Sabtu, 25 Februari 2023

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolan Lingkungan Dan Kehutanan Kemenko Marves Kunjungi Pakpak Bharat



Pakpak Bharat | elindonews.my.id


Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan Dan Kehutanan pada Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI, Nani Hendiarti berkunjung ke Kabupaten Pakpak Bharat hari Jumat (24/02/2023). 


Kedatangannya guna melihat langsung progress pembangunan kawasan food estate yang digarap Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat di  Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu.


Bersama Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM dan sejumlah pejabat lainnya, mereka mengitari areal pembangunan Food Estate seluas 50 Ha yang telah dipersiapkan dalam penanaman awal.


Nani Hendiarti menyampaikan optimisme tinggi melihat situasi pengerjaan lahan seluas 50 Ha ini. Dia berjanji akan terus berupaya mendorong percepatan pembangunan kawasan ini sesuai rencana awal Pemerintah.


Ini bagus, tinggal tugas kami mendorong sedikit lagi, berkoordinasi dengan pihak offteker untuk segera dilakukan penanaman perdana, dan ini yang akan kami laporkan kepada Bapak Menteri ucap dia optimis.


Memang sebaiknya segera dilakukan penanaman, mengingat lahan ini sudah siap tanam dan kalau dibiarkan terlalu lama justru akan ditumbuhin rumput kembali, ungkap dia kemudian.


Sementara itu Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor mengungkapkan semangat dan optimisme masyarakat Pakpak Bharat yang cukup tinggi demi menggapai kemajuan.


Pakpak Bharat semangatnya tinggi, sayang dukungan yang sangat kurang, termasuk infrastrukturnya yang sangat minim, infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, air bersih dan sebagainya, dengan kehadiran ibu Deputi hari ini tentunya juga bisa melihat langsung kondisi masyarakat disini, mudah-mudahan kedepan semakin banyak bantuan Pemerintah Pusat kepada kami, harap dia. (Frank)

Luhut Berharap Team Indonesia Terbentuk, Ikut Bertanding Tiga Tahun Kedepannya.



BALIGE | elindonews.my.id,


Usai jadi Tuan Rumah F1PowerBoat Lake Toba berlangsung, Luhut Binsar Panjaitan mengharapkan untuk tiga tahun kemudian Indonesia akan ikut bertanding.


Hal tersebut dibenarkan saat konferensi pers event Formula1 (F1) Powerboat digelar di Lantai II Media Center I, Pelabuhan Muliaraja Napitupulu Balige, Jumat (23/2/2023), Toba, Sumatera Utara (Sumut).


Selain tuan rumah F1PowerBoat Lake Toba Indobesia, Team Indonesia diharapkan akan terbentuk secepatnya agar bisa ikut bertanding paling lama dua atau tiga tahun kedepannya.


Konfrensi Pers juga diikuti berapa media asing, dan bertanya kepada Kemenkomarves yang mewakili Pemerintah Indonesia, terkait yang akan dilakukan oleh Indonesia pasca event tersebut di digelar di Danau Toba Balige. Luhut juga menegaskan, bahwa pemerintah Indonesia akan terus berbenah menambah amenitas pasca event F1PowerBoat Lake Toba Indonesia yang pertama usai digelar.


Disisi lain juga berjanji, seluruh peserta dan team yang akan turut bertanding di Danau Toba tahun depan akan merasakan perubahan besar di Balige secara khususnya dan kawasan Danau Toba umumnya.


“Jika kalian datang tahun depan, saya pastikan kota Balige terlihat jauh lebih bersih juga lebih tertata lagi dan akan merasa lebih nyaman tinggal di Kota Balige," jelasnya.


Menkomarves cukup menaruh ekpektasi luar biasa dengan terselenggaranya event F1 PowerBoat Lake Toba tersebut.


Dimana kegiatan ini diliput ratusan media baik lokal maupun media luar, yang sekaligus disaksikan virtual live oleh 180 juta penonton yang tersebar di seluruh dunia, juga akan berpengaruh besar terhadap peningkatan wisatawan asing yang akan  berkunjung ke Danau Toba, Sumut.


Diakhir sambutannya, tak lupa Luhut Binsar Panjaitan mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumut, Bupati Toba, InJourney dan semua yang terlibat baik TNI, Polri, medis maupun media.


“Saya berharap seluruh penyelenggaraan mulai hari ini hingga Minggu Presiden berencana akan hadir ,saya berharap kita mendukung pemberitaan yang baik,” harap Luhut.


Sementara itu, Kepada Nicolo Di San Germano selaku Founder H2O Racing, Luhut meminta agar Danau Toba Indonesia menjadi tuan rumah selama 20 tahun, dengan rasa bangga Nicolo Di San Germano, mengapresiasi permintaan Luhut.


“Kenapa hanya 20 tahun saja? Danau Toba bisa menjadi tuan rumah sampai 50 tahun. Dan setelah hari Minggu seluruh team selesai bertanding dan tentu akan ada pemenang, saya mau sampaikan bahwa pemenang sesungguhnya adalah Indonesia yang telah berhasil menjadi tuan rumah yang luar biasa.


Sambung Luhut, dengan  mengikuti bagaimana anda berjuang begitu keras sejak 6 bulan lalu saya datang pertama sekali ke sini, saya sampaikan bahwa akan terealisasi seperti venue sekarang ini 2 atau 3 tahun lagi. Tapi anda luar biasa, dalam 6 bulan saja semuanya bisa terjadi menjadi se indah ini. Sungguh saya bangga pada anda selaku tuan rumah dan ini adalah kemenangan anda,” pungkas Nicolo Di San Germano sembari diamini Luhut Binsar Pandjaitan.


Terkait keberadaan team Indonesia di event PowerBoat ini, Nicolo Di San Germano juga optimis team Indonesia yang sebelumnya diperkirakan akan mulai ikut event pada 2 atau tiga tahun lagi akan bisa terbentuk lebih cepat lagi.


“Jika tempat ini ini bisa selesai dalam 6 bulan, saya juga optimis team Indonesia akan terbentuk 6 bulan dari sekarang,” pungkas Nicolo Di San Germano.


Konprensi Pers Turut hadir dalam konfrensi pers ini, Alec Weckstrom (Gillman Racing), Nahot Napitupulu  (Direktur Operasional PT.Parna Raya), Maya Watono (Marketing and Tourism Program Directory of InJourney), Edy Rahmayadi (Gubernur Sumut) Marit Stromoy (Stromoy Racing F1H2O Team) dan Shaun Torrente (Abu Dhabi Team). 

(JB Rumapea)


In Journey Berkolaborasi, Dukung Pelestarian Lingkungan Destinasi Pariwisata Danau Toba



BALIGE | elindonews.my.id


Untuk penyelenggaraan KOPIKO F1Powerboat Lake Toba Indonesia yang less waste event, H2O Racing Management bersama dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, PT PLN (Persero) (PLN) dan PT Mayora Indah Tbk mendukung program pelestarian lingkungan dalam penggunaan energi yang terbarukan dan gerakan waste management. 


Hal ini tentu merupakan wujud nyata dari kepedullian bersama ketiga pihak untuk mengembangkan sektor pariwisata Indonesia yang berkelanjutan juga berjalan beriringan sebagai upaya menjaga keberlangsungan lingkungan hidup.


PLN sebagai mitra InJourney dalam penyelenggaran event ini menggunakan energi baru terbarukan (EBT) dengan menyiapkan dua Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang menjadi pasokan utama kelistrikan. Selama perhelatan internasional ini berlangsung, PLN akan mengoperasikan PLTMH Hutaraja kapasitas 2×2,5 megawatt (MW) dan PLTMH Aek Silang 2 dengan kapasitas 2×5 MW. Dua pembangkit baru ini sekaligus menambah bauran EBT di Sumatera Utara (Sumut) yang mencapai 43,47 persen.


Selain dipasok energi bersih, untuk bisa menerapkan skema Zero Down Time (ZDT) dalam perhelatan internasional ini, PLN memperkuat dengan jaringan back up 20 kilo Volt (kV). PLN melakukan modifikasi jaringan sehingga akan mempermudah pengaturan distribusi listrik dan menjaga kualitas tegangan yang akan dikirim ke Balige.


“Dukungan dari PLN tentunya menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan kelancaran penyediaan sumber energi terbarukan dalam seluruh rangkaian acara KOPIKO F1Powerboat. 


Dengan adanya dukungan energi terbarukan dari PLN maka emisi karbon yang dihasilkan dalam event ini dapat diminimalkan sehingga balapan Powerboat di Danau Toba menjadi sebuah kegiatan sport tourism yang ramah lingkungan,” sebut Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono.


Lebih lanjut dijelaskan, guna upaya menjaga kebersihan area Danau Toba, InJourney dan PT Mayora Indah Tbk telah menjalin kerjasama dan menunjuk Bank Sampah Bersinar sebagai waste management partner. Kerjasama tersebut merupakan upaya InJourney dan PT Mayora Indah Tbk untuk menjadikan KOPIKO F1Powerboat menjadi less waste event dengan mengusung konsep #LessWasteMoreRace.


Kerjasama ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap pengelolaan sampah melalui beberapa komponen yaitu pemilahan sampah, dan daur ulang sampah serta pengomposan.


Untuk itu, melalui Bank Sampah Bersinar, Mayora Group telah menyediakan collection point di tujuh desa di Balige dan sebanyak 55 tong sampah terpilah yang berada di lokasi acara. Selain itu juga akan dibuka tiga booth edukasi dan isi ulang air mineral yang dapat dimanfaatkan oleh wisatawan untuk mengelola limbah sampah plastik.


“Gelaran KOPIKO F1Powerboat ini berpotensi menarik sekitar 25 ribu wisatawan yang diperkirakan akan menimbulkan penumpukan sampah. Hal itu sudah diantisipasi dengan melakukan waste management agar venue dapat selalu terjaga kebersihannya, dan sampah- sampah plastik yang terpilah dapat menggerakan ekonomi sirkular dan masuk dalam industri daur ulang,” beber Maya.


Dengan adanya dukungan dari PLN sebagai penyedia energi terbarukan dan Mayora Group, maka diharapkan event KOPIKO F1Powerboat di Danau Toba dapat menjadi contoh implementasi program pariwisata yang ramah lingkungan dan mengedepankan upaya pelestarian lingkungan hidup. 

(JB Rumapea)

Jumat, 24 Februari 2023

Pemanasan Ekstra Cepat F1 Powerboat Lake Toba 2023, Thani Al-Qemzi Terdepan



BALIGE | elindonews.my.id


Team Abu Dhabi Thani Al-Qemzi mampu mengalahkan lawan pesaingnya dengan meraih waktu tercepat dalam sesi latihan bebas ekstra di Kopiko Grand Prix of Indonesia atau F1 Powerboat Lake Toba 2023 pada awal pemanasan, Jumat (24/2/2023), Balige, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara (Sumut)


Ada sebagian besar dunia barat terlelap, Kejuaraan Dunia F1 Powerboat Lake Toba yang digelar di Balige Sumut.


Tahap awal yang berlangsung tahun 2023 di Danau Toba Balige adalah spektakuler di Danau Toba, Balige, di mana Al-Qemzi memacu.


Memacu kapal balap DAC-nya sebanyak 15 putaran sehingga membuat tur tercepat waktu 1 menit 06,75 detik di lintasan yang menantang.


Disusul bergabung kembali bersama Victory Team untuk pertama kalinya sejak 2019, pebalap Swedia Erik Stark melaju paling dekat pada Tim Abu Dhabi dengan membukukan waktu tercepat kedua.


Untuk sesi tersebut dengan waktu terbaik 1 menit 09,80 detik selama delapan putarannya di atas air danu toba.


Sementara mantan pebalap juara dunia Jonas Andersson dari Team Swedia berada di urutan ketiga.


Dimana dari Enam belas dari 20 pebalap berhasil mendapatkan sedikit pengalaman di atas air.


Ferdinand Zandbergen dan Duarte Benavente hanya melakukan satu lap lambat di sekitar lintasan, sementara Marit Strømøy dari Norwegia dan Peter Morin dari China CTIC Team tidak mengikuti sesi lanjutan tersebut.


Adapun F1 Powerboat Lake Toba Indonesia 2023 pada sesi latihan ekstra yaitu:

1. Thani Al-Qemzi (UAE) Team Abu Dhabi 1 menit 06.75 detik

2. Erik Stark (SWE) Victory Team 1 menit 08.00 detik

3. Jonas Andersson (SWE) Team Sweden 1 menit 09.17 detik

4. Cédric Deguisne (FRA) Maverick Racing 1 menit 10.08 detik

5.Shaun Torrente (USA) Team Abu Dhabi 1 menit 11.67 detik

6. Ahmed Al-Fahim (UAE) Victory Team 1 menit 11.86 detik

7. Kalle Viippo (FIN) Team Sweden 1 menit 12.29 detik

8. Brock Cohen (AUS) Comparato F1 1 menit 12.57 detik

9. Sami Seliö (FIN) Sharjah Team 1 menit 16.75 detik

10. Brent Dillard (USA) China CTIC Team 1 menit 19.79 detik

11. Alberto Comparato (ITA) Comparato F1 1 menit 22.09 detik

12. Filip Roms (FIN) Gillman Racing 1 menit 22.56 detik

13. Alexandre Bourgeot (FRA) Maverick Racing 1 menit 24.25 detik

14. Ben Jelf (GBR) F1 Atlantic Team 1 menit 26.07 detik15. Bartek Marszalek (POL) Strømøy Racing F1H2O Team 1 menit 26.71 detik

16. Alec Weckström (FIN) Gillman Racing 1 menit 30.76 detik

17. Ferdinand Zandbergen (NLD) Sharjah Team 2 menit 10.01 detik

18. Duarte Benavente (POR) F1 Atlantic Team 2 menit 27.80 detik.


Peter Morin (FRA) China CTIC Team tidak mengikuti sesi Marit Strømøy (NOR) Strømøy Racing F1H2O Team tidak mengikuti sesi. 

(Jos Bandy Rumpet)

Subholding Gas Pertamina Mulai Bangun 36 Ribu Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga Komersial di Kawasan Bintaro



JAKARTA | elindonews.my.id


Subholding Gas Pertamina PT PGN Tbk bersama Anak Perusahaan yakni PT PGAS Solution wujudkan pembangunan jaringan gas bumi (jargas) untuk melayani kebutuhan rumah tangga, pelanggan kecil, dan komersial di wilayah Bintaro Tangerang Selatan. Pembangunan akan dilakukan di Perumahan Villa Melati Mas, Perumahan Graha Raya, dan Perumahan Bintaro Jaya.


Pembangunan ditargetkan mencapai 35.749 Sambungan Rumah (SR), 203 pelanggan kecil (UMKM), dan 38 komersial. Guna memudahkan penyaluran gas, akan dibangun pipa dedicated ± 37 KM dari jalur pipa eksisting menuju Kawasan Bintaro secara bertahap. Pembangunan ini juga menjadi tindak lanjut dari kerjasama PGN dengan PT Jaya Real Property Tbk (JRP) untuk pengembangan jargas rumah tangga dan komersial di kawasan Bintaro.


“PGN mengharapkan dukungan semua pihak, khususnya pemerintah setempat dan masyarakat setempat untuk keberhasilan jargas. Keberhasilan jargas akan memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha di sekitaran Perumahan Villa Melati Mas, Perumahan Graha Raya, dan Perumahan Bintaro Jaya di Tangerang Selatan, karena akan menghemat belanja rumah tangga dan membantu menghemat biaya energi pelaku usaha,” papar Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Achmad Muchtasyar, Jumat (24/2/2023) Jakarta.


Sejak 2021 hingga tahun 2023 ini, PGN telah melaksanakan pembangunan di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Cilegon sebanyak 138.473 SRT.


“PGN terus berupaya untuk meningkatkan jumlah pemanfaat jargas di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan sekitarnya. Harapannya, penambahan jaringan pipa transmisi, pipa distribusi beserta infrastruktur pendukungnya juga berjalan lancar agar dapat meningkatkan akses gas bumi,” ucap Achmad.


Pembangunan Jargas merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional dan diamanatkan pemerintah kepada PGN dalam rangka mendukung kebijakan mengurangi subsidi atas impor energi dan mengurangi emisi CO2. PGN menargetkan pembangunan 400.000 SR per tahun dengan skema investasi internal PGN.


“PGAS Solution menjalankan pembangunan jargas di Kawasan Bintaro ini dengan profesional, sesuai aturan dan standar keamanan yang berlaku. Bersama dengan dukungan berbagai pihak dan masyarakat, diharapkan dapat memudahkan kami dalam menghadapi tantangan ataupun kendala selama kontruksi jaringan gas. Tidak terbatas selama kontruksi, namun juga saat _maintenance_ ketika jargas sudah beroperasi nanti,” tutur Direktur Utama PGAS Solution Sabaruddin.


Sebagai bagian dari Holding Migas Pertamina, PGN Group berkomitmen menjalankan pembangunan jargas rumah tangga. Nilai lebih dari gas bumi yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan, dapat meningkatkan _value_ untuk mendukung perekonomian masyarakat. Dengan peningkatan value tersebut, maka PGN terpacu untuk menambah penyaluran volume gas baik untuk rumah tangga, UMKM, komersial, maupun industri. 

(JB Rumapea)

Masyarakat Muara Ampolu Minta PT MIR Serahkan Lahan Yang Diserobot


MEDAN | elindonews.my.id


Masyarakat Muara Ampolu (Eks Transmigrasi Rianete II) memasang Plang serta menuntut agar dilakukan pengukuran ulang atas Lahan yang dikelolah oleh PT Maju Indo Raya (PT MIR). Masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Anak Trans Mandiri (GATRA MANDIRI) Bersama masyarakat memasang Plang di lahan mereka yang saat ini dikuasai dan di usahai oleh PT MIR. Jumat,  (24/02/2023). 


Sementara Ketua Gerakan Anak Trans Mandiri (GATRA MANDIRI) Tenno Simatupang di dampingi Zulfanri Batubara dan Asrin Simanjuntak mengatakan bahwa pada tahun 2007 telah dilakukan pengukuran tapal batas atas HGU PT.MIR dan juga lahan eks masyarakat transmigrasi Rianiate II dan hasilnya terdapat ± 347 Hektar tanah masyarakat telah dikuasai oleh PT MIR.


Namun sudah 16 Tahun berlalu lahan tersebut belum juga diserahkan ke masyarakat dan Pihak perusahaan mengklaim lahan tersebut masih berada dalam wilayah Hak Guna Usaha mereka namun tidak pernah menunjukkan Peta HGU nya, sehingga masyarakat merasa curiga dengan pengakuan dari pihak perusahaan.


Lahan Transmigrasi Rianiate II ditetapkan berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor : 27.282/Sekrc Tanggal 06 September 1980 di tindak lanjuti oleh Keputusan Menteri Dalam Negeri RI Cq Direktorat Agraria sesuai dengan keputusan Nomor : 11/HPL/DA/86 seluas ± 4000 Ha diatas lokasi Rianiate SP 1 dan SP 2. Dari jumlah lahan tersebut telah di rampas oleh PT MIR sekitar 347 Ha Ungkap Tenno.


Demi terwujudnya rasa keadilan bagi eks masyarakat transmigrasi Rianiate II pihak Perusahaan harus mengembalikan lahan eks masyarakat transmigrasi Rianiate II kepada masyarakat, jangan sampai ada korban jiwa baru pemerintah hadir, sementara sudah 16 tahun masalah ini mengendap. Ungkap Tenno.


Sementara menanggapi hal tersebut Dongan N Siagian SH dari Kantor Hukum Pelita Konstitusi berharap pihak Pemkab Tapsel dan Polres Tapsel untuk segera turun dan menyelesaikan konflik antara masyarakat dengan PT MIR, jangan sampai nanti ada korban jiwa baik itu dari Masyarakat maupun pihak perusahaan.


"Mirisnya hingga hari ini sudah 16 Tahun sejak pengukuran dengan BPN dan lahan tersebut belum diserahkan oleh PT MIR kepada masyarakat sehingga warga melakukan pemasangan Plang di lokasi lahan milik mereka yang saat ini di kuasai perusahaan". Ucap Dongan.


Advokat muda ini juga akan mendampingi dan memperjuangkan hak-hak masyarakat Rianiate II dan akan ke lokasi serta akan menyurati pihak Pemkab Tapsel dan juga Permohonan Pengayoman dan Perlindungan Hukum kepada Jenderal TNI (Purn) Dr.H.Moeldoko, SIP selaku Kepala Staff Kepresiden RI selaku Pencetus Program “ KSP MENDENGAR “ yang bertujuan membantu masyarakat kecil dalam memberantas “MAFIA TANAH “. Ungkap Dongan N Siagian. (E/01/fr)

Polres Samosir Jumat Curhat Di Mogang Dengan Pengusaha Kapal Motor Penumpang



Samosir | elindonews.my.id


Personil Polsek Palipi mendampingi PJU Polres Samosir dalam melaksanakan kegiatan Program Jumat Curhat dan bertatap muka dengan masyarakat setempat di pelabuhan Mogang Desa Pallombuan Kec. Palipi Kab. Samosir ,Jumat (24/02/23).


Kompol Saut Tulus Panggabean, S.H    ( Plt. Wakapolres Samosir ) didampingi oleh Kompol Kristian Sianturi, S.Sos, M.H  ( Kabag Ren Polres Samosir ), Kompol M. Hasan, S.H, M.H ( Kabag Ops Polres Samosir ), AKP Liber Marpaung ( Kasat Intelkam Polres Samosir ), AKP Tito JUARDI ( Kasat Samapta Polres Samosir ), AKP PARLINDUNGAN SINAGA ( Kapolsek Palipi ), AIPTU SWANDI SINAGA ( PS. Kanit Samapta Polsek Palipi ), BRIPKA JARIAHMAN SARAGIH ( PS. Kanit Binmas Polsek Palipi ), BRIPKA R.F SINAGA ( PS. Kanit Intelkam Polsek Palipi ), BRIGADIR HERMAN SIAHAAN ( Bhabinkamtibmas ).



Bertemu dengan Masyarakat Desa Pallombuan Kec. Palipi yang didominasi oleh Pengusaha Kapal Penumpang khususnya untuk perairan Danau Toba yang menghubungkan Kec. Palipi dan Kec. Sitio-tio Kab. Samosir


Dalam pertemuan tersebut dilaksanakan dengan Latar belakang Danau Toba, dimana Polres Samosir mendapat masukan ataupun pertanyaan dari masyarakat yang langsung diberikan masukan. 


Pengusaha Kapal Penumpang pelabuhan Mogang mengeluhkan keterbatasan minyak solar operasional kapal, dimana jatah yang diberikan melalui Dinas Perhubungan hanya 105 liter / Minggunya dari SPBU Pangururan".


Tanggapan dari KOMPOL SAUT TULUS PANGGABEAN, S.H ; Opsi pertama pihak Polsek Palipi untuk mencari masyarakat setempat yang mampu untuk mendirikan Pertamina Mini didekat pelabuhan dengan ijin dari Pertamina dan untuk Opsi kedua Polres Samosir akan berkoordinasi dengan Kadishub Kab. Samosir supaya memperhatikan jumlah BBM dan memprioritaskan pengusaha Kapal Pelabuhan Mogang mengingat transportasi danau Kec. Palipi ke Kec. Sitio-tio maupun sebaliknya hanya menggunakan kapal.


Tanggapan dari AKP LIBER MARPAUNG ; "Agar pengusaha Kapal di Pelabuhan Mogang membentuk kelompok, membuat daftar anggota pemilik kapal, kebutuhan BBM Kapal untuk dikoordinasikan dan dilaporkan ke Dinas Perhubungan Kab. Samosir, sehingga permasalahan BBM operasional pengusaha Kapal menjadi perhatian Pemerintahan Kabupaten Samosir untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian dan kelancaran transportasi masyarakat"


Dalam kesempatan Tersebut Kasat Samapta Polres Samosir AKP Tito Juardi menghimbau masyarakat untuk bersama-sama dengan Kepolisian menjaga Kamtibmas, bijak dalam bermedia sosial dan bersama-sama mendukung keberlangsungan ajang internasional balap kapal super cepat F1H20 diwilayah Danau Toba demi  mendukung pengembangan destinasi wisata danau toba.


Masyarakat pengusaha kapal mengucapkan Terimakasih kepada Kepolisian telah hadir ditengah-tengah mereka dan mau mendengarkan curahan hati yang disampaikan serta mencarikan solusi atas Keresahan-keresahan masyarakat terkhusus Pengusaha Kapal Penumpang.

( SL BENDRA WS )