulis atas aktivitas perjudian tembak ikan milik "Pipit". Buktinya, sudah hampir setahun aktivitas haram tersebut bebas beroperasi tanpa ada rasa takut," pungkasnya.


Diketahui, lokasi judi tembak ikan milik "Pipit" berada di Jalan Kapten Rahmat Budin, Jalan Veteran, Gabion, Jalan Titipapan dekat stasiun angkot 110 dan Jalan Infeksi. Judi tembak ikan "Pipit' disebut-disebut beromset ratusan rupiah perhari.


Hingga berita ini diturunkan, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Iptu Agus Purnomo SH, MH, enggan memberikan komentar. 

(Roi)

Jumat, 26 Desember 2025

Rutan Kelas I Medan Beri Remisi Khusus Natal 2025 kepada 215 Warga Binaan




Medan | Elindonews.my.id


SEBAGAI hadiah kado untuk memperingati Hari Raya Natal Tahun 2025, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan Kanwil Ditjenpas Sumut melaksanakan serahakan surat Remisi Khusus kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP). 


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, bersama Kasi Yantah, Ronny Steven dan Kasubsi Adper, Wisnu Jatmiko yang secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) Remisi kepada perwakilan warga binaan beragama Kristen bertempat di Gereja Oikoumene Imanuel Rutan Kelas I Medan.


Pada kesempatan tersebut, Kepala Rutan Kelas I Medan membacakan sambutan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto. “Pemberian remisi bagi narapidana serta pengurangan masa pidana bagi anak binaan merupakan bentuk penghormatan atau hadiah kado penghargaan bagi narapidana dan anak binaan yang telah menunjukkan perubahan sikap yang baik, berperan aktif dalam mengikuti program pembinaan, dan dinilai memiliki tingkat resiko yang semakin menurun," paparnya, Kamis (25/12/2025) 


“Penghargaan ini diberikan tidak hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga sebagai dorongan agar proses reintegrasi sosial dapat berlangsung lebih optimal. Perlu diingat, bahwa dalam paradigma pemidanaan saat ini, pemasyarakatan bukanlah alat pembalasan, melainkan sebagai media pembinaan untuk menuntun Narapidana dan anak binaan menyadari kesalahannya, memperbaiki diri, dan mampu kembali berkontribusi positif di masyarakat”, imbuhnya


“Remisi ini bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi juga menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berperilaku baik, menaati aturan, dan mengikuti seluruh program pembinaan yang telah disiapkan,” tambah Andi Surya.


Adapun rincian penerima Remisi Khusus Hari Raya Natal Tahun 2025 di Rutan Kelas I Medan yakni RK I sebanyak 54 orang WBP memperoleh remisi 15 hari, 151 orang WBP memperoleh remisi 1 bulan, 8 orang WBP memperoleh remisi 1 bulan 15 hari, serta 2 orang WBP memperoleh Remisi Khusus II (RK II) masing-masing selama 1 bulan. Dari total 215 warga binaan yang menerima remisi, 1 orang di antaranya dinyatakan langsung bebas setelah menerima remisi.


Pelaksanaan penyerahan remisi berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh khidmat, serta tetap mengedepankan nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, dan kepastian hukum. Melalui momentum Natal ini, diharapkan warga binaan dapat merefleksikan diri, memperkuat iman, serta mempersiapkan diri untuk kembali menjadi pribadi yang lebih baik di tengah masyarakat.

 (JBR/15)

Kamis, 25 Desember 2025

‎Dari Gangguan Lingkungan hingga Kasus Narkoba, De Tonga Bar Resmi Dihentikan Operasionalnya ‎

‎

‎Medan   |  Elindonwes.my.id

Keresahan warga yang selama ini terpendam akhirnya terjawab. Tempat hiburan malam De Tonga Bar & Live Music di Jalan Sei Belutu, Kelurahan PB Selayang I, Kecamatan Medan Selayang, resmi diberhentikan operasionalnya setelah terbukti melakukan berbagai pelanggaran serius.

‎

‎Awalnya, laporan warga terkait kebisingan dan terganggunya ketenteraman lingkungan menjadi pintu masuk terungkapnya dugaan praktik peredaran narkoba di lokasi tersebut. Aspirasi masyarakat yang disampaikan berulang kali akhirnya direspons oleh Polrestabes Medan bersama Pemerintah Kota Medan.

‎

‎Langkah tegas berupa penyegelan dan pemasangan stiker penghentian operasional dilakukan pada Rabu (24/12/2025), dipimpin langsung Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.M., bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Aparat gabungan turun ke lapangan untuk memastikan penghentian kegiatan di tempat hiburan tersebut.

‎

‎Kapolrestabes Medan bersama Wali Kota Medan juga meninjau langsung lantai tiga bangunan De Tonga untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas di dalamnya. Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang selama ini mengeluhkan aktivitas hiburan malam di kawasan pemukiman.

‎

‎Dalam keterangannya, Kombes Calvijn menegaskan bahwa izin operasional De Tonga tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Keluhan masyarakat tentang kebisingan, aktivitas hingga larut malam, serta dugaan pelanggaran norma sosial menjadi dasar kuat penindakan,” ujarnya.

‎

‎Warga sekitar pun mengaku lega atas langkah tegas tersebut. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, suara musik keras dari tempat hiburan itu sering mengganggu waktu istirahat.

‎

‎“Musiknya hingar-bingar sampai tengah malam, bang. Kami jadi susah tidur,” ujarnya.

‎

‎Warga lainnya menyoroti lokasi De Tonga yang berdampingan langsung dengan rumah ibadah. Kondisi tersebut dinilai tidak pantas dan mencederai rasa nyaman masyarakat sekitar. Tak hanya itu, warga juga menyoroti adanya penampilan sexy dancer di area bar yang dianggap tidak sesuai dengan norma sosial di lingkungan pemukiman.

‎

‎Kekhawatiran warga itu terbukti. Dari hasil penyelidikan, Polrestabes Medan menemukan dugaan keterlibatan manajemen De Tonga dalam peredaran gelap narkoba. Tempat hiburan tersebut dinilai berpotensi kuat menjadi lokasi terjadinya tindak pidana narkotika dan pelanggaran hukum lainnya.

‎

‎Atas dasar temuan tersebut, Polrestabes Medan merekomendasikan kepada Pemerintah Kota Medan untuk mencabut izin operasional De Tonga secara permanen. Dalam kasus ini, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara tiga lainnya masih menjalani pemeriksaan lanjutan.

‎

‎Tindakan penyegelan ini merupakan lanjutan dari penggerebekan yang dilakukan Satresnarkoba Polrestabes Medan bersama Bea Cukai pada Sabtu (13/12/2025). Dalam operasi itu, petugas mengamankan tujuh orang dan barang bukti berupa empat butir pil ekstasi.

‎

‎Penyegelan turut disaksikan jajaran Pemko Medan dan aparat kepolisian sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta memberantas peredaran gelap narkoba di Kota Medan. (F_01/r)

Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumut Berikan Remisi Khusus Natal 2025 Kepada 3.088 Narapidana dan 17 Anak Binaan


Medan   |   Elindonews.my.id

Dalam rangka memperingati Hari Raya Natal Tahun 2025, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara melaksanakan pemberian Remisi Khusus dan Pengurangan Masa Pidana kepada Narapidana dan Anak Binaan yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 25 Desember 2025, bertempat di Gereja Oikumene Lapas Kelas I Medan, sebagai tempat pemusatan pemberian remisi, yang dihadiri dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang diwakili oleh Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Adhayani Lubis, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara Yudi Suseno,  Forkopimda, Ka. UPT Medan Sekitar dan Pendeta Gereja Injili di Indonesia. 


Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Remisi serta penyerahan remisi secara simbolis kepada perwakilan Narapidana dan Anak Binaan dari UPT Medan Sekitar.


Berdasarkan data Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumatera Utara, jumlah Narapidana yang menerima Remisi Khusus Hari Raya Natal Tahun 2025 tercatat sebanyak 3.088 orang. Dari jumlah tersebut, 3.045 orang memperoleh Remisi Khusus Sebagian (RK I), sedangkan 43 orang memperoleh Remisi Khusus Seluruhnya (RK II) atau langsung bebas.


Penerima remisi tersebut terdiri dari 1.819 Narapidana pidana umum, 19 Narapidana berdasarkan PP Nomor 28 Tahun 2006, serta 1.250 Narapidana berdasarkan PP Nomor 99 Tahun 2012, yang memenuhi syarat administratif dan subtantif.


Selain Narapidana, Pengurangan Masa Pidana Khusus Hari Raya Natal Tahun 2025 juga diberikan kepada 17 Anak Binaan, dengan rincian 16 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana Sebagian (PMP I) dan 1 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana Seluruhnya (PMP II). Seluruh Anak Binaan penerima remisi merupakan pidana umum.


Pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan negara atas perubahan perilaku dan kepatuhan warga binaan dalam mengikuti program pembinaan, sekaligus menjadi motivasi bagi Narapidana dan Anak Binaan untuk terus memperbaiki diri serta siap kembali dan berperan aktif di tengah masyarakat.


Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat, dengan pengamanan dari jajaran Lapas Kelas I Medan serta dukungan aparat kewilayahan. 


Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Pemasyarakatan dalam menjunjung tinggi prinsip keadilan, kemanusiaan, dan kepastian hukum dalam pemenuhan hak warga binaan. (F_01/r) 

Rabu, 24 Desember 2025

Rutan Kelas I Medan Rayakan Natal Bersama Warga Binaan




Medan | Elindonews.my.id


Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan menggelar Perayaan Natal Keluarga Besar Rutan Kelas I Medan bersama warga binaan pemasyarakatan (WBP) beragama Kristen, yang berlangsung dengan penuh khidmat serta kebersamaan. 


Perayaan yang diikuti oleh sekitar 300 orang warga binaan Kristen dengan keluarga, serta jajaran pegawai Rutan Kelas I Medan, Rabu (24/12/2025) 


Perayaan Natal dipimpin oleh Pendeta (Pdt) Suhery Gultom, M.Kes., dengan Thema Natal tahun ini “Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga. 


“Matius 1:21-24, yang menyampaikan pesan rohani tentang makna Natal sebagai momentum untuk memperkuat iman, harapan, serta semangat pembaruan diri. Dalam khotbahnya, Pdt. Suhery Gultom mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan Natal sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan lebih baik, penuh kasih, dan tanggung jawab.


Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya beserta jajaran turut hadir dengan memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut. “Saya mewakili Segenap Keluarga Besar Rutan Kelas I Medan mengucapkan Selamat Natal 2025 dan Selamat Tahun Baru 2026 semoga perayaan ini menjadi momen untuk mempererat kebersamaan kita”, ucapnya 


Perayaan Natal ini menjadi wujud nyata komitmen Rutan Kelas I Medan dalam memenuhi hak beribadah warga binaan sekaligus memperkuat pembinaan kepribadian melalui pendekatan keagamaan.


Sebagai bentuk kepedulian dan kasih Natal, kegiatan ini ditutup dengan pemberian tali kasih berupa paket sembako kepada 150 keluarga warga binaan pemasyarakatan. Selain itu, Rutan Kelas I Medan juga menyerahkan bantuan sembako kepada 16 gereja yang telah menjalin kerja sama atau Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Rutan Kelas I Medan sepanjang satu tahun terakhir dalam mendukung pembinaan kerohanian warga binaan.


Melalui perayaan Natal ini, diharapkan tercipta suasana damai, harmonis, serta semakin mempererat tali persaudaraan antara petugas, warga binaan, dan seluruh mitra kerja, sejalan dengan semangat pembinaan dan pemasyarakatan yang humanis. 

(JBR/15)

Selasa, 23 Desember 2025

Polsek Sunggal Tangkap Residivis Specialis Jambret Kelompok Rentan


Medan  |  Elindonews.my.id

Unit reskrim Polsek Sunggal tangkap 2 pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Kedua pelaku adalah MAF (23) dan MIP (23) merupakan residivis kasus yang sama.


Hal ini diungkapkan langsung oleh Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang G Hutabarat S.H.M..H bersama Kanit Reskrim AKP Harles Richter Gultom S.H.M.H di Mapolsek Sunggal, Selasa ( 23/12/2025).


" Hasil intograsi terhadap pelaku, baru 1 bulan keluar dari penjara, telah 2 kali melakukan penjambretan,"Kata Kompol Bambang G Hutabarat.


Korban bernama Evi Kartika Trisnawati (42) yang merupakan warga Medan Sunggal saat sedang mengendaraai sepeda listrik menjadi sasaran komplotan specialis jambret di Jalan Kaswari Medan, 21 Desember 2025.


" Pada saat terjadi penjabretan, korban berteriak hingga mencuri perhatian warga. Polisi yang sedang patroli diwilayah tersebut, langsung melakukan penangkapan bersama masyarakat," jelas Kapolsek.


Barang Bukti yang berhasil disita dari tangan pelaku yakni, 1 (satu) Unit Sepeda Motor Honda Vario 125 warna Hitam Tanpa Plat Nomor Polisi, 1(satu) buah Tas Sandang warna Batik, 1(satu) unit Handphone Merk Oppo A58 warna Abu-abu.


"Terhadap Pelaku disangkakan dengan Pasal 365 Ayat (2) Ke-2e KUHPidana dengan ancaman 12 tahun hukuman kurungan penjara," tegasnya. (F_01/r) 

Mengapa Bantuan Sering Terlambat ? Pakar UPER Soroti Tantangan Logistik Bencana di Sumatera




Jakarta | Elindonews.my.id


Banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir November lalu masih menyisakan berbagai kekhawatiran, terutama terkait penanganan bencana dan pemulihan pascakejadian. 


Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 16 Desember 2025 mencatat sebanyak 1.030 orang meninggal dunia, sementara sekitar 7.000 lainnya mengalami luka-luka serta 146.758 rumah rusak. 


Penanganan pascabencana menjadi aspek yang krusial, mengingat 72 jam pertama setelah bencana kerap disebut sebagai golden time dalam upaya penyelamatan korban dan penekanan jumlah korban jiwa. Namun, di tengah kondisi darurat tersebut, distribusi logistik yang dinilai lambat dan belum optimal kerap memicu polemik di tengah masyarakat. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi di lapangan ?


Pakar logistik sekaligus dosen Teknik Logistik Universitas Pertamina, Dr. Eng. Iwan Sukarno, ST., M.Eng., CLIP., menanggapi sorotan publik terkait distribusi logistik kebencanaan di wilayah Sumatera yang dinilai belum merata dan belum berjalan secara optimal.


Dr. Iwan menjelaskan bahwa dalam banyak kasus banjir bandang di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, bantuan sebenarnya telah tiba dengan cukup cepat di posko-posko utama. Namun, di sisi lain, bantuan  kerap menumpuk juga mengalami keterlambatan distribusi akibat sulitnya menjangkau wilayah terdampak yang mengalami kerusakan parah.


“Masalah utama sebenarnya berada pada tahap distribusi terakhir, yaitu bagaimana bantuan bisa sampai ke lokasi-lokasi yang terisolasi dengan cepat dan merata. Medan yang sulit serta kerusakan jalan dan jembatan membuat penyaluran bantuan melalui jalur darat menjadi tidak optimal. 


Akibatnya, bantuan menumpuk di satu titik, sementara wilayah lain justru belum tersentuh,” ucapnya, Selasa (23/12/2025) 


Lebih lanjut, persoalan distribusi logistik kebencanaan tidak semata-mata disebabkan oleh kondisi geografis yang sulit dijangkau. Dr. Iwan menekankan setiap wilayah perlu memiliki sebagai peta distribusi logistik kebencanaan disesuaikan  karakter setiap geografis.


Ketersediaan peta dan data tersebut menjadi fondasi penting untuk mempercepat pengambilan keputusan dan memperkuat efektivitas distribusi bantuan saat bencana terjadi.


“Tanpa pemetaan yang jelas mengenai jumlah penduduk, lokasi permukiman, serta tingkat aksesibilitas wilayah, proses distribusi logistik saat bencana cenderung bersifat reaktif dan lambat. Pemanfaatan teknologi seperti Geographic Information System (GIS), big data, dan sistem informasi logistik dapat membantu memetakan wilayah terdampak, menentukan rute alternatif, menetapkan prioritas distribusi secara objektif, hingga mengoptimalkan penggunaan moda transportasi non-darat,” tambah Dr. Iwan.


Melihat kerusakan yang parah dan tingginya korban jiwa pada bencana Sumatera tersebut, menjadi pembelajaran penting. Di mana integrasi rantai pasok lokal serta kemitraan logistik sebaiknya dibangun bagi setiap wilayah sebelum terjadinya bencana. 


Hal ini membantu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak pada masa golden hours sambil menunggu bantuan dari pusat.


“Bencana tidak bisa dihindari, tetapi keterlambatan bantuan bisa dimitigasi jika sistem logistik dibangun berbasis data, teknologi, kolaborasi yang efektif bersama kapasitas lokal seperti penyedia transportasi, supermarket, hingga perusahaan logistik lokal,” tegasnya 


Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berfokus pada pengembangan teknologi, Universitas Pertamina mendorong pengembangan solusi yang relevan dengan kebutuhan nyata masyarakat, termasuk dalam penanganan kebencanaan. Melalui pendekatan interdisipliner dan peminatan seperti sustainable energy logistics pada Program Studi Teknik Logistik, universitas ini menyiapkan talenta yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan, ketahanan sistem, dan dampak sosial, sejalan dengan komitmen menghadirkan pendidikan aplikatif yang mampu berkontribusi langsung pada penguatan respons nasional terhadap berbagai tantangan. 

(JBR/15)

Rutan Kelas I Medan Perkuat Kesiapsiagaan Pengamanan Nataru




Medan | Elindonews.my.id


Rutan Kelas I Medan turut ambil bagian dalam pelaksanaan Apel Siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang digelar oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara sebagai langkah strategis  memperkuat pengamanan dan menjaga stabilitas keamanan pemasyarakatan di wilayah Sumatera Utara. 


Kegiatan yang dilaksanakan secara terpusat di Lapas Kelas I Medan, dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumut, Yudi Suseno sebagai Pembina Apel dan Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, sebagai Pemimpin Apel. 


Peserta adalah jajaran pemasyarakatan Unit Pelaksana Teknis (UPT) wilayah Tanjung Gusta sekitar serta melibatkan unsur lintas sektoral antara lain TNI Polri, PLN serta Dinas Pemadam Kebakaran. Keterlibatan berbagai pihak ini menjadi wujud nyata sinergi dan kolaborasi antarinstansi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.


Melalui arahannya, Kakanwil Ditjenpas Sumut menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran pemasyarakatan, khususnya menghadapi peningkatan aktivitas dan potensi kerawanan pada momentum Nataru. Seluruh petugas diminta untuk dapat meningkatkan kewaspadaan, disiplin, serta memperkuat koordinasi, baik internal maupun dengan pihak eksternal.


Apel siaga ini juga menjadi sarana pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung pengamanan, komitmen bersama memberikan rasa aman, tidak hanya di lingkungan lapas dan rutan, tetapi juga bagi masyarakat secara umum. 


Lewat kegiatan tersebut, Kanwil Ditjenpas Sumut menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban pemasyarakatan yang kondusif, profesional, serta humanis, khususnya dalam menghadapi perayaan Nataru, Selasa (23/12/2025) 


"Apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan dan komitmen kita bersama memperkuat pengamanan pemasyarakatan di wilavah Sumatera Utara, khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru. Sinergi sangat penting untuk mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan, baik dari aspek personel, pengamanan fisik, maupun mitigasi keadaan darurat. Saya berharap seluruh jajaran tetap solid, waspada, dan profesional dalam menjalankan tugas demi terciptanya situasi pemasyarakatan yang aman dan kondusif." tegas Kakanwil.


Selain itu, Kanwil Ditjenpas Sumut menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban pemasyarakatan yang kondusif profesional, dan humanis. Diharapkan dengan pelaksanaan apel siaga dan sinergi lintas sektoral ini. seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Sumatera Utara dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, serta situasi pemasyarakatan tetap terkendali dan bebas dari gangguan keamanan. 

(JBR/15)

Kerutan Balige Hadiri Apel Siaga Nataru Ditjenpas Sumut, Tegaskan Kesiapan Pengamanan Pemasyarakatan



Medan  |  Elindonews.my.id

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara melaksanakan Apel Siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengamanan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban pemasyarakatan di wilayah Sumatera Utara, Senin (22/12/2025).


Apel siaga yang digelar terpusat di Lapas Kelas I Medan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara, Yudi Suseno, dan diikuti oleh seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan wilayah Tanjung Gusta, termasuk Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Balige, David Petrus Nicolas, Amd.I.P., S.H.



Kegiatan ini juga melibatkan unsur lintas sektoral, antara lain TNI, Polri, PLN, serta Dinas Pemadam Kebakaran, sebagai wujud nyata sinergi dan kolaborasi antarinstansi dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan keadaan darurat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.


Dalam arahannya, Kakanwil Ditjenpas Sumut Yudi Suseno menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran pemasyarakatan dalam menghadapi momentum Nataru yang identik dengan peningkatan aktivitas dan potensi kerawanan.


Seluruh petugas diminta meningkatkan kewaspadaan, disiplin, serta memperkuat koordinasi baik internal maupun eksternal.


Apel siaga ini juga menjadi sarana pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana pengamanan, serta komitmen bersama dalam memberikan rasa aman, tidak hanya di lingkungan lapas dan rutan, tetapi juga bagi masyarakat secara umum.


Di sela kegiatan, Kepala Rutan Kelas IIB Balige, David Petrus Nicolas, Amd.I.P., S.H, menyatakan bahwa keikutsertaan seluruh UPT dalam apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan dan keseriusan jajaran pemasyarakatan dalam menjaga stabilitas keamanan selama Nataru.


“Apel siaga ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh jajaran pemasyarakatan, khususnya di Rutan Kelas IIB Balige, berada dalam kondisi siap siaga. Kami berkomitmen meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengamanan, serta menjalin koordinasi yang solid demi menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujar David.


Ia juga menegaskan bahwa jajaran Rutan Balige akan terus menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur, sejalan dengan arahan pimpinan dan kebijakan Ditjenpas.

Melalui pelaksanaan apel siaga ini, Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban pemasyarakatan yang kondusif, profesional, dan humanis.


Diharapkan, dengan sinergi lintas sektoral yang terbangun, seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Sumatera Utara dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, serta situasi pemasyarakatan tetap terkendali dan bebas dari gangguan keamanan. (F_01/r) 

Senin, 22 Desember 2025

Patra Jasa Sepakati Kerja Sama Keberlanjutan Bersama Universitas Pertamina



Jakarta | Elindonews.my.id


PT Patra Jasa memperkuat agenda keberlanjutan perusahaan dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Universitas Pertamina (UPER). 


Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara dunia industri serta akademisi guna mendorong pengembangan riset terapan dan implementasi program keberlanjutan yang relevan dengan kebutuhan industri.


Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT Patra Jasa, Ray SM Daulay dan Rektor Universitas Pertamina, Prof. Wawan Gunawan A. Kadir, serta disaksikan oleh Direktur Operasi Pertamina Foundation Gusman Adhiwardhana.


Direktur Utama PT Patra Jasa, Ray SM Daulay, menegaskan bahwa kolaborasi ini dirancang untuk menjembatani kebutuhan industri dengan pengembangan keilmuan yang aplikatif.


“Keberlanjutan dengan membutuhkan pendekatan lintas sektor. Melalui kolaborasi dengan Universitas Pertamina, kami ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya berbasis riset, tetapi juga dapat diimplementasikan secara nyata dalam operasional bisnis,” ungkap Ray.


Sejalan hal itu, Rektor Universitas Pertamina, Wawan Gunawan A. Kadir, menyampaikan bahwa sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan, UPER berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.


“Melalui pengembangan kurikulum berkelanjutan serta penguatan dari 11 Center of Excellence Universitas Pertamina, kami berupaya menghasilkan riset, inovasi, dan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan nyata keberlanjutan sekaligus memberikan dampak positif bagi dunia usaha dan lingkungan,” imbuhnya. 


Sebagai bagian dari Pertamina Group, PT Patra Jasa telah mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis jangka panjang perusahaan melalui roadmap keberlanjutan hingga tahun 2030. 


Kolaborasi dengan institusi akademik dinilai menjadi elemen penting dalam memperkuat kualitas perencanaan, pengukuran dampak, keberlanjutan implementasi program ESG perusahaan.


Melalui kerja sama ini, Patra Jasa dan Universitas Pertamina berkomitmen mengembangkan inisiatif bersama yang mencakup penguatan riset terapan, pengembangan sumber daya manusia, serta penyusunan program keberlanjutan yang selaras dengan dinamika industri dan tantangan global.


Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model sinergi antara industri dan akademisi  mendukung transformasi bisnis yang berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi dan sosial secara jangka panjang, Senin (22/12/2025) 


Penandatanganan Nota Kesepahaman yang berlangsung di Patra Jasa Office Tower, Jakarta (17/12), dihadiri oleh Direktur Operasi Pertamina Foundation Gusman Adhiwardhana, Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU., Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Kerja Sama Universitas Pertamina, Prof. Dr. Techn. Djoko Triyono, S.Si., M.Si., Direktur Utama PT Patra Jasa Ray SM Daulay, serta jajaran direksi dan manajemen kedua institusi.


Tentang PT Patra Jasa

PT Patra Jasa adalah perusahaan yang telah beroperasi selama 50 tahun, yang saat ini berfokus pada tiga pilar bisnis, yaitu Property Investment & Development, Hotels & Resorts, dan Services. Perusahaan ini mengelola berbagai properti, termasuk 9 hotel di seluruh Indonesia, seperti The Patra Bali Resort & Villas, Patra Semarang Hotel & Convention, Patra Cirebon Hotel & Convention, Patra Malioboro Hotel, Patra Bandung Hotel, Patra Anyer Hotel, Patra Jakarta Hotel, Patra Dumai Hotel, dan Patra Parapat Hotel. Selain itu, PageduGrha Pertamina dan Patra Jasa Office Tower, serta kawasan residensial seperti Patraland Residential Kuningan dan Patralandl Kuningan dan Patralandl Kuningan dan Patraland Residential Balikpapan. Patra Jasa juga memiliki multiservices yang terintegrasi melalui Patra Facility Management, yang memberikan layanan lengkap untuk mendukung operasional perusahaan. 


Untuk mendukung layanan, Patra Jasa memiliki dua Anak Perusahaan, yaitu Mitra Tours and Travel dan Prima Armada Raya. 


Saat ini, Patra Jasa tengah berfokus pada optimalisasi aset melalui sejumlah proyek strategis, antara lain Bobocabin Patra Parapat, Pengembangan Villa Kayu Patra Anyer, Sashta Lounge di Patra Semarang, serta pemugaran maupun pengembangan area di Patra Semarang dan berbagai proyek lainnya yang ditugaskan oleh Pertamina.


Tentang Universitas Pertamina

Universitas Pertamina merupakan perguruan tinggi swasta yang berdiri pada 1 Februari 2016 di bawah naungan Yayasan Pertamina Foundation dan tumbuh dalam lingkungan Pertamina Grup. Universitas Pertamina berfokus pada penyelenggaraan pendidikan berbasis teknologi serta bisnis energi, dengan dukungan 16 program studi jenjang sarjana (S1) dan 2 program studi jenjang magister (S2). 


Komitmen Universitas Pertamina terhadap pendidikan berkelanjutan tercermin melalui capaian peringkat ke-25 nasional dalam THE Impact Ranking yang diselenggarakan oleh Times Higher Education, yaitu pemeringkatan perguruan tinggi dunia berdasarkan kontribusinya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjuta (SDGs). 


Selain itu, Universitas Pertamina juga meraih peringkat ke-7 sebagai Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Jakarta versi UniRank, menegaskan posisi Universitas Pertamina sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif, kompetitif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan. 

(JBR/15)

Rutan Kelas I Medan Gelar Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025

Rutan Kelas I Medan Gelar Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025



Medan | Elindonews.my.id


Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 dengan khidmat.


Sebagai tema “Merdeka Melaksanakan Dharma” merupakan wujud penghormatan atas peran dan kontribusi perempuan, khususnya ibu, untu kehidupan berbangsa dan bernegara.


Acara yang berlangsung di lapangan dalam Rutan Kelas I Medan tersebut memiliki keistimewaan tersendiri, di mana seluruh petugas upacara dipercayakan kepada pegawai perempuan Rutan Kelas I Medan. Mulai dari inspektur Upacara, komandan upacara, pembaca sejarah singkat hari ibu, pembaca UUD 1945, hingga petugas pengibar bendera, seluruhnya dilaksanakan oleh pegawai perempuan dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.


Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremonial, namun menjadi momentum refleksi atas perjuangan serta pengabdian perempuan, khususnya menjalankan peran ganda sebagai ibu, abdi negara, dan agen perubahan di lingkungan kerja, Senin (22/12/2025) 


“Dengan tema “Merdeka Melaksanakan Dharma” diharapkan mampu memotivasi seluruh pegawai perempuan untuk terus berkarya, berintegritas, dan memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.” tutur Kepala Rutan.


Melalui pelaksanaan upacara ini, Rutan Kelas I Medan menegaskan komitmennya mendukung kesetaraan gender serta pemberdayaan perempuan di lingkungan Kementerian Imigrasi dengan Pemasyarakatan. 


Semangat Hari Ibu diharapkan dapat menjadi energi positif dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan pemasyarakatan yang humanis dan profesional. 

(JBR/15)

BNCT dan Sei Mangkei Dry Port Teken MoU Perkuat Konektivitas Logistik Sumatera Utara

BNCT dan Sei Mangkei Dry Port Teken MoU Perkuat Konektivitas Logistik Sumatera Utara



MEDAN | Elindonews.my.id


PT Belawan New Container Terminal (BNCT) dan Sei Mangkei Dry Port (BUP – PT Sei Mangkei Nusantara Tiga) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai langkah strategis memperkuat sinergi dan optimalisasi layanan kepelabuhanan guna mendukung kelancaran arus logistik ekspor–impor di Sumatera Utara. Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di Kantor PT Belawan New Container Terminal (BNCT).


Kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan konektivitas logistik antara Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei dengan Pelabuhan Induk Belawan, sehingga alur distribusi barang dari kawasan industri ke pelabuhan dapat berjalan lebih efisien, terintegrasi, dan berdaya saing.


Melalui Nota Kesepahaman ini, BNCT dan Sei Mangkei Dry Port akan menjajaki berbagai bentuk kolaborasi dalam optimalisasi layanan kepelabuhanan dan pengembangan skema logistik terpadu antara terminal laut dan terminal darat (dry port). Inisiatif tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif solusi logistik yang lebih efektif bagi pelaku usaha ekspor–impor, sekaligus berkontribusi pada penurunan waktu dan biaya logistik.


President Director PT Belawan New Container Terminal, Mohamed Suffian Bin Abdul Manaf, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen BNCT dalam memperkuat integrasi sistem logistik antara kawasan industri dan pelabuhan.


“MoU ini menjadi langkah awal untuk membangun konektivitas logistik yang lebih terintegrasi antara kawasan industri dan pelabuhan. Melalui kolaborasi dengan Sei Mangkei Dry Port, BNCT berupaya menghadirkan solusi logistik yang lebih efisien dan andal bagi pelaku usaha ekspor–impor, sekaligus mendukung pengembangan dry port sebagai bagian dari sistem logistik nasional,” ujarnya.


Selain mendukung kebutuhan dunia usaha, kerja sama ini juga sejalan dengan upaya pengembangan dry port (terminal daratan) sebagai elemen penting dalam sistem logistik nasional. Langkah tersebut selaras dengan arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang menekankan penguatan konektivitas, integrasi antarmoda, serta peningkatan efisiensi logistik nasional.


Dengan ditandatanganinya MoU ini, BNCT dan Sei Mangkei Dry Port diharapkan dapat memperkuat ekosistem logistik di Sumatera Utara, sekaligus mendukung peran Pelabuhan Belawan sebagai simpul logistik utama yang terintegrasi dengan kawasan industri strategis di Indonesia. 

(Roi)

Permudah Wajib Pajak, DJP Sumut I Hadirkan Layanan hingga di Pusat Perbelanjaan

Permudah Wajib Pajak, DJP Sumut I Hadirkan Layanan hingga di Pusat Perbelanjaan



Medan | Elindonews.my.id


Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah mulai mengimplementasikan sistem Coretax DJP sejak Januari 2025 sebagai satu sistem informasi perpajakan terintegrasi yang menghubungkan berbagai layanan administrasi pajak dalam satu platform. Sistem ini dirancang untuk mempermudah wajib pajak dalam menjalankan hak dan kewajiban perpajakannya secara lebih praktis, aman, dan terintegrasi. Aktivasi akun Coretax menjadi tahap penting yang harus dilakukan wajib pajak agar dapat mengakses seluruh layanan administrasi, mulai dari pelaporan SPT Tahunan, pembayaran pajak melalui e-billing, dan seluruh layanan perpajakan lainnya.


Selain aktivasi akun, DJP juga memperkenalkan Kode Otorisasi DJP yang berfungsi sebagai pengganti tanda tangan basah wajib pajak dalam proses administrasi perpajakan. Kode ini merupakan tanda tangan digital yang sah dan diakui oleh DJP, sehingga memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan keamanan transaksi administrasi perpajakan digital.


Sebagai bentuk komitmen pelayanan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara I membuka layanan Aktivasi Akun Coretax DJP, Pembuatan Kode Otorisasi DJP, serta Asistensi Pelaporan SPT Tahunan bagi masyarakat. Kegiatan ini disiapkan untuk memastikan wajib pajak di wilayah kerja Kanwil DJP Sumatera Utara I dapat memperoleh akses layanan aktivasi, bahkan di luar hari kerja sekalipun.




Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara I menyampaikan bahwa pihaknya akan memastikan masyarakat dapat memperoleh layanan aktivasi Coretax secara luas, termasuk pada akhir pekan serta di luar kantor pajak melalui layanan di pusat perbelanjaan. “Kami ingin memastikan seluruh wajib pajak memperoleh akses mudah terhadap layanan aktivasi Coretax, termasuk pada hari libur dan di lokasi yang lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya kemarin.


Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Sumatera Utara I, Lusi Yuliani, menegaskan komitmen institusinya dalam memberikan pendampingan langsung kepada wajib pajak. “Kami berkomitmen menyediakan layanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan saat melakukan aktivasi akun Coretax maupun pembuatan Kode Otorisasi DJP. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mempermudah wajib pajak dalam proses ini,” katanya.


Pada dasarnya proses aktivasi akun Coretax dapat dilakukan secara mandiri melalui laman coretaxdjp.pajak.go.id, namun Kanwil DJP Sumatera Utara I menyiapkan layanan tatap muka untuk memberikan kemudahan tambahan bagi masyarakat. Layanan tersebut tersedia pada beberapa lokasi dan jadwal berikut:

1. Seluruh Kantor Pajak di Lingkungan Kanwil DJP Sumatera Utara I

• Hari kerja: 08.00 – 16.00 WIB

• Sabtu & Minggu: 09.00 – 14.00 WIB

2. DeliPark Mall Medan

• Setiap hari mulai 20 Desember 2025 s.d. 31 Desember 2025

• Lokasi: Lantai LM dekat gerai Sushi Tei

• Jam layanan: 11.00 – 17.00 WIB

3. Plaza Medan Fair

• Setiap Sabtu dan Minggu tanggal 20, 21, 27, dan 28 Desember 2025

• Lokasi: Lantai 3 dekat Samsat

• Jam layanan: 13.00 – 18.00 WIB


Sebagai tambahan informasi, Coretax akan digunakan untuk pelaporan SPT Tahunan Tahun Pajak 2025 yang akan dilaporkan paling lambat pada 31 Maret 2026 bagi Wajib Pajak Orang Pribadi dan 30 April 2026 bagi Wajib Pajak Badan. Oleh karena itu, aktivasi akun Coretax sejak sekarang menjadi sangat penting agar proses pelaporan SPT di tahun 2026 mendatang dapat berjalan lancar, aman, dan tanpa kendala.


Dengan berbagai kemudahan layanan yang disediakan, Kanwil DJP Sumatera Utara I berharap masyarakat segera melakukan aktivasi akun Coretax dan memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan untuk mendukung kepatuhan perpajakan secara optimal.


Kanwil DJP Sumatera Utara I juga terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Pajak, termasuk dalam rangka proses aktivasi akun Coretax. Apabila ada permintaan yang mencurigakan, segera konfirmasi ke Kantor Pelayanan Pajak terdekat atau hubungi Kring Pajak 1500200.

Reporter : tpm/rel

Sabtu, 20 Desember 2025

Meski Sudah Dua Kali Disurati, Dua Bangunan Tanpa PBG Tetap Berlangsung di Jalan Panglima Denai Medan Amplas

Meski Sudah Dua Kali Disurati, Dua Bangunan Tanpa PBG Tetap Berlangsung di Jalan Panglima Denai Medan Amplas



MEDAN | Elindonews.my.id


Dua lokasi bangunan diduga tidak memiliki izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Jalan Panglima Denai, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan bebas berlangsung. Kedua lokasi bangunan tersebut diketahui sudah di berikan himbauan dan instansi terkait telah di Surati oleh pihak Kecamatan Medan Amplas.


Namun demikian bangunan tersebut tetap berlangsung. Bahkan kedua pemilik bangunan terkesan kebal hukum dan menantang Pemerintah Kota (Pemko) Medan.


"Ijin pak, untuk bangunan di Jalan Panglima Denai tersebut sudah kita surati dan surat dari Satpol PP," tegas Kasi Trantib Kecamatan Medan Amplas R. Nainggolan kepada awak media, Jumat (19/12/2025).


Terpantau kedua bangunan tersebut di peruntukan untuk pergudangan (cargo) dan satu lagi untuk pembangunan kafe (warkop).


Hingga berita ini diturunkan pengerjaan kedua bangunan tetap berlangsung tanpa ada hambatan. 


Sementara itu, Ketua umum Perserikatan Bangso Batak Sedunia  Taulim PM mengamati, maraknya bangunan tanpa PBG di kots Medan sepertinya ada pembiaran dari Walikota dan Kadis Perkimtaru, tanpa memikirkan PAD.


Buktinya, sudah banyak keluhan dan temuan masyarakat tentang dugaan bangunan tanpa PBG yang sudah dilaporkan, namun sampai saat ini tidak bisa ditertibkan.


Sepertinya semua masih bisa diatur dengan uang, dan Walikota gak sanggup melawan praktik ilegal ini.

(Roi)

Polrestabes Medan Ungkap 24 Kasus Narkoba Selama 72 Hari, Tangkap 34 Tersangka

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak SIK MH memaparkan keberhasilan anggota ungkap kasus narkotika dan penyerangan anggota di Mapolrestabes Jalan HM Said Medan, Sabtu (20/12/2025). Foto/ist.


Medan  |  Elindonews.my.id

Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan kembali ungkap kasus narkotika periode tanggal 9 Oktober - 19 Desember 2025 (72 hari), Sabtu (20/12/2025).


Pengungkapan kasus tersebut khususnya kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) yang berbentuk barak, loket narkoba dan Tempat Hiburan Malam (THM) serta oknum masyarakat yang melawan, melempar dan membakar sepeda motor milik petugas.


Demikian disampaikan oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak SIK, MH, kepada wartawan di halaman Mapolrestabes Medan.


Dijelaskannya, pengungkapan dua puluh empat kasus dengan jumlah tersangka tiga puluh empat orang dan barang bukti berupa 21,5 gram sabu, 29,37 gram ganja, 40 butir ekstasi, 1 butir happy five dan minuman keras 197 botol.


Peralatan narkoba, 10 unit timbangan, 50 buah bong, 14 buah mancis, 165 buah plastik klip kosong, 5 buah kaca pirex , 20 sekop sabu. Dan alat pantau narkoba yakni, 2 unit HT, 1 unit Drone.


Selain itu, petugas juga berhasil mengamankan, 5 unit mesin jackpot dan 1 unit mesin tembak ikan. Serta barang bukti melawan petugas, 1 senjata tajam/ gunting yang diruncingkan, 1 Airsoftgun, 1 buah botol aqua tempat bensin, 1 unit sepeda motor N-Max yang dibakar, batu-batuan.


"Adapun barak-barak narkoba yang dilakukan penindakan, di wilkum Polsek Sunggal ada 7 lokasi, wilkum Polsek Medan Baru ada 1 lokasi, wilkum Polsek Kutalimbaru ada 3 lokasi, wilkum Polsek Helvetia ada 1 lokasi, wilkum Polsek Medan Tembung ada 2 lokasi dan wilkum Polsek Medan Kota ada 1 lokasi," ujar Calvijn.


Lebih lanjut, ia menuturkan penindakan terhadap loket-loket narkoba sebanyak tujuh lokasi. Tempat hiburan malam ada dua lokasi atau TKP.


"Untuk penindakan tempat hiburan malam, di cafe Terbul ditetapkan 5 tersangka (YR,MM, RFS alias M, RMS, IFG). Dan THM View De Tonga Bar ditetapkan 4 tersangka (AU,AF, SMA, EPP)," bebernya.


Penindakan terhadap oknum masyarakat yang melawan, melempar dan membakar kendaraan petugas, ada empat orang ditetapkan tersangka.


"Kami ingatkan jangan ada lagi oknum-oknum tertentu yang menghambat proses penegakan hukum dalam pemberantasan narkoba dengan cara apapun yang menyebabkan munculnya tindak pidana baru. Kami mengapresiasi dukungan masyarakat dan media dalam menyebarluaskan informasi ini sebagai bagian dari upaya bersama memerangi narkoba dan semoga dengan kerja sama yang kuat, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan terbebas dari bahaya narkoba," pungkasnya.


Hadir dalam kegiatan itu, Bea Cukai Medan Bapak Martin, Waka Polrestabes Medan AKBP Rudy Silaen, Kasat Reskrim AKBP Bayu Putro Wijayanto, Kasat Reserse Narkoba Kompol Rafli Yusuf Nugraha dan Kanit Resmob AKP Eko Sanjaya. (F_01/r) 

KPPU Pantau Harga Bapokting di Medan, Pasokan Cukup Pascabencana

KPPU Pantau Harga Bapokting di Medan, Pasokan Cukup Pascabencana



Medan | Elindonews.my.id


Kantor Wilayah I Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan monitoring harga bahan pangan pokok dan penting (Bapokting) di Pasar MMTC dan Pusat Pasar Medan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2025, di tengah kondisi Sumatera Utara yang baru saja terdampak bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah.


Hasil pemantauan menunjukkan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas, khususnya beras medium dan premium yang berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). harga beras medium tercatat berada di kisaran Rp15.000/kg, sementara beras premium mencapai Rp17.000/kg, dan beras SPHP sekitar Rp13.000/kg. Selain itu, Harga gula pasir eceran berada di kisaran Rp17.000/kg, sedangkan Minyakita dan minyak goreng curah mengalami penyesuaian harga di atas harga acuan. Sementara itu, sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang justru mengalami penurunan harga, sedangkan harga daging ayam serta daging sapi relatif stabil.


Secara terpisah, Kepala Kanwil I KPPU, Ridho Pamungkas, menyampaikan bahwa dari aspek ketersediaan pasokan, bahan pangan di pasar tradisional Kota Medan masih dalam kondisi cukup, meskipun terdapat gangguan distribusi di beberapa daerah pascabencana.


“Berdasarkan hasil survei lapangan dan keterangan pedagang, pasokan bapokting di Kota Medan relatif aman. Kenaikan harga pada beberapa komoditas lebih dipengaruhi oleh faktor distribusi dan biaya logistik, bukan karena kelangkaan barang,” ujar Ridho, 19/12/25.


Dari perspektif KPPU, pergerakan harga yang terjadi masih bersifat fluktuasi wajar menjelang HBKN dan belum mengindikasikan adanya praktik persaingan usaha tidak sehat di tingkat pedagang. Namun demikian, KPPU menilai perlu adanya kewaspadaan terhadap rantai distribusi yang panjang dan potensi konsentrasi pasokan pada level tertentu yang dapat berdampak pada harga di tingkat konsumen.


KPPU Kanwil I akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait guna menjaga stabilitas harga, memastikan kelancaran distribusi pascabencana, dan mendorong terciptanya iklim persaingan usaha yang sehat demi perlindungan konsumen di Sumatera Utara.

Reporter : tpm/rel

Jumat, 19 Desember 2025

BNCT Perkuat Sinergi Stakeholder Tingkatkan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat di Pelabuhan Belawan

BNCT Perkuat Sinergi Stakeholder Tingkatkan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat di Pelabuhan Belawan



MEDAN | Elindonews.my.id


Menyikapi pengalaman terjadinya bencana banjir yang melanda wilayah Medan dan sekitarnya dalam beberapa waktu terakhir, yang tentu tidak diharapkan oleh semua pihak. PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menggelar BNCT Coffee Morning dengan Stakeholder sebagai upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesiapsiagaan tanggap darurat serta mitigasi bencana di lingkungan Pelabuhan Belawan. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat 19 Desember 2025, pukul 08.30–12.00 WIB, bertempat di Diamond Room, Cambridge Hotel Medan.


Mengusung tema “Strengthening Synergy and Collaboration in Emergency Preparedness for Disaster Mitigation at Belawan Port”, forum ini menjadi ruang strategis bagi BNCT dan para stakeholder untuk menyamakan persepsi, membangun koordinasi, serta mendiskusikan langkah-langkah konkret dalam menghadapi potensi kondisi darurat dan tantangan operasional di kawasan pelabuhan, termasuk dalam situasi bencana alam.


Coffee morning tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan utama, antara lain KSOP Utama Belawan, Kodaeral I Belawan, Bea dan Cukai Belawan, Balai Karantina Sumatera Utara, BPBD Kota Medan, Polairud Polda Sumut, Polres Belawan, Kejari Belawan, serta asosiasi dan mitra usaha seperti INSA Medan, ALFI/ILFA Sumut, GPEI Sumut, GINSI Sumut, DPD Organda Sumut, DPW Apindo Sumut, DPW Asdeki Sumut, Direktur PT Sei Mangkei Nusantara Tiga, dan TPFT Graha Segara.


President Director PT Belawan New Container Terminal, Mohamed Suffian Bin Abdul Manaf, menekankan bahwa kolaborasi menyeluruh antara BNCT dan seluruh stakeholder menjadi kunci dalam memastikan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, sekaligus menjaga keberlangsungan operasional pelabuhan.


“Kejadian bencana yang terjadi belakangan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kondisi darurat bisa datang tanpa diharapkan. Oleh karena itu, kolaborasi adalah kunci. BNCT terus berupaya meningkatkan keandalan equipment dan kesiapan operasional, namun membangun ekosistem pelabuhan yang tangguh membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh pihak. Kita perlu saling bahu-membahu, tidak hanya untuk menjaga operasional pelabuhan, tetapi juga untuk mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Belawan secara berkelanjutan,” ujarnya.


Sementara itu, Executive General Manager Belawan menyambut positif terselenggaranya forum yang mempertemukan seluruh stakeholder dalam satu meja diskusi. Ia menilai kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antarlembaga, khususnya dalam menghadapi situasi darurat.


“Forum seperti ini sangat strategis karena menghadirkan seluruh instansi terkait. Dengan kolaborasi yang solid, berbagai permasalahan dapat dibahas bersama dan dicarikan solusi yang tepat, terutama dalam konteks kesiapsiagaan darurat, penanganan dampak bencana, serta keberlangsungan operasional pelabuhan,” ungkapnya.


Melalui BNCT Coffee Morning, BNCT berharap koordinasi lintas sektor dapat terus terjaga dan ditingkatkan. Sinergi ini diharapkan mampu memastikan Pelabuhan Belawan tetap tangguh menghadapi risiko bencana, sekaligus tumbuh sebagai simpul logistik yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi perekonomian nasional, dengan semangat kebersamaan dan saling mendukung di antara seluruh pemangku kepentingan. 

(Roi)

Rutan Kelas I Medan Gelar Upacara Peringatan ke-77 Hari Bela Negara



Medan | Elindonews.my.id


Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan melaksanakan Upacara Peringatan ke-77 Hari Bela Negara Tahun 2025 dengan khidmat di lapangan Rutan Kelas I Medan, dengan tema “Teguhkan Bela Negara Untuk Indonesia Maju.”


Upacara yang diikuti oleh Kepala Rutan Kelas I Medan, pejabat struktural, seluruh jajaran pegawai, serta warga binaan Rutan Kelas I Medan. 


Ka Rutan sebagai inspektur upacara, Andi Surya bertindak membacakan yang sekaligus membacakan amanat Presiden Republik Indonesia dengan menekankan pentingnya meneguhkan semangat bela negara sebagai tanggung jawab seluruh elemen bangsa dalam menjaga kedaulatan, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 


Melalui amanat tersebut disampaikan bela negara tidak hanya dimaknai mempertahankan negara dari ancaman fisik, tetapi juga diwujudkan sebagai sikap disiplin, loyalitas, serta kontribusi nyata untuk menjalankan tugas serta tanggung jawab sesuai profesi masing-masing, sejalan dengan tema peringatan tahun ini.


Kepala Rutan Kelas I Medan menyampaikan bahwa peringatan Hari Bela Negara merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam melaksanakan tugas pemasyarakatan.


“Semangat bela negara harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya memberikan pelayanan yang profesional, berintegritas, berorientasi kepentingan masyarakat. Dengan meneguhkan nilai bela negara, kita turut berkontribusi mewujudkan Indonesia yang maju,” sebut Kepala Rutan Kelas I Medan, Jumat (19/12/2025) 


Peringatan Hari Bela Negara ke-77 ini diharapkan dapat semakin menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air di lingkungan Rutan Kelas I Medan, sekaligus memperkuat soliditas juga dedikasi pegawai untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang humanis serta berkeadilan. 

(JBR/15)

KPPU dan Disperindag Sumut Antisipasi Gejolak Harga Beras dan Cabai Jelang 2026

KPPU dan Disperindag Sumut Antisipasi Gejolak Harga Beras dan Cabai Jelang 2026



Medan | Elindonews.my.id


Mengantisipasi potensi gejolak harga dan pasokan pangan strategis menjelang awal tahun 2026, Kepala Kantor Wilayah I Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Ridho Pamungkas, melakukan pertemuan koordinatif dengan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Provinsi Sumatera Utara, Fitra Kurnia. Pertemuan berlangsung di Kantor Disperindag ESDM Sumut pada Kamis (18/12).


Pertemuan tersebut membahas perkembangan terkini sejumlah komoditas pangan strategis, khususnya beras dan cabai, yang berpotensi mengalami tekanan harga akibat gangguan produksi dan distribusi pascabencana banjir dan longsor yang melanda beberapa wilayah sentra produksi di Sumatera Utara pada akhir November 2025.


Kepala Disperindag ESDM Sumut, Fitra Kurnia, menjelaskan bahwa bencana tersebut berdampak pada sejumlah wilayah penyangga pangan, termasuk daerah pemasok beras dari luar provinsi.


“Selama ini salah satu penyangga kebutuhan beras di Sumatera Utara berasal dari Aceh Tamiang. Bencana kemarin menyebabkan sebagian lahan sawah tertimbun lumpur,” ujar Fitra. 


Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Sumatera Utara masih relatif aman, dengan stok sekitar 29 ribu ton.


Sementara itu, untuk komoditas cabai, Sumatera Utara tidak hanya berperan sebagai wilayah konsumsi, tetapi juga sebagai daerah pemasok bagi provinsi lain, seperti Riau, Kepulauan Riau, dan Bangka Belitung. Kondisi ini menjadikan pembentukan harga cabai di Sumatera Utara sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar regional.


“Negosiasi antara pekebun cabai dan distributor terjadi setiap hari. Distributor dari Riau dan Batam umumnya berani menawar dengan harga lebih tinggi dibandingkan distributor lokal Sumatera Utara. Untuk menjaga keseimbangan pasar, setidaknya dibutuhkan pasokan sekitar 30 ton cabai setiap malam yang masuk ke pasar Sumut,” ungkap Fitra, 18/12/25.


Lebih lanjut, Disperindag ESDM Sumut menyampaikan rencana kebijakan pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola pasokan cabai melalui kerja sama antara Gapoktan cabai dan BUMD sebagai offtaker. Skema ini diharapkan dapat memberikan kepastian serapan bagi petani sekaligus memperkuat stabilitas pasokan. Seiring dengan rencana tersebut, Disperindag memandang perlu keterlibatan KPPU untuk memastikan kemitraan yang dibangun berjalan secara sehat dan tidak menimbulkan distorsi persaingan.


Dalam diskusi yang sama, turut disoroti kondisi perdagangan cabai di Pasar Induk Lau Cih Medan, sebagai pusat distribusi utama sayur dan buah di Sumatera Utara. Berdasarkan informasi lapangan, terdapat indikasi bahwa harga cabai di tingkat pedagang besar cenderung bergerak seragam setiap harinya, sehingga menarik untuk dikaji lebih mendalam dari perspektif struktur pasar dan perilaku pelaku usaha.


“Komoditas cabai ini menarik untuk kami jadikan Kajian KPPU Tahun 2026, terutama untuk melihat lebih jauh bagaimana struktur pasar, pola distribusi, serta keterkaitan pasar Sumatera Utara dengan wilayah lain memengaruhi fluktuasi harga. Rencana kami akan mengusulkan kajian kolaborasi terkait cabai antara KPPU, Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Sumut. Diharapkan, Kajian kolaboratif ini dapat menjadi fondasi bagi perbaikan tata kelola perdagangan cabai di Provinsi Sumatera Utara secara lebih berkelanjutan.” ujar Ridho Pamungkas.


Selain beras dan cabai, pertemuan juga membahas perkembangan kebijakan terkait Minyakita, seiring diterbitkannya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat. Regulasi tersebut mewajibkan distribusi Minyakita melalui Perum Bulog dan/atau BUMN pangan dengan porsi minimal 35 persen, yang diharapkan dapat memperbaiki tata kelola distribusi dan pengawasan.


Sebagai tindak lanjut, KPPU dan Disperindag ESDM Sumut sepakat untuk memperkuat koordinasi dalam pengawasan dan pemantauan komoditas beras, cabai, dan Minyakita di Sumatera Utara, khususnya dalam menghadapi potensi tekanan harga di awal tahun 2026.


Menutup pertemuan, Kepala Kantor Wilayah I KPPU menyerahkan hasil Kajian Minyakita Tahun 2025 kepada Kepala Disperindag ESDM Sumut sebagai bahan referensi dalam perumusan kebijakan pengendalian harga dan pengawasan distribusi ke depan.

Reporter : tpm/rel