Minggu, 02 April 2023

AM Hendropriyono : Palestina Dan Israel Bukan Urusan Kita

AM Hendropriyono : Palestina Dan Israel Bukan Urusan Kita



JAKARTA | Elindonews.my.id


Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) Jenderal (Purn.) AM Hendropriyono menyatakan bahwa Palestina dan Israel bukan urusan kita (baca : Indonesia), melainkan urusan mereka, bangsa Arab dan Yahudi.


“Urusan Indonesia adalah nasib kita dan hari depan anak cucu kita,” kata AM Hendropriyono di Jakarta, Selasa (18/05/2021).


Hal tersebut disampaikan AM Hendropriyono terkait dengan maraknya pro-kontra dukung-mendukung perang Israel-Palestina. Ia menyampaikan keprihatinannya yang disampaikan kepada teman-temannya sesama anggota Kerukunan Keluarga (KEKAL) Akmil 1967.


“Untuk nasib bangsa kita, saya mohon KEKAL Akmil 1967 tidak diam saja, tapi mikir, ngomong dan berbuat sebisanya. Negara kita sedang diserang oleh pemikiran ideologi khilafah,” kata Hendropriyono.


Menurut Hendropriyono, banyak orang sudah terbawa arus pengkhianatan mendukung ideologi khilafah, liberalisme, kapitalisme, komunisme, atau ideologi asing apapun.  Ada juga oknum aparat militer dan polisi, apalagi ASN (aparat sipil negara), juga politisi.


“Kalau ada yang melecehkan saya karena saya membela filsafat dasar bangsa kita, Pancasila, tolong merapatkan barisan dengan saya untuk membela diri, bangsa kita sendiri. Ironis sekali orang yang mengkritik saya membela Pancasila, demi membela negeri sendiri, tapi dia menggebu-gebu membela Palestina,” ujar Hendropriyono.


Lebih jauh Hendropriyono mempertanyakan apakah pengeritiknya tahu tentang siapa Palestina dan Israel itu? 


“Apakah pengkhianat itu kenal dengan Mahmoud Abbas, atau kenal dengan Ismail Haniyeh, atau kenal sama Reuven Rivlin, atau Benjamin Netanyahu? Saya yakin tidak kenal. Yang dia kenal adalah anak, istri, mantu, dan cucu sendiri. Kenapa yang dibela orang-orang yang tidak dikenal?” tanya Hendropriyono.


Pernyataan Hendropriyono ini menanggapi informasi tentang adanya mantan politisi yang tidak senang terhadap sepak terjangnya yang gigih membela Pancasila, melawan ideologi asing.


AM Hendropriyono juga mengingatkan tentang kehancuran Libya – dan Muammar Khadaffi. Pemimpin Libya yang dicintai oleh 90% rakyatnya, dan Libya yang hancur akibat pengkhianat yang jumlahnya hanya 10% dari penduduk.


Akibat provokasi Barat dan Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), rakyat Libya membunuh Khadaffi yang memberikan kesejahteraan. Khadaffi dihajar secara membabi-buta oleh orang yang notabene rakyatnya sendiri.


Orang-orang yang telah diantarnya sebagai pemilik produk domestik bruto (GDP) tertinggi per kapita di dunia. Libya memiliki angka harapan hidup terpanjang dan angka kemiskinan yang bahkan lebih rendah dibanding Kerajaan Belanda.


Akibat provokasi dan pemberontak propaganda barbar Barat dan NATO, rakyat rela membunuh yang mengantarkannya untuk menikmati pendidikan gratis, layanan kesehatan gratis, listrik gratis, pinjaman tanpa bunga, hingga apartemen gratis saat mereka menikah.


“Lihatlah negara mereka kini sangat di bawah standar keamanan dan ekonomi. Mengerikan. Nah, penyesalan bukan datang di depan,” kata Hendropriyono mengingatkan.


Apakah, lanjut Hendropriyono, Indonesia mau mendaftar seperti negeri lain yang hancur akibat propaganda oleh kaum yang ingin menghancurkan NKRI ini, dengan mengatasnamakan agama yang kita lihat di NKRI ini.


“Saya mohon para sobatku yang tercinta bergandengan tangan dengan saya melawan pikiran penganut ideologi-ideologi asing yang sesat itu. Mereka orang yang terbawa arus sampai lupa diri, lupa anak, lupa cucu, untuk hari depan mereka,” kata Hendropriyono.


Mereka, kata Hendropriyono, malah mengurus orang lain yang belum tentu akan membalas budi jika mereka menang melawan musuhmya. Malah mungkin mereka akan mengebom anak cucu kita sampai mati dan cacat. Tidak ada dalil balas budi dalam politik. Tidak pernah ada.


“Jadi para sahabatku yang tercinta, kalau ada yang mengritik saya atau kita dalam berbicara melawan khilafah atau ideologi apapun, mohon di-counter. Lawan. Jangan takut. Jangan juga diam saja. Karena diam berarti melakukan pembiaran. Dan, itu adalah kejahatan juga. Disebut sebagai crime of omission, yakni kejahatan karena membiarkan orang melawan negara, bangsa kita sendiri,” papar Hendropriyono.


Hendropriyono mengajak dan berharap, sebelum akhir hayat, bangsa dan Negara Indonesia harus tetap berdiri dengan ideologi Pancasila. Juga belajar dari Libya, Suriah, Afghanistan, Yaman, yang hancur.


 “Kita harus tetap berdiri di atas tanah air bangsa kita sendiri. Bukan di atas tanah Palestina, bukan Israel, bukan Arab,” pungkas Hendropriyono.

(E_01/btkb)

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Pimpin Patroli Gabungan Antisipasi Pekat Saat Ramadhan



MEDAN | Elindonews.my.id


Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku M Fathir Mustafa memimpin apel patroli gabungan untuk menanggulangi dan menindak berbagai kejahatan Penyakit Masyarakat (pekat) pada bulan Suci Ramadhan 1444 H. 


Tim gabungan Polrestabes Medan menggelar apel patroli gabungan di Lapangan Apel Polrestabes Medan Jalan HM Said Medan, Sabtu (1/4/2023) malam. 


Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, S.I.K, M.H melalui Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa S.I.K, M.H menyampaikan kalau Pelaksanaan Patroli Gabungan untuk menanggulangi dan menindak berbagai kejahatan penyakit masyarakat pada bulan Suci Ramadhan 1444 H. 


"Ada 83 personel gabungan dikerahkan," ujarnya. 


Kompol Teuku Fathir menjelaskan personel gabungan ini terdiri dari Sat Reskrim, Sat Samapta, Sat Intelkam, Si Propam, Satpol PP dan Polisi Militer. 


"Personel gabungan ini nantinya dibagi menjadi dua tim melakukan patroli secara mobile ke berbagai lokasi di Medan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat khususnya di Bulan Ramadhan," jelasnya. 


Dalam arahannya, Kasat Reskrim memberikan apresiasi kepada personel yang terlibat patroli gabungan. 


"Terimakasih kepada rekan-rekan yang telah hadir apel pada malam ini. Sebelum berangkat agar dicek terlebih dahulu personelnya masing-masing dan kendaraan masing-masing," pungkasnya. (Roi)

Hari Pertama Ops Pekat Toba 2023 Polres Pematang Siantar Jaring 41 Speda Motor Knalpot Blong



PEMATANG SIANTAR | Elindonews.my.id


Dalam menciptakan situasi aman dan kondusif selama bulan Suci Ramadhan 1444 H di Wilayah Hukum Polres Pematang Siantar, Polres Pematang Siantar laksanakan Ops Pekat Toba 2023 yang dipimpin oleh Wakapolres Pematang Siantar Kompol Pardamean Hutahaean,S.H.,S.I.K.,M.H,Jumat (31/03/23) pukul 20.00.Wib


Sebelum Pelaksanaan kegiatan, Wakapolres Pematang Siantar Kompol Pardamean Hutahaean,S.H.,S.I.K.,M.H terlebih dahulu melaksanakan apel untuk memberikan APP dalam Pelaksanaan tugas dan menyampaikan agar personil melaksanakan Kegiatan Rutin yang ditingkatkan secara Humanis dan mengajak serta mengingatkan masyarakat untuk tetap selalu waspada dan ikut serta bekerja sama menjaga kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Pematang Siantar.



Kegiatan ini bertujuan untuk antisipasi gangguan tindak kriminalitas 3C dan gangguan kamtibmas, sehingga hadirnya Polri ditengah - tengah masyarakat dapat memberikan rasa aman dan nyaman serta terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. Adapun sasaran Ops PEKAT (Penyakit Masyarakat) seperti Premanisme, Perjudian, Pornografi, Minuman keras, Prostitusi, balap liar dan Tempat Hiburan Malam.


Dijelaskan Kapolres Pematang Siantar Akbp.Fernando.SH,S.I.K, dalam kegiatan ini, pihaknya dapat mengamankan 41 unit kendaraan Roda Dua dengan menggunakan Knalpot Blong


Kapolres Pematang siantar juga menghimbau dan mengharapkan kepada orang tua untuk lebih berperan aktif dalam mengikuti perkembangan anaknya


Sementara ditempat terpisah Kasat Reskrim Akp.Banuara Manurung SH, menyampaikan dari tempat Hiburan Malam FERARI KTV BAR, tidak ditemukan adanya pengunjung, dan Akp.Banuara Manurung.SH juga menyampaikan Amanat  Walikota Pematang Siantar berdasarkan Surat Edaran Tentang Operasional Usaha Tempat Hiburan Malam (THM) selama Bulan Suci Ramadhan 1444 H/2023 untuk dituruti para Pengusaha".imbuhnya. (E_01/pkr)

Sabtu, 01 April 2023

Enam Unit Bangunan Tanpa SIMB/PBG di Jalan Perjuangan Medan Belum Ditindak



MEDAN | Elindonews.my.id


Diduga bangunan liar di kota Medan sepertinya terkesan diabaikan oleh instansi terkait dan tidak pernah ditindak tegas. Buktinya bangunan mewah sebanyak 6 unit tepatnya, di Jalan Perjuangan Gang Burung Sepatu Kelurahan Sidorame Timur Kecamatan Medan Perjuangan, hingga sampai saat ini bangunan tersebut masih berlangsung tanpa memiliki Surat Izin Mendirikan Bangunan dan Persetujuan Mendirikan Bangunan (SIMB/PBG).


Salah seorang warga Jalan perjuangan yang tak jauh tempat tinggalnya dari lokasi bangunan tersebut, sebut saja namanya Ucok kepada wartawan, Sabtu (1/4/2023).


"Sepertinya pak, pemilik bangunan itu orang kuat juga. Makanya pihak dari Kecamatan Medan Perjuangan tidak berani memberikan tindakan ataupun teguran tegas," jelas Ucok.



Lanjut dikatakan Ucok, terkait bangunan mewah tersebut. Masih berlangsung sampai saat ini sehingga menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat.


"Kalau ada izin bangunannya kan pak, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Udah gitu kan, pak Walikota Medan Bobby Nasution sudah menegaskan kepada jajarannya agar menindak tegas bangunan-bangunan liar di kota Medan. Namun penegasan tersebut berbeda di lapangan atau terkesan diabaikan," tandas Ucok mengakhiri.


Sementara itu, Lurah Sidorame Timur Urip Saputra Tinambunan saat di konfirmasi via selular, Sabtu (1/4/2023) terkait diduga bangunan sebanyak 6 unit tidak memiliki SIMB/PBG di Jalan Perjuangan Medan Kelurahan Sidorame Timur Kecamatan Medan Perjuangan, mengatakan sudah disurati.


"Sudah kita surati pak/ibu begitupun kita surati ulang kembali, maaf ya pak/ibu agak terlambat balasnya," tegas Urip Saputra Tinambunan singkat. (Roi)

BI Sumut Gelar Pre Event FEKDI 2023, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Guna Dorong Inovasi Ekonomi Digital



MEDAN | Elindonews.my.id


Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara gelar Pre event Festival Ekonomi Keuangan Digital -FEKDI- Sumutrakuler Ramadan Fiesta 2023 di Pos Bloc Jalan Pos Medan, Jumat -31/3/2023-.


Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Azka Subhan Aminurridho pada pembukaan FEKDI 2023 itu mewakili Kepala Perwakilan  menyebutkan, Sumutrakuler yang dikemas dalam Ramadhan Fiesta 2023 ini merupakan bagian dari Pre event FEKDI. 


Menurutnya ajang ini secara tahunan rutin diselenggarakan  Bank Indonesia dan Kementrian Perekonomian serta kementrian – Lembaga lainnya, sebagai ajang etalase inovasi produk layanan serta sinergi kebijakan ekonomi dan keuangan digital di level nasional. 


Pada FEKDI 2023 nantinya  dilaksanakan di Jakarta pada Mei 2023, dengan mengusung tema “Menjaga Momentum Pertumbuhan melalui sinergi dan inovasi keuangan digital”. 


Untuk mendukung ajang tersebut dirangkai melalui berbagai kegiatan edukasi keuangan, pameran produk dan workshop untuk UMKM, perlombaan, serta Fun Games yang digelar di Posbloc dari 31 Maret – 9 April 2023.  


Dikatakannya, pada ajang ini tidak hanya terbatas pada Informasi mengenai kanal pembayaran non tunai dan digital, pengunjung juga akan memperolah informasi mengenai Cinta Bangga dan Paham Rupiah, perlindungan konsumen serta berbagai materi menarik untuk mendukung UMKM Go Digital. 


Azka menyebutkan, dengan adanya sinergi dan kolaborasi yang baik serta dukungan dari berbagai pihak mendorong inovasi dan literasi digital di kota Medan. 


Dikatakannya, transaksi digital di Sumatera utara dari tahun ke tahun terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. 


Tercatat transaksi nominal Uang Elektronik sampai Feb 2023 sebesar Rp.2,7 triliun atau naik 22,68% dengan volume transaksi sebanyak 26,5 juta transaksi. 


Kenaikan transaksi dengan uang elektronik sejalan dengan penggunaan QRIS yang terus meningkat. 


Sampai dengan Februari 2023, katanya nominal transaksi QRIS di Sumatera Utara mencapai  Rp402.2 miliar, dengan pangsa transaksi terbesar berada di kota Medan yang mencapai angka 77.8%. 


"Hal ini tentu dapat kita manfaatkan dan perlu terus  didorong bersama agar kehadiran QRIS dapat memberikan manfaat yang optimal di masyarakat," ungkapnya. 


Dia juga dalam kesempatan itu memaparkan, dari sisi merchant, hingga Maret 2023 terdapat sekitar 964 ribu merchant atau pelaku usaha yang menggunakan QRIS di Sumut dan sekitar 457ribu atau lebih kurang 47.3% diantaranya berada di kota Medan. 


Selain itu, hingga Februari 2023  terdapat 1,4 juta pengguna QRIS di Sumatera Utara.  Ditargetkan hingga akhir Desember 2023 mendatang mampu menambah 885 ribu pengguna baru QRIS. 


Lebih lanjut Azka mengatakan, potensi penggunaan QRIS tidak hanya sebatas dapat dimanfaatkan untuk transaksi pembayaran pelaku usaha saja, namun juga mendukung efisiensi pembayaran di sektor pemerintahan, yaitu untuk pembayaran pajak dan retribusi. 


Di Kota Medan sendiri, katanya penggunaan QRIS di Pemerintah Kota Medan telah menjadi percontohan nasional, seperti pembayaran parkir elektronik, pembayaran Uji KIR oleh Dinas Perhubungan, serta Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan -PBB- oleh Badan Pendapatan Kota Medan dengan difasilitasi Bank Sumut. 


Demikian juga di sektor lainnya, penggunaan QRIS untuk donasi sosial dan rumah ibadah khususnya masjid, juga sangat bermanfaat dengan memberikan kemudahan dan keamanan bagi masyarakat dalam  membayarkan Zakat, Infaq dan Sedekah. 


" Kami mencatat hingga saat ini terdapat lebih kurang 400 dari 1037 atau 40% masjid yang berlokasi di Kota Medan mulai memanfaatkan QRIS untuk mempermudah pembayaran ZIS.


Hal ini menunjukkan masih tingginya potensi pemanfaatan QRIS tersebut," ujarnya. 


Melalu Ramadhan Fiesta ini, katanya ingin memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, untuk hadir bersama – sama dengan perbankan, memperluas layanan fasilitasi pendaftaran QRIS bagi masjid – masjid di kota Medan. 


"Untuk itu kami mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada Forum Silaturahmi BKM Medan yang membantu memperluas publikasi pemanfaatan QRIS di masjid – masjid kota Medan, untuk secara bertahap dan berkesinambungan memperluas pemanfaatan QRIS untuk kesejahteraan masjid," sebutnya. 


Dari sisi pembayaran tunai, katanya juga menempatkan keberadaan masjid dan rumah ibadah lainnya sebagai media komunikasi kepada masyarakat untuk lebih mencintai, bangga dan paham terhadap Rupiah. 


Kesadaran masyarakat untuk memperlakukan uang dengan baik, tidak melipat – lipat dan merusak uang pada saat dimasukkan ke dalam kotak amal masjid menjadi salah satu perhatian kami untuk mengkampanyekan penggunaan 'Kotak Amal Cinta Rupiah' 


Kotak amal ini, kata Azka didesain untuk lebih ramah pada uang Rupiah, yaitu dengan tidak melipat dan meremas uang yang menyebabkan kerusakan pada uang kertas sehingga menjadi tidak layak edar. 


Melalui ajang pre event FEKDI Sumutrakuler 2023 ini diharapkan dapat mendukung peningkatan pemahaman masyarakat terkait keuangan digital guna mengakselerasi penguatan ekosistem digital yang disertai dengan peningkatan literasi dan keberdayaan konsumen pengguna layanan digital di Medan. 


Pada pre event FEKDI Sumutrakuler Ramadan Fiesta 2023 itu merupakan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Medan, PT. Pos Indonesia, Perbankan serta komunitas dan organisasi penggerak UMKM Kota Medan.


Hadir pada pembukaan pre event FEKDI 2023 itu Anggota Komisi XI DPR RI, Hidayatullah SE, Walikota Medan diwakili  Asisten Perekonomian & Pembangunan Setda Kota Medan, Agus Suriyono. 


Juga hadir Kepala OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara, Bambang Mukti Riyadi, Executive Vice President PT. Pos Indonesia Regional 1 Sumatera, Agus Aribowo, Ketua Ukuwah BKM Medan Utara, Ustad Mahmud Al Husairi, serta Pimpinan Perbankan .-FR-

KPPU Advokasi Pelaku Usaha Migor Untuk Tidak Lakukan Tindakan Anti Persaingan



JAKARTA | Elindonews.my.id


Komisi Pengawas Persaingan Usaha -KPPU- mengumpulkan lebih dari seratus produsen dan distributor minyak goreng untuk diadvokasi agar tidak melakukan perilaku penjualan bersyarat -tying sales- atau pembatasan peredaran/penjualan minyak goreng. 


Advokasi tersebut dilaksanakan sejalan dengan temuan KPPU di seluruh kantor wilayah yang menunjukkan adanya dugaan penjualan bersyarat atas Minyakita, serta pembatasan peredaran di daerah tertentu. 


Tindakan advokasi dilaksanakan oleh Mulyawan Renamenggala, Direktur Ekonomi dan M. Zulfirmansyah, Direktur Advokasi Persaingan dan Kemitraan KPPU kemarin, 30 Maret 2023 secara virtual dari Kantor Pusat KPPU di Jakarta.


Sebagaimana diketahui, penelitian di KPPU menunjukkan maraknya pelaku  usaha minyak goreng baik dari sisi produsen maupun distributor yang melakukan praktik penjualan bersyarat maupun pembatasan peredaran dalam penjualan minyak goreng dengan produk lainnya, tanpa diketahui praktik ini melanggar ketentuan persaingan usaha.


Beberapa temuan telah dilanjutkan KPPU ke proses penegakan hukum. Untuk menghentikan perilaku tersebut secara menyeluruh, KPPU mengumpulkan lebih dari seratus pelaku usaha yang bergerak di sektor minyak goreng, tepatnya 67 -enam puluh tujuh- produsen dan 38 -tiga puluh delapan- distributor minyak goreng, dalam memperingatkan pelaku usaha terhadap perilaku anti persaingan usaha yang dapat ditemukan dalam penjualan minyak goreng. 


Secara khusus, atas risiko pelanggaran Pasal 15 ayat 2 terkait penjualan bersyarat  dan Pasal 19 huruf c terkait pembatasan peredaran atau penjualan barang/jasa.


Dalam penjelasannya, Mulyawan menyebutkan adanya temuan kelangkaan produk Minyakita dan harga yang berada di atas eceran tertinggi di bulan Desember Februari 2023, serta adanya penurunan produksi minyak goreng baik curah maupun kemasan sederhana. 


Lebih lanjut dijelaskan, pemerintah sudah meningkatkan tambahan suplai minyak goreng kemasan dan curah hingga 450.000 ton selama 3 -tiga- bulan dari Februari hingga April 2023 untuk menjaga stok minyak goreng rakyat. 


Saat ini realisasi produksi minyak goreng kemasan rakyat Minyakita hanya sekitar 24% dari total program minyak goreng rakyat. 


Hal ini menyebabkan ketersediaan Minyakita lebih terbatas bila dibandingkan dengan minyak goreng curah. Adanya kelangkaan ini akan berpotensi mendorong kenaikan harga Minyakita di tingkat konsumen, sehingga mendorong adanya praktik persaingan usaha tidak sehat seperti penjualan bersyarat antara Minyakita dengan produk lain atau menahan pasokan dengan harapan terjadi kenaikan harga yang lebih tinggi lagi. 


Secara khusus, Zulfirmansyah menghimbau agar pelaku usaha tidak melakukan penjualan bersyarat -tying sales- atau pembatasan peredaran/penjualan -seperti dengan menahan pasokan- karena dapat melanggar ketentuan undang-undang Tindakan anti persaingan tersebut dapat menimbulkan dampak negatif di pasar diantaranya adalah terbatasnya pasokan, kenaikan harga yang tidak wajar dan peningkatan konsentrasi pasar yang pada akhirnya dapat mengurangi persaingan. 


Selain itu, praktik praktik penjualan bersyarat juga dapat dijadikan sarana untuk menyamarkan praktik penetapan harga dan atau praktik jual rugi -predatory pricing-.


Dikatakan, melalui advokasi ini, KPPU berharap nantinya baik produsen maupun distributor dapat mengetahui bahwa praktik penjualan bersyarat dan menahan pasokan adalah perilaku yang berpotensi melanggar Undang-undang No. 5 Tahun 1999, karena itu untuk tidak dilakukan di pasar. Serta diharapkan para pelaku usaha ini dapat mengawasi pendistribusian produk Minyakita untuk menjadi lebih baik, sehingga masyarakat dapat mengakses produk dengan harga yang terjangkau dan tidak menjadi korban dari perilaku anti persaingan.-FR-

Pelaksana Revitalisasi Kawasan Lapangan Merdeka Diduga Titipan Mafia Proyek



MEDAN | Elindonews.my.id


Herbert, S.T. selaku Kepala Bidang Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Bangunan Pemerintah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan dalam Pemaketan Kegiatan  Revitalisasi Kawasan Lapangan Merdeka (Multi Years) tahun  2023  menjadi sorotan KPSKN PIN RI Korda Medan E.P Simanjuntak.


Pasalnya, menurut Juntak kuat dugaan bahwa pelaksana atau penyedia jasa pekerjaan Revitalisasi Kawasan Lapangan Merdeka tersebut adalah melalui titipan oknum Mafia Proyek, ucapnya kepada awak Media, Jumat 31/3/23.


Pengamatan KPSKN PIN RI Korda Medan E.P Simanjuntak  Tanggal 27 Februari 2023  tender Revitalisasi Kawasan Lapangan Merdeka (Multi Years)  diumumkan dengan kode tender 13705308 dan  HPS Sebesar Rp. 470.615.000.000,00 dalam sekejab dibatalkan dengan surat dari Herbert Hamonangan Panjaitan, S.T. selaku Pejabat Pembuat Komitmen tanggal 28 Februari 2023 bahwa tender akan dibatalkan karena adanya perubahan design MEP yang mengakibatkan perubahan HPS.


Kelanjutannya didaftarkan kembali ke Unit Pelayanan Pengadaan kota Medan pada tanggal 5 maret 2023 dengan kode tender 13714308 dan  HPS Sebesar Rp. 500.085.200.000,00. Dalam interval waktu 6 (Enam) Hari Kalender dari tanggal 27 Februari 2023 – 5 Maret 2023 terjadi perubahan HPS yang fantastis   sebesar Rp 29.470.200.000,00 ( Dua Puluh Sembilan Milyar Empat Ratus Tujuh Puluh Juta Dua Ratus Ribu Rupiah).


Perubahan dalam waktu yang sangat singkat menjadi pertanyaan, Apakah Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Salah hitung akibat perencanaan yang amburadul atau ada titipan harga yang dimasukkan Herbert, S.T. dari mafia proyek. Karena tidak ada review design dari konsultan perencana. Sehingga ada dugaan Revitalisasi Kawasan Lapangan Merdeka (Multi Years) di Mark Up. 


Pengumuman Tender Revitalisasi Kawasan Lapangan Merdeka (Multi Years) terkesan main-main. Pengumunan tender tersebut sempat tayang selama 3 Hari sementara surat pembatalannya selisih 1 hari. Perubahan design MEP secara tiba tiba menjadi alasan yang tidak masuk diakal, kata Juntak  ke awak media, mengakhiri. (E_01)