Senin, 07 April 2025

Dugaan Mark Up Dan Pemborosan Uang Negara Dalam Proyek Lanjutan Lapangan Merdeka Kota Medan



Medan | Elindonews.my.id


Pembangunan sarana dan prasarana pendukung Lapangan Merdeka di Kota Medan, yang dilaksanakan oleh Dinas PKPCTR, menunjukkan adanya ketidakefisienan dan kekacauan dalam pelaksanaannya. Proyek ini memunculkan sejumlah dugaan yang mencurigakan, termasuk adanya mark up anggaran dan pengelolaan yang tidak transparan, yang berpotensi merugikan uang negara.


Transparansi dan Integritas Proses Tender Dipertanyakan.

Kecurigaan masyarakat semakin meningkat seiring dengan dugaan adanya ketidaksesuaian dalam proses tender. Dari sepuluh peserta tender, diketahui bahwa PT. Lestari Nauli Jaya mengajukan penawaran yang sangat dekat dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS), yakni 98,9%. Hal ini menimbulkan kecurigaan adanya pengaturan nilai penawaran dan persaingan yang tidak sehat dalam tender proyek ini.


Pekerjaan Lift dan Eskalator Menjadi Viral

Proyek pembangunan Lift dan Eskalator di Lapangan Merdeka juga menjadi sorotan. Item pekerjaan ini ramai diperbincangkan karena dikabarkan para pekerja belum menerima upah. Anehnya, meski pekerjaan tersebut masih menunggak, dua item pekerjaan ini rencananya akan dikerjakan kembali pada tahun 2025. 


Selain itu, Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk satu unit eskalator merk OTIS tercatat sebesar Rp1 miliar, sementara satu unit lift penumpang OTIS dipatok Rp700 juta, dengan rencana pemasangan 8 unit eskalator dan 4 unit lift.


Dugaan Titipan Volume dan Mark Up yang Tidak Wajar

Dalam pekerjaan arsitektur studio, terdapat volume bata ringan yang mencapai 1200 m² dengan total harga sekitar Rp 300 juta. Sementara itu, volume plesteran dinding yang tercatat adalah 5500 m² dengan total harga lebih dari Rp 400 juta. Biasanya, volume plesteran dinding seharusnya dua kali lipat dari volume bata ringan, yang menunjukkan ada kemungkinan adanya titipan volume atau mark up yang tidak sesuai dengan perhitungan standar.


Penanaman Rumput Gajah Mini yang Dipertanyakan.

Selain itu, pekerjaan penanaman Rumput Gajah Mini seluas 17.500 m² dengan harga satuan Rp57.000 per meter persegi, yang total biayanya mencapai Rp1 miliar, juga menjadi pertanyaan. Pada saat peresmian Lapangan Merdeka, terlihat bahwa rumput tersebut sudah ditanam. Namun, lokasi lainnya yang masih harus ditanami rumput Gajah Mini seluas 17.500 m² belum jelas, dan apakah itu digunakan untuk mengganti rumput yang sudah mati.


Pekerjaan Tanpa Detail Gambar dan Harga yang Signifikan.

Banyak item pekerjaan dalam Rencana Biaya Anggaran (RAB) yang tidak dilengkapi dengan detail gambar dalam dokumen DED. Beberapa pekerjaan, seperti meja resepsionis dengan harga hingga Rp40 juta per unit, serta display multimedia dengan harga mencapai Rp180 juta, menambah pertanyaan mengenai perhitungan biaya yang tidak jelas dan tidak transparan.


Harga-harga yang signifikan juga mencuat, seperti Sewage Treatment Plant dengan kapasitas 54 m³/hari yang dihargai Rp2,7 miliar, serta berbagai peralatan lainnya dengan harga yang mencurigakan.


Penggunaan Uang Negara yang Tidak Efisien dan Merugikan

Pembangunan dengan anggaran yang besar harus dilakukan secara efisien dan efektif. Namun, dugaan pemborosan dan mark up dalam proyek Lapangan Merdeka jelas merugikan keuangan negara dan melanggar hukum yang berlaku. Setiap pengeluaran harus melalui proses yang transparan, akuntabel, dan didasarkan pada kebutuhan yang jelas,kata Erwin S, Senin 07/04/25.


Wali Kota Harus Segera Bertindak

Masyarakat menuntut agar Wali Kota Medan, Muhammad Rico Wass, segera mengambil tindakan tegas dalam mengawasi proyek daerah, mengingat salah satu kewenangan kepala daerah adalah menetapkan prosedur dan pengawasan terkait proyek-proyek pembangunan. Tindakan ini dianggap krusial untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan mencegah potensi penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan anggaran.


Laporan Lanjutan ke KPPU dan Aparat Penegak Hukum

Erwin Simanjuntak, seorang penggiat pengawasan, menyatakan kepada awak media pada Minggu (6/4/2025), bahwa dirinya akan membuat laporan lanjutan kepada Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) terkait dugaan persekongkolan dalam tender, serta kepada Aparat Penegak Hukum terkait dugaan mark up volume dan harga dalam proyek ini.


"Dengan langkah yang tepat dari pemerintah kota dan aparat penegak hukum, diharapkan proyek Lapangan Merdeka bisa diselamatkan dari potensi penyalahgunaan anggaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,"ujarnya kepada awak media.(E_01)

Jumat, 04 April 2025

Halal Bihalal Driver On Line Warga Perum Logam Bangun Setia Dalam Rangka Idul Fitri 1446 H



Bekasi | Elindonews.my.id


Salah satu tradisi masyarakat Indonesia selepas Idul Fitri adalah mengadakan acara Halal bihalal. Halal bihalal 1446H l2025 M  kali ini dilakukan Oleh Driver Online Perumahan Logam Bangun Setia 2, H. Saman bersama Majelis Masjid At Tauhid Perumahan Logam Bangun Setia 2 di jalan  Pejuang 5 ,J15/8 RT05/RW020 Desa Muktiwari Kec, Cibitung Kab. Bekasi, 04/04/25.


H,Saman menyampaikan di hadapan para tokoh Agama seperti, Habib Nauval, Ust Amir Hamzah, Ketua DKM Ust. Syihabul Ulum, Ust. Sadi, Ust. Salud, Imam Besar Parmin dan tokoh Masyarakat Tias Budi SH. Guru Chevy, Rahmat, Beny kuncoro, Gunawan ,serta undangan Sopir Online diwakil pa,Yedy dan Pengurus majelis Masjid At Tauhid beliau merasa bersyukur alhamdulilah di hari Jum,at barokah ini kita bisa kembali kumpul dalam acara Halal bihalal dan Silahturahmi Majelis Masjid At Tauhid, dalam kaitan "MINAL'AIDIN WAL FAIZIN TAQABBALALLAHU SHIYAMANA WA SHIYANAKUM, KULLA' AM WA ANTUM BI KHAIR". mohon maaf lahir dan batin.1446H/2025 M.


Acara Halal Bihalal ini  sangat Penting karna kita tak luput dari kesalahan dan itu manusiawi, karna kita bukan Nabi dan bukan Rasul yang di jaga oleh Allah tanpa kesalahan, kita tidak Ma'shum,


Oleh karna itu kita menjadi wajar sebagai orang merasa bersalah dan meminta Maaf atas kesalahan tersebut, selalu saya katakan orang bersalah itu manusiawi, sebagaimana sabda Rasullulah -'Shallallahu' alaihi wa sallam' Kullu Bani adama khath ' tha'un', semua manusia itu bersalah ,wa,khairu al-khaththa,in at-tawwabun.dan sebaik-baiknya orang bersalah itu yang bertaubat, meminta maaf.


Yang tidak baik itu orang yang bersalah tapi tidak mau minta maaf. Terlebih-lebih lagi adalah orang yang tidak pernah merasa bersalah.


Nah,dalam kesempatan halal bihalal ini, kita secara Pribadi atau sebagai komunitas majelis meminta maaf dan saling memaafkan, atas kesalahan kepada Allah maupun kesalahan kepada umatnya.


Momentum halal bihalal ini juga bisa kita jadikan sasaran untuk melakukan penilaian kembali terhadap apa yang sudah kita lakukan, agar tidak melakukan kesalahan- kesalahan dimasa akan datang...ucap H,Saman.

(Fen)




Ketua Pewarta Jumat Barokah Sekaligus Halal Bihalal Idul Fitri 1446 H




MEDAN | Elindonews.my.id


Persatuan wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan Jumat Barokah berbagi Sembako sekaligus halal bihalal idul fitri 1446 H tahun 2025.


Pembagian Sembako berupa beras dan halal bihalal dilaksanakan di Sekretariat Pewarta Polrestabes Medan Jalan  Bromo Lorong Karya, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Jumat (4/4/2025).


Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis,SH mengatakan, pembagian Sembako berupa beras ini rutin dilaksanakan saat Jumat Barokah.


Pria berjiwa sosial ini menyebutkan, pembagian beras ini masih diberikan kepada pengurus dan anggota Pewarta Polrestabes Medan yang hadir di markas paguyuban ini.


"Semoga beras yang diberikan kepada pengurus dan anggota bermanfaat. Terutama halal bihalal yang penuh kesederhanaan ini terus dapat menjalin kebersamaan dan kekompakan kepada pengurus dan anggota," katanya dengan nada perlahan.


Tak lupa Chairum Lubis meminta doanya kepada pengurus dan anggota agar cepat pulih. "Doakan saya cepat pulih supaya bisa bekerja kembali memimpin Pewarta Polrestabes Medan ini," pungkasnya.


Para pengurus dan anggota tetap mendoakan kesembuhan Ketua Pewarta Polrestabes Medan.


"Kami selalu berdoa agar Ketua Pewarta Polrestabes cepat pulih, sehingga kita bisa bersama-sama lagi melaksanakan kegiatan sosial di masyarakat," ucap para pengurus dan anggota Pewarta Polrestabes Medan. (Roi)

Telkom Melalui IndiBiz Buka Posko Mudik BUMN 2025 di Ketapang, Banyuwangi



Jakarta | Elindonews.my.id


PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), melalui layanan IndiBiz, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Posko Mudik BUMN 2025. 


Tahun ini, Telkom berkolaborasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry (ASDP) menyelenggarakan Posko Mudik di beberapa titik strategis termasuk di Bakauheni dan Ketapang.


OVP Enterprise Marketing & Regional Management Telkom Reni Yustiani menyampaikan bahwa selain beroperasi di Terminal Sri Tanjung Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, posko Telkom juga tersedia di berbagai lokasi dan titik strategis sejak periode mudik pada 26–29 Maret 2025, hingga arus balik pada tanggal 5–8 April 2025.


Untuk kenyamanan masyarakat yang singgah di posko mudik, Telkom memberikan fasilitas terbaiknya seperti ruang istirahat lengkap dengan AC dan TV. Fasilitas cek kesehatan, ruang ibadah, pojok selfie. chiller, charging station, dan juga Wifi Corner (WiCo) Indibiz dengan kecepatan hingga 100 Mbps secara gratis.


Kehadiran WiCo Indibiz ini sebagai bagian dari langkah nyata Telkom berkontribusi pada masyarakat serta memberikan pengalaman yang berkesan dengan menikmati jaringan internet berbasis Wifi cepat dan gratis di lokasi posko mudik selama Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1446H.


Menurut Reni, kehadiran dukungan Telkom melalui WiCo Indibiz di posko mudik yang ada di berbagai titik mudik, diharapkan dapat mendatangkan banyak manfaat bagi pemudik dan masyarakat serta punya dampak yang produktif bagi masyarakat serta para pemangku kepentingan.


“Dukungan Telkom melalui Indibiz di lokasi strategis Posko Mudik BUMN 2025 sebagai bentuk komitmen untuk turut serta ambil andil berkontribusi secara nyata dengan memberikan dampak yang produktif bagi masyarakat dan para stakeholders,” jelas Reni.


Lanjut Reni lagi, sebagai bentuk layanan yang optimal kepada para masyarakat dan pemudik, Telkom membuka posko mudiknya selama 24 jam dan menurunkan tiga petugas yang akan berjaga secara bergantian untuk melayani para pemudik.


Posko Mudik BUMN 2025 merupakan bagian dari rangkaian program Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1446H yang digelar oleh Telkom setiap tahunnya untuk memastikan kelancaran aktivitas digital seluruh masyarakat Indonesia selama periode ini. Selain menggelar Posko Mudik BUMN, Telkom telah melakukan berbagai langkah strategis, meliputi penguatan infrastruktur dan layanan telekomunikasi digital, menghadirkan beragam promo menarik bagi pelanggan setia, hingga berbagi kebahagiaan melalui berbagai kegiatan sosial, Jumat (4/4/2025) 


Melalui program, Telkom berharap masyarakat dan pemudik dapat merasakan langsung pengalaman yang berkesan menikmati fasilitas posko mudik Telkom yang dilalui para pemudik di seluruh wilayah operasional Telkom. 

(JBR/15)

Kamis, 03 April 2025

Dir Samapta Dan Kabid Propam Polda Sumut Tinjau Pos Pelayanan Operasi Ketupat Toba 2025 Polres Samosir



Samosir | Elindonews.my.id


Direktur Samapta Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Dr. Dwi Tunggal Jaladri, S.H., S.I.K., M.Hum, bersama Kabid Propam Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Julihan Muntaha, S.I.K., melakukan pengecekan dan monitoring Pos Pelayanan Operasi Ketupat Toba 2025 di wilayah hukum Polres Samosir (3/4/25).


Kunjungan ini turut didampingi oleh Kepala Operasi Ketupat Toba 2025 Polres Samosir, AKBP Rina Frillya, S.I.K., serta sejumlah pejabat kepolisian lainnya, termasuk Waka Ops Res, Pabung 0210/TU Kapten G. Sebayang, dan para Kasatgas Operasi Ketupat Toba 2025 Polres Samosir.


Beberapa lokasi Pos Pelayanan yang dikunjungi antara lain Pos Pelayanan Simpang 4 Gereja HKBP Bolon Pangururan yang dipimpin oleh AKP BT Dalimunthe beserta anggota, serta Pos Pelayanan Pelabuhan Ambarita yang dipimpin oleh IPTU Ramadan Siregar beserta anggota.


Kombes Pol Dr. Dwi Tunggal Jaladri menekankan pentingnya pelayanan prima bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Samosir. Ia mengimbau agar personel tetap siaga 1x24 jam untuk memastikan keamanan serta mengantisipasi potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya patroli di lokasi rawan kemacetan serta penggunaan Call Center 110 sebagai sarana komunikasi bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.


Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Pol Julihan Muntaha, mengingatkan personel agar memahami dan menguasai titik-titik strategis di Pos Pelayanan masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya menjaga sinergitas dengan instansi lain serta memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.


"Tetap jaga kekompakan, utamakan keselamatan dalam tugas, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta wisatawan. Kita harus menjaga nama baik Polri dengan sikap yang profesional dan sopan," ujarnya.


Personel yang bertugas di Pos Pelayanan terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Damkar, dan BPBD Kabupaten Samosir. Selama kegiatan berlangsung hingga pukul 12.30 WIB, situasi tetap aman dan kondusif.


Menurut informasi dari Plt Kasi Humas Polres Samosir, Brigpol Gunawan Situmorang, kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan tugas Pos Pelayanan di wilayah hukum Polres Samosir sesuai dengan SOP. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Samapta dan Kabid Propam Polda Sumut juga menyerahkan bingkisan kepada petugas Pos Pelayanan sebagai bentuk apresiasi dan motivasi dalam menjalankan tugas Operasi Ketupat Toba 2025 di wilayah Hukum Polres Samosir.

(Singa Laut BW Simatupang)


Polres Samosir Tanggapi Laporan Pencurian Melalui Call Center 110



Samosir | Elindonews.my.id


Polres Samosir bergerak cepat menangani laporan pencurian yang masuk melalui layanan call center 110 Polda Sumut.  Laporan diterima pada Selasa, 1 April 2025, pukul 10.11 WIB, dari Gordon Malau terkait pencurian di Toko Felix Tamba, Jalan Pintu Batu, Desa Rianiate, Kecamatan Pangururan.

 

Menurut laporan, pencurian terjadi antara pukul 22.00 WIB hingga 07.00 WIB.  Kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah, termasuk uang tunai Rp 5.000.000, beras, minyak, rokok, dan barang dagangan lainnya.

 

Kapolres Samosir langsung memerintahkan tim untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut.  Pada Selasa siang, piket fungsi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di toko milik Timorencis Malau.  Piket fuungsi juga telah mendata saksi-saksi dan tengah dalam proses pembuatan laporan polisi.

 

Kecepatan respons Polres Samosir ini menunjukkan komitmen mereka dalam menangani pengaduan masyarakat dan memberikan rasa aman kepada warga.  Langkah selanjutnya adalah upaya penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan mengamankan barang bukti.  Polres Samosir juga akan melakukan viralisasi terkait penanganan laporan ini sebagai bentuk transparansi dan peningkatan kepercayaan publik terhadap layanan call center 110.

(Singa Laut BW Simatupang)

 

Rabu, 02 April 2025

Penyampaian SPT Tahunan Sampsi 1 April 2025 Sudah 12,34 Juta



Jakarta | Elindonews.my.id


Sampai dengan 1 April 2025 pukul 00.01 total SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) tahun pajak 2024 yang sudah disampaikan adalah sebanyak 12,34 juta SPT. Angka tersebut terdiri dari 12 juta SPT Tahunan orang pribadi dan 338,2 ribu SPT Tahunan badan.


“Penyampaian SPT Tahunan yang dilaporkan sebagian besar melalui sarana elektronik dengan rincian 10,56 juta SPT melalui e-filing, 1,33 juta SPT melalui e-form, dan 629 SPT melalui e-SPT. Sisanya sebanyak 446,23 ribu SPT disampaikan secara manual ke Kantor Pelayanan Pajak,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Dwi Astuti, 01/04/25.


Batas akhir pembayaran PPh Pasal 29 dan penyampaian SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP) untuk Tahun Pajak 2024 pada tanggal 31 Maret 2025 bertepatan dengan libur nasional dan cuti bersama dalam rangka Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1947) dan Hari Idulfitiri 1446 Hijriah, yaitu sampai dengan tanggal 7 April 2025. Kondisi libur nasional dan cuti bersama tersebut berpotensi menyebabkan terjadinya keterlambatan pembayaran PPh Pasal 29 dan pelaporan SPT Tahunan untuk Tahun Pajak 2024, mengingat jumlah hari kerja pada bulan Maret menjadi lebih sedikit.


Untuk memberikan kemudahan bagi WP OP dalam menyampaikan SPT Tahunan, Pemerintah telah menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak (Kepdirjen Pajak) Nomor 79/PJ/2025 tentang Kebijakan Penghapusan Sanksi Administratif atas Keterlambatan Pembayaran Pajak Penghasilan Pasal 29 yang Terutang dan/atau Penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi untuk Tahun Pajak 2024 Sehubungan dengan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Dalam Rangka Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1947) dan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah tanggal 25 Maret 2025.


Kepdirjen Pajak ini memberikan relaksasi dengan menghapuskan sanksi administratif atas keterlambatan pembayaran PPh Pasal 29 dan penyampaian SPT Tahunan PPh WP OP untuk Tahun Pajak 2024, meskipun dilakukan setelah tanggal jatuh tempo, yaitu tanggal 31 Maret 2025 sampai paling lambat tanggal 11 April 2025. Penghapusan sanksi administratif tersebut diberikan dengan tidak diterbitkan Surat Tagihan Pajak (STP).


“DJP menetapkan target kepatuhan SPT Tahunan untuk penyampaian di tahun 2025 sebanyak 16,21 juta SPT Tahunan atau sekitar 81,92% dari total Wajib Pajak yang wajib melaporkan SPT,” tambah Dwi. Dwi juga menegaskan bahwa target kepatuhan SPT Tahunan tersebut bukan berlaku selama tiga bulan, melainkan berlaku selama satu tahun.


Sebagai penutup, Dwi mengimbau kepada Wajib Pajak yang belum lapor SPT agar segera melaporkan SPT-nya. Dwi juga mengucapkan terima kasih kepada Wajib Pajak yang telah patuh dalam menjalankan kewajiban perpajakannya.

(E_01/rel)