Rabu, 10 Agustus 2022

Apresiasi, Polres Belawan Respon Cepat Tanggapi Laporan Pengaduan, Korban : Saya Merasa Takut dan Senang Atas Tertangkapnya Terlapor

DELI SERDANG | elindonews.my.id

Seorang ibu rumah tangga bernama Ana (54) warga Jalan Baut Dusun VIII Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli Deliserdang. Sangat mengapresiasi atas laporan tindak lanjuti laporan pengaduannya di Polres Belawan dan Polsek Labuhan Deli yang diduga korban pengancaman dan pengrusakan oleh para komplotan preman.



Atas peristiwa tersebut, Bu Ana membuat surat Laporan Polisi No Pol : LP / 282 / VI / 2022 / SU / PEL-BLW / SEK-MEDAN LABUHAN, Pada Hari Kamis Tanggal 23 Juni 2022 sekira pukul 16.30 Wib.



"Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Kapolres Belawan dan Kapolsek Labuhan Deli respon cepatnya atas laporan pengaduan saya. Dan berhasil menangkap salah seorang diduga terlibat dalam pengancaman terhadap saya," ungkapnya kepada awak media, Selasa (9/8/2022) sekira pukul 19.30 Wib.



Lanjutnya, komplotan pelaku pengancaman terhadap saya yang sudah ditangkap berinisial Negro. Saya merasa ketakutan dan senang, tapi masih ada juga kelompoknya meneror dengan cara mengaur-aurkan banyak darah di kaca rumah saya.



Dengan ditangkapnya seorang pelaku pengancaman Bu Ana tersebut, dianya merasa trauma. Sebab, masih ada juga pengancaman baru terhadapnya, dengan cara mendatangi ke rumahnya dan memaksa untuk menandatangani perdamaian terkait laporan tersebut.



Untuk itu, Bu Ana meminta kepada Bapak Presiden, Kapolri, Kapolda, Kapolres, Kapolsek agar tentunya menanggapi peristiwa pengancaman yang terjadi terhadap dirinya.



"Aku meminta kepada bapak presiden, Kapolda Sumut, Kapolres Belawan dan Kapolsek Labuhan Deli, untuk menanggapi keluhan rasa trauma saya atas pengancaman para komplotan preman itu pak. Saya ini orang susah, orang gak punya dan saya di datangi 6 orang saya sangat takut pak," katanya sambil menangis.



"Dan bahkan tiang listrik saya dicabut, sehingga lampu kami sudah empat hari mati," tandasnya.


Sementara itu, Kapolres Belawan AKBP Faisal Simatupang, saat dikonfirmasi awak media melalui via selular pada, Rabu (10/8/2022), terkait pengancaman komplotan premanisme terus diteror dan ketakutan setelah pihak kepolisian menangkap seorang pelaku premanisme berinisial Negro di wilkum Polres Belawan mengatakan, kasus tersebut sedang berproses.


"Sudah saya perintahkan Kapolsek dan Kanit untuk menangani. Dan kasus tersebut sedan berproses. Silahkan langsung tanyakan ke Kapolsek ya," ucap Kapolres Belawan AKBP Faisal Simatupang singkat. (Roi)

Buntut Pembunuhan Brigadir Yosua, Kapolri Didesak Bubarkan Satgas Merah Putih

JAKARTA | elindonews.my.id

Pemerhati kepolisian Agus Yohanes meminta Presiden Jokowi supaya memerintahkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk membubarkan keberadaan Satgas Merah Putih yang sebelumnya dipimpin oleh Irjen Pol Ferdy Sambo saat menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.


"Pembentukan Satgas Merah Putih membuat Ferdy Sambo menjadi besar kepala, melakukan penyimpangan dengan memanfaatkan wewenang dan jabatannya. Kapolri harus melakukan konsolidasi dan evaluasi serta mengawasi seluruh personel yg terlibat dalam Satgas Merah Putih. Terutama untuk personel satgas yang menempati posisi dan mengendalikan peralatan teknologi yang sangat strategis, agar ditarik dan diganti oleh SDM yang berintegritas," ujar Agus Yohanes kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/8/2022).


Agus mengungkapkan, keberadaan Satgas Merah Putih harus dievaluasi karena patut diduga, sebagian dari orang - orang yang ditempatkan di dalamnya, juga terkait di balik kasus penghilangan barang bukti kasus pembunuhan Beigadir Yosua.


"Silakan dicek oleh tim khusus bentukan Kapolri, bahwa selain Irjen Ferdy Sambo, ada sebagian skuadnya yang terkait dalam mengaburkan barang bukti. Mereka yang terlibat itu sangat layak untuk dipidana. Jadi bukan hanya pelanggaran kode etik," katanya.



Menurutnya, Satgas Merah Putih yang sudah  dibentuk belum sesuai dengan kebutuhan di institusi Polri, Sebaliknya, keberadaan satgas ini justru menimbulkan kecemburuan sosial bagi anggota Polri. Satgas ini seakan menjadi diistimewakan dengan kewenangan yang dimiliki.


"Semua anggota Polri itu seharusnya merah - putih. Adanya satgas ini menimbulkan kesan bahwa ada polisi yang tidak merah - putih. Ternyata, pimpinan satgas yang dibentuk ini, justru tidak merah putih. Ada apa ini? Tugas mereka selama ini patut didalami,. Satgas ini dibentuk berdasarkan skep Kapolri. Maka Kapolri layak melakukan evaluasi," ungkapnya.


Ditambahkan, pembubaran Satgas Merah Putih menjadi keharusan bagi Kapolri untuk mengembalikan tugas dan fungsi Polri. Pembubaran satgas ini menghilangkan kesan polisi berdarah biru atau polisi ekslusif maupun sesungguhnya.


"Keberadaan satgas ini tidak sesuai dengan kebutuhan organisasi Polri. Malah sebaliknya, kehadiran satgas ini menjadi bumerang bagi institusi Polri. Lembaga negara ini harus diselamatkan. Masyarakat masih mempercayai Polri," sebutnya.



Agus juga mengingatkan Kapolri supaya lebih hati-hati dalam memilih staf khusus (staf ahli). Selain kompeten/ahli di bidangnya, faktor kematangan dan pemahaman terhadap organisasi menjadi penting. 



"Ini termasuk dalam.mengoptimalkan fungsi, reposisi/reorganisasi satker yang relevan dengan pembinaan sumber daya manusia yang termasuk meliputi mental dan psikologi sebagai fungsi strategis dan mandiri," pungkasnya. (Roi/r)

Ipuh Warga Menteng 7 Meninggal Dunia, Ketua Pewarta Berikan Uang Santunan dan Sembako

MEDAN | elindonews.my.id

Ketua Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH memberikan uang santunan dan sembako berupa beras dan minyak goreng kepada almarhumah Mardiah yang disapa Ipuh (56) warga Jalan Menteng 7 pinggiran sungai.


Pemberian uang santunan dan sembako tersebut diterima cucu almarhumah Arafig di Kantor Pewarta Polrestabes Medan, Jalan Medan Area Selatan, Selasa (10/8/2022) pagi. 


Saat pemberian uang santunan dan sembako, Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH didampingi anggota Ilham dan tokoh masyarakat M. Abduh disapa Tadu.


Arafig mengucapkan terima kasih kepada Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH yang telah memberikan uang santunan dan sembako kepada almarhumah neneknya Mardiah.


Ia mengatakan, neneknya meninggal dunia di rumah sakit pada Minggu (5/8/2022) sore karena menderita penyakit komplikasi. Almarhumah meninggalkan seorang anak.


Ketua Pewarta Polrestabes Medan, Chairum Lubis, SH mengungkapkan, pemberian uang santunan dan sembako ini sebagai rasa bentuk kepedulian Pewarta untuk meringankan beban keluarga yang ditinggal almarhumah. 


Kegiatan sosial ini juga merupakan program kerja rutin Pewarta Polrestabes Medan bila ada anggota, wartawan dan masyarakat yang tertimpa musibah. 


"Kebetulan kemarin ada warga Menteng 7 Mardiah meninggal dunia. Saya tidak sempat melayat, maka saya memanggil cucunya ke Kantor Pewarta dan memberikan uang santunan dan sembako," kata Sekretaris Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut. 


Kegiatan ini terlaksana tidak terlepas dari arahan dan bimbingan Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Panca Putra Simanjuntak, MSi dan Waka Polda Sumut, Brigjen Pol. H. Dr. Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi.


Selain itu arahan dari Kasektupa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum, Irwasda Polda Sumut Kombes Pol Armia Fahmi, Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Valentino Alfa Tatareda, dan Kombes Pol Riko Sunarko SIK MSi. (Roi/r)

Rapat Operasi Kontijen Aman Nusa II Di Samosir



SAMOSIR | elindonews.my.id


Kapolda Sumut : Kerjasama yang baik antar semua pihak untuk mencegah Karhutla.



     Pemerintah Kabupaten Samosir menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) Kontijensi Aman Nusa II Toba 2022 dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Samosir, bertempat di Aula Kantor Bupati Samosir, Selasa (9/8/22).

     Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dalam sambutannya menyampaikan bahwa maraknya kebakaran hutan dan lahan saat ini di Kabupaten Samosir, tidak bisa diantisipasi sendiri oleh pemerintah melainkan harus melibatkan seluruh stakeholder dan elemen masyarakat. 

     Untuk itu, tambahnya perlu diadakan rapat koordinasi, sekaligus menyinergikan gerak dan langkah dari seluruh pemangku kepentingan dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Samosir.

     Sementara itu Kapolres Samosir, AKBP Josua Tampubolon menjelaskan bahwa selama periode Juli hingga Agustus 2022 ada sebanyak 15 kejadian kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Samosir, yang beberapa diantaranya adalah faktor ketidaksengajaan.



     Untuk itu lanjutnya, saat ini sudah dibentuk tim satgas terpadu yang keseluruhan berjumlah 250 personil. Sebagai langkah antisipatif, Kapolres meminta seluruh pemangku kepentingan untuk selalu membangun kesadaran masyarakat melalui himbauan, sosialisasi dan edukasi agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.

     Kapoldasu Irjen Pol. Panca Putra dalam arahannya meminta seluruh stakeholder agar terlibat dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla di Samosir. Karena alam Samosir yang sangat indah, dan merupakan nilai jual kepada wisatawan, untuk itu semua pihak harus bisa bersama-sama bertanggungjawab menjaga termasuk dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.

     "Saya sangat prihatin, mendengar terjadinya karhutla di Samosir, maka saya datang untuk melihat langsung. Kita harus cegah dan tanggulangi bersama Karhutla ini, karena yang dijual Samosir adalah keindahan alamnya. Segala keterbatasan harus disikapi dengan sikap pantang menyerah, selalu bangun komunikasi, kerja sama dan kemauan yang besar untuk mengatasi Karhutla ini" ajak Kapoldasu Irjen. Pol Panca Putra.

     Turut hadir dalam rakor tersebut, Asops Kasdam I/BB Kol. Inf Hindratno Devidanto, Kepala BPBD Provsu Abdul Haris Lubis, Wakil Bupati Samosir Martua Sitanggang, Kepala KPH Dolok Sanggul Benhard Purba, Pimpinan Perangkat Daerah, Camat dan Kepala Desa.  ( Nanang S )




Bupati Samosir Jalin Kerjasama Dengan BPTP Sumut


SAMOSIR | elindonews.my.id

     Dalam rangka meningkatkan hasil produksi dan pengembangan pertanian serta peternakan, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom didampingi Kadis Pertanian dan Peternakan Samosir Tumiur Gultom serta Pimpinan SKPD melakukan kerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumut yang dilaksanakan di Ruang Auditorium BPTP, Senin (8/8/22).

     Acara MoU dibuka oleh Kepala BPTP Sumut Khadijah EL Ramija dan dilanjutkan pemaparan singkat profil BPTP Sumut serta teknologi yang telah dihasilkan. Disampaikan, BPTP merupakan Unit langsung dari Kementerian Pertanian yang mengatur seluruh program strategis pertanian mulai dari Langkat sampai Nias Selatan untuk 33 Kabupaten/Kota di Sumut.

     Selanjutnya Kepala BPTP menyampaikan  ditengah krisis pangan yang melanda dunia, apa yang menjadi prioritas unggulan dari Samosir dapat dikembangkan bersama-bersama. "kerjasama ini nantinya kita harapkan dapat mencari solusi/masalah dalam pengelolaan pertanian di Samosir. Termasuk masalah kualitas tanah, bibit, pupuk  dan pemanfaatan teknologi pertanian",ungkapnya. 



     BPTP yang memiliki Lembaga kajian bertaraf internasional mempunyai laboratorium yang dapat digunakan untuk analisa tanah dan kecocokan pupuk. "Setelah menandatangani kesepakatan ini, nantinya dapat bekerja cepat untuk mengatasi permasalahan dalam bidang pertanian dan peternakan", tambahnya.

     Menyinggung Masalah stunting, Kepala BPTP menyampaikan bahwa di Litbang ada varietas baru yang kandungan gizinya tinggi untuk ibu menyusui dan anak. Hal ini menjadi sebuah terobosan untuk dikembangkan mengatasi masalah stunting yang ada di Kabupaten Samosir.

     Dalam sambutannya Bupati Samosir menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kerjasama yang telah dijalin dalam peningkatan produksi dan pengembangan pertanian, perkebunan serta peternakan di Kabupaten Samosir.

     Disampaikan, Pemkab Samosir yang masyarakatnya 80% petani sedang dan akan melaksanakan program yaitu penyusunan draft lahan pangan pertanian berkelanjutan (LP2B), rencana induk pembangunan pertanian, pembangunan pertanian kawasan terpadu (KPT) dengan luas lahan 2.650 Hektar, penertiban keramba jaring apung (KJA) serta program Pangula Nature dengan slogan bertani selaras alam.



     Oleh karena itu dengan kerjasama ini Pemkab Samosir mengharapkan dukungan dari para ahli peneliti yang bertugas di BPTP Sumut dalam meningkatkan produksi dan pengembangan pertanian, perkebunan serta peternakan guna mewujudkan Visi Kabupaten Samosir yaitu terwujudnya masyarakat Samosir yang Sejahtera dan Bermartabat secara Ekonomi, Kesehatan dan Pendidikan.

     Setelah pelaksanaan MoU, Bupati Samosir dan Kepala Balai meninjau lokasi pengembangan peternakan yang telah berhasil dibudidayakan BPTP Sumut. Dalam peninjauan tersebut Bupati menegaskan kepada Kadis Pertanian Samosir untuk selalu bersinergi dengan para ahli dan peneliti guna pencapaian program yang dapat mensejahterakan masyarakat Samosir.

( Nanang S )



Bupati Samosir Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kontijensi Aman Nusa II Toba 2022



SAMOSIR | elindonews.my.id 

     Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kontijensi Aman Toba 2022 di Halaman Kantor Bupati Samosir, 09/09.

     Apel diikuti aparat gabungan dari TNI, Sat Brimob dan Ditsamapta Polda, Personil Polres Samosir, UPH XIII Dolok Sanggul, Manggala Agni, Sat Pol PP, Petugas Pemadam Kebakaran dan BPBD Kabupaten Samosir lengkap dengan peralatan alat pemadam kebakaran dari masing-masing satuan. 

     Gelar Pasukan Operasi Kontijensi Aman Nusa II Toba 2022 merupakan salah satu langkah Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Kabupaten Samosir yang semakin meluas, kotijensi dapat diartikan sebagai kondisi yang bisa terjadi, tetapi belum tentu benar-benar terjadi. 

     Bupati Samosir didampingi Kapolres Samosir, Josua Tampubolon, Wakil Bupati Samosir Martua Sitanggang, Kejari Samosir, Kasdim 0210 TU, memeriksa pasukan dan kelengkapan serta menyematkan pita operasi kepada perwakilan masing-masing satuan.



      Dalam Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Wilayah Kabupaten Samosir, selama 8 (delapan) hari operasi akan berlangsung di Kabupaten Samosir.

     Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom mengatakan, kegiatan operasi akan dilaksanakan mulai tanggal 07 s/d 14 Agustus 2022.  Dalam pelaksanaan operasi, pola pelaksanaan mengedepankan giat preventif  dan didukung penegakan hukum serta penanggulangan dan pemadaman kebakaran. Vandiko menjelaskan, hingga saat ini, titik api  berjumlah 162 hot spot dengan rincian, 6 titik hotspot high di Kecamatan Harian, 140 titik hit spot medium di Kecamatan Sitio tio, Harian, Sianjur Mula mula dan Simanindo, 16 titik hot spot low di Kecamatan Harian, Sianjur Mula mula, Pangururan, Sitio tio dan Palipi.

     Melalui operasi ini dan dalam menyambut HUT RI ke-77 tahun 2022, Bupati Samosir mengharapkan,  kelestarian hutan dapat terjaga dan tidak adanya pembakaran hutan, dan meningkatnya  kesadaran masyarkat dalam menjaga dan melestarikan hutan khususnya di Kabupaten Samosir.  

     Seluruh personil diharapkan bekerja dengan cepat dan tanggap, melakukan penegakan hukum bagi pelaku Pembakaran. Melaksanakan Binlu berupa giat sosialisasi, penyuluhan, pemasangan spanduk, banner baliho, leaflet ,stiker baik melalui media cetak dan elektronik. 

     Selama pelaksanaan operasi, agar memanjatkan doa kepada Tuhan , Mengutamakan keamanan dan keselamatan sesuai Standar Operasional Prosedur. 

     "Teruslah berbuat baik, kerja cerdas, cepat, cermat dan tuntas" ucap Vandiko mengakhiri. ( Nanang S )



Selasa, 09 Agustus 2022

Peran Akademisi Sangat Dibutuhkan Dalam Pencapaian Visi dan Misi



SAMOSIR | elindonews.my.Id

     Guna percepatan pembangunan dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Samosir, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom didampingi Kadis Pendidikan Jhonson Gultom, Kadis Nakerkoperindag Rista Sitanggang, Kadis Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa August Karo Karo, Kadis Pariwisata Tetty Naibaho, Kadis Pertanian Tumiur Gultom, Plt. Kadis Kominfo Ricky Rumapea, Kakan Bapedda Litbang Rajoki Simarmata melakukan kunjungan kerja untuk menjalin kerjasama dengan Akademis Universitas HKBP Nommensen di Ruang Justin HKBP Nommensen, Senin (8/8).

     Dalam hal ini Vandiko  bersama Rektor HKBP Nommensen Haposan Siallagan menandatangi perpanjangan kesepatakatan bersama/Memorandum Of Understanding (MoU). Kesepakatan bersama ini berlaku selama lima tahun dengan lingkup Pendidikan Bidang Kedokteran, Hukum, Psikologi, Ekonomi dan Bisnis serta Penelitian dan Pengembangan pada Bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Pertanian, Peternakan, Kesehatan dan Wawasan Kebangsaan dengan Pengabdian kepada Masyarakat.



     Selain MoU dengan Bupati Samosir, Universitas HKBP Nommensen Medan juga melakukan Memorandum Of Agreetment (MoA) dengan Dinas Nakerkoperindag pada lingkup Pelaksanaan pendidikan pengajaran, penelitian Dosen dan Mahasiswa, Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, Implementasi Merdeka Belajar Kampus dan Bidang lain yang disaksikan langsung oleh Bupati Samosir dan Rektor Universitas HKBP Nommensen Medan.

     Dalam Sambutannya Bupati Samosir menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kerjasama yang telah dijalin untuk membantu Kabupaten Samosir dalam percepatan pembangunan dan peningkatan sumber daya manusia, dengan pelaksanaan MoU ini diharapkan dapat membangun SDM yang Unggul dan Bermartabat. " MoU antara Pemkab Samosir dan Universitas Nommensen kiranya bukan semata sebagai dokumen, namun mempunyai arti dalam mengimplementasikan dalam membangun SDM yang unggul dan bermartabat untuk Samosir lebih baik", ujar Bupati.

     Ditambahkan, Pemkab Samosir dalam hal ini selalu membuka secara luas jejaring kemitraan dengan berbagai pihak dimana salah satunya adalah pihak Akademisi yang mempunyai dedikasi dalam pemberian perhatian serta kontribusi yang baik untuk mendukung program pemerintah dalam membentuk SDM yang unggul.

     Sementara itu, Rektor Universitas HKBP Nommensen Haposan Siallagan turut menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir atas kerjasama yang telah dilaksanakan dalam upaya meningkatkan SDM yang unggul, bermartabat dan pembangunan di Kabupaten Samosir.



     Disampaikan bahwa MoU tersebut merupakan program Kementerian Pendidikan dalam meningkatkan kegiatan belajar yang tertuang dalam program kampus merdeka, oleh karena itu seluruh perguruan tinggi dituntut untuk melakukan kerjasama, baik dengan pemerintah, pengusaha dan yang lainnya. "Nantinya para mahasiswa akan belajar selama dua tahun di luar kampus bekerjasama dengan dinas-dinas terkait dan penilaiannya langsung dari Pemerintah", ujar Haposan.

     Selanjutnya disampaikan, bahwa di Indonesia lima perguruan tinggi dipercayakan sebagai percontohan pemanfaatan tenaga surya oleh kementerian pendidikan dan PT. Wika dimana salah satunya adalah perguruan tinggi HKBP Nommensen melalui kerjasama Kementerian Pendidikan dengan PT. Wika. "Semoga nanti program ini dapat di kerjasamakan untuk membantu mewujudkan misi Pemerintah pusat yaitu green energi", tambahnya.

     Setelah acara MoU tersebut, Bupati Samosir bersama Rektor dan rombongan melihat langsung sistem tenaga surya yang telah di terapkan pada Universitas HKBP Nommensen.

( Nanang S ).